CAPAIAN PEMBELAJARAN
Bidang Keahlian : Semua Bidang Keahlian
Program Keahlian : Semua Program Keahlian
Mata Pelajaran : Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (PIPAS)
Alokasi Waktu : 216 JP
Fase : E
A. Rasional Mata Pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (PIPAS)
Ilmu adalah terjemahan dari science (sains). Kata sains diambil dari bahas alatin yaitu “Scientia”,
secara etimologi (bahasa) kata sains memilki arti “Pengetahuan”, dalam hal ini pengetahuan yang
diperoleh melalui pembelajaran dan pembuktian atau pengetahuan yang melingkupi sutau kebenaran
umum dari hukum-hukum alam yang terjadi, didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah. Ilmu
(pengetahuan ilmiah/keilmuan) adalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan
menggunakan kekuatan pemikiran dapat ditelaah dengan kritis oleh setiap orang yang ingin
mengetahuinya.
Mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berfungsi untuk membekali peserta
didik agar mampu menyelesaikan permasalahan di kehidupan nyata pada abad 21 ini yang berkaitan
dengan fenomena alam dan social disekitarnya secara ilmiah dengan menerapkan konsep sains. Atau
dengan kata lain, setelah mempelajari mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial,
peserta didik dapat memperoleh kecakapan untuk mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah agar
dapat hidup lebih nyaman, lebih sehat, dan lebih baik.
Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial meliputi integritas antara social sciences dan natural
sciences menjadikan kunci keberhasilan dalam proses pembelajaran. Segala aspek kehidupan
bersosial dalam kebhinekaan, keberagamaan agama, dan saling bergotong royong tercakup dalam
social sciences. Adapun interaksi antara manusia dengan alam, serta melihat berbagai fenomena yang
terjadi dengan alam,mampu dijelaskan secara logis dan ilmiah dengan natural sciences. Sehingga
melalui interaksi keduanya (social sciences dan natural sciences),kita mampu memanfaatkan
kekayaan sumber daya alam dengan arif dan bijaksana.
Permasalahan yang melibatkan aspek manusia dengan manusia lainnya dan manusia dengan
alam, terjadi akibat kurangnya kesadarpahaman akan sains. Kita sebagai makhluk social tidak hanya
membutuhkan manusia lain dalam bermasyarakat, tetapijuga tergantung dengan alam. Oleh karena itu
sains hadir untuk memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan fenomena alam dan sosial di
sekitar secara ilmiah. Pada akhirnya peserta didik setelah mempelajari mata pelajaran sains dapat
memperoleh kecakapan untuk mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah agar dapat hidup lebih
nyaman,lebih sehat dan lebih baik.
B. Tujuan Mata Pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (PIPAS)
Mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (PIPAS) bertujuan untuk membekali
peserta didik dengan dasar- dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap ( hardskill, dan softskill),
diantaranya :
1. Menerapkan pola pikir, perilaku, dan membangun karakter peserta didik untuk peduli dan
bertanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat, dan alam semesta, serta permasalahan yang
dihadapi
2. Mampu menelaah manfaat potensial dan resiko dari penggunaan Ilmi Pengetahuan Alam dan
Sosial
3. Mampu membuat keputusan yang lebih berdasar dengan menggunakan Ilmi Pengetahuan Alam
dan Sosial serta teknologi
4. Mampu menemukan solusi dari masalah yang dihadapu melalui sains baik masalah individu
maupun masyarakat.
C. Karakteristik Mata Pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (PIPAS)
Mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (PIPAS) memiliki objek kajian berupa
benda konkret dan non konkret yang terdapat di alam dan dikembangkan berdasarkan pengalaman
empiric, yaitu pengalaman nyata yang dirasakan oleh setiap orang dan memiliki langkah-langkah
sistematis serta menggunakan cara berpikir yang logis dan ilmiah.
Goodman dan Stivers (2010) mendefiniskan Projek Based Learning (PjBL) sebagai pendekatan
pengajaran yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan
tantangan bagi peserta didik yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untu dipecahkan secara
berkelompok.
Pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (PIPAS) dikemas dalam bentuk projek
(Projek Based Learning) yang mengintegrasikan beberapa elemen konten/materi. Tiap projek
dilaksanakan untuk mencapai elemen kompetensi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial yang terdiri dari
tiga elemen dan dikontekskan dengan karakteristik masing-masing bidang keahlian.
Pada elemen mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial tersebut tercakup 7 (tujuh) aspek,
yaitu makhluk hidup dan lingkungannya, zat dan perubahannya, energi dan perubahannya, bumi dan
antariksa, keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu, interaksi, komunikasi, sosialisasi,
institusi sosial dan dinamika sosial, serta perilaku ekonomi dan kesejahteraan. Pembelajaran yang
dilaksanakan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berbasis projek.
Pada model PjBL peserta didik tidak hanya memahami konten, tetapi juga menumbuhkan
keterampilan pada peserta didik bagaimana berperan di masyarakat. Keterampilan yang ditumbuhkan
dengan PjBL diantaranya keterampilan komunikasi dan presentasi, ketrampilan manajemen organisasi
dan waktu, keterampilan penelitian dan penyelidikan, keterampilan penilaian diri dan refleksi,
partisipasi kelompok dan kepemimpinan dan pemikiran kritis.
Penilaian kinerja pada PjBL dapat dilakukan secara individu atau kelompok dengan memperhitungkan
proses dan kualitas produk yang dihasilkan, kedalam pemahaman konten dan kualitas produj yang
dihasilkan, kedalaman konten yang ditunjukkan, dan kontribusi yang diberikan pada proses realisasi
projekyang sedang berlangsung. PjBL juga memungkinkan peserta didik untuk merefleksikan ide atau
pendpaat mereka sendiri, dan membuat keputusan yang menghasilkan hasil projek dan proses
pembelajaran secara umu, dan mempresentasikan hasil akhir produk.
Berikut adalah aspek IPAS dan deskripsinya pada semua bidang keahlian.
Aspek IPAS Deskripsi
Makhluk hidup dan Aspek yang meliputi keterkaitan antara makhluk hidup yang terdiri dari
lingkungannya manusia, tumbuhan dan hewan yang saling bergantung pada
lingkungannya baik berupa tanah, air, energi. Hubungan makhluk hidup
dan lingkungannya dapat digambarkan sebagai individu-populasi-
komunitas-ekosistem-biosfer.
Pertumbuhan dan pekembangan makhluk hidup.
Zat dan Perubahannya Aspek ini meliputi jenis dan sifat xat yang dibedakan secara kimia dan
fisika, ciri-ciri dari perubahan zat secara fisika, kimia dan biologi, serta
unsur senyawa campuran. Berbagai jenis zat dapat dibedakan dari sifat
fan perubahan secara fisika dan kimia. Zat dapat tersusun atas unsur,
senyawa, dan campuran yang dalam kehidupan sehari-hari dapat ditinjau
secara perspektif ekonomi kreatif dan sosial.
Energi dan Aspek ini meliputi dasar-dasar besaran dan pengukuran, energi dan
Perubahannya perubahannya berkaitan dengan segala sesuatu yang mampu membuat
sebuah benda untuk melakukan sebuah usaha dan bentuk. Energi dan
perubahannya mencakup perubahan energi kimia, listrik, panas dan
mekanik serta energi terbarukan.
Bumi dan Antariksa Aspek bumi dan antariksa berkaitan dengan materi gravitasi bumi
universal. Struktur bumi yang terdiri dari interior bumi, litosfer, lempeng
tektonik, dan gempa bumi. Materi ini juga mencakup iklim, cuaca, musim,
perubahan iklim serta mitigasi bencana.
Keruangan dan Aspek ini berkaitan dengan pemahamn terhadap kondisi sosial dan
konetivitas antar ruang lingkungan alam dalam konteks local dan regional, nasional, hingga global.
dan waktu Selain itu, aspek ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi
geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadapt konektivitas dan interaksi,
mengasah kemampuan berpikir kritis, memahami efek sebab dan akibat.
Interaksi, Komunikasi, Aspek ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan
Sosialisasi, Institusi keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-
Sosial dan Dinamika beda, serta mempelajari dan menjalankan peran sebagai warga Indonesia
Sosial dan bagian dari warga dunia. Mempelajari tentang interaksi dan institusi
social, peluang dan tantangannya, mempelajari dinamika/problematika
sosial, faktor penyebab dan solusinya untuk mewujudkan pembangunan
berkelanjutan bagi kemaslahatan manusia dan bumi.
Perilaku Ekonomi dan Aspek ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta Negara dalam
Kesejahteraan memenuhi kebutuhan bersama. Menganalisis faktor-faktor penyebab
kelangkaan permintaan, penawaran, harga pasar, bentuk-bentuk pasar,
serta inflasi. Mengidentifikasi peran lembaga keuangan, nilai, serta fungsi
uang konvesional dan digital. Mendeskripsikan pengelolaan, sumber-
sumber pendapatan dan pengeluaran keuangan keluarga, perusahaan
dan negara. Mengidentifikasi hak dan kewajiban dalamjasa keuangan.
Aspek ini menjadi salah satu ruang berlatih begi pesertadidik untuk
memberikan kontribusi ke masyarakat, memenuhi kebutuhan hidup
ditingkat lokal namun dalam perspektif global.
D. Capaian Pembelajaran
Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial terdiri dari tiga elemen kompetensi yang mengacu pada
kompetensi literasi saintifik, yaitu menjelaskan fenomena secara ilmiah, mendesain dan mengevaluasi
penyelidikan ilmiah, menerjemahkan data dan bukti-bukti secara ilmiah. Berikut ini adalah elemen dan
capaian pembelajaran pada semua bidang keahlian:
ELEMEN CAPAIAN PEMBALAJARAN
Menjelaskan Peserta didik diharapkan dapat memahami pengetahuan ilmiah dan
fenomen secara menerapkannya, atau membuat prediksi sederhana disertai; atau membuat
ilmiah prediksi sederhana disertai dengan pembuktiannya.
Peserta didik menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi di lingkungan
sekitarnya dilihat dari berbagai aspek seperti makhluk hidup dan lingkungannya;
zat dan perubahannya; energi dan perubahannya; bumi dan antariksa;
keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu; interaksi, komunikasi,
sosialisasi,institusi social dan dinamika social, serta perilaku ekonomi dan
kesejahteraan. Peserta didik juga mengaitkan fenomena-fenomena tersebut
dengan keterampilan teknis pada bidang keahliannya.
Mendesain dan Peserta didik dapat menentukan dan mengikuti prosedur yang tepat untuk
mengevaluasi melakukan penyelidikan ilmiah, menjelaskan cara penyelidikan yang tepat bagi
penyelidikan ilmiah suatu pertanyaan ilmiah, serta diharapkan dapat mengidentifikasi kekurangan
atau kesalahan pada desain percobaan ilmiah.
Menerjemahkan data Peserta didik dapat menerjemahkan data dan bukti dari berbagai sumber untuk
dan bukti-bukti membangun sebuah argumen serta dapat mempertahankannya dengan
secara ilmiah penjelasan ilmiah. Peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi kesimpulan
yang benar diambil dari tabel hasil, grafik, atau sumber data lain.
Peserta didik dapat merencanakan dan melaksanakan aksi sebagai tindak
lanjut, mengkomunikasikan proses dan hasil pembelajarannya, melakukan
refleksi diri terhadap tahapan kegiatan yang dilakukan.