D Define
Tujuan
Menentukan permasalahan yang berasal dari Kebutuhan Customer yang dilanjutkan dengan
menentukan target dari improvement yang akan dilakukan.
Step Output Tools
- Definisikan VOC/VOB - SIPOC, Process Mapping
Step 1. Memilih Project
- Definisikan Big Y - Logic Tree, Fish-bone Diagram
- Memilih Little Y melalui Big Y - QFD, FMEA, Pareto Analysis
- Menganalisis proses secara detail
Step 2. Memilih Project Y
- Memilih CTQ dan Project Y
- Setting Target dan Project Registrasi
Step 3. Entry the Project
Step 1. Memilih Project VOC and VOB
Jenis Customer • Customers; Klien-klien; Vendor
2
• Semua organisasi /personnel
• Orang yang menerima pekerjaan yang sudah kita
proses
• Departemen-departemen yang berhubungan
Voice of Customers (VOC) adalah suara yang berasal dari internal atau eksternal customers yang
mencerminkan semua keinginan customers tersebut terhadap produk yang dihasilkan oleh sebuah
perusahaan.; sedangkan
Voice of Business (VOB) adalah suara yang berasal dari Business proses sebagai implementasi
dari market issue yang sedang berkembang, biasanya VOB diperoleh dari management direction
atau management strategy.
1
Step 1. Memilih Project Definisi Big Y
Big Y adalah :
- Klarifikasi arah pencapaian secara sistematis di dalam optimalisasi poin-poin pencapaian secara
menyeluruh
- Index Output dari theme/strategy management
- Index pencapaian dalam jangka waktu menengah/panjang supaya menjadi world best.
Contoh Big Y = KPI Current Level Yearly target
Proses untuk Yr 05 06 07 08
menentukan Big Y
Sales Overseas Market Sales
Setup the Domestic Market Sales
business
plan Sales amount of 000 000 000 000
Premium Model
Set up the
middle year’s Quality Return Lot Ratio 000 000 000 000
goal
RTY 00% 00% 00% 00%
Production Productivity UPH
2
Step 2. Memilih Project Y Memilih CTQ dan Project Y
Critical
CTQ To
Quality
CTQ adalah sebuah karakeristik dari sebuah produk
atau jasa yang memenuhi kebutuhan customer
(internal atau eksternal)
CTQ adalah elemen-elemen dasar yang merupakan pedoman pengukuran
proses
CTQ sangat penting sebab hal ini akan merepresentasikan secara akurat
semua yang penting bagi customer.
3
Step 2. Memilih Project Y Memilih CTQ dan Project Y
Kita perlu memanfaatkan
metode-metode yang
membantu kita dalam
memahami kebutuhan
Customer biasanya tidak secara customer dan
jelas menyatakan apa yang menterjemahkannya ke dalam
mereka inginkan atau mereka kebutuhan internal.
butuhkan.
Setelah kita menerjemahkan
kebutuhan customer ke dalam
kebutuhan internal, kita harus
bisa mengukur dan
CTQ diperoleh dari
menggambarkan kapabilitas
kebutuhan customer
produk dan proses.
eksternal atau Internal
4
Step 2. Memilih Project Y Memilih CTQ dan Project Y
Menentukan project yang mempunyai effect yang significant terhadap management Goal dan
Customer requirement dengan cara menentukan CTQ dan Y project.
Brainstorming
Process Issues
QFD
V (Quality Function Deployment)
O
C FMEA
(Failure Mode & Effect Analysis)
Defect Data & Pareto Analysis
Kriteria pemilihan project
SMART
Extract the Project Y
- Specific : Scope Problem yang lebih Spesifik
CTQ Selection
- Measurable : Problem yang terukur
- Attainable : Bisa di selesaikan oleh project team
- Relevant : Sesuai dengan kepentingan MGT
- Time : Dapat diselesaikan sesuai waktu
yang ditetapkan.
5
Step 2. Memilih Project Y Memilih Project Y
Big Y Narrow down task Action
Big Y
• Little y1 TDR
• Little y2 TDR
• Little y3 • Little y3.1 1 Person Project
• Little y4 • Little y4.1 1 Person Project
• Little y5 • Little y5.1 1 Person Project
6
Step 2. Memilih Project Y Memilih Project Y
QFD : Quality Function Deployment
QFD adalah Suatu sistem yang sistematik dan tepat yang House of Quality
mengubah kebutuhan pelanggan menjadi kebutuhan 7 Respon
Characteristics Relation perusahaan
Perusahaan. Quality characteristics
4
(HOWS)
Customer Requirements
1 2 3
Customer Competitiveness
Importance of customer
( WANTS )
Appraisal
Requirements
Relation Diagram
5
6 Importance Level of technology
9 Target Characteristics value
8 Technology Benchmarking
6
Step 2. Memilih Project Y Memilih Project Y
QFD : Quality Function Deployment
Contoh :
Kim GB saat ini ingin menjalankan sebuah
Internet café , dan khawatir pendapatan menurun.
Untuk menemukan masalah, kami merencankan
Untuk melaksanakan QFD dengan Kim GB.
6
Step 2. Memilih Project Y Memilih Project Y
FMEA : Failure Mode and Effect Analysis
Definisi FMEA Ciri – Ciri FMEA
Menganalisa modus potensial kegagalan struktural
FMEA adalah metode analisis untuk menghilangkan atau
dan mencegah meningkatnya kegagalan.
mengurangi kemungkinan kegagalan dari mempelajari /
Menyediakan informasi yang sistematis untuk
menilai modus potensial kegagalan produk/proses dan
produk yang sudah ada atau proses selama
efeknya.
perubahan desain.
Manfaat FMEA sebagai standar untuk memilih
target produk atau proses untuk fokus ke
manajemen.
Manfaat FMEA sebagai dasar data untuk
mendeteksi kegagalan atau untuk memonitor
sistem kinerja.
Akumulasi know – how’s dari potensial kesalahan
selama desain dengan sistem yang sama.
6
Step 2. Memilih Project Y Memilih Project Y
FMEA : Failure Mode and Effect Analysis
Contoh Kasus FMEA , memilih kategori dengan poin tertinggi yang menjadi objek prioritas.
6
Step 3. Entry the Project Project Registration
Contoh : 1P1P Registration
Setting Target
Waktu pengerjaan harus
jelas dan terukur
7
Contoh Kasus (Tahap Define)
Sebuah perusahaan mainan anak-anak (LG Toy Corp.) telah menjual produk berupa
helikopter mini. Pada awalnya, tingkat penjualan produk tersebut cukup menggembirakan. Akan
tetapi pada akhir-akhir ini tanggapan konsumen mulai berkurang yang ditandai dengan semakin
menurunnya tingkat penjualan produk tersebut.
Perusahaan kemudian melakukan survey terhadap 1000 konsumen dan mendapatkan data
respon (VOC) tentang karakteristik helikopter mini yang disukai, sebagai berikut :
-. Harga murah = 125 orang
Tool : Diagram Pareto
-. Mudah dimodifikasi = 100 orang
-. Waktu terbang lama = 600 orang Pareto Chart of Item
1000 100
-. Warna mencolok = 75 orang
800 80
-. Lain-lain = 100 orang
Percent
600 60
Count
400 40
Berdasarkan hasil diagram Pareto 200 20
dapat ditentukan bahwa yang sangat 0
i
0
Item a h in ok
a as ol
La
m ur - la fik
memungkinkan untuk dijadikan CTQ ng a
M
La
in
od
i
e nc
ba rg Di
m M
e r Ha na
dalam pemilihan project adalah Waktu T ah ar
tu ud W
ak M
W
terbang lama, karena merupakan Count 600 125 100 100 75
Percent 60.0 12.5 10.0 10.0 7.5
keinginan dari customers. Cum % 60.0 72.5 82.5 92.5 100.0
8
Aktivitas utama dalam tahap DEFINE adalah
Menentukan Masalah/Issue (Y) yang menjadi
critical to quality (CTQ) yang diperoleh dari
VOC/VOB
Masalah/Issue (Y) yang telah ditentukan
akan diklarifikasi pada tahap
MEASUREMENT
9
Exercise
1. Sebuah perusahaan kulkas memasarkan produk kulkas terbaru .Pada awalnya, tingkat
penjualan produk tersebut cukup menggembirakan. Akan tetapi pada akhir-akhir ini tanggapan
konsumen mulai berkurang yang ditandai dengan semakin menurunnya tingkat penjualan
produk [Link] kemudian melakukan survey terhadap 1000 konsumen dan
mendapatkan data respon (VOC) tentang karakteristik kulkas yang disukai, sebagai berikut :
-. Harga murah = 250 orang
-. Model bagus =150 orang
-. Tidak mudah rusak = 500 orang
-. Lain-lain = 100 orang
Tentukanlah Big Y dan CTQ nya dengan menggunakan tool pareto chart. ( MINITAB )