Definisi Sulur (Cirhus)
Alat pembelit atau sering disebut juga sulur adalah bagian tumbuhan yang
biasanya menyerupai spiral dan berguna untuk membelit benda-benda yang
disentuhnya, yaitu untuk berpegangan saat tumbuhan ini berusaha mendapatkan
penunjang untuk dapat naik keatas.
Alat pembelit atau sulur merupakan metamorfosis salah satu bagian pokok tumbuhan
(daun, batang dan akar). Biasanya merupakan metamorfosis akar, dahan/cabang, daun
atau sebagian daun saja.
Menurut asalnya alat pembelit (Cirrhus) dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Cabang pembelit
Cabang pembelit adalah alat terlihat yang terjadi dari cabang atau tunas.
Cabang pembelit sering disebut juga dengan sulur dahan/sulur cabang. Hal ini terlihat
dari tempatnya yaitu dalam ketiak daun atau berhadapan dengan daun, seringkali
masih mendukung dau-daun kecil. Misalnya pada Air Mata Pengantin (Antigonon
leptosus Hook), Dan Anggur (Vitis vinifera L.), dan Markisah (Passiflora
quadrangularis L.)
Air Mata Pengantin (Antigonon leptosus)
Sumber : [Link]
Anggur (Vitis vinifera
Sumber : [Link]
Markisah (Passiflora quadrangularis
Sumber : [Link]
sa=l&ai=DChcSEwjI_9TWmsv6AhWtISsKHeDxA3AYABAHGgJzZg&sig=AOD64_3i_oY4b075UyVRaYrKP
bIl-YFh6w&adurl&ctype=5&ved=2ahUKEwj8ksTWmsv6AhXrzqACHVtGDBIQwg96BAgBEDg
2. Daun pembelit
Daun pembelit adalah alat pembelit yang biasanya merupakan metamorfosis suatu bagian daun
(bukan dari berasal daun seluruhnya). Daun pembelit dapat berasal dari bagian daun yaitu pada :
a. Tangkai daun, misalnya pada Clematis
Cleamatis
Sumber : [Link]
[Link]?m=1
b. Ujung daun, misalnya Kembang sungsang (Gloriosa superba l.)
Kembang sungsang (Gloriosa superba l.)
Sumber : [Link]
c. Ujung ibu tangkai daun (pada daun majemuk), misalnya pada tanaman
Kacang Kapri (Pisum sativum L.)
Kacang Kapri (Pisum sativum L.)
Sumber : [Link]
[Link]?m=1
3. Akar pembelit
Akar pembelit adalah akar yang berubah menjadi suatu alat pembelit. Misalnya
pada Panili (Vanilla planifolia).
Vanili (Vanilla planifolia).
Sumber : [Link]
B. Macam-macam bentuk sulur
Sulur dapat dijumpai dalam beberapa bentuk antara lain :
a. Sulur panjat
Sulur merupakan sulut yang tumbuhnya keatas, memanjat/melekat pada tiang
panjat/tajar. Sulur panjat memiliki akar lekat yang berfungsi untuk menempelkan
batang pada tiang panjat. Sulur panjat yang terlepas/tidak melekat pada tiang/tajar
akan berubah fungsi menjadi sulur gantung dan sulur tanah/cacing. Kedua sulur
tersebut tidak direkomendasikan sebagai bahan tanaman karena tidak mempunyai
sifat seperti sulur panjat dan harus selalu dibuang. Contoh : Lada (Piper nigrum)
b. Sulur buah/cabang buah
Sulur/cabang buah memiliki fungsi utamanya adalah membentuk buah. Disamping itu dapat juga
digunakan untuk sumber bahan tanaman lada perdu yang tidak memerlukan panjatan.
C. Sulur gantung
Sulur gantung adalah sulur yag tumbuh menggantung dipermukaan tajuk
d. Sulur tanah (sulur cacing)
Sulur tanah juga sering disebut sulur cacing, sulur tanah ini biasanya tumbuh
menjalar dipermukaan tanah.