0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
106 tayangan4 halaman

Alat Sehari-hari Berbasis Elektromagnet

Dokumen tersebut menjelaskan berbagai alat yang menggunakan prinsip elektromagnetik seperti pengeras suara, mikrofon, pintu kulkas, kompas, dynamo sepeda, pengangkat besi, bel listrik, dan papan catur. Prinsip kerjanya adalah mengubah energi listrik menjadi medan magnet untuk menggerakkan berbagai komponen.

Diunggah oleh

Vandy12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
106 tayangan4 halaman

Alat Sehari-hari Berbasis Elektromagnet

Dokumen tersebut menjelaskan berbagai alat yang menggunakan prinsip elektromagnetik seperti pengeras suara, mikrofon, pintu kulkas, kompas, dynamo sepeda, pengangkat besi, bel listrik, dan papan catur. Prinsip kerjanya adalah mengubah energi listrik menjadi medan magnet untuk menggerakkan berbagai komponen.

Diunggah oleh

Vandy12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Alat-Alat Yang Bekerja Berdasarkan Pemanfaatan 

Elektromagnetik
Elektromagnetik adalah suatu peristiwa perubahan sifat dari logam baja atau besi
menjadi sebuah medan magnet yang terdapat di dalam kumparan dengan muatan
listrik. Sedangkan elektromagnet ialah medan magnet yang sengaja diciptakan
dengan cara melilitkan sebuah kawat pada konduktor berupa logam baja ataupun
besi selanjutnya dihubungkan dengan aliran listrik. Elektromagnet juga dikenal
dengan istilah magnet listrik. Dengan adanya konsep tersebut, dapat mempermudah
beberapa pekerjaan dengan memanfaatkan prinsip elektromagnetik Beberapa
contoh penerapan konsep elektromagnetik dalam kehidupan diantaranya adalah :
1. Pengeras Suara
Pengeras suara dalam penggunaannya
memanfaatkan prinsip elektromagnetik.
Komponen utama yang terdapat pada alat
elektronik ini berupa magnet yang terpasang
secara permanen dengan elektromagnetik
sebagai daya penyokongnya. Cara kerja dari
alat ini adalah mengubah energi listrik menjadi
bunyi dengan berbagai mekanisme khusus. Komponen voice coil di dalam
pengeras suara akan menciptakan medan elktromagnetik yang akan melakukan
interaksi dengan komponen cone yang ada di dalam magnet. Aliran listrik yang
yang terdapat di dalam voice coil akan menciptakan suatu medan magnet yang
berubah arah dan mengakibatkan adanya pergerakan menarik dan melepas
aliran listrik dengan sangat cepat. Dengan kronologi tersebutlah suara keras
dapat dihasilkan.
2. Microfon
Prinsip kerja elektromagnetik pada microfon adalah
mengubah energi suara menjadi energi listrik. Ketika
suara memasuki microfon, maka akan timbul
gelombang yang akan melewati diafragma yang
berupa membrane plastik. Membrane plastik tersebut
akan bergetar seiring dengan volume gelombang suara
yang memasuki microfon. Pada saat yang bersamaan,
bagian voice coil yang terletak di belakang diafragma
juga akan turut bergetar bersamaan dengan gelombang suara yang masuk.
Selanjutnya gelombang bunyi akan bergesekan dengan medan magnet yang
kemudian akan memunculkan sebuah energi listrik di dalam magnet. Mulai dari
sinilah gelombang bunyi selanjutnya akan diubah menjadi suara. Listrik yang
terdapat di dalam medan magnet selanjutnya akan bergerak menuju ke arah
amplifier. Melalui amplifier inilah gelombang suara yang telah dihasilkan akan
keluar dan dapat didengar.
3. Pintu Kulkas
Penerapan prinsip elektromagnetik
pada kulkas terbilang cukup
sederhana. Di sekitar permukaan
pintu kulkas umumnya telah
terpasang magnet yang akan
menarik material besi pada
penampang pintu. Gaya tarik-
menarik inilah yang membuat pintu
kulkas dapat menutup dengan cukup kuat dan rapat.
4. Kompas
Pada jarum kompas telah terpasang dua
buah magnet tetap yang senantiasa
menunjuk ke arah utara dan selatan. Hal ini
disebabkan bumi mmeiliki medan magnet
yang amat besar di bagian wilayah utara dan
selatan. Sifat magnetik yang senantiasa
bertolak belakang ini menjadikan jarum
kompas utara menunjuk ke arah selatan dan
begitupun sebaliknya. Mengenai hal tersebut, kompas yang banyak diproduksi
saat ini telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan akurasi ketepatan penunjuk
arah yang begitu otentik, sehingga tidak perlu khawatir tertukar arah.
5. Dynamo Sepeda
Dynamo dimanfaatkan sebagai sumber
penghasil energi penerangan bagi
sepeda. Dynamo menghasilkan energi
listrik ketika roda bergerak. Pergerakan
roda sepeda akan memutar turbin
dynamo yang selanjutnya akan
memutarkan magnet di dalam kumparan
tetap. Perputaran magnet tersebut akan menghasilkan medan elektromagnetik
yang dengan perlahan akan berubah menjadi energi listrik. Energi listrik inilah
yang membuat lampu menyala.
6. Pengangkat Besi
Prinsip elektromagnetik pada
pengangkat besi pada prinsipnya sama
halnya seperti pintu kulkas yang berupa
material besi dan penopang pintu
sebagai magnetnya. Pengangkat
sebagai magnet, sedangkan material
besi sebagai benda yang ditarik oleh
magnet. Pengangkat besi lebih banyak
digunakan dalam bidang industri seperti
halnya pengangkat peti kemas, pemilah sampah logam, mesin pengankat logam
berat, dan lain sebagainya. Cara kerjanya adalah dengan mengalirkan listrik
terhadap kumparan yang dililitkan pada logam besar. Pada saat listrik mengalir,
kumparan tersebut akan memiliki muatan magnet yang mampu menarik material
logam. Sifat kemagnetan akan tetap bertahan selama listrik masih disalurkan
pada kumparan. Jika aliran listrik diputus, maka logam yang semula telah
diangkat dapat terlepaskan.
7. Bel Listrik
Bel listrik lebih banyak dimanfaatkan
sebagai simbol, peringatan, isyarat,
atau penanda khusus terhadap suatu
peristiwa. Alat ini pada umumnya digunakan di sekolah, pintu halaman rumah,
dan acara perlombaan tertentu. Bunyi nyaring yang dihasilkan oleh bel listrik
berasal dari aliran listrik yang muncul pada saat tombol pengaktifan ditekan.
Aliran listrik tersebut selanjutnya akan memberikan energy elektromagnetik
menuju interuptor. Interuptor inilah yang selanjutnya akan menarik pemukul
sehingga mampu menimbulkan bunyi nyaring. Jika tombol pengaktivan berhenti
ditekan, maka secara otomatis listrik berhenti mengalir sehingga bunyi bel pun
akan berhenti.
8. Papan Catur
Penerapan prinsip elektromagnetik pada
papan catur juga dapat dikatakan amat
sederhana. Pion-pion catur umumnya dibuat
bidak kayu yang pada bagian alasnya
dibubuhi magnet tetap. Selanjutnya pada
bagian alas catur dibuat dengan bahan dasar
besi. Dengan demikian, pion-pion catur tidak
akan mudah untuk terjatuh karena adanya sifat kemagnetan yang terdapat pada
pion catur. Baik pion catur ataupun alas catur, keduanya saling menunjukkan
gaya tarik-menarik berdasarkan prinsip kemagnetan.

Anda mungkin juga menyukai