0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan5 halaman

Rencana Kerja dan Syarat Bahan Interior

Dokumen tersebut merupakan rencana kerja dan syarat-syarat teknis bahan pekerjaan interior yang mencakup persyaratan umum bahan, bahan baku, bahan hasil produksi pabrik, pekerjaan kayu, serta tahapan-tahapan pelaksanaannya. Dokumen ini memberikan panduan rinci mengenai spesifikasi bahan dan proses pemilihan, pengolahan, hingga penyelesaian pekerjaan interior menggunakan bahan kayu.

Diunggah oleh

ady purnama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan5 halaman

Rencana Kerja dan Syarat Bahan Interior

Dokumen tersebut merupakan rencana kerja dan syarat-syarat teknis bahan pekerjaan interior yang mencakup persyaratan umum bahan, bahan baku, bahan hasil produksi pabrik, pekerjaan kayu, serta tahapan-tahapan pelaksanaannya. Dokumen ini memberikan panduan rinci mengenai spesifikasi bahan dan proses pemilihan, pengolahan, hingga penyelesaian pekerjaan interior menggunakan bahan kayu.

Diunggah oleh

ady purnama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

2K views D 0D 0 RELATED TITLES

Contoh Rks Interior


Uploaded by Mariana Marselina

Full description

A K  
Save Embed Share Print metodologi RKS Interior Laporan Akhir C
Konsultan Pengawasan P

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS BAHAN PEKERJAAN INTERIOR2 0 1

PERSYARATAN TEKNIS BAHAN


PASAL 1 UMUM
Yang disebut dengan bahan elemen penyelesaian interior ialah :
Semua bahan-bahan yang digunakan dalam pelaksanaan sebagaimana dalam g
rencana yang sudah disetujui Pemberi Tugas, dengan Perencanaan sesuai spes
khusus dan perincian pekerjaan tertera dalam uraian pekerjaan serta persy
pelaksanaannya.
1. Bahan elemen penyelesaian interi#r :
a. Semua contoh bahan yang termasuk bahan-bahan perlengkapan yang
dipakai diperlihatkan terlebih dahulu untuk mendapatkan persetujuan
Pe Tugas.
b. Contoh bahan adalah benar-benar yang dipakai pada pelaksanaan me
macam, bentuk, kualitas, dan warna sesuai dengan RKS/gambar-gamba
c. Semua perubahan bahan dalam konstruksi maupun detail
sepengetahuan Perencana Interior dan mendapat persetujuan Mana
Konstruksi/Pemberi Tugas secara tertulis.
d. Perubahan-perubahan tersebut diatas, Pemborong diharuskan me
gambar-gambar detail pelaksanaan termasuk bahan (sesuai spesi
mengirimkan kepada Konsultan Perencana/Pemberi Tugas dan
diperkenankan melaksanakan sebelum ada persetujuan tertulis dari Kon
Perencana / Pemberi Tugas.
2. Bahan elemen penyelesaian interi#r di&#l#n&kan dalam d(a kate&#ri :
a. Bahan berupa bahan baku.
b. Bahan berupa bahan produksi pabrik.

PASAL ) BAHAN BAKU


1. Kayu Nyatoh ( Ganua, Palaquium dan Payena )
a. Kayu yang dipergunakan adalah kayu Nyatoh dari Sumatera.
b. Tidak cacat seperti : bermata, retak-retak atau pecah yang dapat menu
mutu dan keindahan kayu.
c. Warna coklat merah, sampai coklat atau merah tua dengan tekstur
dan serta serat lurus sampai agak berpadu.
d. Pengeringan :
Pengeringan dengan dapur pengering dari kadar air 12 % dalam j
waktu sekitar 12 hari. Suhu pengeringan yang disarankan adalah suhu
77 C dengan kelembaban nisbi 85 % - 40 %.
e. Kelas. Kuat II — ( I — II )
Kelas. Awet II — III
2. Kayu Kamper
a. Yang dimaksud adalah kamper Samarinda.
b. Tidak cacat seperti : retak-retak, pecah-pecah, berwarna putih, berma
berwarna rata.
c. Kayu untuk bahan konstruksi pelengkap yaitu konstruksi yang tidak t
dapat menggunakan kayu kamper kelas 1, lokal 2, kayu mahogani.
d. Kayu-kayu yang digunakan harus diberi pengawet yaitu asam borax dan
atau bahan pengawet lain yang sejenis.
e. Nilai kelembaban tidak lebih dari 12 %.
1.2K views D 0D 0 RELATED TITLES

Contoh Rks Interior


Uploaded by Mariana Marselina 

Full description

A K  
Save Embed Share Print metodologi RKS Interior Laporan Akhir C
Konsultan Pengawasan P

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS BAHAN PEKERJAAN INTERIOR 201

PASAL * BAHAN PRODUKSI PABRIK

1. Ply+##d Nyat#h, M(ltipleks, Tripleks.


a. Bahan-bahan adalah produksi dalam negeri, kualitas terbaik.
b. Ketebalan dari masing-masing lapisan kayu tidak boleh tipis dari 1mm.
c. 8apisan terdiri dari lapisan yang arah seratnya berlainan dan serat
ber lapisan 3, 6, ; dan seterusnya. 6rah serat lapisan pertama tegak
luru serat lapisan kedua dan seterusnya.
d. Permukaan harus rata, halus, mampat berserat baik, bebas dari mata
kayu, lubang-lubang dan retak-retak, serta tekstur yang tidak diinginkan.
e. Khusus untuk bahan Nyatoh plywood harus terpilih, tiap-tiap lembar
mengandung serat-serat kayu harus merupakan satu kesatuan jenis, se
tidak menimbulkan ekspresi yang berlainan. <iluar ini harus d
persetujuan Konsultan Perencana/Pemberi Tugas.
f. Multipleks dan tripleks harus dipilih dari bahan dan warna yang sama.
g. Bahan pelekat harus tahan terhadap air, sesuai persyaratan teknis pabrik
h. Ukuran-ukuran ketebalan minimal 3-0 mm.

2. Perat(ran pemakaian bahan-bahan lainnya.


6lat-alat penyambung/penguat seperti : sekrup, paku, atau lain-lainnya
berkualitas terbaik.

3. /inishin&
Sebagai bahan finishing seluruh pekerjaan kayu dipergunakan melamic d
open pore system dalam akhiran semi do>e, dengan warna yang akan dite
oleh Perencana.

PASAL 0 PEKERJAAN KAYU


1. Lin&k(p Pekerjaan
Yang termasuk pekerjaan kayu adalah :
a. Pekerjaan bahan baku kayu.
b. Pekerjaan bahan kayu hasil pengolahan pabrik.
C. Pekerjaan konstruksi kayu.
d. Pekerjaan penyelesaian kayu.
e. Pekerjaan penyelesaian pelapis akhir kayu.

2. Pekerjaan bahan bak( kay(


a. Pekerjaan pemilihan/penentuan kualitas.
b. Pekerjaan penyuguan/penyerutan.
b.1. Pengerjaan kayu :
1. Kayu harus dikerjakan menurut pola dan urutan pengerjaan
ditentukan oleh Manajemen Konstruksi.
– Bahan kayu di potong menurut pola yang telah
tukan.
Bila berjumlah lebih dari 15 buah maka pemot
menurut pola harus mempergunakan jig saw.
– Bahan kayu yang telah dipola diserut dengan mesi
kemudian dengan serut tangan.
– Bahan kayu diberi sambungan-sambungan
1.2K views D 0D 0 RELATED TITLES

Contoh Rks Interior


Uploaded by Mariana Marselina 

Full description

A K  
Save Embed Share Print metodologi RKS Interior Laporan Akhir C
Konsultan Pengawasan P

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS BAHAN PEKERJAAN INTERIOR 201

Sambungan tenun, ekor burung layang-layang (do>


dowel atau type sambungan yang dikerjakan d
mesin toleransi 5 mm.
– Komponen benda yang telah siap, dirakit untuk
berjumlah banyak (lebih dari 15 buah) peng
perakitan harus menggunakan jig saw.
Seluruh komponen kayu Nyatoh seluruh sisinya
teraba dan terlihat harus di amplas halus, ke
diselesaikan (finished) dengan melamik.
Penyelesaian pada setiap batang kayu berupa per
an atau bulatan menyudut diselesaikan halus, m
sehingga tidak menajam agar tidak mengganggu
rabaan atau sentuhan.
<itempat-tempat yang dipandang perlu konstruksi
diperkuat lagi dengan bantuan sekrup/paku/lem.
6pabila ternyata dalam gambar tidak lengkap
pemasangannya dilakukan dengan cara-cara p
yang terbaik dan disetujui oleh Manajemen Kon
dan Konsultan Perencana.
Tidak dibenarkan terjadi cacat-cacat yang diseb
oleh pekerjaan yang tidak rapih, benturan dan gese

b.2. Pekerjaan Penyelesaian Bentuk


1. Untuk seluruh pekerjaan kayu, bantalan serta pembungkus
menjadi suatu bentuk dasar harus dikerjakan simetris.
2. Ujung kaki-kaki harus mendatar, rata air.
3. Satu sisi dari setiap batang kayu dibentuk bulat (pinggul).

3. Persyaratan pelaksana pekerjaan


a. Pemasangan bahan-bahan tersebut kepada elemen penyel
interior/rangkanya harus mengikuti/memenuhi persyaratan teknis pabri
sangkutan.
b. Pemasangan pemotongan perekat, paku, sekrup, maupun konstruksi p
harus dilakukan sebaik-baiknya, rapih, kuat, mampat dan tahan air.
C. Pekerjaan pemotongan lembaran-lembaran harus teratur menurut sifa
ekspresi bahan disesuaikan dengan bentuk, bentuk komponen sehingga
te penggunaan bahan yang efisien dan seserasi mungkin.
d. Jenis bahan yang dipilih, digunakan motif yang tidak banyak bungany
serasi secara keseluruhan.
e. Pertemuan sudut-sudut, pinggir-pinggir bidang dan sisi-sisi diantara
bahan dilaksanakan dengan cara-cara teknis tertentu untuk mengh
hubungan yang siku, rata, mampat, lurus dan rapih.
f. Pekerjaan permukaan-permukaan yang melengkapi/bundar dan seba
sesuai gambar kerja harus menghasilkan pekerjaan yang kuat, rapi
rata.

4. Pekerjaan K#nstr(ksi kay(


Pekerjaan konstruksi kayu adalah konstruksi hubungan-hubungan kayu.
a. Persyaratan pelaksanaan pekerjaan :
a.1. @ubungan profil kayu yang merupakan konstruksi utama e
penyelesaian interior, sebelum dipasang harus diperiksa dan
sebaik-baiknya, sehingga setelah dipasang menghasilkan hub
1.2K views D 0D 0 RELATED TITLES

Contoh Rks Interior


Uploaded by Mariana Marselina 

Full description

A K  
Save Embed Share Print metodologi RKS Interior Laporan Akhir C
Konsultan Pengawasan P

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS BAHAN PEKERJAAN INTERIOR 201

a.3. Penguat tertentu bila diperlukan dapat ditambahkan untuk


memperkuat konstruksi asal tidak mengganggu bentuk luar.

5. Pekerjaan Penyelesaian Kay(


a. Pada pekerjaan penyelesaian kayu harus diperiksa/diteliti kembali
pekerjaan kayu kekuatan dan kekakuan konstruksi, kerapihan dan keh
bidang-bidang dan pertemuan hubungan-hubungan pinggiran-pinggiran
siku maupun sudut-sudut tertentu, harus rapi sesuai gambar.
b. @al-hal pekerjaan yang kurang halus/rapih harus segera disempurnakan
s baiknya, sesuai persyaratan teknis.

6. Pekerjaan penyelesaian pe+arna23at2pelapis l(ar kay(


Pekerjaan penyelesaian luar kayu meliputi :
a. Penyelesaian pewarna/cat/pelapis luar semua permukaan kayu dilua
terlihat.
b. Penyelesaian pewarna/cat/pelapis luar semua permukaan kayu didalam.
b.1. Persyaratan pelaksanaan pekerjaan pewarna
1. Semua permukaan kayu yang diberi pewarna/cat dengan woo
setara Impra.
2. Persyaratan teknis pengecatan harus sesuai dengan persy
teknis/aturan pengecatan dan petunjuk pabriknya.
3. Cara menggunakan pewarna (woodstain) harus diaduk benar
sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengend
0. Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum
perlindung- an ma7imum, lapisan permukaan dan diulaskan
tebal dengan kuas.
4. 8apisan kedua dan selanjutnya sesuai dengan persyaratan
perabotan sehingga menghasilkan intensitas warna yang m
dan merata.
6. Untuk penyelesaian pewarna pada bagian dalam perabot
syaratkan cukup lapisan pertama.

b.2. Persyaratan pelaksanaan pelapis luar melamik


1. Semua permukaan kayu yang harus diselesaikan denga
lapisan melamik, kualitas terbaik, warna dasar
gambar/contoh.
2. Permukaan kayu yang akan diberi lapisan luar melamik
dalam keadaan rata, diamplas kayu sehingga mengh
permukaan yang halus, mampat tidak berpori.
3. Setelah betul-betul bersih dari kotoran-kotoran, kayu meme
warna tertentu, diberi warna dasar merata keseluruhan se
menghasilkan intensitas warna yang matang dan sesuai.
0. Jika pewarnaan sesuai sudah betul-betul kering, merat
memenuhi syarat untuk kayu yang memerlukan warna tertent
permukaan kayu yang sudah memenuhi syarat yang dibu
untuk warna asli kayu maka penyelesaian dengan lapisa
melamic harus sesuai dengan persyaratan teknis/aturan pe
dan cara-cara melapis luar kayu dari pabriknya.
b.3. Pekerjaan fInishing kayu berturut-turut
1. <igosok dengan amplas no. 2 sampai dengan no. 5
2. <iberi wood filler, ICI, atau NIPPAN Paint dikerjakan dengan
gun.
1.2K views D 0D 0 RELATED TITLES

Contoh Rks Interior


Uploaded by Mariana Marselina 

Full description

A K  
Save Embed Share Print metodologi RKS Interior Laporan Akhir C
Konsultan Pengawasan P

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS BAHAN PEKERJAAN INTERIOR 201

4. Bahan pewarna : IMPR6, NIPPAN P6INT atau sejenisnya.


6. Sanding sealer dengan spray gun.
3. Bahan sanding sealer : IMPR6, NIPPAN P6INT atau sejenisn
1. <igosok dengan ampelas duco, pengerjaan dengan air s
halus.
;. Melamik coating dengan spray gun, ICI, NIPPAN P6INT
sejenisnya.

7. T#leransi Pekerjaan
a. Sambungan-sambungan : tidak ada toleransi kesalahan.
b. Kerataan >ertikal : 1,4 mm pada total ketinggian.
c. Kerataan horiBontal
3 mm dalam 3555
maksimum 6 mm, lebar total
d. Kerataan permukaan : 1 mm ke luar atau ke dalam.

Anda mungkin juga menyukai