0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan4 halaman

Segmentasi Pasar dalam Pemasaran Etis

Dokumen tersebut membahas tentang pilihan etika dalam pemasaran kepada target pasar tertentu. Pemasar harus mempertimbangkan respon konsumen dan menghindari kelompok rentan. Dokumen juga membahas dasar-dasar segmentasi pasar secara geografis, demografis, psikografis, dan perilaku. Segmentasi pasar dalam layanan kesehatan dianalisis berdasarkan contoh penelitian di rumah sakit.

Diunggah oleh

Mariana Rena
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan4 halaman

Segmentasi Pasar dalam Pemasaran Etis

Dokumen tersebut membahas tentang pilihan etika dalam pemasaran kepada target pasar tertentu. Pemasar harus mempertimbangkan respon konsumen dan menghindari kelompok rentan. Dokumen juga membahas dasar-dasar segmentasi pasar secara geografis, demografis, psikografis, dan perilaku. Segmentasi pasar dalam layanan kesehatan dianalisis berdasarkan contoh penelitian di rumah sakit.

Diunggah oleh

Mariana Rena
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pilihan Etika Target Pasar

Pemasar harus membidik segmen secara cermat utnuk menghindari kritik


konsumen. Beberapa konsumen mungkin menolak diberi nama. Para bujangan
mungkin kenolak kemasan makanan yang disajikan khusus untuk satu orang
karena mereka tidak ingin diingatkan bahwa mereka makan sendirian. Konsemen
berusia tua yang tidak merasa  sudah tua mungkin tidak menghargai produk yang
mengidentifikasi mereka sebagai “tua”.
Penentuan target pasar juga dapat menimbulkan kontroversi public.
Masyarakat khawatir pemasar mengambil keuntungan tidak jujur dari kelompok
rentan (seperti anak-anak) atau kelompok yang kekurangan seperti orang miskin
yang tinggal di dalam kota) atau mempromosikan produk-produk yagn berpotensi
membahayakan industry sereal banyak dikritik karena usaha pemasaran mereka
yang diarahkan anak-anak. Para kritikus khawatir bahwa dya tarik ktinggi yang
ditampilkan melalui mulut karakter animasi yang disukai akan mengalahkan
pertahanan anak-anak dan membuat mereka menginginkan sereal bergula atau
makanan yang bergizi tak seimbang. 

1.2 Dasar Segmentasi Pasar

1.      Segmentasi Pasar Secara Geografis


Secara geografis pasar dapat dikelompokan menjadi beberapa segmen yaitu
segmen pasar internasional, nasional, lokal, dalam dan luar kota.
2.      Segmentasi Pasar Secara Demografis
Dapat dibedakan menurut umur, gender, suku, ras, ragam, latar belakang
pendidikan, pekerjaan, jabatan dan jumlah anggota keluarga. Faktor demografis
mempunyai pengaruh besar terhadap jenis dan tingkat mendesaknya kebutuhan
barang dan jasa. Dengan demikian faktor demogarfis akan mempengaruhi jenis
dan jumlah barang atau jasa yang dibeli setiap golongan konsumen. Tidak hanya
itu faktor demografis pun akan mempengaruhi selera, cita rasa, gaya hidup dan
pola konsumsi masing – masing segmen pasar secara [Link]
perbedaan selera, gaya hidup, cita rasa yang disebabkan adanya perbedaan gender
yang sudah sejak lama .
Secara demografis para pembeli intitusional dapat di bedakan dalam beberapa
jenis segmen pasar berdasarkan kriteria:
  Sector industri dimana mereka berusaha,
  Skala usaha bisnis mereka (kecil, menengah, atau besar ) dan
  Lokasi usaha mereka.
3.      Segmentasi Pasar Secara Psikhografis
Yang termasuk dalam faktor psikogarfis adalah penggolongan sosial, gaya
hidup, dan pola konsumsi. Ketiga faktor psikografis tersebut mempengaruhi
kebutuhan, pola konsumsi, dan keinginan seseorang untuk memiliki barang dan
jasa.
4.      Segmentasi Pasar Secara Perilaku
Dalam segmentasi pasar secara behavioristik konsumen dibagi menjadi
beberapa segmen pasar berdasarkan jadwal pemakain produk, manfaat yang ingin
diperoleh, status pemakai, intensitas konsumsi, kesetiaan, dan kesiapan membeli.

1.3 Segmentasi Pasar dalam Pelayanan Kesehatan


Segmentasi pasar dalam pelayanan kesehatan adalah membagi pasar
menjadi kelompok pembeli (pasien) yang dibedakan menurut kebutuhan,
karakteristik, atau tingkah laku, yang mungkin membutuhkan produk (layanan)
yang berbeda. Artinya dalam pelayanan kesehatan setiap pasien atau yang
membutuhkan pelayanan dikelompokkan sesuai dengan kebutuhan layanannya.
Contohnya dalam suatu rumah sakit, pasien yang di rawat di tempatkan sesuai
dengan jenis penyakit. Seseorang yang menderita penyakit yang lebih parah akan
di tempatkan ruang ICU.

1.4 Contoh Penerapan Dasar Segmentasi Pasar dalam Pelayanan Kesehatan


contohya dilakukan suatu penelitian di sebuah Rumah Sakit.
Segmentasi Demografi
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa untuk segmentasi demografi
menurut karakteristik dari responden yang menggunakan jasa pelayanan rawat
inap adalah sebagian besar berumur 18 – 40 tahun, berjenis kelamin perempuan,
memiliki pekerjaan sebagai petani, memiliki pendapatan < 1 juta dan memiliki
pendidikan terakhir SD.
Segmentasi Geografi
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa untuk segmentasi geografi menurut
karakteristik lingkungan pemukiman responden yang menggunakan jasa
pelayanan rawat inap adalah sebagian besar responden dari luar kecamatan kalisat
dan untuk lokasi tempat tinggal sebagian besar responden berasal dari Desa
Ajung.
Segmentasi Psikografi
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa untuk segmentasi psikografi
menurut karakteristik gaya hidup responden yang menggunakan jasa pelayanan
rawat inap adalah sebagian besar responden memilih menggunakan jasa pelayanan
Rumah Sakit Daerah Kalisat karena dekat dengan rumah. Responden sebagian
besar memilih kelas perawatan kelas 3 dan berpendapat bahwa tarif rumah sakit
cukup mahal. Karakteristik kelas sosial bisa dilihat dari pekerjaan, pendapatan dan
pendidikan responden.
Segmentasi Perilaku
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa untuk segmentasi tingkah
laku sebagian besar responden merasakan manfaat setelah menggunakan jasa
pelayanan rawat inap rumah sakit sehingga agak sembuh dan merasa pulih, status
pemakaian pengguna jasa pelayanan rawat inap sebagian besar menggunakan
Jamkesmas, tingkat pemakaian responden sebagian besar 1-2 kali, untuk
karakteristik status kesetiaan sebagian besar responde selain menggunakan jasa
pelayan rawat inap Rumah Sakit Daerah Kalisat mereka juga menggunakan jasa
layanan kesehatan lain dan sebagian besar menggunakan puskesmas, dan
sebagian besar responden juga mengajak orang lain menggunakan jasa pelayanan
rumah sakit yaitu keluarga, peristiwa yang terjadi kepada responden sebagian
besar adalah sakit sehingga menggunakan jasa layanan rumah sakit, taraf kesiapan
membeli responden sebagian besar adalah kemauan sendiri untuk menggunakan
jasa layanan, dan sikap responden adalah antusias untuk menggunakan terhadap
jasa pelayanan rawat inap Rumah Sakit Daerah Kalisat.

Anda mungkin juga menyukai