0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan3 halaman

Metode POAC dalam Manajemen SDM

Metode POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) digunakan untuk mengelola SDM perusahaan dengan merekrut dan mengembangkan karyawan sesuai rencana, mengatur proses rekrutmen, melaksanakan seleksi, serta mengontrol kinerja karyawan.

Diunggah oleh

Data Legal CPL
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan3 halaman

Metode POAC dalam Manajemen SDM

Metode POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) digunakan untuk mengelola SDM perusahaan dengan merekrut dan mengembangkan karyawan sesuai rencana, mengatur proses rekrutmen, melaksanakan seleksi, serta mengontrol kinerja karyawan.

Diunggah oleh

Data Legal CPL
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Metode POAC (George R.

Kelly) d alam pengelolaan manajemen sangat diperlukan di suatu


perusahaan untuk meningkatkan kualitas dari SDM. Tentunya bagi suatu HRD yang memiliki
pengelolaan manajemen khususnya SDM harus benar-benar memahami tentang metode POAC
tersebut.
POAC terdiri dari :
Planing
Planning adalah suatu perencanaan untuk mencapai visi dan misi dari sebuah perusahaan.
Dimana visi dari eccocare agak dapat bersaing dengan perusahaan internasional khususnya
dalam usaha support service dan salah satu misinya adalah memberikan kepuasaan bagi
pelanggan baik dari segi pelayanan maupun produk. Untuk mendukung visi dan misi tersebut
perlu adanya perencanaan dalam merekrut karyawan yang dapat dilakukan dengan beberapa
cara :
- Perencanaan SOP kerja
- Melakukan diskusi dengan user tentang budget, kualifikasi atau kriteria karyawan
termasuk pembuatan design poster atau pengumuman terkait open recruitment
Organizing
Organizing adalah proses selanjutnya setelah perencanaan, yaitu cara pengaturan agar proses
perencanaan rekrutmen dapa berjalan sesuai dengan yang telah dintentukan.
Acctuating
Actuating adalah proses pelaksanaan nyata dari sebuah perencanaan. Actuating ini berkaitan
dengan proses seleksi/rekrutmen karyawan (dengan cara memilih kandidat yang berpotensi
agar misi perusahaan dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Controlling
Controlling adalah proses monitoring/ pengawasan agar seluruh pekerjaan yang dikerjakan oleh
karyawan sesuai dengan SOP. (mengontrol absensi karyawan (dispilin/tidak), aktif melakukan
pengecakan data karyawan (berkaitan dengan peruban data pribadi), melakukan controlling
terhadap perpanjangan kontrak karyawan.
Evaluation
Evaluation adalah melakukan proses evaluasi kinerja karyawan (contoh apabila produktivitas
karyawan mengalami penurunan maka perlu dilakukan pelatihan / training.

Tahapan Proses Seleksi Rekruitmen secara umum


1. Tahap open recruitment /Publikasi lowongan (melalui media social atau aplikasi pencari
kerja gratis (indeed atau linkin)

2. Tahap Seleksi Administrasi

Mulai dari latar belakang pendidikan.


Pengalaman kerja.
Skill yang dimiliki oleh calon karyawan

3. Tahap Psikotes / TPA


4. Tahap Wawancara HRD

-pengenalan diri
- menggali motivasi pelamar dengan memberikan pertanyaan :
a. Apa yang km ketahui tentang perusahaan ini
b. Apa motivasi anda melamar posisi ini
c. Apa kelebihan dan kekurangan anda
d. Berapa gaji yang anda harapkan
e. Apa yang dapat anda berikan pada perusahaan ini
f. Sebutkan analisa yang dapat mendukung anda untuk bekerja pada posisi ini
g. Misalnya diterima kapan bisa bergabung
h. Kenapa resign dri pekerjaan seblumnya
i. Berapa kisaran gaji yang anda terima pada pekerjaan sebelumnya

5. Tahap Wawancara User

6. Tahap Teknikal Tes

7. Tahap Wawancara Pimpinan Cabang/Direktur

8. Tahap Finalisasi / Pengumuman

Setelah Tahap Pengumuman


1. 2 minggu di awal (masa orientasi Karyawan baru) (Training jika diperlukan)
2. Setelah itu selama 3 bulan (masa percobaan atau probation) ini mengacu pada uu no. 13
tahun 2003 untuk PKWTT boleh mengadakan probation selama 3 bulan sedangkan
untuk tenaga kontrak dilarang mengadakan masa probation
3. Penandatangan Kontrak Kerja Antara karyawan dengan perusahaan
4. HRD menjelaskan hak yang didapatkan pekerja beserta tunjangan yang di dapat
5. HRD wajib mendaftarkan tenaga kerja BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sesuai
pasal 15 ayat 1 UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
“Pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai
peserta kepada BPJS (kesehatan maupun ketenagakerjaan), sesuai dengan program
jaminan sosial yang diikuti.
6. HRD wajib melakukan monitoring sekaligus evaluasi terhadap seluruh kontrak kerja
karyawan
Administrasi dan File Kepegawaian
1. Membuat database kepegawaian dalam bentuk format excel sperti contoh yang berisi
seluruh biodata karyawan (Untuk mengumpulkan datanya dapat menggunakan aplikasi
google form)
2. Menyimpan file kepegawaian dalam bentuk digital / Scan (paperless) dan disimpan
dalam google drive ( Keuntungannya efisien waktu, efisien tempat dan efisien dalam
penggunaan kertas)

Strategi yang dilakukan saat diterima menjadi asst recruitment

1. Tahap Persiapan
- Menfokuskan diri pada database kepegawaian dengan mengelompokan pegawai
berdasarkan latar belakang pendidikan, jabatan, skill dan pengalaman dimiliki
(dengan menggunakan format excel sesuai gambar ini)
- Melakukan file ing data kepegawaian (mengelompokkan data kepegawaian dalam
bentuk digital berisikan nama dan nik dan foldernya terdiri dari CV, KTP, KK, ijazah,
surat pengalaman kerja dan sertifiakt pelatihan)
- Melaksanakan penyebaran form evaluasi penilaian kinerja karyawan
2. Tahap Aktualisasi
- Menempatkan karyawan sesuai dengan skill yang dimiliki
- Membangun komunikasi yang baik
- Memfasilitasi kebutuhan kebutuhan karyawan
- Mengembangkan SDM

Anda mungkin juga menyukai