PROGRAM REMIDIAL DAN PROGRAM PENGAYAAN
1. PROGRAM REMIDIAL
Sekolah : SMK MUHAMMADIYAH 1 AJIBARANG
Kelas / Semester :
Mata Pelajaran :
Ulangan :
Tanggal :
Bentuk Soal UH :
Materi (KD/Indikator) :
Rencana Ulangan Rem :
Nomor Soal
Indikator Bentuk
yang Nilai
Nama Nilai yang Pelaksanaan
No. dikerjakan Tes Ket.
Siswa Ulangan tidak Pembelajaran
dalam Rem
dikuasai Remidial
Tes Remidial
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
No. Nama Nilai Indikator Bentuk Nomor Soal Nilai Ket.
yang
yang Pelaksanaan
dikerjakan Tes
Siswa Ulangan tidak Pembelajaran
dalam Rem
dikuasai Remidial
Tes Remidial
Nama Nilai Indikator Bentuk Nomor Soal Nilai
No. Ket.
Siswa Ulangan yang Pelaksanaan yang Tes
dikerjakan
tidak Pembelajaran
dalam Rem
dikuasai Remidial
Tes Remidial
Ajibarang, …………..
Guru Mata Pelajaran
DIAS FADILLAH, [Link]
NIP.
Keterangan :
Pada kolom ( 6 ), masing-masing indikator dibuatkan 1 atau 2 nomor soal dengan tingkat
kesukaran berbeda-beda
Misalnya : Indikator 2 menjadi 2 soal yaitu nomor 1, 2
Indikator 3 menjadi 2 soal yaitu nomor 3, 4
Pada kolom ( 7 ), nilai yang diperoleh hanya digunakan untuk menentukan tuntas atau
tidak tuntasnya dari siswa yang telah ikut remidial, karena nilai yang akan diolah adalah
nilai batas ketuntasan. Artinya bahwa Aco dan Besse memperoleh nilai setelah remidial
masing-masing 70 (batas ketuntasan).
Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Remedial
1. Cara yang dapat ditempuh
Pemberian bimbingan secara khusus dan perorangan bagi peserta didik yang belum
atau mengalami kesulitan dalam penguasaan KD tertentu.
Pemberian tugas-tugas atau perlakuan (treatment) secara khusus, yang sifatnya
penyederhanaan dari pelaksanaan pembelajaran regular.
Bentuk penyederhanaan itu dapat dilakukan guru antara lain melalui:
Penyederhanaan strategi pembelajaran untuk KD tertentu.
Penyederhanaan cara penyajian (misalnya: menggunakan gambar, model, skema,
grafik memberikan rangkuman yang sederhana, dll.)
Penyederhanaan soal/pertanyaan yang diberikan.
2. Materi dan waktu pelaksanaan program remedial
Program remedial diberikan hanya pada KD atau indikator yang belum tuntas.
Program remedial dilaksanakan setelah mengikuti tes/ulangan KD tertentu atau
sejumlah KD dalam satu kesatuan
Teknik pelaksanaan penugasan/pembelajaran remedial:
Penugasan individu diakhiri dengan tes (lisan/tertulis) bila jumlah peserta didik yang
mengikuti remedial maksimal 20%.
Penugasan kelompok diakhiri dengan tes individual (lisan/tertulis) bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedi lebih dari 20% tetapi kurang dari 50%. Pembelajaran
ulang diakhiri dengan tes individual (tertulis) bila jumlah peserta didik yang
mengikuti remedi lebih dari 50 %.
PROGRAM PENGAYAAN
Sekolah : SMK MUHAMAMDIYAH 1 AJIBARANG
Kelas / Semester :
Mata Pelajaran :
KKM Mata Pelajaran :
Materi (KD/Indikator) :
Nilai
No. Nama Siswa Pengayaan
Ulangan
Memberikan soal pemecahan
masalah dan menjadikannya tutor
sebaya
Nilai
No. Nama Siswa Pengayaan
Ulangan
Memberikan soal pemecahan
masalah dan menjadikannya tutor
sebaya
Nilai
No. Nama Siswa Tugas Pengayaan
Ulangan
Memberikan soal pemecahan
masalah dan menjadikannya tutor
sebaya
Ajibarang, …………
Guru Mata Pelajaran
DIAS FADILLAH, [Link]
NIP.
Pelaksanaan Program Pengayaan
1. Cara yang dapat ditempuh:
Pemberian bacaan tambahan atau berdiskusi yang bertujuan memperluas wawasan
bagi KD tertentu
Pemberian tugas untuk melakukan analisis gambar, model, grafik, bacaan/paragraf,
dll.
Memberikan soal-soal latihan tambahan yang bersifat pengayaan
Membantu guru dalam membimbing teman-temannya yang belum mencapai
ketuntasan.
2. Materi dan waktu pelaksanaan program pengayaan
Materi Program pengayaan diberikan sesuai dengan KD-KD atau indikator yang
dipelajari , bisa berupa penguatan materi yang dipelajari maupun berupa
pengembangan materi
Waktu pelaksanaan program pengayaan adalah:
- setelah mengikuti tes/ulangan KD tertentu atau kesatuan KD tertentu, dan atau
- pada saat pembelajaran dimana siswa yang lebih cepat tuntas dibanding dengan
teman lainnya maka dilayani dengan program pengayaan
Sebagai bagian integral dari kegiatan pembelajaran, kegiatan pengayaan tidak lepas
kaitannya dengan penilaian. Penilaian hasil belajar kegiatan pengayaan, tentu tidak sama
dengan kegiatan pembelajaran biasa, tetapi cukup dalam bentuk portofolio, dan harus
dihargai sebagai nilai tambah (lebih) dari peserta didik yang normal.