CONDITIONAL SENTENCE
If Clause
Sebelum kita membahas mengenai if clause, kita harus mengetahui apa itu conditional
sentence. Conditional sentence adalah bentuk kalimat dalam bahasa Inggris yang
digunakan untuk menyatakan pengandaian, keinginan, atau bahkan kemungkinan. Lalu,
apa hubungan conditional sentence dengan if clause? Perlu kita ketahui bahwa if clause
adalah salah satu klausa yang digunakan untuk membentuk conditional sentence.
Berikut adalah rumus umum untuk membuat conditional sentence menggunakan if
clause
Tipe-tipe Conditional Sentence
Berikut ini beberapa tipe conditional sentence:
TYPE 1
Conditional sentence tipe 1 ini digunakan untuk menyatakan kondisi yang mungkin bisa
terjadi di masa kini atau di masa depan. Untuk membuat conditional sentence tipe ini,
kita menggunakan simple present untuk klausa if dan simple future untuk kla usa utama
karena menggambarkan masa depan.
If clause Main clause
If + S+V1/V1s/es S+Will+V1
He will get good mark.
1. If He does my homework well Saya akan memperoleh nilai bagus.
Jika saya mengerjakan PR dengan baik
2 If you don’t go right now you will be late
Jika kamu tidak pergi sekarang kamu akan terlambat
3 If my mom knows that I don’t study
my mom will ground me
Jika ibuku mengetahui bahwa aku tidak
belajar ibuku akan menghukumku
TYPE 2
Conditional sentence tipe 2 ini digunakan untuk menyatakan pengandaian yang tidak
mungkin terjadi di waktu sekarang. Dengan kata lain,pengandaian dan situasi/kenyataan
kontras(berlawanan)
Pengandaian dalam bentuk lampau(V2),situasi/kenyataan dalam bentuk sekarang(V1).
Untuk membuat conditional sentence tipe ini, kita menggunakan simple past untuk
klausa if dan present conditional untuk kalusa utama.
If clause Main clause
If + S+V2 S+Would+V1
I would meet her.
If She went to school today
Saya akan bertemu dia.
Jika Dia pergi ke sekolah hari ini
Kenyataan:She doesn’t go to school today So I don’t meet her.
2. If I were you I would go on to that university
Jika aku jadi kamu Saya akan melanjutkan ke universitas itu.
Kenyataan:I am not you So I don’t go on to that university.
[Link] He weren’t sick today [Link] could come to school.
Kenyataan: He is sick today Kenyataan: So He can’t come to school.
Note :
1. Pengandaian type 2 apabila kata kerja bentuk TO BE,untuk semua subyek memakai TO BE
(WERE)
2. Pengandaian type 2 berbeda/berlawanan dengan kenyataan di waktu sekarang
Pengandaian Type 2 dalam bentuk Past Tense(V2),kenyataannya dalam bentuk present
Tense(V1)
TYPE 3
Conditional sentence tipe 3 ini digunakan untuk menyatakan pengandaian yang
berbeda/berlawanan dengan situasi/kenyataan di masa lalu(Pengandaian yang tidak
mungkin terjadi)
Pengandaian type 3 dalam bentuk past perfect(Had + V3) ,situasi dari kalimat
pengandaian ini juga tidak nyata karena yang terjadi/kenyataan di masa lalu(V2) adalah
kebalikannya. Untuk membuat conditional sentence tipe ini, kita menggunakan past
perfect untuk klausa if dan perfect conditional untuk kalusa utama.
If clause Main clause
If + S+Had+V3 S+Would+have+V3
If I hadn’t quitted my job last year. My life wouldn’t have been this
complicated.
Jika aku tidak mengundurkan diri tahun
lalu Hidupku tidak akan serumit ini
Kenyataannya:I quitted my job last year So my life was this complicated.
2. If I had brought an umbrella yesterday
Jika saya membawa payung kemarin
I wouldn’t have got wet
I didn’t bring an umbrella yesterday (Aku tidak menjadi basah.
3. If Fabian had come to school I got wet.
yesterday
He would have met Mrs. Ning.
Kenyataan : Fabian didn’t come to
school yesterday Kenyataan : So He didn’t meet [Link].
Note :
Pengandaian type 3 berbeda/berlawanan dengan kenyataan di waktu lalu/lampau
Pengandaian Type 3 dalam bentuk Past Perfect Tense(Had +V3),kenyataannya dalam bentuk
Past Tense(V2)
Fungsi Lain If Clause
Selain beberapa fungsi yang telah dijelaskan di atas, If Clause memiliki beberapa fungsi
lain, yaitu:
1. If Clause + Reminder(pengingat)
If clause dapat menunjukkan suatu peringatan. Conditional sentence ini digunakan untuk
mengingatkan tentang suatu konsekuensi yang harus dilakukan akibat dari suatu
kejadian.
If clause Main clause(dalam bentuk reminder)
Have to/has to/must + simple
If + simple present present(V1)
1. If you want to pass this test You have to study hard
Jika kamu ingin lulus ujian ini Kamu harus belajar keras
2. If she wants to be a good singer
She has to practice a lot
Jika dia ingin menjadi penyanyi yang
bagus Dia ha rus banyak berlatih
3. If you don’t want to be late You must go earlier
Jika kamu tidak ingin terlambat Kamu harus pergi lebih dulu
2. If Clause + Sugesstion(Saran)
If clause ini digunakan untuk memberikan suatu saran mengenai action yang harus
dilakukan jika menginginkan suatu kejadian terjadi. Perlu dicatat, yang membedakan
sebuah saran dengan peringatan adalah keharusan. Saran bisa dilakukan atau tidak
(tergantung level), sedangkan peringatan harus dilakukan karena hal itu merupakan
suatu konsekuensi. Oleh karena itu, saran (sugesstion) menggunakan should/ought
to/had better.
If clause Main clause(dalam bentuk sugestion)
should/ought to/had better + simple
If + simple present present
1. If you don’t want to get sick
You should take a break and get some
If - clause
rest
Jika kamu tidak ingin sakit Kamu seharusnya berhenti dan istirahat
2. If you don’t want to get lost You ought to be with me
Jika kamu tidak ingin tersesat Kamu seharusnya bersamaku
You had better finish that homework
3. If you don’t want your mom to get
mad at you
Jika kamu tidak ingin ibumu marah ke Kamu sebaiknya selesaikan pekerjaan
kamu rumah itu
3. If Clause + Imperative(perintah)
Conditional sentence ini digunakan untuk menyuruh orang agar melakukan suatu aksi.
If clause Main clause(dalam bentuk imperative)
If + simple present Verb 1 + Object
1. If you don’t want to be late Get ready soon
Jika kamu tidak ingin terlambat Bersiap-siaplah dengan segera
2. If you don’t want to get wet Get the umbrella
Jika kamu tidak ingin kebasahan Bawalah payung itu
3. If you want to know him more Follow him on Facebook
Jika kamu ingin tahu dia lebih banyak Ikuti dia di facebook
4. If Clause + General Truth(kebenaran umum)
Pada dasarnya, fungsi ini sama dengan fungsi tipe 1 yang telah dijelaskan di atas.
Namun tipe 1 juga dapat digunakan untuk kebiasaan, sedangkan fungsi ini hanya fakta.
Selain itu, kita dapat menggunakan simple future untuk main clause-nya.
If clause Main clause(dalam bentuk general truth)
If + simple present simple present/simple future
1. If you are 17 years old or older You are allowed to have an id card
Jika kamu berumur 17 tahun atau lebih kamu boleh mempunyai KTP
2. If you don’t water flowers They die
Jika kamu tidak menyirami bunga-bunga Mereka (bunga-bunga tersebut) mati
3. If you boil water It will evaporate
Jika kamu merebus air Air itu akan menguap
5. If Clause + Dream(mimpi/harapan)
Rumus fungsi ini sama dengan rumus tipe 1, namun fungsinya cukup berbeda.
Conditional sentence ini digunakan untuk menunjukkan hal yang lebih spesifik yaitu
mimpi atau tujuan kita jika suatu hal terjadi.
If clause Main clause(dalam bentuk dream)
If + simple present simple future
I will build a big house
1. If I have a lot of money
Aku akan membangun ruamah yang
Jika aku punya banyak uang besar
2. If I become a teacher I will be a good teacher
Jika aku menjadi guru Aku akan menjadi guru yang baik
3. If you come to Bali I will meet you there
Jika kamu datang ke Bali Aku akan menemuimu ke sana