SOAL
Hitung tegangan dan regangan di tanah akibat beban dengan 2 kedalaman (r = b dan r = 3b)
menggunakan 3 metode yang diajarkan di kelas. Beban kendaraan dan modulus tanah
diasumsikan. Kemudian gambarkan tegangan di sepanjang daerah beban.
JAWAB
Asumsi :
- Beban Kendaraan
Kendaraan yang digunakan adalah kendaraan dengan konfigurasi sumbu 1,1 dan tipe HP
(berdasarkan tabel berikut). Beban kendaraannya adalah 2 ton dengan jari-jari ban (b) sebesar
516 mm atau dibulatkan menjadi 0,5 m.
- Modulus tanah
Dengan mengasumsikan tipe tanah medium clay diambil besarnya E = 30 MN/m2 dengan 𝜇 = 0.5
Berdasarkan asumsi di atas, berikut adalah data-data yang diketahui untuk selanjutnya digunakan
dalam proses perhitungan.
P = 2 ton = 20 kN
b = 0,5 m
𝜇 = 0,5
E = 30 × 104 kN/m2
Untuk perhitungan, pembebanan dari sumbu roda ke ban dianggap sebagai point load. Selanjutnya,
beban dari roda ke perkerasan dianggap sebagai beban lingkaran (circular load). Sehingga dalam
perhitungannya, akan digunakan metode perhitungan Boussinesq (untuk circularly load).
Pembebanan diasumsikan berada pada titik (0,0) sehingga besarnya nilai r (pada koordinat
kartesian) adalah 0, atau titiknya berada tepat di bawah beban.
Pertama, dihitung besarnya nilai q atau besarnya tegangan yang dihitung dengan membagi beban
kendaraan dengan luas permukaan ban.
𝑃 20
𝑞= = = 25,465 𝑘𝑁/𝑚2
𝐴 𝜋 × 0,52
Kemudian, dicari besarnya nilai tegangan dan regangan menggunakan persamaan-persamaan
berikut ini.
Ringkasan One-Layer Elastic Equations (Sumber : E.J. Yoder, 1975)
Vertical Stress 𝜎𝑧 = 𝑞[𝐴 + 𝐵]
Radial Horizontal Stress 𝜎𝑟 = 𝑞[2𝜇𝐴 + 𝐶 + (1 − 2𝜇)𝐹]
Tangential Horizontal Stress 𝜎𝑡 = 𝑞[2𝜇𝐴 − 𝐷 + (1 − 2𝜇)𝐸]
Vertical Radial Shear Stress 𝜏 = 𝑞𝐺
𝑞(1 + 𝜇)
Vertical Strain ∈= ( ) [(1 − 2𝜇)𝐴 + 𝐵]
𝐸1
Pada persamaan-persamaan di atas, dibutuhkan beberapa variabel yang dapat dicari berdasarkan
nilai z/b dan r/b pada tabel di buku E.J. Yoder (Principles of Pavement Design). Dengan nilai r/b
yaitu 0 (karena besarnya nilai r = 0 m) dan nilai z/b didasarkan pada masing-masing kedalaman
(berkisar dari z = 0 m dan r = 4,5 m). Berikut adalah contoh perhitungan untuk z = b = 0,5 m.
𝑧 = 0,5 𝑚 → 𝑧/𝑏 = 0,5/0,5 = 1
𝑟/𝑏 = 0
Untuk 𝑧⁄𝑏 = 1 dan 𝑟⁄𝑏 = 0, berdasarkan tabel didapat nilai-nilai koefisien sebagai berikut.
𝐴 = 0,2929
𝐵 = 0,3536
𝐶 = −0,1768
𝐷 = 0,1768
𝐸 = 0,1465
𝐹 0,1465
𝐺=0
Sehingga, perhitungannya adalah sebagai berikut (sesuai rumus pada tabel).
𝜎𝑧 = 𝑞[𝐴 + 𝐵] = 25,465[0,2929 + 0,3536] = 16,461 𝑘𝑁/𝑚2
𝜎𝑟 = 25,465 + [2(0,5)(0,2929) + (−0,1768) + (1 − 2(0,5)(0,1465)] = 2,9567 𝑘𝑁/𝑚2
𝜎𝑡 = 25,465[2(0,5)(0,2929) − 0,1768 + (1 − 2(0,5))0,1465] = 2,9567 𝑘𝑁/𝑚2
𝜏 = 25,465(0) = 0 𝑘𝑁/𝑚2
25,465(1 + 0,5)
∈= ( ) [(1 − 2(0,5))0,2929 + 0,3536] = 0,00045 𝑘𝑁/𝑚2
30000
Berikut adalah rekapitulasi hasil perhitungan untuk z = 0 m hingga z = 4,5 m.
z z/b r/b A B C D E F G σz σr σt τ εz
0 0 0 1 0 0 0 0.5 0.5 0 25.4648 25.4648 25.4648 0 0
0.5 1 0 0.29289 0.35355 -0.1768 0.17678 0.14645 0.14645 0 16.4615 2.95672 2.95672 0 0.000450154
1 2 0 0.10557 0.17889 -0.0894 0.08944 0.05279 0.05279 0 7.24371 0.41075 0.41075 0 0.00022777
1.5 3 0 0.05132 0.09487 -0.0474 0.04744 0.02566 0.02566 0 3.7227 0.0988 0.0988 0 0.000120792
2 4 0 0.02986 0.05707 -0.0285 0.02854 0.01493 0.01493 0 2.21365 0.03361 0.03361 0 0.000073
2.5 5 0 0.01942 0.03772 -0.0189 0.01886 0.00971 0.00971 0 1.45506 0.01426 0.01426 0 0.000048
3 6 0 0.01361 0.02666 -0.0133 0.01333 0.0068 0.0068 0 1.02547 0.00713 0.00713 0 0.000034
3.5 7 0 0.01005 0.0198 -0.0099 0.0099 0.00503 0.00503 0 0.76012 0.00382 0.00382 0 0.000025
4 8 0 0.00772 0.01526 -0.0076 0.00763 0.00386 0.00386 0 0.58518 0.00229 0.00229 0 0.000019
4.5 9 0 0.00612 0.01212 -0.0061 0.00607 0.00306 0.00306 0 0.46448 0.00127 0.00127 0 0.000015