0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
162 tayangan1 halaman

Pathway Hipertermi dan Kejang Demam

Dokumen tersebut membahas tentang penyebab dan tahapan kejang, dimulai dari infeksi, gangguan elektrolit, perubahan potensial membran sel, hingga terjadinya kontraksi otot secara berlebihan dan penurunan kesadaran. Terdapat pula pembagian kejang menjadi kejang kurang dari 15 menit dan lebih dari 15 menit dengan resiko-resiko yang berbeda.

Diunggah oleh

fauzandevinto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
162 tayangan1 halaman

Pathway Hipertermi dan Kejang Demam

Dokumen tersebut membahas tentang penyebab dan tahapan kejang, dimulai dari infeksi, gangguan elektrolit, perubahan potensial membran sel, hingga terjadinya kontraksi otot secara berlebihan dan penurunan kesadaran. Terdapat pula pembagian kejang menjadi kejang kurang dari 15 menit dan lebih dari 15 menit dengan resiko-resiko yang berbeda.

Diunggah oleh

fauzandevinto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

WOC

Infeksi bakteri Rangsangan mekanik Kelainan neurologis


dan parasit dan biokimia. Gangguan prenatal
cairan dan elektrolit
Reaksi
inflamasi Perubahan konsentrasi
ion diruangan Perubahan beda
Proses potensial membrane sel
inflamasi
Ketidak seimbangan
potensial membrane
ATP,ASE
KEJANG
Hipertermia
Pelepasan muatan listrik
semakin meluas keseluruh
sel maupun membrane sel
sekitarnya dengan bantuan
neutransmiter

Kurang dari 15 Lebih dari 15


menit (KDS) menit (KDK)

Kontraksi otot meningkat Penurunan kesadaran Penurunan suplai darah


ke otak

Metabolism meningkat Penurunan


refleks Resiko kerusakan
menelan sel neuro ke otak
Kebutuhan O2 meningkat
Resiko Aspirasi
Resiko perfusi
Pernafasan meningkat serebral tidak
Resiko
efektif
Cidera
Ketidakefektifan pola
nafas

Sumber: (Muzayyanah et al., 2013)

Anda mungkin juga menyukai