0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
126 tayangan5 halaman

Sejarah dan Fungsi CD R/W dan CD ROM

CD ROM pertama kali dikembangkan pada tahun 1982 oleh Philips dan Sony. CD ROM memungkinkan penyimpanan data apa pun, tidak hanya audio. CD ROM standar dapat menyimpan hingga 700 MB data. CD ROM hanya dapat membaca data sedangkan CD RW dapat membaca dan menulis data serta menghapus data yang telah ditulis.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
126 tayangan5 halaman

Sejarah dan Fungsi CD R/W dan CD ROM

CD ROM pertama kali dikembangkan pada tahun 1982 oleh Philips dan Sony. CD ROM memungkinkan penyimpanan data apa pun, tidak hanya audio. CD ROM standar dapat menyimpan hingga 700 MB data. CD ROM hanya dapat membaca data sedangkan CD RW dapat membaca dan menulis data serta menghapus data yang telah ditulis.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CD R/W CD ROM

 Sejarah perkembangan Cd rom

Compact disc pertama kali dikembangkan oleh Philips dan Sony pada tahun
1982. Denon memperluas format CD-DA ( compact disc digital audio ) untuk
membuat format CD-ROM, memungkinkannya menyimpan data apa pun dan
tidak hanya audio.
Pada tahun 1984, Denon dan Sony memperkenalkan format CD-ROM kepada
publik di sebuah pameran komputer Jepang.
Disk CD-ROM pertama yang diperkenalkan ke publik memiliki kapasitas
penyimpanan sebesar 553 MB. Saat ini, disk CD-ROM standar dapat
menyimpan hingga 700 MB data, atau audio selama 80 menit. Disk CD-ROM
non-standar juga ada yang menyimpan hingga 900 MB data, atau 99 menit
audio.

 Sejarah CD
James T. Russell adalah orang yang pertama kali menemukan CD. Sejak kecil,
James dikenal dengan jiwa penemunya. Pada tahun 1937, saat berusia 6 tahun,
James membuat remote control untuk kapal perangnya dengan menggunakan
kotak makan siangnya. James juga termasuk orang pertama yang menikmati
televisi dan keyboard sebagai media masukan data ke komputer.
James seorang penggila musik di masa itu. Dia sangat tidak puas dengan
kualitas musik yang dihasilkan keping piringan hitam gramafon (phonograph).
Karena penasaran, sampai-sampai James bereksperimen menggunakan duri
kaktus sebagai jarum pembaca piringan hitam. James sudah menduga kalau
hasil eksperimennya sia-sia. James menginginkan sistem yang akan merekam
dan memutar kembali lagi sebuah lagu tanpa harus kontak langsung
antarbagiannya. James melihat bahwa cara terbaik untuk itu adalah dengan
menggunakan cahaya. Setelah jungkir balik memeras otak selama beberapa
tahun, akhirnya dia menemukan cara menyimpan data dalam piringan sensitif
cahaya. Data ini dimodelkan dalam `bit` cahaya yang sangat kecil. Sebuah
sinar laser akan membaca struktur bit cahaya ini, kemudian komputer akan
mengubah data ini ke dalam sinyal elektronik. Dan untuk pertama kalinya
lahirlah compact disc. Kemudian pada tahun 1970, James menerima hak
paten. Pada tahun 1972, Klass Compaan, seorang ahli fisika di Phillips
Research bersama temannya, Piet Kramer, berhasil menampilkan model video
disc berwarna pertama. Pada waktu itu belum dipublikasikan secara luas
karena masih banyak kelemahannya.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Phillips meluncurkan audio CD pertama
ke pasaran, namun mengalami masalah pada saat proses menerjemahkan data,
sehingga gagal putar. Kemudian pada tahun 1978, Phillips bekerja sama
dengan Sony, dan mengembangkan standar baku untuk memproduksi CD.
Dua tahun kemudian, Phillips dan Sony berhasil meluncurkan audio digital
compact disc dengan standar baku, dan mulai dipasarkan secara resmi di
Eropa dan Jepang pada tahun 1982. Baru pada tahun 1983, CD mulai
dipasarkan di Amerika Serikat.

 Pengertian CD-Rom

CD-Rom merupakan akronim dari “compact disc read-only memory” adalah


sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat
menyimpan data. CD-Rom juga berarti bahwa CD-Rom Drive hanya bisa
digunakan untuk membaca sebuah CD saja. Secara garis besar CD-Rom
dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu : ATA/IDE dan SCSI. Yang paling
mendasari dari perbedaan tersebut adalah kecepatannya. Kalau ATA memiliki
kecepatan 100-133Mbps sedangkan SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150
Mbps. Untuk tipe SCSI biasanya ditemuka pada CR-RW drive. Pada CD-Rom
terdapat tulisan 56X artinya kemampuan memberikan kecepatan transfer data
sebesar 56 x150 Kbps. Tipe CD-RW juga biasanya dibedakan berdasarkan
kemapuan membakar dan membaca. CD-W tipe 12x8x32 artinya memiliki
kemampuan membakar pada CD-Rom seccepat 12x, membakar pada CD-RW
secepat 8x, dan membaca CD-R/CD-RW/dengan kecepatan maksimal 32x.

Sedangkan CD ROM Drive  Adalah Alat  pemutar  CD  ROM. Suatu  drive 


untuk  merekam atau
memainkan  Compact  Disk,  yang  sering  dijumpai  adalah CD-ROM  (CD 
Read  Only  Memory)  MO  (Magneto-Optical) an WORM (Write Once Read
Many)

 Pengertian CD RW

CD-RW adalah drive yang memiliki kemampuan membaca kepingan CD dan


juga mampu menulis di kepingan CD Blank, kerennya burn FUNGSI CD-RW
– CD RW Drive menggunakan sinar laser merah untuk menulis informasi dari
komputer ke merekam discs, baik CD-R discs, yang tidak dapat dihapus, atau
CD-RW discs, yang dapat terhapus dan tercatat sekitar 1000 kali. CD-RW
drive yang digunakan untuk membuat CD Audio, yang dapat diputar di hampir
semua player, atau data discs, yang berguna untuk membuat cadangan atau
mentransfer file.

 Fungsi CD rom

Fungsi CD-ROM Fungsi CD ROM pada dasarnya adalah membaca data atau
menulis data ke dalam CD. Ini berarti komputer dapat membaca CD yang
memiliki data atau lagu di dalam [Link] hanya membaca saja tanpa
melakukan [Link] sebagai mesin yang dapat membaca CD, CD
ROM juga memiliki fungsi lain yang biasa digunakan untuk menginstal
sebuah Operating System (OS) di dalam [Link] berupa game
ataupun [Link] fungsi inilah kita mengetahui apa sih sebenarnya fungsi
CD ROM itu sebelum kita mengetahui lebih dalam lagi mengenai jenis-
jenisnya
 Cara kerja CD rom

Cara Kerja CD-ROM, Cara kerja CD-ROM ini sangat unik karena
menggunakan teknik penyinaran. CD yang ada akan disinari oleh laser dioda
dan setelah itu akan dipantulkan [Link] untuk dapat memantulkan
cahaya kembali, CD ini memiliki lapisan atas yang dapat memantulkan
[Link] dapat membaca CD-ROM, maka alat yang diperlukan adalah
CD [Link] sedang membaca sebuah CD, CD-ROM akan berputar
dengan kecepatan sudut yang [Link] kenapa pola yang dicetak di dalam
CD harus memiliki presisi yang tinggi karena bila tidak maka data yang
disimpan akan salah atau terjadi penyimpangan.

 Kekurangan CD rom

1. CD ROM DRIVE hanya bisa digunakan untuk membaca CD saja. Sedangkan


jika untuk membaca DVD, perangkat keras ini belum bisa digunakan.
2. Jika Anda ingin mengisi CD kosong dengan data atau file lainnya maka alat
ini tidak bisa digunakan untuk hal itu. Jadi solusinya jika ingin menulis atau
mem-burning data ke CD, maka Anda harus menggunakan CD RW (Read
Anda Write) Drive yang bisa membaca dan menulis CD.

 Perbedaan CD ROM dan CD RW

1. CD R - Merupakan tempat penyimpanan data permanen dengan kapasitas


700Mb.
2. CD RW - Merupakan tempat penyimpanan data berkapasitas 700Mb. Yang
membedakan antara CD R dan CD RW adalah kalau data yang telah disimpan
di CD R tidak bisa dihapus lagi ( telah permanen ). Sedangkan CD RW data
yang telah tersimpan bisa sewaktu-waktu dihapus.
3. DVD R - Sama halnya dengan CD R, tetapi DVD R memiliki kapasitas
penyimpanan yang lebih besar yaitu sekitar 4,6Gb.
4. DVD RW - Merupakan tempat penyimpanan data dengan kapasitas sekitar
4,6GB. Yang membedakan antara DVD R dan DVD RW adalah hanya dari
segi penyimpanan data. Kalau di DVD R data yang tersimpan tidak bisa
dihapus ( telah tersimpan dengan permanen ). Sedangkan DVD RW data yang
tersimpan masih dapat seaktu-waktu dihapus. Harganya juga berbeda, tetapi
tidak terlalu jauh jaraknya.
 Cara Memasukkan dan Mengeluarkan CD ROM dari Komputer
Drive CD-ROM dapat dibuka dengan menekan tombol pelepas baki di bagian
depan drive. Untuk menutup drive CD-ROM, tekan kembali baki atau tombol
eject.

Jika tombol eject tidak berfungsi, Anda dapat membuka atau mengeluarkan
baki melalui My Computer, atau "This PC" di versi Windows yang lebih baru.

Di My Computer, temukan daftar drive di komputer, lalu klik kanan drive CD-
ROM dan pilih Eject di menu pop-up.

Drive CD-ROM juga dapat dibuka secara manual dengan memasukkan ujung
penjepit kertas ke dalam lubang pelepas drive. Masukkan perlahan sampai
Anda merasakan perlawanan, lalu tekan sedikit lebih jauh untuk mengaktifkan
mekanisme pelepasan.

Jika dilakukan dengan benar, baki akan terbuka sedikit, dan Anda dapat
menggunakan jari untuk menarik baki keluar dengan lembut. Membuka atau
mengeluarkan baki secara manual dapat berguna untuk mengeluarkan CD
yang macet di drive CD-ROM.
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

Common questions

Didukung oleh AI

CD-R adalah media penyimpanan data permanen yang tidak dapat dihapus setelah data dituliskan, membuatnya ideal untuk arsip dan distribusi. Sebaliknya, CD-RW dapat ditulis ulang hingga sekitar 1000 kali, memungkinkan pengguna untuk memperbarui dan menghapus data sesuai kebutuhan. CD-RW lebih fleksibel untuk penggunaan sementara atau data yang sering diperbarui .

Kelebihan CD-ROM termasuk kemampuan penyimpanan data berbasis optik yang tidak mudah terhapus, serta biaya produksi yang rendah. Kekurangannya adalah kapasitas terbatas dan lambatnya kecepatan transfer serta ketidakmampuan menulis ulang data. Untuk mengatasi keterbatasan ini, pengguna bisa memanfaatkan CD-RW drive untuk menulis ulang atau beralih ke media penyimpanan baru seperti USB drive atau cloud untuk kapasitas yang lebih besar .

Kapasitas penyimpanan CD-ROM standar mencapai 700 MB, sedangkan DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar, sekitar 4,6 GB. Perbedaan signifikan ini memungkinkan DVD menjadi lebih praktis untuk penyimpanan data yang lebih besar seperti video berkualitas tinggi. Evolusi dari CD-ROM ke DVD merupakan langkah penting dalam memfasilitasi penyimpanan data multimedia yang semakin kompleks dan berukuran besar .

Perbedaan utama dalam kecepatan transfer data antara perangkat ATA/IDE dan SCSI pada CD-ROM terletak pada kecepatan transfernya. Antarmuka ATA/IDE memiliki kecepatan transfer antara 100-133 Mbps, sedangkan antarmuka SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150 Mbps. Ini menjadikan SCSI lebih cepat dalam memproses dan mentransmisikan data dibandingkan ATA/IDE .

CD-RW drive memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis di kepingan CD. Ini berbeda dari CD ROM drive yang hanya dapat membaca CD. CD-RW drive dapat mem-burn data ke CD-R dan CD-RW, menghapus data pada CD-RW, dan ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan CD baik untuk penulisan maupun pembacaan data, terutama untuk membuat CD audio dan backup data .

CD-ROM drive masih digunakan dalam pengaturan tertentu seperti sistem komputer lama yang hanya mendukung media ini, kebutuhan khusus pada distribusi perangkat lunak atau game klasik dalam format asli mereka, atau untuk keperluan pembelajaran dan nostalgia. Selain itu, CD juga digunakan untuk booting sistem operasi yang menjadikannya tetap relevan meskipun ada alternatif penyimpanan seperti USB dan cloud storage .

CD-ROM bekerja dengan memanfaatkan teknik penyinaran laser. Sinar laser dioda menyinari CD dan kemudian cahaya yang dipantulkan diukur untuk membaca data. Keberhasilan membaca data bergantung pada struktur presisi pola bit cahaya yang dicetak pada CD. Ketidakakuratan dalam pencetakan dapat menyebabkan kesalahan dalam membaca data .

Penemuan CD oleh James T. Russell mendasari konsep penyimpanan data pada media optik, membuka jalan bagi teknologi yang memungkinkan penggunaan laser untuk membaca data tanpa kontak fisik. Denon dan Sony kemudian memanfaatkan prinsip ini untuk mengembangkan CD-ROM, memperluas standar CD-DA untuk menyimpan data selain audio. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana inovasi dasar dapat diterapkan dan distandarisasikan untuk aplikasi yang lebih luas .

CD-ROM merupakan pengembangan dari format CD-DA yang memungkinkan penyimpanan data tidak hanya audio. Sejak diperkenalkan oleh Denon dan Sony dalam pameran komputer di Jepang pada tahun 1984, CD-ROM menjadi solusi penyimpanan berkapasitas tinggi. Pada awalnya, kapasitas penyimpanan CD-ROM adalah 553 MB, dan kemudian meningkat hingga 700 MB (atau 900 MB untuk versi non-standar), menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyimpanan data digital .

James T. Russell menemukan cara untuk menyimpan data dalam piringan sensitif cahaya menggunakan 'bit' cahaya yang dapat dibaca oleh sinar laser, inovasi ini merupakan terobosan yang menggantikan piringan hitam yang berkualitas rendah. Dengan ini, Russell memprakarsai basis teknologi untuk CD yang pada akhirnya mengubah industri musik dengan memperkenalkan audio digital berkualitas tinggi, serta memperluas penggunaannya ke data digital melalui CD-ROM .

Anda mungkin juga menyukai