0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
110 tayangan152 halaman

Virtual & Augmented Reality

Diunggah oleh

ZOE Nation
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
110 tayangan152 halaman

Virtual & Augmented Reality

Diunggah oleh

ZOE Nation
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pertemuan 1

Konsep dan Alat Penerapan VAR


Sejarah Augmented Reality
1960 Morton Heilig menciptakan Head-mounting, akan tetapi masih jauh
kurang interaktif dari apa yang kita ketahui pada saat ini. 1968, Ivan Sutherland
dan Bob Sproull berusaha menghubungkannya ke komputer yang kemudian di
kenal dengan “The Sword of Damocles” , dan terus dikembangkan sampai
dengan HMD yang kita ketahui sekarang.

“The Sword of Damocles” Head-mounting Display (HMD)


Definisi Augmented Reality (AR)
AR adalah teknologi yang memungkinkan
panggabungan benda virtual di tempatkan di dunia
nyata secara real-time, memberikan informasi
dengan lebih detail tentang benda virtual tersebut
dan juga lingkungan nyata di sekitar benda tersebut.
Teknologi augmented reality menggunakan
lingkungan yang ada di dunia nyata kemudian
menambahkan informasi baru di atasnya.

Dengan kata lain, AR menggabungkan benda maya


dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam
sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu
memproyeksikan benda-benda maya tersebut
dalam waktu nyata (real time).

Contoh AR – pokemon go, google skymap- inggres-


ikea catalogue-google translate.
Pokemon go : Pokémon Go google skymap : peta langit yang
menggunakan teknologi GPS untuk memperlihatkan kepada Anda
melacak pergerakan pemain serta benda-benda langit seperti bintang,
teknologi Augmented Reality (AR) konstelasi, galaksi, planet, atau
untuk menampilkan Pokémon di bulan. Untuk menggunakan Google
layar saat menggunakan kamera Sky Maps

[Link] [Link]
UNtfM1CIPU h?v=GrmZusM0Z4Y
Ingress : sebuah game smartphone Ikea : Penerapan Augmented Reality
yang menggunakan teknologi ini sangat membantu calon pembeli,
augmented reality sebagai basis karena kita dapat mengetahui
permainannya yang dikeluarkan oleh seberapa cocok barang itu diletakkan
Google pada ruangan tersebut, tanpa harus
datang ke Ikea Store

[Link] [Link]
v=Y6-JAm3NCAk d7ZWgVqslo
Penerapan AR
Teknologi augmented reality ini digunakan pada
berbagai bidang, yaitu kesehatan, pelatihan
militer, hiburan, manufaktur dan reparasi, dan
navigasi telepon genggam.
Contoh yang sering digunakan oleh pengguna
adalah Google Translate.
Virtual Reality (VR)
VS Augmanted Reality (AR)
VR , “I’m Going in”, hal ini memaksudkan bahwa engguna akan di bawa ke tempat,
waktu dan lingkungan yang berbeda sehingga merasakan pengalaman yang di luar
dari kenyataan yang ada
Perangkat VR : membutuhkan headset VR yang dikombinasikan dengan console
untuk dapat berinteraksi dalam sajian virtual dari perangkat headset, biasanya
perangkat tersebut harus di koneksikan dengan PC ataupun laptop yang memiliki
spesifikasi tertentu sehingga bisa memaksimalkan pengalaman yang diinginkan.
Prinsip : menghadirkan user dalam dunia virtual yang membuat user seolah-olah
berada di tempat lain
Virtual Reality (VR)
VS Augmanted Reality (AR)
AR, “It’s Coming Out”, hal ini memaksudkan bahwa pengguna akan merasakan
pengalaman bahwa konten digital , gambar ataupun model tiga dimensi menyatu
dengan kondisi fisik di sekitar kita secara nyata.
Perangkat AR : tidak membutuhkan poerangkat khusus untuk menikmatiny a bisa
menggunakan smartphone atau tablet
Prinsip : AR akan menghadirkan efek virtual dalam dunia nyata sesungguhnya melalui
ponsel yang sudah terinstall aplikasi pendukung AR. Contoh Pokomen GO.
Milgram Reality-Virtuality Continuum

Gambar di atas di definisikan oleh Paul Milgram dan Fumio Kishini


sebagai kotimun yang membentang di antara lingkungan nyata dan
lingkungan virtual yang terdiri dari Augmented Reality (AR) dan
Augmented Virtuality (AV), dimana AR lebih dekat dengan dunia nyata
dan AV lebih dekat dengan lingkungan virtual. AR meningkatkan
persepsi pengguna dan interaksi dengan dunia nyata, sedangkan VR
sepenuhnya membenamkan pengguna dengan dunia digital tanpa
melihat dunia nyata. [Link]
Sensor Augmentasi
Augmentasi artinya memberikan informasi tambahan
dalam bentuk digital atau virtual yang dihasilkan oleh
komputer.
1. Display
 OST (Optical See-through) Technology
 VST (Video See-through) Technology
 Virtual Retinal Systems
 Monitor Based AR
 Projector Based AR
2. Registration 3D
 HUD (Head-up Display)
OST (Optical See-through) Technology
Merupakan perangkat yang dipasang dikepala untuk
menampilkan objek virtual di dunia nyata. Perangkat ini
memiliki kaca optik di depan mata pengguna. Dari sinilah
pengguna dapat melihat objek virtual yang bertebar di dunia
nyata. Terbayang dengan Google Glass?

[Link]
vNxWhskf8
VST (Video See-through) Technology
Perangkat Video See-Through merupakan perangkat yang dipasang
dikepala yang memiliki kamera untuk mengambil gambar dunia nyata
yang ada di depan pengguna secara real-time. Video yang diambil
kemudian diproses untuk ditambahkan objek-objek virtual dan
ditampilkan pada pengguna melalui monitor yang terdapat
diperangkat tersebut.

[Link]
eUs
Virtual Retinal Systems
Menggambarkan objek-objek virtual tersebut
langsung ke retina mata.
Monitor Based AR
Penggabungan video real-time dengan objek virtual
seperti halnya Video See-Through. Perbedaannya
perangkat ini menggunakan monitor desktop atau layar
smartphone sehingga tidak harus dipasang di kepala.
Projector Based AR
Menggunakan sebuah objek sebagai alas untuk
menampilkan objek virtual. Perangkat ini banyak
digunakan untuk menampilkan contoh desain
sebuah produk.

[Link]
watch?v=qMGVCMucrsc
HUD (Head-up Display)
Dengan layar (OST atau VST) yang ada, kita sudah dapat
melakukan superimpose (menempatkan di atas) informasi
dari dunia nyata, seperti yang akan Anda lihat di iklan TV
dengan spanduk teks di bagian bawah layar. Namun, konten
virtual apa pun (seperti teks atau gambar) akan tetap pada
posisinya di layar. Posisi tampilan menjadi statis, tampilan AR
akan bertindak sebagai tampilan head-up (HUD), tetapi tidak
akan benar-benar menjadi AR.

[Link]
bgbuyXAg
Interaksi dengan Lingkungan
Dalam pembangunan aplikasi AR yang baik membutuhkan
interaksi dengan lingkungan, jika tidak maka walaupun kita
mebuat aplikasi grafik 3D yang baik bisa jadi cepat
membosankan.

Interaksi AR dengan lingkungan, adalah kemampuan unutk


memilih dan memanipulasi objek digital dan fisik, dan juga
dapat memberikan tambahan fungsi pada objek tersebut. Kita
bisa menghidupkan objek tersebut secara nyata, dengan
menggunakan sentuhan tangan kita bisa memindahkan
karakter virtual tersebut, atau bisa berbicara dengan asisten
virtual yang muncul dari jam tangan kita untuk mengatur
jadwal kerja kita.
Interaksi dengan Lingkungan
Tiga kategori teknik utama dalam interaksi dengan
lingkungan yang bisa dikembangkan :
1. Navigation
2. Manipulation
3. System Control
Tiga teknik interaksi lingkungan :
1. Pick the stick - 3D selection using ray picking
2. Proximity-based interaction
3. Simple gesture recognition using
accelerometers
Navigation
Bergerak di sekitar objek dan
melihat dari sudut pandang
tertentu. Di AR, navigasi ini
dilakukan dengan gerakan fisik
(seperti, berjalan di atas jalan
atau memutar meja) dan dapat
dilengkapi dengan fungsi virtual
tambahan (misalnya, tampilan
peta, jalur navigasi, mode diam,
dan sebagainya). Contohnya
adalah google maps.
Manipulation
Memilih, memindahkan,
dan memodifikasi objek.
Di AR, ini bisa dilakukan
pada elemen fisik dan
virtual, melalui berbagai
metode tradisional
(misalnya, ray picking),
dan paradigma interaksi
baru (contohnya adalah
antarmuka pengguna
secara nyata)
[Link]
[Link]
System Control
Menyesuaikan parameter
pada aplikasi, termasuk
rendering, proses polling, dan
konten yang ada di aplikasi.
AR dapat menyesuaikan
parameter pelacakan atau
teknik visualisasi-nya
(misalnya, menampilkan jarak
ke POI (Point of Interest) kita
dalam Browser AR).

Contoh : Geolocation, dll


[Link]
Teknik Interaksi Lingkungan :
Pick the stick - 3D selection using ray picking
Kemampuan untuk memilih objek 3D dengan menyentuh layar, seperti pada
pemilihan 2D.
Konsep ray picking adalah menggunakan sinar virtual dari perangkat kita ke
perangkat yang ada di lingkungan (yang merupakan target) dan mendeteksi
apa kondisi yang terjadi di sepanjang jalan.

[Link]
Teknik Interaksi Lingkungan :
Proximity-based interaction
Teknik ini menggunakan hubungan antara kamera dan benda fisik. Contohnya,
jika Anda memiliki target yang diletakkan di atas meja dan Anda bergerak
dengan perangkat Anda untuk melihat objek virtual dari sudut yang berbeda,
Anda juga dapat menggunakannya itu untuk menciptakan interaksi.

[Link] [Link]
Uh2AKLRhMDc ?v=hyh_5A4RXZY
Teknik Interaksi Lingkungan :
Simple gesture recognition using accelerometers
Dengan menggunakan akselerometer yang di bangun di perangkat android
sehingga berinteraksi hanya dengan menggerakkan tangan. Contohnya adalah
game wii.

[Link] [Link]
=s84I31ajYYE Qdi7Z-aHco
Perangkat Keras
1. Processor
2. Display
3. Sensors
4. Input devices
Perangkat Lunak
a) A-Frame_ (virtual_reality_framework)
Adalah sebuah framework yang menambahkan tag HTML kedalam
sebagian banyak fungsi di [Link] dan fitur JavaScript lainnya
b) ApertusVR
Adalah embeddable, open-source (MIT), framework-independent,
platform-independent, network-topology-independent, , mesin distribusi
mesin AR/VR/ MR. Di tulis dalam C++, dengan Java Script dan API HTTP
Rest (dalam [Link]).
c) ARToolKit
C-library open source (LGPLv3) untuk membuat aplikasi augmented
reality; porting ke berbagai bahasa dan platform seperti Android, Flash
atau Silverlight;
d) OpenIllusionist
Menyediakan pustaka perangkat lunak untuk menghasilkan gambar,
menafsirkan input pengguna, memodelkan perilaku objek virtual (atau
'agen'), dan memasukkan semua hal di atas untuk memberikan ilusi dari
sebuah kenyataan.
Pertemuan 2

Sistem dan Domain AR


Pokok Bahasan

• Sensor-based AR
• Computer Vision-based AR
• Konsep Arsitektur AR
• Komponen perangkat lunak AR
• AR Control Flow
• Kebutuhan Sistem AR
Sensor-based AR
Sensor berbasis AR pertama kali adalah GPS plus
Inertial AR (kadang disebut sebagai Outdoor AR
System).

Sensor berbasis AR menggabungkan sensor lokasi di


ponsel dengan sensor orientasi dan memberikan
posisi global pengguna di dunia nyata.
Sensor lokasi di dukung oleh GNSS (Global Navigation
Satellite Sistem). GNSS yang paling populer adalah GPS
yang dikelola oleh Amerika Serikat yang sudah ada di
ponsel cerdas kita.
Sistem lain juga sedang
dikembangkan pada tahun
2020, sperti GLONASS
(Rusia), Galileo (Eropa) atau
COMPASS (China)

GNSS = [Link]
Sensor orientasi yang tersedia pada perangkat
genggam, seperti sebagai akselerometer,
magnetometer, dan giroskop.
Akselerometer adalah perangkat
yang berfungsi untuk
mengukur akselerasi tepat
Magnetometer adalah sebuah instrumen
pengukuran yang digunakan untuk dua
tujuan umum - untuk mengukur magnetisasi
bahan magnetik seperti feromagnet, atau
untuk mengukur kekuatan dan, dalam
beberapa kasus, arah medan magnet pada
suatu titik dalam ruang angkasa (juga dikenal
sebagai Gaussmeter atau magnetometer
survei).
[Link]
Giroskop adalah perangkat
untuk mengukur atau
mempertahankan orientasi,
yang berlandaskan pada prinsip-
prinsip momentum sudut
AR Browsers
Salah satu jenis aplikasi AR paling populer dengan sistem berbasis sensor
adalah browser AR, yang memvisualisasikan Point Of Interest (POI), beberapa
AR Browser :
Wikitude (10/2008)
Layar (06/2009) and BlippAR (10/2011) – both are part of the BlippAR Group
junaio (09/2009) – was stopped after Apple took over (former metaio)
Aurasma (05/2011)
Sensor-based AR
Keuntungan : AR berbasis sensor dapat bekerja
di luar ruangan dalam skala yang luas di seluruh
dunia, misalnya jika kita di tengah gurun
ataupun di dalam kota
Kelemahan : AR berbasis sensor tidak dapat
bekerja dengan baik di dalam ruangan yang
tertutup atau kondisi yang memiliki hambatan
sensor, seperti di dalam gedung-gedung tinggi,
atau di hutan.
Computer Vision-based AR
Ide dasarnya adalah memaksimalkan fungsi dari kamera
yang terpasang di sebuah perangkat untuk menangkap
dan menampilkan objek yang ada di dunia nyata.

[Link]
Teknologi Computer Vision-based AR ini biasanya bekerja
dengan pemrosesan gambar dan algoritma untuk
meganalisis objek yang tertangkap kamera. Analisis ini
dapat memberikan informasi tentang posisi objek

[Link]
[Link]
[Link]
Computer Vision-based AR
• Keuntungannya adalah bahwa gambar akan
tampil dengan sempurna. Teknologi saat ini
memungkinkan Anda mengenali berbagai jenis
konten gambar planar, seperti Marker yang
dirancang khusus (marker-based tracking) atau
lebih banyak konten alami (markerless tracking)
• Salah satu kelemahannya adalah AR berbasis
vision pemrosesan nya sangat berat dan dapat
menguras baterai dengan sangat cepat.
Konsep Arsitektur AR
Beberapa konsep dalam rekayasa perangkat
lunak dapat di terapkan dalam pengembangan
aplikasi AR. Kita akan melihat 2 aspek struktural
dari AR, yaitu :
1. Aplikasi (AR software Component).
2. Aspek perilaku (Control Flow).
AR Software Components

Aplikasi AR dapat disusun dalam tiga lapisan:


1. Application layer
2. The AR layer
3. OS/Third Party layer.
• Application layer, lapisan ini sesuai dengan logika
domain aplikasi kita. Jika Anda ingin mengembangkan
game AR, apa pun yang terkait dengan mengelola
aset game (karakter, adegan, objek) atau logika game
maka penerapannya berada di lapisan ini.
• AR layer, Lapisan AR ini dapat melihat instantiasi
konsep (tampilan, pendaftaran, dan interaksi).
• OS/Third Party layer, Lapisan OS / Pihak Ketiga
bersesuaian dengan alat dan pustaka yang ada yang
tidak menyediakan fungsionalitas AR, tetapi akan
mengaktifkan lapisan AR.
AR Control Flow

Dengan konsep lapisan perangkat lunak dan


komponen, kita akan melihat bagaimana
informasi akan mengalir dalam aplikasi AR yang
khas.
Kita akan berfokus pada penggambaran
bagaimana masing-masing komponen lapisan
AR saling berhubungan dari waktu ke waktu dan
apa hubungannya dengan lapisan OS / Pihak
Ketiga.
AR Control Flow

Cara membaca ganbar adalah dari bawah ke atas, gambar diatas, yang
menunjukkan aktivitas utama aplikasi AR. Urutan ini diulang tanpa batas
waktu dalam aplikasi AR.
Kegiatan utama dan langkah-langkah dalam aplikasi VR adalah
sebagai berikut:
1. Manage the display first (Kelola tampilan terlebih dahulu) :
Untuk AR seluler, ini berarti mengakses video kamera dan
menunjukkan gambar yang diambil di layar (tampilan fisik
Anda dunia). Ini juga melibatkan mencocokkan parameter
kamera antara kamera fisik dan kamera virtual yang
membuat objek digital kita.
2. Register and track your objects (Daftarkan dan lacak objek
Anda): Analisis sensor pada ponsel Anda (pendekatan 1) atau
analisis gambar video (pendekatan 2) dan deteksi posisi
setiap elemen disekitar kita (seperti kamera atau objek).
3. Interact (Berinteraksi) : Setelah konten Anda terdaftar dengan
benar, Anda dapat mulai berinteraksi.
Kebutuhan Sistem Dalam Development dan
Deployment VR
Jika Anda ingin mengembangkan aplikasi Augmented Reality untuk Android,
Anda dapat menggunakan sebagian besar alat dengan pengembang Android
biasa. Secara khusus, Anda dapat memanfaatkan Google Android Developer
Tools Bundle (ADT Bundle), yaitu :
• The Eclipse Integrated Development Environment (IDE)
• The Google Android Developer Tools (ADT) plugin for Eclipse
• The Android platform untuk alat yang akan dipergunakan
• The Android Emulator dengan sistem gambar terbaru

Selain itu paket standar umum yang dipergunakan untuk banyak


pengembangan di lingkungan Android, sebagai berikut :
• A snapshot of JMonkeyEngine (JME), version 3 or higher
• Qualcomm® Vuforia TM SDK (Vuforia), version 2.6 or higher
• Android Native Development Kit (Android NDK), version r9 or higherTM
Pertemuan 3

Kolaborasi Augmented Reality


Karena penggunaannya yang terus meningkat,
augmented reality merupakan teknologi yang
menggabungkan dua dunia yaitu dunia nyata
dan dunia virtual. Berikut beberapa penerapan
teknologi augmented reality di bidang :
1. Militer 7. Otomotif
2. Penegakan Hukum 8. Transportasi
3. Kesehatan 9. Marketing
4. Ruang Angkasa 10. Media Hiburan
5. Olahraga 11. Dll
6. Pariwisata
Militer
Dilansir dari [Link], Chris Colston direktur
perkembangan strategis BAE System mengatakan
bahwa penerapan teknologi augmented reality
pertama kali melalui Heads Up Display (HUD) untuk
penempur maritim Blackburn Buccaneer Angkatan
Laut Inggris di akhir 1950.
Helm F-35
Helm ini dirancang khusus
untuk melapisi fitur AR seperti
rekaman real time dari jajaran
kamera eksternal pejuang
secara langsung ke bidang
pandang pilot. Sistem ini
memungkinkan pilot untuk
melihat pemandangan 360
derajat di sekitar pesawat
mereka. Pilot juga dapat
memperbesar area yang
diamati dan juga di-ping oleh
pesawat jika potensi ancaman
terdeteksi.
Penegakan Hukum
Angkatan kepolisian di beberapa negara kini
telah merangkul teknologi Augmented Reality
(AR) untuk membantu dalam memberantas
kejahatan.
Ruang 3D yang dihasilkan oleh Hololens
secara teori lebih akurat. Polisi di TKP
menggunakan headset Augmented Reality
untuk merekam adegan kejahatan,
mengunggahnya langsung ke kantor pusat,
dan penyidik di kantor dapat langsung
menyelidiki kasus kejahatan tersebut.

R-7 Smartglasses , kacamata ini dibekali


sebuah perangkat lunak yang
dinamakan Imaging Biometric Face
Recognition Technology Imatra yang
dapat dihidupkan ketika petugas polisi
melakukan kontak dengan seseorang.
Perangkat lunak mengidentifikasi orang
tersebut dengan membandingkannya
dengan database dan memberikan
informasi seperti nama, alamat,
informasi kontak, riwayat kriminal, dan
surat tuntutan yang tertunda.
Kesehatan

VR dipergunakan untuk
merencanakan operasi
yang kompleks.

X-rays, pemindaian CT, dan


pemindaian MRI sekarang dapat
diubah menjadi gambar 3D
resolusi tinggi dalam waktu
kurang dari satu menit
VR membantu pasien
yang memiliki ketakutan
terhadap penggunaan
MRI

VR dipergunakan agar pasien


teralihkan ketidkanyamanan
yang terkait dengan masalah
medis dan perawatan
Ruang Angkasa
NASA sudah memanfaatkan VR sejak tahun 80-
an. Ryan Holmes dan Isaac DeSouza menggarap
satu proyek bernama SpaceVR. SpaceVR
memiliki dua elemen utama: konten
pada headset VR, dan kamera 360-derajat yang
mereka kirim ke zona nol gravitasi, dinamai
Overview One.
Play Video at : [Link]
ajak-anda-jelajahi-luar-angkasa-lewat-virtual-
reality
Olahraga
Simulasi VR untuk olahraga bisa dicoba melalui
beberapa aplikasi VR fitness games.
Dilansir dari Breaking Muscle, ilmuwan dari Universitas Kent meneliti tentang
penggunaan headset VR selama olahraga untuk mengurangi sakit. Penelitian
yang dipimpin oleh kandidat PhD, Maria Matsangidou, dilakukan untuk
menentukan pengaruh headset VR terhadap performa olahraga. Kriteria yang
diukur antara lain detak jantung, intensitas sakit, kelelahan, rentang waktu
lelah, dan private body [Link] menunjukkan, setelah satu menit
grup VR mengalami 10% cedera lebih rendah dibandingkan grup non-VR.
Beberapa Aplikasi VR Fitness Games
• Superhot VR • Vacation Simulator
• Racket Fury VR
• Journey of the Gods
• Sports Scramble
• Robo Recall • Moss
• Face Your Fears 2 • Windlands 2
• Dead and Buried 2 • Space Pirate Trainer
• Vacation Simulator • Vader Immortal: A Star
• Rec Room Wars VR Series – Episode
• Dance Central VR 1
• Beat Saber • BOXVR
• Creed: Rise to Glory
Pariwisata
British Columbia, provinsi paling barat dari
Kanada yang telah merilis virtual reality tourism
Oculus Rift berjudul “The Wild Within”.
Jaringan Hotel Marriot adalah contoh lain industri pariwisata yang mulai merambah
ke teknologi virtual reality tourism. Marriot mulai menawarkan layanan VRoom, di
mana para pelancong yang menginap di hotel mereka kini dapat menikmati
keindahan lokal tanpa harus meninggalkan kemewahan di kamar hotel mereka.
Otomotif
Toyota Motor Corporation menggunakan headset HoloLens
untuk mengadopsi Augmented Reality atau AR untuk otomotif
ke dalam lini produksinya. Perusahaan ini juga menerbitkan
video yang mendemonstrasikan bagaimana pembuat mobil
mengimplementasikan perangkat dan paket aplikasi
augmented reality Dynamics 365-nya.

Play video at :
[Link]
penggunaan-ar-untuk-otomotif/
Pada Dunia industri otomotif khususnya pada brand mobil sport seperti
BMW, Lamborgini, Ferrari, serta Mercedes Benz. Brand-brand tersebut sudah
menerapkan teknologi Augmented Reality dalam bidang marketing hal ini
dapat mebantu seles dalam menawarkan produk yang ingin ditawarkan
kepada calon pembeli atau coustumer.
Selain itu calon pembeli atau costumer dapat meng-costum mobil
pesanannya kepada pinak penjual, dan mendapatkan gambaran dari
hasil costum tersebut.
Penerapan lain yang sudah terwujud adalah pada industri
otomotif, dengan mengunakan AR fungsi nafigasi
dihubungkan dengan fungsi GPS dan kamera
menjadi augmented reality "berjalan"
Transportasi
Teknologi yang impresif dari Augmented Driving dapat
langsung memberikan deteksi kepada obyek-obyek real time,
pengemudi dapat langsung membaca kecepatan kendaraan di
depannya, berapa jarak antara mobilnya dengan kendaraan
didepannya beserta memberikan rekomendasi jarak aman
antara mobil pengemudi dengan kendaraan didepannya.
Operator kereta penumpang Statens Järnvägar (SJ) yang mana kereta apinya
melayani Stockholm Central menggunakan aplikasi interaktif yang menggunakan
AR untuk membantu penumpang menavigasi menuju platform keberangkatan
mereka. Penumpang cukup mengunduh aplikasi dan memindai QR dan
memasukkan tujuan platform mereka, dan nanti melalui kamrea ponsel mereka
akan ada sjeumlah petunjuk digital untuk membimbing penumpang sampai
tujuan.
Marketing
The Simmons Bedding Company, perusahaan di balik kasur ortopedi Comforpedic dan
Beautyrest yang populer, telah berhasil memanfaatkan AR untuk membantu dalam
edukasi pembeli potensial pada poin penjualan produk mereka. Dengan
menggunakan aplikasi SIMulator, pembeli kasur dapat mengarahkan ponsel mereka
ke produk di toko, dan akan disuguhi animasi interaktif yang menjelaskan materi dan
keunggulan dari masing-masing tempat tidur.
Audi telah mencoba menerapkan Audi VR experience agar konsumen dapat mencoba
mengendarakan Audi di dunia virtual

[Link]
Media Hiburan
Pokemon Go yang super
booming. Permainan
yang dikeluarkan oleh
Niantic dimana kita
harus menangkap
monster-monster yang
tersebar di penjuru kota
tengah telah mencuri
perhatian dari pengguna
smartphone di seluruh
dunia.
Jaringan bioskop AMC Cinemas yang berbasis di AS telah ikut memanfaatkan
augmented reality. Penikmat film dapat mengarahkan ponsel mereka ke poster, baik
di lobi teater atau di majalah, dan kemudian aplikasi akan membuka informasi yang
mencakup trailer dan info cast. Tentu saja, aplikasi ini juga memungkinkan pelanggan
untuk dengan mudah membeli tiket untuk film tersebut. Tidak hanya mengiklankan
film, tetapi dapat berfungsi juga sebagai rangsangan untuk mengambil tindakan
nyata, seperti membeli tiket atau mengunjungi website studio.
Play video at : [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
Pertemuan 4

Cara Kerja Augmented Reality


Cara Kerja Augmented Reality :
1. 3D Models dan Processing
2. Augmented Reality SDKs
3. Tracking
4. Rendering
3D Models and Processing
Augmented Reality memungkinkan kita untuk
memvisualisasikan model 3D secara real-time dan
dalam lingkungan nyata.

3D Models and Processing menggunakan Blender version 2.78


3D Models and Processing
Ada dua cara untuk melakukan pendekatan dalam
menciptakan pengalaman AR pertama :
1. Membuat konten 3D Anda sendiri
2. Mulai dengan model yang sudah dibangun dari
perpustakaan 3D.
Langkah Kerja :
3D Models and Processing

1. Artis 3D menggunakan salah satu dari beberapa


program perangkat lunak untuk membuat model
3D
2. Membuat peta tekstur, yang merupakan ‘skin'
model, diterapkan.
3. Ketika model 3D selesai, maka harus dibuat agar
kompatibel dengan pengalaman augmented reality.
Model 3D Populer

 SketchUp
Sebuah perangkat lunak desain
grafis yang dikembangkan oleh
Trimble. digunakan untuk
membuat berbagai jenis model,
dan model yang dibuat dapat
diletakkan di Google Earth atau
dipamerkan di 3D Warehouse

([Link]
Model 3D Populer

 Revit
Sebuah Perangkat lunak
pemodelan informasi
bangunan untuk arsitek,
arsitek lanskap, insinyur
struktural, mekanik, listrik,
dan insinyur saluran air,
perancang dan kontraktor.

([Link]
Model 3D Populer

 Cinema 4D
Sebuah perangkat lunak 3D
yang dikembangkan oleh
MAXON Computer GmbH di
Jerman.

[Link]
Model 3D Populer

 Maya
Sebuah perangkat lunak grafik
komputer 3D dibuat oleh Alias
Systems Corporation. Maya
digunakan dalam industri film
dan TV, dan juga untuk
permainan video komputer.

[Link]
Model 3D Populer

 Blender
Sebuah perangkat lunak open source 3D creation
suite. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat
film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D
interaktif dan permainan video.

[Link]
Konten 3D libary juga dibutuhkan untuk mengisi
aplikasi AR dan VR mereka untuk berkembang,
contohnya Sketchfab dan Trimble’s3DWarehouse

Sketchfab adalah platform


untuk menerbitkan, berbagi,
menemukan, membeli dan
menjual konten 3D, VR, dan
AR.

[Link]
[Link]
Trimble’s 3DWarehouse
adalah layanan online tempat
menyimpan model-model 3D
untuk berbagai objek, lokasi
dan kendaraan yang dibuat di
Google SketchUp.

[Link]
Augmented Reality SDKs
Konten 3D masih membutuhkan mesin untuk
menghasilkan AR, dan perangkat lunak ini dapat
diadopsi melalui augmented reality SDK.

SDK AR ini mencakup :


1. mesin render untuk model 3D
2. melacak deteksi dan penginderaan mendalam untuk
mengarahkannya di 'dunia nyata'.

Contohnya adalah “Tanggo”, Vuforia, dan ARToolKit.


Augmented Reality SDKs
Tango telah bekerjasama dengan Lenovo untuk
perangkat pertama mereka, yang disebut Phab 2Pro
 Motion Tracking
Sensor khusus pada Tango dapat mengetahui posisi
dan objek yang ada di sekiitarnya

 Depth Perception
Sensor ini dapat mendeteksi seberapa jauh atau
dekat benda dengan perangkat kita. Misalnya,
Lenovo Phab 2 Pro dapat menggunakan perangkat
lunak Tango untuk mengukur seberapa tinggi suatu
objek atau berapa banyak ruang yang Anda miliki.
Vuforia

Vuforia adalah platform AR dengan SDK


untuk perangkat seluler yang
memungkinkan pembuatan AR aplikasi.

[Link]
[Link]
OCbKWrbbiw7RWiRG7
[Link]

Langkah instal app : [Link]


augmented-reality/
ARToolKit
ARToolkit adalah software library, untuk
membangun augmented reality (AR). Aplikasi
ini adalah aplikasi yang melibatkan overlay
pencitraan virtual ke dunia nyata.

ArToolkit menggunakan tehnik


visi komputer untuk
mengkalkulasikan sudut
pandang kamera nyata ke
marker yang nyata. Ada lima
langkah, dalam proses kerja
ArTookit.

[Link]
[Link]
Fungsi Mesin AR

Mesin augmented reality dibuat untuk menangani


dua hal :
1. Tracking / Depth Sensing
2. Rendering.
Tracking
SLAM (Simultaneous Localization And Mapping) tracking, Depth tracking, dan
Pola Pelacakan. SLAM Tracking menggunakan algoritma kompleks yang
digabungkan dengan data sensor untuk membangun peta 3D suatu lingkungan
dan menghitung posisinya dalam lingkungan itu.

[Link]
[Link]
Tracking
Google’s self-driving cars menggunakan teknologi LIDAR yang serupa dengan
SLAM. ([Link]
Depth tracking juga menggunakan berbagai sensor, banyak yang menggunakan
cahaya inframerah untuk menghasilkan peta lingkungan. Data sensor ini
dikombinasikan dengan data lain dari berbagai sumber seperti accelerometer
atau GPS.

[Link]
[Link]
[Link]
Rendering

Rendering adalah proses membangun sebuah


gambar dari model dengan menggunakan aplikasi
pada komputer. Bahasa sederhananya adalah proses
membuat gambar hasil akhir dari sebuah desain
mentah yang masih terpisah, masih belum bersih,
tidak menentu dan lain-lain. Dengan rendering, kita
bisa mengetahui seperti apa hasil akhir dari sebuah
model atau desain yang sudah di buat.
Rendering

Aplikasi yang dipergunakan untuk Rendering konten


3D, mengkonfigurasi animasi, dan memasukkan
model tekstur :
1. Unity
2. Unreal Engine
3. Augment Desktop
Unity 3D
Unity adalah mesin permainan lintas platform
yang dikembangkan oleh Unity Technologies,
pertama kali diumumkan dan dirilis pada Juni
2005 di Worldwide Developers Conference
milik Apple Inc.
Unity adalah game engine terbaik untuk pembuatan game berbasis 2 dimensi,
maupun 3 dimensi. Unity pun mampu mengambil aset gambar dari perangkat
lunak seperti Autodesk 3DS Max, Autodesk Maya, Softimage, Blender, Modo,
ZBrush, Cinema 4D, Cheetah 3D, Adobe Photoshop, Adoble Fireworks, dan
Allegorithmic Substance.
Unity pun mendukung beberapa bahasa pengembangan aplikasi seperti C#,
UnityScript (berbentuk JavaScript), dan BooScript yang dapat terintegrasi
dengan bahasa Python.
[Link]
[Link]
[Link]
Unreal Engine
Unreal Engine adalah sebuah
aplikasi pengembangan gim
yang dibuat oleh Epic Games,
memulai debutnya pada 1998,
dengan gim bertema tembak-
menembak orang-pertama.

[Link]
[Link]
[Link]
Tugas Projek
Buatlah sebuah program sederhana
menggunakan aplikasi yang sudah dipelajari di
pertemuan ini.
Pertemuan 5

Metode Augmented
Reality
Pokok Bahasan

• Komponen AR
• Marker-based Tracking
• Markerless Tracking
Komponen AR
Pembuatan sistem Augmented Reality membutuhkan
(Shapiro, 2001):
1. Model 3D dari objek untuk digabungkan dengan dunia
nyata.
2. Korespondensi antara dunia nyata dengan model 3D
melalui kalibrasi.
3. Tracking digunakan menentukan sudut pandangan
pengguna terhadap dunia nyata.
4. Real-Time Display yang digabungkan dengan citra asli dan
juga grafik komputer yang dibuat berdasarkan model.
5. Waktu respon terhadap gerakan dan akurasi antara
gambar dan grafik sangat mempengaruhi keefektifan
sistem.
Komponen AR dalam Pengolahan Citra
a. Scene Generator
Scene generator adalah komponen yang bertugas untuk
melakukan rendering citra yang ditangkap oleh kamera.
Objek virtual akan ditangkap kemudian diolah sehingga
dapat ditampilkan.

[Link]
Komponen AR dalam Pengolahan Citra
b. Tracking System
Tracking system merupakan komponen yang terpenting dalam augmented
reality. proses tracking dilakukan untuk mendeteksi pola objek virtual dan
objek nyata sehingga terjadi sinkronisasi diantara keduanya dalam hal ini
proyeksi virtual dengan proyeksi nyata harus sama atau mendekati sama
sehingga mempengaruhi validitas hasil yang akan didapatkan.
Komponen AR dalam Pengolahan Citra
c. Display
Beberapa parameter mendasar
yang perlu diperhatikan yaitu
optik dan teknologi video.
Terdapat batasan-batasan
dalam pengembangan teknologi
augmented reality dalam hal
proses menampilkan objek.
Diantaranya adalah harus ada
batasan pencahayaan, resolusi
layar, dan perbedaan
pencahayaan citra antara citra
virtual dan nyata.
Metode Augmented Reality
Secara garis besar, Augmented Reality ini terbagi
menjadi 2 metode, yaitu :

1. Marker-based Tracking
2. Markerless Tracking
markerless tracking marker-based
tracking

[Link] [Link]
er-less-augmented-reality-by-opencv-and- m/watch?v=TuYtG6XcIb
opengl-531b2af0a130 w
Marker-based Tracking
Biasanya metode ini menggunakan ilustrasi yang
berwarna hitam dan juga putih dengan bentuk
persegi, dan terdapat batasan hitam tebal
berlatar belakang putih.
Marker-based Tracking
Pada metode marker based tracking akan
digunakan tiga sumbu utama yakni X, Y, dan Z
dengan bantuan titik koordinat ( 0, 0, 0 ) dan
juga virtual secara 3 dimensi.
Marker-based Tracking
Marker-based AR menggunakan kamera dan beberapa jenis penanda
visual, seperti kode QR/2D. Teknologi ini akan
menghasilkan output hanya ketika marker dirasakan oleh pembaca.
Aplikasi marker-based menggunakan kamera pada perangkat untuk
membedakan marker dari objek dunia nyata lainnya.
Keuntungan :
1. Ketepatan serta stabilitas
2. Pemandangannya solid
3. Portabilitas
Kelemahan : kelap-kelip dari grafik ketika marker itu “face-
on“
Beberapa contoh aplikasi augmented reality berbasis
perangkat atau perangkat termasuk Microsoft 2D Tag
(sekarang dikenal sebagai ScanLife), Popcode, dan tentu
saja, Google Goggles.

[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Markerless Tracking
Markerless augmented reality menggunakan GPS,
kompas digital, pengukur kecepatan, atau akselerometer
yang tertanam dalam perangkat untuk menyediakan data
berdasarkan lokasi pengguna.
[Link]

Teknik dalam Markerless Tracking, yaitu :


1. Motion Tracking
2. Face Tracking
3. GPS Based Tracking
4. 3D Object Tracking
Motion Tracking
Dengan teknik ini, komputer mampu menangkap beberapa
macam gerakan dan sangat bermnfaat untuk dapat
membuat film – film dengan cara mencoba gerakannya.
3D Motion Tracking Software :
1. SynthEyes
2. 3DEqualizer
3. Boujou
4. Cinema 4D
5. PFTrack
6. After Effects
7. Mocha Pro
8. Nuke
[Link]
[Link]
Face Tracking
Mendeteksi dan melacak keberadaan wajah
manusia dalam bingkai video digital. Teknologi
ini dapat dimasukkan ke dalam aplikasi
komputer dan seluler, dan bahkan dapat
digunakan dalam robotika.

[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Face Detection Methods
Daftar Perangkat Lunak Deteksi Wajah
Gratis dan Open Source
GPS Based Tracking
Adalah sistem navigasi radio di seluruh dunia yang
dibentuk dari konstelasi 24 satelit dan stasiun bumi
mereka. Sistem Pemosisian Global terutama didanai dan
dikendalikan oleh Departemen Pertahanan AS (DOD).
GPS Based Tracking Software

1. RAM Tracking 8. One Step GPS


2. GPSWOX 9. Navixy
3. GPS Tracking Software 10. Vialatm
4. FleetLocate (Fleet) 11. WEBFLEET
5. Shadow Tracker 12. Wialon
6. iZND GPS Tracking Solution
7. Trimble Fleet Mobility
[Link]
[Link]
[Link]
3D Object Tracking
Khusus untuk 3 dimensi object tracking ini mampu
mengenali berbagai bentuk dari wajah manusia secara
umum. Selain itu, tujuan lain dari 3 dimensi object tracking
adalah dapat mengenal seluruh bentuk benda mati
sekalipun, seperti mobil, motor, dan lain sebagainya.

[Link]
object-tracking/
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Pertemuan 6

Augmented Reality Pada Enterprise


Pokok Bahasan
• Bagaimana AR Merevolusi Bisnis
• AR Dalam Perusahaan
• AR dan Siklus Hidus Bisnis
Bagaimana AR Merevolusi Bisnis
AR menjadi sangat berharga bagi perusahaan karena AR
bisa menambahkan semua yang ada di seluruh dunia
menjadi ada di sekitar mereka. Contohnya adalah DAQRI
Smart Helmet dan Microsoft HoloLens.
DARQI adalah helm keselamatan yang digabungkan dengan VR dan
dioperasikan dengan gerakan kepala atau perintah suara.

[Link]
[Link]
Hololens berfungsi menampilkan informasi yang dilihat pengguna secara hologram.
Hologram tersebut tak benar-benar diproyeksikan, melainkan hanya bisa dilihat
melalui lensa Hololens, yang bentuknya mirip virtual reality ala Oculust Rift.
Microsoft HoloLens mampu berintegrasi dengan aplikasi OS Microsoft apa pun,
sehingga kita bisa memeriksa email atau menggunakan aplikasi OS Microsoft di
ruangan yang kosong.
[Link]
[Link]
[Link]
AR Dalam Perusahaan
Proses menciptakan pengalaman AR tidak banyak
berubah dari satu sektor ke sektor yang lain, AR
dapat digunakan untuk banyak jenis bisnis.
Ada empat area bisnis yang terevolusi oleh AR :
1. Design
2. B2B Sales
3. Marketing
4. Omni-Channel
Desain

Memvisualisasikan produk masa depan melalui


augmented reality membantu tim merampingkan
proses desain mereka dan mengurangi biaya
pembuatan prototipe.
AR tidak hanya
menjembatani kesenjangan
antara perangkat lunak,
tetapi juga menghubungkan
tim, mempercepat proses
persetujuan desain.

[Link]
[Link]
B2B Sales
Simulasikan produk Anda
dalam ukuran nyata, di
lingkungan nyata
pelanggan Anda untuk
mendorong penjualan.
Melalui AR, tenaga
penjualan menghadirkan
produk secara
ultrarealistik langsung di
toko mereka.
[Link]
[Link]
[Link]
Contoh B2B Sales : Gucci
Merek fashion mewah Italia Gucci
adalah salah satu merek high-end
terbaru untuk merangkul AR.
Dengan aplikasi iOS mereka, Anda
tidak perlu mampir ke lokasi fisik
Gucci untuk mencoba koleksi Ace
sneaker mereka. Yang harus Anda
lakukan adalah mengunduh
aplikasi dan arahkan kamera
Anda ke bawah. Dari ponsel
cerdas Anda, Anda dapat
mencoba hampir 19 pasang
sepatu Gucci.

[Link]
Contoh B2B Sales : L’Oréal
Merek kecantikan
Prancis L'Oréal bekerja
sama dengan Amazon
mereka meluncurkan
aplikasi bertenaga AI dari
ModiFace. ModiFace
memberi pelanggan
Amazon peluang untuk
mencoba merias wajah
secara virtual.

[Link]
Contoh B2B Sales : IKEA
IKEA Place adalah aplikasi
berbasis AR yang
memungkinkan pemilik rumah
untuk memvisualisasikan
bagaimana pilihan potensial
mereka terlihat di rumah
mereka. Aplikasi ini bahkan
dilengkapi dengan fungsi
pencarian visual.

[Link]
[Link]
Contoh B2B Sales : BIC Kids
Sebuah aplikasi bernama
DrawyBook memungkinkan
pelanggan muda mereka
mewujudkan ide-ide mereka.
Anak-anak dapat mengambil
foto karya seni mereka
menggunakan smartphone
dan mengunggahnya ke galeri
DrawyBook.

[Link]
Contoh B2B Sales : Topshop
Topshop, brand retail ternama UK,
konsumen bisa mencoba pakaian
di muka cermin augmented reality.
Topshop menggarap aplikasi
bersama AR Door dan teknologi
Kinect untuk ‘membaca’ gerakan
mengandalkan kamera AR Door
sementara konsumen mengepas
baju yang mau dibeli

[Link]
Contoh B2B Sales : Toys “R” Us
Toko mainan anak
sekelas Toys “R” Us pun
ternyata
memanfaatkan peluang
AR ke dalam aplikasi
Play Chaser.

[Link]
Contoh B2B Sales : Alfamind
Atas nama AlfaMind, unit
perusahaan MindStores
menghadirkan toko virtual
yang memungkinkan
seseorang menjadi pemilik
toko, hanya modal awal
sekitar Rp1 juta. Menurut data
Oktober 2018 MindStores, ada
26.400 pemilik toko Alfamind
yang terdaftar.

[Link]
Marketing
Augmented reality membawa cetakan katalog
atau brosur menjadi lebih hidup.
Lima alasan AR bisa menjadi strategi marketing :
1. Let customers try before they buy
2. Augment touring and assistance
3. Augment branding materials
4. Create a buzz around the brand
5. Leverage augmented reality for B2B
Contoh AR Marketing :
Fitness AR
Strava, aplikasi # 1 yang melacak
aktivitas lari, bersepeda, dan mendaki
sekarang memungkinkan Anda
meninjau aktivitas fisik Anda di AR
melalui 'Fitness AR'. Aplikasi ini
menggunakan Strava's API,
mengumpulkan data yang kemudian
dihasilkan melalui sudut pandang AR.
Ini memungkinkan Anda
memproyeksikan peta jalan Anda,
membiarkan Anda melihatnya dari
sudut yang berbeda.

[Link]
[Link]
Contoh AR Marketing :
WWF Free Rivers AR
Aplikasi WWF Free Rivers AR
memungkinkan Anda untuk
membenamkan diri dalam lanskap
yang indah, belajar tentang
lingkungan dan menjelajahi seluruh
dunia satwa liar, manusia, dan
sungai. Pengalaman AR ini adalah
cara yang menyenangkan untuk
mempromosikan WWF dan apa
yang mereka perjuangkan sebagai
sebuah perusahaan.

[Link]
[Link]
Contoh AR Marketing :
The Walking Dead: Our World AR App
Game The Walking Dead
bernama The Walking Dead:
Our World, mirip dengan
Pokémon Go, ini adalah
pengalaman berbasis lokasi
AR. Namun dalam aplikasi
ini, Anda melawan pejalan
kaki di lokasi seperti taman
dan rumah Anda sendiri.

[Link]
Contoh AR Marketing :
ModiFace AR Beauty App
AR ‘try on mirror’, ModiFace,
adalah aplikasi tepercaya oleh
sebagian besar merek kecantikan
ternama dan merupakan teknologi
AR yang paling banyak digunakan
dalam industri kecantikan. Sephora
adalah salah satu dari banyak
merek lain yang telah bermitra
dengan aplikasi ini, untuk
memungkinkan pengguna mencoba
rias wajah mereka di rumah.

[Link]
Contoh AR Marketing :
Are You The One & Parneviks AR
Facebook Filter
Mbryonic bekerjasama dengan
MTG Creative membuat lensa
Facebook yang menyenangkan
untuk mempromosikan acara TV
Swedia mereka ‘Are You The
One, Sweden’ dan ‘Parneviks’.

[Link]
Contoh AR Marketing :
Stranger Things World Lens

Netflix bekerja sama dengan Snapchat untuk meluncurkan


lensa dunia 3D, yang kompatibel dengan iPhone 6S dan di
atasnya, yang mempromosikan rilis acara musim kedua.
Dalam pengalaman ini pengguna berkeliaran melalui
portal ke ruang tamu Joyce Byers.
[Link]
[Link]
Contoh AR Marketing :
IKEA AR

Pengguna dapat memilih


berbagai kategori
produk dan hampir
menempatkan semua
jenis furnitur di ruang
tamu, kamar tidur atau
di luar dan melihat
seperti apa rupanya.
[Link]
Contoh AR Marketing :
DP World AR

Mbryonic telah menciptakan pengalaman pemasaran


AR Gateway yaitu DP World’s London Gateway.

[Link]
Contoh AR Marketing :
USPS 2014 Holiday AR Campaign
Layanan pos AS, AR,
memberikan hadiah yang
memberikan pengalaman
lebih ajaib dalam
kampanye liburan
pemasaran AR. Mulai
tahun 2014, organisasi ini
merilis aplikasi USPS AR
mereka. Individu dapat
memindai surat mereka
dan akan senang dengan
animasi liburan yang ceria.

[Link]
Contoh AR Marketing :
Ready Player One: Facebook AR Effects
Poster film sekarang
dapat dihidupkan
kembali, membiarkan
Anda menonton
trailer atau
memberikan konten
imersif khusus.
Misalnya, poster film
‘Ready Player One’
Spielberg.
[Link]
Omni-Commerce
Omnicommerce adalah pendekatan ritel “all-channel"
terintegrasi yang berupaya memberikan pengalaman
yang konsisten, mulus, dan dipersonalisasi yang berujung
pada pembayaran yang aman dan tanpa adanya masalah.

Munculnya omnicommerce sebagai filosofi


mencerminkan meningkatnya pentingnya pembayaran
sebagai landasan dalam setiap perjalanan pelanggan.
Omnicommerce adalah tentang mengatur strategi ritel
Anda ke arah tujuan menciptakan pengalaman belanja
pribadi yang sederhana yang menyenangkan pelanggan
— dan keuntungan Anda.
Omni-Commerce
Omni-Commerce memunculkan omni-channel.
Omni-channel adalah perkembangan terbaru dalam
ritel Digital, yang berkonsentrasi pada menawarkan
konsumen pengalaman secara halus yang
disesuaikan dan mulus dari satu saluran ke yang
berikutnya.
Konsumen di toko fisik dapat mengetahui lebih
lanjut tentang suatu produk dengan memindai kode
barang dengan telepon pintar mereka, memiliki
snapshot stok yang tersedia dan meminta
pengiriman ke rumah.
Omni-Commerce
Contoh Omni-channel adalah perusahaan sport
asal perancis Decathlon - a “shop window”
dimana konsumen hanya datang untuk melihat
dan mencoba produk, sebelum memesan secara
online dan menerima produk di rumah.
Dalam omni-channel, saluran ritel berkomunikasi
satu sama lain, menawarkan pengecer visi 360 °
dari sisi konsumen dan dengan demikian
membangun hubungan ritel jangka panjang yang
nyata.
AR dan Siklus Hidup Bisnis
• AR merevolusi cara bisnis memproduksi dan menjual
produk.
• Tidak hanya visualisasi produk melalui AR yang
digunakan untuk mempersingkat garis waktu desain,
tetapi juga digunakan secara eksternal untuk
memungkinkan tim penjualan untuk menjual lebih
cepat.
• Di sisi pemasaran, produk visualisasi memungkinkan
konsumen akhir untuk melihat bagian dalam barang
yang dikemas atau berinteraksi dengan produk virtual
melalui pemindaian gambar sederhana.
AR dan Siklus Hidup Bisnis
Sebagai contoh, bisnis startup mungkin tidak
memiliki modal untuk membuat prototipe, tetapi
dengan AR, 3DModel menggantikan prototipe fisik.
Startup yang sama bisa juga menggunakan AR
untuk merampingkan proses desainnya.
Melakukan perubahan spesifikasi? Apakah ini
cocok? Bagaimana kelihatannya? Jawaban yang
dulu butuh berhari-hari, berminggu-minggu, atau
liar tebakan sekarang akan membutuhkan beberapa
menit untuk mengonfirmasi.
Tugas Projek
Buatlah sebuah laporan analisis kebutuhan
pengembangan program AR yang dibuat di
pertemuan 4
Pertemuan 9 - 14

Presentasi Laporan dan Projek


Aplikasi Berbasis Virtual Augmented
Reality

Anda mungkin juga menyukai