Virtual & Augmented Reality
Virtual & Augmented Reality
[Link] [Link]
UNtfM1CIPU h?v=GrmZusM0Z4Y
Ingress : sebuah game smartphone Ikea : Penerapan Augmented Reality
yang menggunakan teknologi ini sangat membantu calon pembeli,
augmented reality sebagai basis karena kita dapat mengetahui
permainannya yang dikeluarkan oleh seberapa cocok barang itu diletakkan
Google pada ruangan tersebut, tanpa harus
datang ke Ikea Store
[Link] [Link]
v=Y6-JAm3NCAk d7ZWgVqslo
Penerapan AR
Teknologi augmented reality ini digunakan pada
berbagai bidang, yaitu kesehatan, pelatihan
militer, hiburan, manufaktur dan reparasi, dan
navigasi telepon genggam.
Contoh yang sering digunakan oleh pengguna
adalah Google Translate.
Virtual Reality (VR)
VS Augmanted Reality (AR)
VR , “I’m Going in”, hal ini memaksudkan bahwa engguna akan di bawa ke tempat,
waktu dan lingkungan yang berbeda sehingga merasakan pengalaman yang di luar
dari kenyataan yang ada
Perangkat VR : membutuhkan headset VR yang dikombinasikan dengan console
untuk dapat berinteraksi dalam sajian virtual dari perangkat headset, biasanya
perangkat tersebut harus di koneksikan dengan PC ataupun laptop yang memiliki
spesifikasi tertentu sehingga bisa memaksimalkan pengalaman yang diinginkan.
Prinsip : menghadirkan user dalam dunia virtual yang membuat user seolah-olah
berada di tempat lain
Virtual Reality (VR)
VS Augmanted Reality (AR)
AR, “It’s Coming Out”, hal ini memaksudkan bahwa pengguna akan merasakan
pengalaman bahwa konten digital , gambar ataupun model tiga dimensi menyatu
dengan kondisi fisik di sekitar kita secara nyata.
Perangkat AR : tidak membutuhkan poerangkat khusus untuk menikmatiny a bisa
menggunakan smartphone atau tablet
Prinsip : AR akan menghadirkan efek virtual dalam dunia nyata sesungguhnya melalui
ponsel yang sudah terinstall aplikasi pendukung AR. Contoh Pokomen GO.
Milgram Reality-Virtuality Continuum
[Link]
vNxWhskf8
VST (Video See-through) Technology
Perangkat Video See-Through merupakan perangkat yang dipasang
dikepala yang memiliki kamera untuk mengambil gambar dunia nyata
yang ada di depan pengguna secara real-time. Video yang diambil
kemudian diproses untuk ditambahkan objek-objek virtual dan
ditampilkan pada pengguna melalui monitor yang terdapat
diperangkat tersebut.
[Link]
eUs
Virtual Retinal Systems
Menggambarkan objek-objek virtual tersebut
langsung ke retina mata.
Monitor Based AR
Penggabungan video real-time dengan objek virtual
seperti halnya Video See-Through. Perbedaannya
perangkat ini menggunakan monitor desktop atau layar
smartphone sehingga tidak harus dipasang di kepala.
Projector Based AR
Menggunakan sebuah objek sebagai alas untuk
menampilkan objek virtual. Perangkat ini banyak
digunakan untuk menampilkan contoh desain
sebuah produk.
[Link]
watch?v=qMGVCMucrsc
HUD (Head-up Display)
Dengan layar (OST atau VST) yang ada, kita sudah dapat
melakukan superimpose (menempatkan di atas) informasi
dari dunia nyata, seperti yang akan Anda lihat di iklan TV
dengan spanduk teks di bagian bawah layar. Namun, konten
virtual apa pun (seperti teks atau gambar) akan tetap pada
posisinya di layar. Posisi tampilan menjadi statis, tampilan AR
akan bertindak sebagai tampilan head-up (HUD), tetapi tidak
akan benar-benar menjadi AR.
[Link]
bgbuyXAg
Interaksi dengan Lingkungan
Dalam pembangunan aplikasi AR yang baik membutuhkan
interaksi dengan lingkungan, jika tidak maka walaupun kita
mebuat aplikasi grafik 3D yang baik bisa jadi cepat
membosankan.
[Link]
Teknik Interaksi Lingkungan :
Proximity-based interaction
Teknik ini menggunakan hubungan antara kamera dan benda fisik. Contohnya,
jika Anda memiliki target yang diletakkan di atas meja dan Anda bergerak
dengan perangkat Anda untuk melihat objek virtual dari sudut yang berbeda,
Anda juga dapat menggunakannya itu untuk menciptakan interaksi.
[Link] [Link]
Uh2AKLRhMDc ?v=hyh_5A4RXZY
Teknik Interaksi Lingkungan :
Simple gesture recognition using accelerometers
Dengan menggunakan akselerometer yang di bangun di perangkat android
sehingga berinteraksi hanya dengan menggerakkan tangan. Contohnya adalah
game wii.
[Link] [Link]
=s84I31ajYYE Qdi7Z-aHco
Perangkat Keras
1. Processor
2. Display
3. Sensors
4. Input devices
Perangkat Lunak
a) A-Frame_ (virtual_reality_framework)
Adalah sebuah framework yang menambahkan tag HTML kedalam
sebagian banyak fungsi di [Link] dan fitur JavaScript lainnya
b) ApertusVR
Adalah embeddable, open-source (MIT), framework-independent,
platform-independent, network-topology-independent, , mesin distribusi
mesin AR/VR/ MR. Di tulis dalam C++, dengan Java Script dan API HTTP
Rest (dalam [Link]).
c) ARToolKit
C-library open source (LGPLv3) untuk membuat aplikasi augmented
reality; porting ke berbagai bahasa dan platform seperti Android, Flash
atau Silverlight;
d) OpenIllusionist
Menyediakan pustaka perangkat lunak untuk menghasilkan gambar,
menafsirkan input pengguna, memodelkan perilaku objek virtual (atau
'agen'), dan memasukkan semua hal di atas untuk memberikan ilusi dari
sebuah kenyataan.
Pertemuan 2
• Sensor-based AR
• Computer Vision-based AR
• Konsep Arsitektur AR
• Komponen perangkat lunak AR
• AR Control Flow
• Kebutuhan Sistem AR
Sensor-based AR
Sensor berbasis AR pertama kali adalah GPS plus
Inertial AR (kadang disebut sebagai Outdoor AR
System).
GNSS = [Link]
Sensor orientasi yang tersedia pada perangkat
genggam, seperti sebagai akselerometer,
magnetometer, dan giroskop.
Akselerometer adalah perangkat
yang berfungsi untuk
mengukur akselerasi tepat
Magnetometer adalah sebuah instrumen
pengukuran yang digunakan untuk dua
tujuan umum - untuk mengukur magnetisasi
bahan magnetik seperti feromagnet, atau
untuk mengukur kekuatan dan, dalam
beberapa kasus, arah medan magnet pada
suatu titik dalam ruang angkasa (juga dikenal
sebagai Gaussmeter atau magnetometer
survei).
[Link]
Giroskop adalah perangkat
untuk mengukur atau
mempertahankan orientasi,
yang berlandaskan pada prinsip-
prinsip momentum sudut
AR Browsers
Salah satu jenis aplikasi AR paling populer dengan sistem berbasis sensor
adalah browser AR, yang memvisualisasikan Point Of Interest (POI), beberapa
AR Browser :
Wikitude (10/2008)
Layar (06/2009) and BlippAR (10/2011) – both are part of the BlippAR Group
junaio (09/2009) – was stopped after Apple took over (former metaio)
Aurasma (05/2011)
Sensor-based AR
Keuntungan : AR berbasis sensor dapat bekerja
di luar ruangan dalam skala yang luas di seluruh
dunia, misalnya jika kita di tengah gurun
ataupun di dalam kota
Kelemahan : AR berbasis sensor tidak dapat
bekerja dengan baik di dalam ruangan yang
tertutup atau kondisi yang memiliki hambatan
sensor, seperti di dalam gedung-gedung tinggi,
atau di hutan.
Computer Vision-based AR
Ide dasarnya adalah memaksimalkan fungsi dari kamera
yang terpasang di sebuah perangkat untuk menangkap
dan menampilkan objek yang ada di dunia nyata.
[Link]
Teknologi Computer Vision-based AR ini biasanya bekerja
dengan pemrosesan gambar dan algoritma untuk
meganalisis objek yang tertangkap kamera. Analisis ini
dapat memberikan informasi tentang posisi objek
[Link]
[Link]
[Link]
Computer Vision-based AR
• Keuntungannya adalah bahwa gambar akan
tampil dengan sempurna. Teknologi saat ini
memungkinkan Anda mengenali berbagai jenis
konten gambar planar, seperti Marker yang
dirancang khusus (marker-based tracking) atau
lebih banyak konten alami (markerless tracking)
• Salah satu kelemahannya adalah AR berbasis
vision pemrosesan nya sangat berat dan dapat
menguras baterai dengan sangat cepat.
Konsep Arsitektur AR
Beberapa konsep dalam rekayasa perangkat
lunak dapat di terapkan dalam pengembangan
aplikasi AR. Kita akan melihat 2 aspek struktural
dari AR, yaitu :
1. Aplikasi (AR software Component).
2. Aspek perilaku (Control Flow).
AR Software Components
Cara membaca ganbar adalah dari bawah ke atas, gambar diatas, yang
menunjukkan aktivitas utama aplikasi AR. Urutan ini diulang tanpa batas
waktu dalam aplikasi AR.
Kegiatan utama dan langkah-langkah dalam aplikasi VR adalah
sebagai berikut:
1. Manage the display first (Kelola tampilan terlebih dahulu) :
Untuk AR seluler, ini berarti mengakses video kamera dan
menunjukkan gambar yang diambil di layar (tampilan fisik
Anda dunia). Ini juga melibatkan mencocokkan parameter
kamera antara kamera fisik dan kamera virtual yang
membuat objek digital kita.
2. Register and track your objects (Daftarkan dan lacak objek
Anda): Analisis sensor pada ponsel Anda (pendekatan 1) atau
analisis gambar video (pendekatan 2) dan deteksi posisi
setiap elemen disekitar kita (seperti kamera atau objek).
3. Interact (Berinteraksi) : Setelah konten Anda terdaftar dengan
benar, Anda dapat mulai berinteraksi.
Kebutuhan Sistem Dalam Development dan
Deployment VR
Jika Anda ingin mengembangkan aplikasi Augmented Reality untuk Android,
Anda dapat menggunakan sebagian besar alat dengan pengembang Android
biasa. Secara khusus, Anda dapat memanfaatkan Google Android Developer
Tools Bundle (ADT Bundle), yaitu :
• The Eclipse Integrated Development Environment (IDE)
• The Google Android Developer Tools (ADT) plugin for Eclipse
• The Android platform untuk alat yang akan dipergunakan
• The Android Emulator dengan sistem gambar terbaru
VR dipergunakan untuk
merencanakan operasi
yang kompleks.
Play video at :
[Link]
penggunaan-ar-untuk-otomotif/
Pada Dunia industri otomotif khususnya pada brand mobil sport seperti
BMW, Lamborgini, Ferrari, serta Mercedes Benz. Brand-brand tersebut sudah
menerapkan teknologi Augmented Reality dalam bidang marketing hal ini
dapat mebantu seles dalam menawarkan produk yang ingin ditawarkan
kepada calon pembeli atau coustumer.
Selain itu calon pembeli atau costumer dapat meng-costum mobil
pesanannya kepada pinak penjual, dan mendapatkan gambaran dari
hasil costum tersebut.
Penerapan lain yang sudah terwujud adalah pada industri
otomotif, dengan mengunakan AR fungsi nafigasi
dihubungkan dengan fungsi GPS dan kamera
menjadi augmented reality "berjalan"
Transportasi
Teknologi yang impresif dari Augmented Driving dapat
langsung memberikan deteksi kepada obyek-obyek real time,
pengemudi dapat langsung membaca kecepatan kendaraan di
depannya, berapa jarak antara mobilnya dengan kendaraan
didepannya beserta memberikan rekomendasi jarak aman
antara mobil pengemudi dengan kendaraan didepannya.
Operator kereta penumpang Statens Järnvägar (SJ) yang mana kereta apinya
melayani Stockholm Central menggunakan aplikasi interaktif yang menggunakan
AR untuk membantu penumpang menavigasi menuju platform keberangkatan
mereka. Penumpang cukup mengunduh aplikasi dan memindai QR dan
memasukkan tujuan platform mereka, dan nanti melalui kamrea ponsel mereka
akan ada sjeumlah petunjuk digital untuk membimbing penumpang sampai
tujuan.
Marketing
The Simmons Bedding Company, perusahaan di balik kasur ortopedi Comforpedic dan
Beautyrest yang populer, telah berhasil memanfaatkan AR untuk membantu dalam
edukasi pembeli potensial pada poin penjualan produk mereka. Dengan
menggunakan aplikasi SIMulator, pembeli kasur dapat mengarahkan ponsel mereka
ke produk di toko, dan akan disuguhi animasi interaktif yang menjelaskan materi dan
keunggulan dari masing-masing tempat tidur.
Audi telah mencoba menerapkan Audi VR experience agar konsumen dapat mencoba
mengendarakan Audi di dunia virtual
[Link]
Media Hiburan
Pokemon Go yang super
booming. Permainan
yang dikeluarkan oleh
Niantic dimana kita
harus menangkap
monster-monster yang
tersebar di penjuru kota
tengah telah mencuri
perhatian dari pengguna
smartphone di seluruh
dunia.
Jaringan bioskop AMC Cinemas yang berbasis di AS telah ikut memanfaatkan
augmented reality. Penikmat film dapat mengarahkan ponsel mereka ke poster, baik
di lobi teater atau di majalah, dan kemudian aplikasi akan membuka informasi yang
mencakup trailer dan info cast. Tentu saja, aplikasi ini juga memungkinkan pelanggan
untuk dengan mudah membeli tiket untuk film tersebut. Tidak hanya mengiklankan
film, tetapi dapat berfungsi juga sebagai rangsangan untuk mengambil tindakan
nyata, seperti membeli tiket atau mengunjungi website studio.
Play video at : [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
Pertemuan 4
SketchUp
Sebuah perangkat lunak desain
grafis yang dikembangkan oleh
Trimble. digunakan untuk
membuat berbagai jenis model,
dan model yang dibuat dapat
diletakkan di Google Earth atau
dipamerkan di 3D Warehouse
([Link]
Model 3D Populer
Revit
Sebuah Perangkat lunak
pemodelan informasi
bangunan untuk arsitek,
arsitek lanskap, insinyur
struktural, mekanik, listrik,
dan insinyur saluran air,
perancang dan kontraktor.
([Link]
Model 3D Populer
Cinema 4D
Sebuah perangkat lunak 3D
yang dikembangkan oleh
MAXON Computer GmbH di
Jerman.
[Link]
Model 3D Populer
Maya
Sebuah perangkat lunak grafik
komputer 3D dibuat oleh Alias
Systems Corporation. Maya
digunakan dalam industri film
dan TV, dan juga untuk
permainan video komputer.
[Link]
Model 3D Populer
Blender
Sebuah perangkat lunak open source 3D creation
suite. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat
film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D
interaktif dan permainan video.
[Link]
Konten 3D libary juga dibutuhkan untuk mengisi
aplikasi AR dan VR mereka untuk berkembang,
contohnya Sketchfab dan Trimble’s3DWarehouse
[Link]
[Link]
Trimble’s 3DWarehouse
adalah layanan online tempat
menyimpan model-model 3D
untuk berbagai objek, lokasi
dan kendaraan yang dibuat di
Google SketchUp.
[Link]
Augmented Reality SDKs
Konten 3D masih membutuhkan mesin untuk
menghasilkan AR, dan perangkat lunak ini dapat
diadopsi melalui augmented reality SDK.
Depth Perception
Sensor ini dapat mendeteksi seberapa jauh atau
dekat benda dengan perangkat kita. Misalnya,
Lenovo Phab 2 Pro dapat menggunakan perangkat
lunak Tango untuk mengukur seberapa tinggi suatu
objek atau berapa banyak ruang yang Anda miliki.
Vuforia
[Link]
[Link]
OCbKWrbbiw7RWiRG7
[Link]
[Link]
[Link]
Fungsi Mesin AR
[Link]
[Link]
Tracking
Google’s self-driving cars menggunakan teknologi LIDAR yang serupa dengan
SLAM. ([Link]
Depth tracking juga menggunakan berbagai sensor, banyak yang menggunakan
cahaya inframerah untuk menghasilkan peta lingkungan. Data sensor ini
dikombinasikan dengan data lain dari berbagai sumber seperti accelerometer
atau GPS.
[Link]
[Link]
[Link]
Rendering
[Link]
[Link]
[Link]
Tugas Projek
Buatlah sebuah program sederhana
menggunakan aplikasi yang sudah dipelajari di
pertemuan ini.
Pertemuan 5
Metode Augmented
Reality
Pokok Bahasan
• Komponen AR
• Marker-based Tracking
• Markerless Tracking
Komponen AR
Pembuatan sistem Augmented Reality membutuhkan
(Shapiro, 2001):
1. Model 3D dari objek untuk digabungkan dengan dunia
nyata.
2. Korespondensi antara dunia nyata dengan model 3D
melalui kalibrasi.
3. Tracking digunakan menentukan sudut pandangan
pengguna terhadap dunia nyata.
4. Real-Time Display yang digabungkan dengan citra asli dan
juga grafik komputer yang dibuat berdasarkan model.
5. Waktu respon terhadap gerakan dan akurasi antara
gambar dan grafik sangat mempengaruhi keefektifan
sistem.
Komponen AR dalam Pengolahan Citra
a. Scene Generator
Scene generator adalah komponen yang bertugas untuk
melakukan rendering citra yang ditangkap oleh kamera.
Objek virtual akan ditangkap kemudian diolah sehingga
dapat ditampilkan.
[Link]
Komponen AR dalam Pengolahan Citra
b. Tracking System
Tracking system merupakan komponen yang terpenting dalam augmented
reality. proses tracking dilakukan untuk mendeteksi pola objek virtual dan
objek nyata sehingga terjadi sinkronisasi diantara keduanya dalam hal ini
proyeksi virtual dengan proyeksi nyata harus sama atau mendekati sama
sehingga mempengaruhi validitas hasil yang akan didapatkan.
Komponen AR dalam Pengolahan Citra
c. Display
Beberapa parameter mendasar
yang perlu diperhatikan yaitu
optik dan teknologi video.
Terdapat batasan-batasan
dalam pengembangan teknologi
augmented reality dalam hal
proses menampilkan objek.
Diantaranya adalah harus ada
batasan pencahayaan, resolusi
layar, dan perbedaan
pencahayaan citra antara citra
virtual dan nyata.
Metode Augmented Reality
Secara garis besar, Augmented Reality ini terbagi
menjadi 2 metode, yaitu :
1. Marker-based Tracking
2. Markerless Tracking
markerless tracking marker-based
tracking
[Link] [Link]
er-less-augmented-reality-by-opencv-and- m/watch?v=TuYtG6XcIb
opengl-531b2af0a130 w
Marker-based Tracking
Biasanya metode ini menggunakan ilustrasi yang
berwarna hitam dan juga putih dengan bentuk
persegi, dan terdapat batasan hitam tebal
berlatar belakang putih.
Marker-based Tracking
Pada metode marker based tracking akan
digunakan tiga sumbu utama yakni X, Y, dan Z
dengan bantuan titik koordinat ( 0, 0, 0 ) dan
juga virtual secara 3 dimensi.
Marker-based Tracking
Marker-based AR menggunakan kamera dan beberapa jenis penanda
visual, seperti kode QR/2D. Teknologi ini akan
menghasilkan output hanya ketika marker dirasakan oleh pembaca.
Aplikasi marker-based menggunakan kamera pada perangkat untuk
membedakan marker dari objek dunia nyata lainnya.
Keuntungan :
1. Ketepatan serta stabilitas
2. Pemandangannya solid
3. Portabilitas
Kelemahan : kelap-kelip dari grafik ketika marker itu “face-
on“
Beberapa contoh aplikasi augmented reality berbasis
perangkat atau perangkat termasuk Microsoft 2D Tag
(sekarang dikenal sebagai ScanLife), Popcode, dan tentu
saja, Google Goggles.
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Markerless Tracking
Markerless augmented reality menggunakan GPS,
kompas digital, pengukur kecepatan, atau akselerometer
yang tertanam dalam perangkat untuk menyediakan data
berdasarkan lokasi pengguna.
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Face Detection Methods
Daftar Perangkat Lunak Deteksi Wajah
Gratis dan Open Source
GPS Based Tracking
Adalah sistem navigasi radio di seluruh dunia yang
dibentuk dari konstelasi 24 satelit dan stasiun bumi
mereka. Sistem Pemosisian Global terutama didanai dan
dikendalikan oleh Departemen Pertahanan AS (DOD).
GPS Based Tracking Software
[Link]
object-tracking/
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Pertemuan 6
[Link]
[Link]
Hololens berfungsi menampilkan informasi yang dilihat pengguna secara hologram.
Hologram tersebut tak benar-benar diproyeksikan, melainkan hanya bisa dilihat
melalui lensa Hololens, yang bentuknya mirip virtual reality ala Oculust Rift.
Microsoft HoloLens mampu berintegrasi dengan aplikasi OS Microsoft apa pun,
sehingga kita bisa memeriksa email atau menggunakan aplikasi OS Microsoft di
ruangan yang kosong.
[Link]
[Link]
[Link]
AR Dalam Perusahaan
Proses menciptakan pengalaman AR tidak banyak
berubah dari satu sektor ke sektor yang lain, AR
dapat digunakan untuk banyak jenis bisnis.
Ada empat area bisnis yang terevolusi oleh AR :
1. Design
2. B2B Sales
3. Marketing
4. Omni-Channel
Desain
[Link]
[Link]
B2B Sales
Simulasikan produk Anda
dalam ukuran nyata, di
lingkungan nyata
pelanggan Anda untuk
mendorong penjualan.
Melalui AR, tenaga
penjualan menghadirkan
produk secara
ultrarealistik langsung di
toko mereka.
[Link]
[Link]
[Link]
Contoh B2B Sales : Gucci
Merek fashion mewah Italia Gucci
adalah salah satu merek high-end
terbaru untuk merangkul AR.
Dengan aplikasi iOS mereka, Anda
tidak perlu mampir ke lokasi fisik
Gucci untuk mencoba koleksi Ace
sneaker mereka. Yang harus Anda
lakukan adalah mengunduh
aplikasi dan arahkan kamera
Anda ke bawah. Dari ponsel
cerdas Anda, Anda dapat
mencoba hampir 19 pasang
sepatu Gucci.
[Link]
Contoh B2B Sales : L’Oréal
Merek kecantikan
Prancis L'Oréal bekerja
sama dengan Amazon
mereka meluncurkan
aplikasi bertenaga AI dari
ModiFace. ModiFace
memberi pelanggan
Amazon peluang untuk
mencoba merias wajah
secara virtual.
[Link]
Contoh B2B Sales : IKEA
IKEA Place adalah aplikasi
berbasis AR yang
memungkinkan pemilik rumah
untuk memvisualisasikan
bagaimana pilihan potensial
mereka terlihat di rumah
mereka. Aplikasi ini bahkan
dilengkapi dengan fungsi
pencarian visual.
[Link]
[Link]
Contoh B2B Sales : BIC Kids
Sebuah aplikasi bernama
DrawyBook memungkinkan
pelanggan muda mereka
mewujudkan ide-ide mereka.
Anak-anak dapat mengambil
foto karya seni mereka
menggunakan smartphone
dan mengunggahnya ke galeri
DrawyBook.
[Link]
Contoh B2B Sales : Topshop
Topshop, brand retail ternama UK,
konsumen bisa mencoba pakaian
di muka cermin augmented reality.
Topshop menggarap aplikasi
bersama AR Door dan teknologi
Kinect untuk ‘membaca’ gerakan
mengandalkan kamera AR Door
sementara konsumen mengepas
baju yang mau dibeli
[Link]
Contoh B2B Sales : Toys “R” Us
Toko mainan anak
sekelas Toys “R” Us pun
ternyata
memanfaatkan peluang
AR ke dalam aplikasi
Play Chaser.
[Link]
Contoh B2B Sales : Alfamind
Atas nama AlfaMind, unit
perusahaan MindStores
menghadirkan toko virtual
yang memungkinkan
seseorang menjadi pemilik
toko, hanya modal awal
sekitar Rp1 juta. Menurut data
Oktober 2018 MindStores, ada
26.400 pemilik toko Alfamind
yang terdaftar.
[Link]
Marketing
Augmented reality membawa cetakan katalog
atau brosur menjadi lebih hidup.
Lima alasan AR bisa menjadi strategi marketing :
1. Let customers try before they buy
2. Augment touring and assistance
3. Augment branding materials
4. Create a buzz around the brand
5. Leverage augmented reality for B2B
Contoh AR Marketing :
Fitness AR
Strava, aplikasi # 1 yang melacak
aktivitas lari, bersepeda, dan mendaki
sekarang memungkinkan Anda
meninjau aktivitas fisik Anda di AR
melalui 'Fitness AR'. Aplikasi ini
menggunakan Strava's API,
mengumpulkan data yang kemudian
dihasilkan melalui sudut pandang AR.
Ini memungkinkan Anda
memproyeksikan peta jalan Anda,
membiarkan Anda melihatnya dari
sudut yang berbeda.
[Link]
[Link]
Contoh AR Marketing :
WWF Free Rivers AR
Aplikasi WWF Free Rivers AR
memungkinkan Anda untuk
membenamkan diri dalam lanskap
yang indah, belajar tentang
lingkungan dan menjelajahi seluruh
dunia satwa liar, manusia, dan
sungai. Pengalaman AR ini adalah
cara yang menyenangkan untuk
mempromosikan WWF dan apa
yang mereka perjuangkan sebagai
sebuah perusahaan.
[Link]
[Link]
Contoh AR Marketing :
The Walking Dead: Our World AR App
Game The Walking Dead
bernama The Walking Dead:
Our World, mirip dengan
Pokémon Go, ini adalah
pengalaman berbasis lokasi
AR. Namun dalam aplikasi
ini, Anda melawan pejalan
kaki di lokasi seperti taman
dan rumah Anda sendiri.
[Link]
Contoh AR Marketing :
ModiFace AR Beauty App
AR ‘try on mirror’, ModiFace,
adalah aplikasi tepercaya oleh
sebagian besar merek kecantikan
ternama dan merupakan teknologi
AR yang paling banyak digunakan
dalam industri kecantikan. Sephora
adalah salah satu dari banyak
merek lain yang telah bermitra
dengan aplikasi ini, untuk
memungkinkan pengguna mencoba
rias wajah mereka di rumah.
[Link]
Contoh AR Marketing :
Are You The One & Parneviks AR
Facebook Filter
Mbryonic bekerjasama dengan
MTG Creative membuat lensa
Facebook yang menyenangkan
untuk mempromosikan acara TV
Swedia mereka ‘Are You The
One, Sweden’ dan ‘Parneviks’.
[Link]
Contoh AR Marketing :
Stranger Things World Lens
[Link]
Contoh AR Marketing :
USPS 2014 Holiday AR Campaign
Layanan pos AS, AR,
memberikan hadiah yang
memberikan pengalaman
lebih ajaib dalam
kampanye liburan
pemasaran AR. Mulai
tahun 2014, organisasi ini
merilis aplikasi USPS AR
mereka. Individu dapat
memindai surat mereka
dan akan senang dengan
animasi liburan yang ceria.
[Link]
Contoh AR Marketing :
Ready Player One: Facebook AR Effects
Poster film sekarang
dapat dihidupkan
kembali, membiarkan
Anda menonton
trailer atau
memberikan konten
imersif khusus.
Misalnya, poster film
‘Ready Player One’
Spielberg.
[Link]
Omni-Commerce
Omnicommerce adalah pendekatan ritel “all-channel"
terintegrasi yang berupaya memberikan pengalaman
yang konsisten, mulus, dan dipersonalisasi yang berujung
pada pembayaran yang aman dan tanpa adanya masalah.