0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan32 halaman

RPP Kimia Kelas XI: Hidrokarbon dan Isomer

RPP Kimia kelas XI tentang senyawa hidrokarbon memiliki tujuan agar siswa dapat menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom karbon dan golongannya, serta membuat model visual struktur molekulnya. Materi pembelajaran meliputi konsep alkana, alkena, alkuna, dan isomer hidrokarbon. Metode pendekatan scientific dengan diskusi, tanya jawab, dan penugasan discovery learning.

Diunggah oleh

PUTRI FEBRIANTI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan32 halaman

RPP Kimia Kelas XI: Hidrokarbon dan Isomer

RPP Kimia kelas XI tentang senyawa hidrokarbon memiliki tujuan agar siswa dapat menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom karbon dan golongannya, serta membuat model visual struktur molekulnya. Materi pembelajaran meliputi konsep alkana, alkena, alkuna, dan isomer hidrokarbon. Metode pendekatan scientific dengan diskusi, tanya jawab, dan penugasan discovery learning.

Diunggah oleh

PUTRI FEBRIANTI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah :  MA Negeri 2 Mojokerto


Mata Pelajaran :  Kimia
Kelas/Semester :  XI/Ganjil
Alokasi Waktu : 10 JP (5 x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.


KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab,
responsif, dan pro – aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai
dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan
regional, dan kawasan internasional.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis,
spesifik, detil, dan kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusian, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4 : Menunjukkan keterampilan manalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu menggunakan metoda
sesuai dengan kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pecapaian Kompetensi :

Kompetensi Dasar Indikator Pecapaian Kompetensi


3.1. Menganalisis 3.1. 1 Mengetahui kekhasan atom karbon
struktur dan sifat 3.1. 2 Menentukan struktur dan tata nama senyawa
senyawa hidrokarbon golongan hidrokarbon (alkana, alkena,
berdasarkan kekhasan alkuna)
atom karbon dan 3.1. 3 Menganalisis sifat senyawa hidrokarbon
golongan senyawanya berdasarkan kekhasan atom karbon dan
golongan senyawanya senyawa hidrokarbon
(alkana, alkena, alkuna)
3.1. 4 Mengidentifikasi keisomeran senyawa
hidrokarbon (alkane,alkena, alkuna)

4.1 Membuat model visual 4.1.1 Menggambarkan isomer senyawa hidrokarbon


berbagai struktur (alkana,alkena, alkuna)
molekul hidrokarbon 4.1.2 Membuat model visual berbagai struktur
yang memiliki rumus molekul hidrokarbon yang memiliki rumus
molekul yang sama molekul yang sama dengan aplikasi chemdraw

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran Discovery Learning dengan menggali informasi
dari berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana dan mengolah
informasi, diharapkan peserta didik terlibat aktif selama proses belajar mengajar
berlangsung, memiliki sikap ingin tahu, teliti dalam melakukan pengamatan dan
bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi
saran dan kritikg, serta dapat menganalisis, peserta didik dapat menganalisis
struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom karbon dan
penggolongan senyawanya dan membuat model visual berbagai struktur molekul
hidrokarbon yang memiliki rumus molekul yang sama sehingga peserta didik dapat
menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya, mengembangkan
sikap jujur, peduli, dan bertanggungjawab (integritas), serta dapat
mengembangankan kemampuan berpikir kritis (kemandirian), berkomunikasi,
berkolaborasi (gotong royong), berkreasi (kreatif).
Secara spesifik tujuan pembelajaran dari indikator sebagai berikut :
[Link] Peserta didik dapat mengetahui kekhasan atom karbon dengan benar
[Link] Peserta didik dapat menentukan struktur dan tata nama senyawa golongan
hidrokarbon (alkana, alkena, alkuna) dengan benar
[Link] Peserta didik dapat menganalisis sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan
kekhasan atom karbon dan golongan senyawanya senyawa hidrokarbon
(alkana, alkena, alkuna) dengan tepat
[Link] Peserta didik dapat mengidentifikasi keisomeran senyawa hidrokarbon
(alkane,alkena, alkuna) dengan tepat

[Link] Peserta didik dapat menggambarkan isomer senyawa hidrokarbon


(alkana,alkena, alkuna) dengan tepat

[Link] Peserta didik dapat membuat model visual berbagai struktur molekul
hidrokarbon yang memiliki rumus molekul yang sama dengan aplikasi
chemdraw

D. Materi Pembelajaran
Faktual Konseptual Prosedur Metakognitif
Senyawa Alkana Merancang model
hidrokarbon visual dari struktur
Alkena molekul
Kekhasan atom hidrokarbon
karbon Alkuna
Membuat model
Contoh senyawa Isomer visual dari struktur
hidrokarbon Hidrokarbon molekul
hidrokarbon
Reaksi
Hidrokarbon

Sifat – Sifat
Senyawa
Hidrokarbon

E. Metode Pembelajaran
- Pendekatan : Scientific
- Metode : Diskusi, tanya jawab, penugasan
- Model : Discovery Learning
F. Media/Alat dan Bahan Pembelajaran
1. Media/Alat : Alat Tulis, Lembar Kerja Peserta Didik
2. Bahan Ajar :
Berupa Pengertian dan Kekhasan Hidrokarbon
Macam – Macam Hidrokarbon beserta reaksinya
Isomerisasi Hidrokarbon
G. Sumber Belajar
LKS, Buku Kimia Kelas XI
H. Langkah – langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama (2 JP)
Indikator :
3.1. 1 Mengetahui kekhasan atom karbon
3.1. 2 Menentukan struktur dan tata nama senyawa golongan hidrokarbon
(alkana)

No Tahap / Sintak Kegiatan Waktu


Model
1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan berdoa 15 menit
sebelum pembelajaran dimulai,
dilanjutkan mengecek kehadiran peserta
didik (religious)
2. Guru memberi apersepsi dan motivasi
peserta didik tentang senyawa
hidrokarbon (komunikasi, berpikir
kritis)
3. Guru menyampaikan tujuan yang akan
dicapai berkaitan dengan senyawa
senyawa hidrokarbon berdasarkan
kekhasan atom karbon dan golongan
senyawanya
4. Guru memberikan pengetahuan awal
5. Guru menyampaikan teknik saat
membahas materi senyawa hidrokarbon
berdasarkan kekhasan atom karbon dan
golongan senyawanya
2. Kegiatan Inti
a. Stimulus Guru memberikan stimulus berupa gambar
tempat gas elpiji (LPG)

o
b. Identifikasi Peserta didik gambar tersebut : 65 menit
masalah dan Pada kegiatan ini peserta didik menjawab
Mendapatkan pertanyaan yang kritis diberikan oleh
data guru yang disajikan dalam PPT
c. Peserta didik dapat menjawab pertanyaan
Pengumpulan yang telah diberikan oleh guru.
dan pengolahan Peserta didik dapat mengolah data melalui
data menjawab pertanyaan yang telah diberikan
(berfikir kritis dan kreatif)
d. Diskusi 1. Guru meminta peserta didik untuk
berkelompok berpasangan dengan
temannya (kelompok di tetapkan oleh
guru)
2. Guru meminta peserta didik untuk
membagikan Lembar Kerja Peserta
Didik (LKPD)
3. Guru meminta peserta didik untuk
mendiskusikan dengan rekannya
(bekerjasama,komunikasi)
4. Guru membimbing jalannya diskusi
e. 1. Guru meminta masing – masing
Memverifikasi kelompok mempresentasikan hasil kerja
data dan kelompok di depan kelas
kesimpulan 2. Guru meminta kelompok lain untuk
memperhatikan paparan serta
membandingkan dengan hasil diskunya
sendiri
5. Guru meminta kelompok lain untuk
memberikan tanggapan dengan
mengajukan pertanyaan atau meminta
konfirmasi atau memberikan masukan
terhadap kelompok lainnya (berfikir
kritis dan kreatif)
3 Penutup 1. Guru meminta peserta didik untuk 15 menit
menemukan kesimpulan tentang
senyawa hidrokarbon untuk
mendapatka indikator yang hendak
dicapai pada pertemuan hari ini
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk
mempelajari materi yang akan dibahas
di pertemuan berikutnya
3. Menutup kegiatan pembelajaran dan
meberikan salam kepada peserta didik

Pertemuan Kedua (2 JP)


Indikator :
3.1. 2 Menentukan struktur dan tata nama senyawa golongan hidrokarbon
(alkena, alkuna)

Tahap / Sintak
No Kegiatan Waktu
Model
1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan berdoa 15 menit
sebelum pembelajaran dimulai,
dilanjutkan mengecek kehadiran
peserta didik (religious)
2. Guru memberi motivasi dan apersepsi
peserta didik berupa pertanyaan
pengertian alkana, urutan tatanama
alkana, dan membuat stuktur alkana
(komunikasi, berpikir kritis)
3. Guru menyampaikan tujuan yang akan
dicapai berkaitan dengan senyawa
senyawa hidrokarbon berdasarkan
menentukan struktur dan tata nama
senyawa golongan hidrokarbon
(alkena, alkuna)
4. Guru memberikan pengetahuan awal
5. Guru menyampaikan teknik saat
membahas materi senyawa
hidrokarbon berdasarkan struktur dan
tata nama senyawa golongan
hidrokarbon (alkena, alkuna)
2. Kegiatan Inti 60 menit
Guru memberikan stimulus berupa contoh
alkana (A) dan alkena (B) yang disajikan
dalam bentuk tabel
A B
a. Stimulus

Guru membentuk kelompok lalu peserta


b. Identifikasi didik mengidentifkasi struktur yang
masalah dan disajikan dalam tabel.
Mendapatkan data

Peserta didik menjawab pertanyaan yang


c. Pengumpulan disajikan dalam lembar kerja peserta didik
Data secara berkelompok (kerjasama dan
kolaborasi)
Peserta didik mengolah data dari jawaban
– jawaban yang diperoleh melalui diskusi
d. Diskusi dan
untuk mendapatkan kesimpulan yang di
pengolahan data
inginkan oleh indek pencapaian
kompetensi (berfikir kritis dan kreatif)
e. Memverifikasi 1. Perwakilan kelompok menyampaikan
data hasil diskusi kelompok di depan kelas
(komunikasi)
2. Peserta didik membandingkan hasil
diskusi antar kelompok untuk
mwngklarifikasi jawaban yang mereka
didiskusikan.(observasi)
Peserta didik Bersama dengan guru
menyimpulkan hasil diskusi untuk
f. Menyimpulkan
mendapatkan indikator pencapaian
kompetensi yang hendak dicapai
1. Guru mengingatkan peserta didik
untuk mempelajari materi yang akan
3 Penutup dibahas di pertemuan berikutnya 15 menit
2. Menutup kegiatan pembelajaran dan
meberikan salam kepada peserta didik

Pertemuan Ketiga (2 JP)


Indikator :
3.1. 3 Menganalisis sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom
karbon dan golongan senyawanya senyawa hidrokarbon (alkana,
alkena, alkuna)
3.1. 4 Mengidentifikasi keisomeran senyawa hidrokarbon (alkane,alkena,
alkuna)

Tahap / Sintak Wakt


No Kegiatan
Model u
1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan berdoa sebelum 15
pembelajaran dimulai, dilanjutkan mengecek menit
kehadiran peserta didik (religious)
2. Guru memberi motivasi dan apersepsi peserta
didik berupa pertanyaan pengertian alkena atau
alkuna, urutan tatanama alkena atau alkuna, dan
membuat stuktur alkena atau alkuna
(komunikasi, berpikir kritis)
3. Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai
berkaitan dengan senyawa senyawa
hidrokarbon berdasarkan sifat – sifat senyawa
hidrokarbon dan keisomeran senyawa
hidrokarbon
4. Guru memberikan pengetahuan awal
5. Guru menyampaikan teknik saat membahas
materi senyawa hidrokarbon berdasarkan sifat –
sifat senyawa hidrokarbon dan keisomeran
senyawa hidrokarbon
2. Kegiatan Inti 60
Guru memberikan stimulus berupa contoh struktur menit
alkana yang tertuang pada Lembar Kegiatan
Peserta Didik

H2 H2 H H
CH3
H
C C C CH3 CH3 C C CH3

a. Stimulus CH3 CH3 CH3

H2 H2 H2 H2
H2 H H2 CH3 C C C C CH3
CH3 C C C CH3

CH3

b. Identifikasi Peserta didik mengidentifkasi isomer yang


masalah dan disajikan dalam tabel.
Mendapatkan
data
c. Peserta didik menjawab pertanyaan yang disajikan
Pengumpulan dalam lembar kerja peserta didik secara
Data berkelompok (kerjasama dan kolaborasi)
Peserta didik mengolah data dari jawaban –
jawaban yang diperoleh melalui diskusi untuk
d. Pengolahan
mendapatkan kesimpulan yang di inginkan oleh
data
indeks pencapaian kompetensi (berfikir kritis dan
kreatif)
e. 1. Perwakilan kelompok menyampaikan hasil
Memverifikasi diskusi kelompok di depan kelas (komunikasi)
data 2. Peserta didik membandingkan hasil diskusi
antar kelompok untuk mengklarifikasi jawaban
yang mereka didiskusikan.(observasi)

Peserta didik bersama dengan guru menyimpulkan


f.
hasil diskusi untuk mendapatkan indikator
Menyimpulkan
pencapaian kompetensi yang hendak dicapai
1. Guru mengingatkan peserta didik untuk
mempelajari materi yang akan dibahas di
15
3 Penutup pertemuan berikutnya
menit
2. Menutup kegiatan pembelajaran dan
meberikan salam kepada peserta didik

Pertemuan Keempat (2 JP)


Indikator :
4.1.1 Menggambarkan isomer senyawa hidrokarbon (alkana,alkena, alkuna)
4.1.2 Membuat model visual berbagai struktur molekul hidrokarbon yang
memiliki rumus molekul yang sama dengan aplikasi chemdraw 8.0

Tahap / Sintak
No Kegiatan Waktu
Model
1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan berdoa sebelum 15
pembelajaran dimulai, dilanjutkan mengecek menit
kehadiran peserta didik (religious)
2. Guru mengecheck kehadiran peserta didik
3. Guru memberi apersepsi dan memotivasi
peseta didik (komunikasi, berpikir kritis)
4. Guru memberikan pengetahuan awal
5. Guru menyampaikan tujuan yang akan
dicapai berkaitan dengan membuat model
visual berbagai struktur molekul hidrokarbon
yang memiliki rumus molekul yang sama
6. Guru menyampaikan teknik saat memberikan
keterampilan membuat model visual berbagai
struktur molekul hidrokarbon yang memiliki
rumus molekul yang sama dengan
menggunakan Chemdraw 8.0
Kegiatan Inti
a. Menyampaik Guru menyampaikan tentang aplikasi
an Chemdraw 8.0 beserta langkah – langkah
pengetahuan pembuatan model visual struktur molekul
dan hidrokarbon yang sama dengan menggunakan
keterampilan Chemdraw 8.0

1. Guru meminta peserta didik untuk


berkelompok yang telah ditentukan oleh guru
b. Melakukan
2. Guru meminta peserta didik untuk
Latihan
mengerjakan soal tersebut secara
Terbimbing
berdiskusi(komunikasi, kerjasama)
3. Guru membimbing jalannya diskusi 60
2.
1. Guru meminta masing – masing kelompok menit
mempresentasikan hasil kerja kelompok di
depan kelas dengan penjelasan berupa
langkah – langkahnya (komunikasi)
c. Mengecheck 2. Guru meminta kelompok lain untuk
Pemahaman memperhatikan paparan serta
dan membandingkan dengan hasil diskunya
Memberikan sendiri (observasi)
Umpan Balik 3. Guru meminta kelompok lain untuk
memberikan tanggapan dengan mengajukan
pertanyaan atau meminta konfirmasi atau
memberikan masukan terhadap kelompok
lainnya
1. Peserta didik bersama guru meminta
menyimpulkan materi pembelajaran hari ini
3. Guru mengingatkan peserta didik untuk 15
3 Penutup
mempelajari materi pertemuan depan menit
2. Menutup kegiatan pembelajaran dan
memberikan salam kepada peserta didik
Pertemuan Kelima (2 JP)
Ulangan Harian
I. PENILAIAN
1. Teknik Penilaian
Kompetensi Teknik Bentuk Instrumen
Pengetahuan IPK 3.1.1 s/d 3.1.4 dengan LKPD, Ulangan Harian dan
tes tulis dan penugasan soal essay (terlampir)

Keterampilan IPK 4.1.1 s/d 4.1.2 dengan Pengamatan kegiatan


praktek peserta didik
Sikap Observasi Jurnal (terlampir)
2. Remedial

a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD nya


belum tuntas

b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial teaching


(klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes

c. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali tes remedial belum mencapai


ketuntasan, maka remedial dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis kembali

3. Pengayaan

Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan


pembelajaran pengayaan sebagai berikut :

- Peserta didik yang mencapai nilai n(ketuntasan) < n < n(maksimum)


diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pedalaman sebagai
pengetahuan tambahan

- Peserta didik yang mencapai nilai n > n(maksimum) diberikan materi


melebihi cakupan KD dengan pedalaman sebagai pengetahuan
tambahan
J. Lampiran

Lampiran 1 : lembar pengamatan sikap

Lampiran 2 : lembar pengamatan aspek pengetahuan

Lampiran 3 : lembar penilaian keterampilan praktek

Lampiran 4 : rubrik penilaian keterampilan praktek

Lampiran 5 : materi hidrokarbon

Lampiran 6 : ulangan harian

Lampiran 7 : rubrik penilaian ulangan harian

Mengetahui Mojokerto, 20 Juli 2019

Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

NIP. NIP.
Lampiran 1

LEMBAR PENGAMATAN SIKAP

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : XI /Ganjil
Tahun Ajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : 2 x 45 menit
Pencapaian
No Sikap Indikator Sikap
Ya Tidak
1 Religius Menyadari bahwa melimpahnya senyawa
hidrokarbon merupakan karunia Tuhan YME
2 Rasa ingin tahu Mencari informasi lebih lanjut tentang
fenomena keteraturan dalam senyawa
hidrokarbon di alam
3 Komunikatif Menggunakan bahasa yang komunikatif dalam
kelompok untuk mengungkapkan gagasan
4 Tanggung jawab Menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan
sampai selesai dengan tanggung jawab
5 Kerjasama Menyelesaikan tugas dan kegiatan kelompok
secara bersama dan tidak memilih-milih teman.

Penilaian peserta didik


No Nama Religius Rasa ingin Komunika Tanggung Kerja
tahu tif jawab sama
ya tidak ya tidak ya tidak ya tidak ya tidak
1
2
3
4
5
6
7 ………..

Lampiran 2
LEMBAR PENGAMATAN
ASPEK PENGETAHUAN

Materi Pokok : Hidrokarbon


Jenis Soal : Uraian

Nilai Skor
No Nama Peserta Didik
LKPD LAT UH

….
Petunjuk Penskoran :

skor diperoleh
x 100=skor akhir
skor maksimal

Lampiran 3

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN PRAKTIK

Nama Peserta didik :

Kelompok :

Kelas :

Skor
No Aspek yang dinilai
1 2 3 4

1 Menyiapkan hal – hal yang diperlukan

2 Menggambarkan isomer senyawa hidrokarbon

Mengetahui langkah – langkah pembuatan model visual


3
isomer menggunakan aplikasi Chemdraw 8.0

Membuat model visual yang benar dengan menggunakan


4
aplikasi Chemdraw 8.0
Lampiran 4
RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN PRAKTIK

No Aspek yang dinilai Rubrik

1 : Tidak mengkuti pembelajaran


2 : Tidak menyiapkan alat dan bahan
Menyiapkan hal – hal yang 3 : Menyiapkan sebagian hal – hal yang
1
diperlukan diperlukan
4 : Menyiapkan seluruh hal – hal yang
diperlukan
1 : Tidak mampu menggambarkan
isomer senyawa hidrokarbon
2 : Kurang mampu menggambarkan
Menggambarkan isomer senyawa isomer senyawa hidrokarbon
2
hidrokarbon 3 : Mampu menggambarkan isomer
senyawa hidrokarbon
4 : Sangat mampu menggambarkan
isomer senyawa hidrokarbon
3 Melakukan pembuatan model visual 1 : Tidak mengetahui langkah – langkah
isomer yang sesuai dengan langkah – pembuatan model visual isomer senyawa
langkah yangtelah diberikan hidrokarbon
menggunakan aplikasi Chemdraw 2 : Kurang mampu membuat model
8.0 visual sesuai langkah – langkah
pembuatan isomer senyawa hidrokarbon
3 : Mampu membuat model visual sesuai
langkah – langkah pembuatan isomer
senyawa hidrokarbon
4 : Sangat mampu membuat model visual
sesuai langkah – langkah pembuatan
isomer senywa hidrokarbon.
1 : Tidak membuat model visual isomer
senyawa hidrokarbo
2 : Salah benar membuat model visual
Membuat model visual yang benar sesuai langkah – langkah pembuatan
4 dengan menggunakan aplikasi isomer senyawa hidrokarbon
Chemdraw 8.0 3 : Kurang membuat model visual
isomer senyawa hidrokarbon
4 : Benar membuat model visual isomer
senyawa hidrokarbon

Lampiran 5

MATERI PEMBELAJARAN

HIDROKARBON

Sesuai dengan namanya, senyawa karbon merupakan senyawa yang mengandung unsur
karbon. Salah satu contoh senyawa karbon adalah senyawa hidrokarbon. Senyawa
Hidrokarbon merupakan senyawa yang hanya mengandung atom C dan H saja.

A. Kekhasan Atom Karbon


Atom karbon memiliki nomor atom 6 sehingga
memiliki elektron valensi sebanyak empat yang
dapat diilustrasikan dengan gambar berikut.
Dalam usaha untuk mencapai kestabilannya
atau untuk memenuhi kaidah oktet, keempat
elektron valensi dapat digunakan untuk
mengikat 4 elektron dari atom karbon lain atau elektron dari atom selain karbon
seperti H, O, S, N, Cl, Br, dan I. Keunikan dari atom karbon dapat berikan dengan
sesamanya secara kovalen sehingga membentuk struktur kristal. Contohnya yaitu
grafit, intan, dan amorf. Adapun kekhasan dari atom karbon yaitu sebagai berikut.
1. Posisi atau Kedudukan Atom Karbon Struktur Rantai Karbon
Berdasarkan pada kemampuan karbon dalam mengikat atom karbon lain,
terdapat 4 macam kedudukan atom C sebagai berikut.
a. Atom C primer adalah atom C yang mengikat satu atom C lainnya.
b. Atom C sekunder adalah atom C yang mengikat dua atom C lainnya.
c. Atom C tersier adalah atom C yang mengikat tiga atom C lainnya.
d. Atom C quartener adalah atom C yang mengikat empat atom C lainnya.
2. Ikatan antar atom karbon
Ikatan yang terjadi pada atom karbon adalah ikatan kovalen sehingga
konfigurasi elektronnya seperti gas mulia Ne(2,8). Ikatan yang terbentuk dapat
berupa:
a. Ikatan tunggal (- C – C - ), disebut ikatan jenuh;
b. Ikatan rangkap dua (- C = C -), disebut ikatan tak jenuh;
c. Ikatan rangkap tiga ( ), disebut ikatan tak jenuh.
3. Rumus Lewis dan Rumus Struktur Rantai karbon
Atom karbon dapat berikatan kovalen dengan 4 atom hidrogen membentuk
molekul CH4. Molekul ini memiliki struktur tetrahedral dengan atom C sebagai
pusatnya. Berikut rumus Lewis dan rumus struktur CH4.

Rumus Lewis CH4 Rumus Struktur CH4


Berikut jenis-jenis rantai karbon.
a. Rantai karbon terbuka (alifatik)

(terbuka lurus) (terbuka bercabang)


b. Rantai karbon tertutup (siklis)

c. Rantai karbon aromatik

B. Struktur dan Tata Nama Senyawa Hidrokarbon


1. Alkana
Senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan C tunggal disebut juga alkana.
Senyawa Alkana banyak ditemukan dalam minyak bumi dan gas alam. Alkana
merupakan senyawa hidrokarbon jenuh yang juga disebut dengan parafin.
a. Rumus umum alkana
CnH2n+2 n = jumlah atom karbon dalam setiap molekul
b. Gugus alkil

Alkana Alkil

Rumus Nama Rumus Nama

CH4 Metana CH3- Metil


C2H6 Etana C2H3- Etail
C3H8 Propana C3H7- Propil
C4H10 Butana C4H9- Butil
C5H12 Pentana C5H11- Pentil (amil)
C6H14 Heksana C6H13- Heksil
C7H16 Heptana C7H15- Heptil
C8H18 Oktana C8H17- Oktil
C9H20 Nonana C9H19- Nonil
C10H22 Dekana C10H21- Dekil

c. Tata nama alkan


Organisasi internasional IUPAC (International Union of Pure and Applied
Chemistry) telah memberikan pedoman untuk penamaan hiddrokarbon
yang sering disebut dengan nama IUPAC. Selain tata nama IUPAC
terdapat juga nama yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari atau dalam
perdagangan yang disebut nama trivial atau lazim. Untuk senyawa
hidrokarbon jenuh tidak bercaban, diberi nama dengan cara di depan nama
alkananya (sesuai dengan jumlah atom C-nya) diberi awalan n- (normal).
Tata nama senyawa alkana menurut aturan IUPAC adalah sebagai
berikut.
1. Menetapkan rantai karbon terpanjang dalam molekul sebagai rantai
utama (rantai pokok).
2. Menetapkan cabang yang terikat pada rantai utama.
3. Menetapkan nomor pada atom-atom karbon dari rantai utama secara
berurutan dimlai dari salah satu ujung yang terdekat dengan cabang
sehingga C yang mengikat cabang mendapat nomor terkecil.
4. Jika terdapat dua atau lebih cabang yang sama maka diberi awalan yang
menyatakan jumlah cabang tersebut (di, tri, tetra, penta, dan
seterusnya).
5. Cabang yang urutan abjadnya lebih dulu (etil lebih dulu daripada
metil).
d. Isomer
Suatu molekul yang mempunyai rumus molekul yang sama, tetapu sifat-
sifatnya berbeda (rumus bangun atau namanya berbeda) disebut isomer.
Peristiwa terbentuknya isomer disebut isomeri. Isomer yang terbentuk
karena perbedaan susunan kerangka atom karbon disebut ismoer rangka..
2. Alkena
Alkena merupakan senyawa hidrokarbon tidak jenuh, yaitu memiliki satu buah
atau
lebih ikatan rangkap dua.
a. Rumus umum

Nama Rumus Molekul

Etena C2H4
Propena C3H6
Butena C4H8
Pentena C5H10
Heksena C6H12
Heptena C7H14
Oktena C8H16
Nonena C9H18
Dekena C10H20

Dari tabel diatas dapat diperhatikan bahwa jumlah atom H yang diikat
adalah dua kali dari atom C. Jika terdapat n atom C, jumlah atom H adalah
2n, sehingga rumus umum senyawa alkena sebagai berikut.
CnH2n n = jumlah atom karbon pada senyawa hidrokarbon.

b. Tata nama alkena


Cara penamaan senyawa alkena sama dengan tata cara penamaan senyawa
alkana, tetapi ada hal yang membedakan dalam penamaan alkena yaitu
sebagai berikut.
1. Berdasarkan sistem IUPAC, nama alkena diambil dari nama alkana
dengan akhiran –ana diganti dengan –ena.
2. Pemilihan rantai utama (rantai pokok). Rantai utama merupakan rantai
terpanjang yang mengandung ikatan rangkap dua.
3. Atom C pada rantai utama diberi nomor untuk menyatakan letak ikatan
rangkap atau cabang-cabang pada senyawa alkena tersebut. Penomoran
dimulai dari C ujung yang terdekat dengan letak ikatan rangkap,
sehingga C yang mengandung iaktan rangkap mendapat nomor terkecil.
4. Apabila ikatan rangkap memiliki nomor yang sama dari kedua ujung
maka penomoran dimulai dari salah satu ujung terdekat dengan cabang
sehingga cabang-cabang memiliki nomor terkecil.
c. Isomer pada Alkena
Isomer pada alkena disebabkan pada posisi substituen dengan bentuk cis
(gugus subtituen sepihak) dan bentuk trans (gugus substituen bersebrangan)
maka isomernya disebut isomer posisi. Dilihat dari geometri molekul alkena
(bagian yang berikatan rangkap) yang berbentuk segi empat datar (square
planar) maka isomer yang terjadi pada alkena disebabkan oleh geometrinya,
sehingga dapat disebut dengan isomer geometri.
3. Alkuna
Etuna (asetilen) merupakan senyawa alkuna yang dihasilkan dari batu bara dan
dipergunankan sebagai pencampuroksigen dalam pengelasan logam. Senyawa
alkuna merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh yang memiliki ikatan
rangkap tiga pada struktur molekul.
a. Rumus umum alkuna

Nama Rumus molekul

Etuna C2H2
Propuna C3H4
Butuna C4H6
Pentuna C5H7
Heksuna C6H10
Heptuna C7H12
Oktuna C8H14
Nonuna C9H16
Dekuna C10H18

Dari tabel diatas dapat diperhatikan bahwa jumlah atom H yang diikat lebih
sedikit dari atom H yang diikat oleh senyawa alkana dan alkena. Jika
terdapat n atom C, jumlah atom H adalah 2n - 2, sehingga rumus umum
senyawa alkena sebagai berikut.
CnH2n-2 n = jumlah atom karbon pada senyawa hidrokarbon.
b. Tata nama alkuna
Menurut tata nama IUPAC nama alkuna diambil dari nama alkana dengan
dengan akhiran –ana diganti dengan –una.
c. Isomer senyawa alkuna
Senyawa alkuna memiliki isomer rangka dan isomer posisi. Isomer pada
senyawa alkuna dimulai dari butuna.
C. Sifat-sifat senyawa hidrokarbon
1. Sifat – sifat alkana
 Sifat fisika
Sifat – sifat fisika senyawa alkana dapat dijabarkan sebagai berikut.
a. Pada temperatur kamar (250C) dan tekanan 1 atmosfer, empat suku
pertama berwujud gas, C5 sampai C13 berwujud cair, dan suku-suku
yang lebih tinggi berwujud padat.
b. Makin panjang rantai karbon (molekul makin besar), makin tinggi
titik leleh, titik didih, dan rapat jenisnya.
c. Alkana tidak larut dalam air, tetapi larut dalam benzena (C 6H6),
karbon tetraklorida (CCl4), dan kloroform (CHCl3).
 Sifat kimia
Sifat-sifat kimia senyawa alkena adalah sebagai berikut.
a. Seperti alkana, jika alkena dibakar secara sempurna, akan
dihasilkan CO2 dan H2O. Tetapi, jika pembakarannya tidak
sempurna, akan dihasilkan C, CO, CO2, dan H2O.
b. Dengan bantuan sinar ultraviolet atau sinar matahari, satu atau
leebih atom-atom hidrogen dapat diganti oleh atom halogen (F, CI,
Br, I).
2. Sifat-sifat alkena
 Sifat fisika
Sifat – sifat fisika senyawa alkena dapat dijabarkan sebagai berikut.
a. Etena, propena, dan butena pada temperatur kamar berwujud gas,
sedangkan pentena, heksena, heptena dan oktena ada yang berwujud
cair maupun padat.
b. Makin panjang rantai karbonnya, makin tinggi titik didih, titik leleh,
dan makin besar rapat jenisnya.
c. Alkena sedikit larut dalam air. makin banyak atom karbonnya,
makin berkurang kelarutannya. Alkena larut dalam etanol, eter,
minyak tanah, dan benzena.
 Sifat kimia
Sifat – sifat kimia senyawa alkena dapat dijabarkan sebagai berikut.
a. Jika alkena terbakar secara sempurna, akan dihasilkan CO 2, dan
H2O. Tetapi, jika alkena terbakar secara tidak sempurna, maka akan
dihasilkan C, CO, CO2, dan H2O.
b. mudah diubah menjadi senyawa jenuh, misalnya oleh H 2, Cl2, Br2,
HCl, dan HBr. Reaksi penubahan ikatan rangkap menjadi ikatan
tunggal disebut reaksi adisi.
c. Dapat berpolimerasi, yaitu molekul-molekul alkena bergabung
menjadi molekul yang besar.
3. Sifat-sifat alkuna
 Sifat fisika pada alkuna
Sifat – sifat fisika senyawa alkana dapat dijabarkan sebagai berikut.
a. Pada temperatur kamar, suku rendah berwujud gas.
b. Makin panjang rantai karbon, makin tinggi titik leleh, titik didih,
dan rapat jenisnya.
c. Sedikit larut dalam air, tetapi larut dalam karbon tetraklorida (CCl 4)
dan eter.

 Sifat kimia pada alkuna


Sifat – sifat fisika senyawa alkana dapat dijabarkan sebagai berikut.
a. Jika alkuna terbakar secara sempurna maka akan menghasilkan CO2
dan H2O. Namu, bila pembakarannya tidak sempurna, maka akan
dihasilkan CO, CO2, dan H2O.
b. Alkuna juga dapat mengalami reaksi adisi.
D. Reaksi Hidrokarbon
Reaksi hidrokarbon dapat berupa reaksi oksidasi, reaksi substitusi, reaksi adisi, dan
reaksi eliminasi.
1. Reaksi Oksidasi
Reaksi oksidasi yang terjadi pada golongan hidrokarbon merupakan reaksi
pembakaran yang akan menghasilkan karbon dioksida dan air. contohnya
adalah reaksi pembakaran gas metana
CH4(g) + 2O2(g) CO2(g) + 2H2O(g)
2. Reaksi Substitusi
Reaksi substitusi merupakan reaksi penggantian gugus fungsi (atom atau
molekul) yang terikat pada atom C senyawa hidrokarbon.
Contoh :
1000C

CH4(g) + Cl2 CH3Cl(g) + HCl(g)


Jika gas klorin tersedia dalam campuran, reaksinya akan berlanjut seperti di
bawah ini. 1000C

CH3Cl(g) + Cl2(g) CH2Cl2(g) + HCl(g)

CH2Cl2(g) + Cl2(g) 1000C CHCl3(g) + HCl(g)

CHCl3(g) + Cl2(g) 1000C CCl4(g) + HCl(g)

Reaksi substitusi tersebut digunakan dalam pembuatan senyawa diklorometana.


Jika reaksi dilakukan pada senyawa metana maka akan dihasilkan senyawa
diklorometana.
3. Reaksi Adisi
Pada reaksi adisi, senyawa hidrokarbon mengalami penambahan jumlah atom
yang diikat oleh atom yang semula berikatan rangkap. Reaksi adisi terjadi bila
senyawa karbon memiliki ikatan rangkap dua atau rangkap tiga, sehinga
ikatannya berkurang dan digantikan dengan gugus fungsi (atom atau molekul).

+ HBr

4. Reaksi Eliminasi
Reaksi eliminasi merupakan reaksi kebalikan dari reaksi adisi. Reaksi eliminasi
melibatkan pelepasan atom atau gugus atom dari sebuah molekul membentuk
molekul baru.
Contoh : C2H5Cl(aq) C2H4(aq) + HCl(aq)
Etil klorida etana Asam klorida
Reaksi eliminasi terjadi pada senyawa jenuh (tidak memiliki ikatan rangkap)
dan menghasilkan senyawa tak jenuh (memiliki ikatan rangkap).

Lampiran 6

LEMBAR SOAL ULANGAN HARIAN

1. Jelaskan pengertian senyawa hidrokarbon serta kekhasan atom karbon ?


2. Sebutkan dan jelaskan jenis – jenis rantai karbon
CH3

CH2 CH3
H2
HC C CH(CH3)
H2
3HC C C C(CH3)3
H
3. Lihatlah gambar di atas, apakah senyawa tersebut mengandung atom C primer,
sekunder, tersier, dan kuarterner? Jika iya berapakah jumlahnya masing-masing?
4. Jelaskan pengertian dari alkana, alkena, dan alkuna
5. Tuliskan struktur dari senyawa berikut:
a. 2-metil-pentena b. 3-heksuna c.2,2 – dimetil butana
6. Tuliskan tata nama senyawa dari struktur berikut
a. HC C
H
C
H2
C CH3 b. H2 H
3HC C C CH3
CH2

CH3
CH3

c. 3HC C C CH3
H

C2H5

7. Sebutkan dan jelaskan macam – macam reaksi senyawa hidrokarbon


8. Asam Iodida, HI, dapat mengadisi ikatan rangkap pada alkena. Gambarlah reaksi dan
produk adisi asam iodida terhadap
(a) etilena (b) propilena (c) 1–butena, dan (d) 2 – butena
9. Tuliskan struktur dan nama isomer heksana, C5H12,
10. Lihatlah gambar dibawah, jelaskan perbedaan dari kedua gambar tersebut bila
ditinjau dari sifat fisikanya
H2 H2 H2 H2 H2 H2
3HC C C CH3 3HC C C C C CH3
Lampiran 7
LEMBAR PENILAIAN TERTULIS
ULANGAN HARIAN
No IPK Soal Jawaban Skor
1. 3.1.1 Mengetahui 1. Jelaskan pengertian Senyawa hidrokarbon adalah
kekhasan atom senyawa hidrokarbon serta senyawa yang mengandung 4
karbon dan
kekhasan atom karbon ? unsur karbon dan unsur
senyawa
hidrogen. Kekhasan atom
hidrokarbon
berdasarkan karbon adalah memiliki
jenis rantai elektron valensi empat dan
yang terbentuk berikatan kovalen
dan jenis ikatan 2. Sebutkan dan jelaskan Atom C Primer adalah atom 8
antaratom C
jenis – jenis rantai karbon yang mengikat 1 atom C
lainnya atau mengikat 3
atom H
Atom C Sekunder adalah
atom yang mengikat 2 atom
C lainnya atau mengikat 2
atom H
Atom C Tersier adalah atom
yang mengikat 3 atom C
lainnya atau mengikat 1
atom H
Atom C Kuarterner adalah
atom yang mengikat 4 atom
C lainnya atau tidak
mengikat atom H
CH3 Atom C primer : 7 2
CH2 CH3

H2
Atom C sekunder: 3 2
HC C CH(CH3)

H2 Atom C tersier: 3 2
3HC C C C(CH3)3
H
Atom C kuarterner: 1 2

3. Lihatlah gambar di atas,


apakah senyawa tersebut
mengandung atom C
primer, sekunder, tersier,
dan kuarterner? Jika iya
berapakah jumlahnya
masing-masing?
2. 3.1.3 Menentukan 4. Jelaskan pengertian alkana, Alkana adalah senyawa 9
struktur dan tata
alkena, dan alkuna hidrokarbon yang memiliki
nama senyawa
ikatan tunggal dan bersifat
golongan
hidrokarbon
jenuh
Alkena adalah senyawa
(alkana, alkena, hidrokarbon yang memiliki
alkuna)
ikatan rangkap duan dan
bersifat tak jenuh
Alkuna adalah senyawa
hidrokarbon yang memiliki
ikatan rangkap tiga dan
bersifat jenuh
5. Tuliskan struktur dari CH3 10
senyawa berikut: H2 H2
2HC C C C CH3
a. 2-metil-pentena

b. 3-heksuna H2 H2 11
3HC C C C C CH3

c. 2,2 – dimetil butana CH3 11


H2
3HC C C CH3

CH3
6. Tuliskan tata nama 3 – etil butuna 6
senyawa dari struktur
berikut
a. H H2
HC C C C CH3

CH2

CH3

b. H2 H 2 – metil – butana 6
3HC C C CH3

CH3

c. 3HC C C CH3 3 – metil – 2 pentena 6


H

C2H5

3 3.1.3 Menganalisis 7. Sebutkan dan jelaskan macam – Reaksi Oksidasi/Reaksi 17


sifat senyawa macam reaksi senyawa
Pembakaran adalah reaksi
hidrokarbon hidrokarbon
senyawa hidrokarbon dengan
berdasarkan oksigen menghasilkan
kekhasan atom
karbon dioksida dan air
karbon dan
Reaksi Substitusi adalah
golongan
senyawanya
reaksi penggantian suatu
senyawa atom dengan atom yang lain
hidrokarbon Reaksi Adisi adalah reaksi
(alkana, pengubahan ikatan rangkap
alkena, alkuna)
menjadi ikatan tunggal dan
digantikan dengan atom
lainnya
Reaksi Eliminasi adalah
reaksi pelepasan atom untuk
mebentuk molekul baru
8. Asam Iodida, HI, dapat 2HC CH2 + HI 11
mengadisi ikatan rangkap
pada alkena. Gambarlah
reaksi dan produk adisi
asam sulfat terhadap
(a) 1 - etena

(b) 1 - propena 15

(c) 1–butena, dan H2 19


2HC C C CH3 + HI
H
H H2
3HC C C CH3

I
(d) 2 – butena 3HC C C 18
CH3 + HI
H H
H H2
3HC C C CH3

I
4. 3.1.3 Menganalisis 9. Tuliskan struktur dan nama H2 H2 H2 9
sifat senyawa 3HC C C C CH3
isomer heksana, C5H12, dan
hidrokarbon H2 9
kemudian urutkan isomer- H
berdasarkan 3HC C C CH3
kekhasan atom
isomer tersebut menurut
kenaikan titik didihnya! CH3
karbon dan
golongan Jelaskan alasannya ! CH3 9
senyawanya
senyawa
3HC C CH3
hidrokarbon
CH3
(alkana, alkena,
alkuna)
3.1.4 Mengidentifi
kasi
keisomeran
senyawa
H2 H2
hidrokarbon 3HC C C CH3
(alkane,alken
a, alkuna) H2 H2 H2 H2
3HC C C C C CH3
10. Lihatlah gambar dibawah, Butana memiliki titik didih, 7
jelaskan perbedaan dari kedua
titik leleh, dan rapat
gambar tersebut bila ditinjau dari
jenisnya yang lebih rendah
sifat fisikanya
dibandingkan dengan h
heksana. Butana berwujud
gas sedangkan heksana cair.

JUMLAH 193
skor yang didapat
nilai= x 100
skor maksimum

Anda mungkin juga menyukai