0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan3 halaman

Penerapan Discovery Learning SKI Khulafa'ur Rasyidin

Dokumen tersebut merupakan template untuk menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Masa Khulafaurrasyidin. Terdapat identifikasi masalah yang mencakup kurangnya minat siswa dan keterbatasan penyampaian guru, penyebab masalah seperti metode ceramah dan muatan materi yang padat, serta solusi menggunakan model discovery learning untuk meningkatkan aktifitas siswa. Langkah-langkah

Diunggah oleh

Erviana ria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan3 halaman

Penerapan Discovery Learning SKI Khulafa'ur Rasyidin

Dokumen tersebut merupakan template untuk menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Masa Khulafaurrasyidin. Terdapat identifikasi masalah yang mencakup kurangnya minat siswa dan keterbatasan penyampaian guru, penyebab masalah seperti metode ceramah dan muatan materi yang padat, serta solusi menggunakan model discovery learning untuk meningkatkan aktifitas siswa. Langkah-langkah

Diunggah oleh

Erviana ria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEMPLATE UNTUK PROBLEM BASED

LEARNING

Nama Mahasiswa : Ria Erviana


Kelompok Mapel : PAI 23
Judul Modul : Perkembangan Kebudayaan Islam Pada Masa Khulafaurrasyidin
Judul Masalah : Penerapan Model pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan
Pemahaman Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Pada Masa
Khulafa’ur Rasyidin

NO KOMPONEN DESKRIPSI
1. Kurangnya minat peserta didik dalam pembelajaran SKI
2. Guru menyampaikan materi yang terbatas dan sekedarnya
Identifikasi Masalah (berbasis saja, hanya monoton dan ceramah saja sehingga peserta didik
1 masalah yang ditemukan di ada yang mengantuk, mengobrol, dan bermain dengan
lapangan) temannya ketika pelajaran sedang berlangsung.
3. Peserta didik banyak yang tidak mengenal dan faham tentang
sejarah Khulafa’ur Rasyidin
1. Guru hanya menggunakan metode ceramah dalam
menyampaikan pembelajaran di kelas sehingga peserta didik
cepat bosen dan kurang memperhatikan terhadap
Penyebab Masalah keterangan yang diberikan oleh guru.
2
(Dianalisis apa yang menjadi akar 2. Muatan materi SKI sangat padat dan membutuhkan waktu
masalah yang menjadi pilihan yang tidak sedikit, serta harus disampaikan ke
masalah)
peserta didik agar mereka bisa memahami, mengenal dan
menghayati Sejarah Islam dengan baik.

1. Berubahnya gaya belajar peserta didik pada saat ini yang


lebih menyukai aktif dari pada pasif dalam proses
pembelajaran maka ketika hanya mendengarkan dari
Solusi : guru dengan cara menjelaskan materi dikelas akan
A. Dikaitkan dengan membuat peserta didik menjadi mengantuk, cepat bosen, dan
teori/dalilyang relevan kurang memperhatikan terhadap keterangan yang diberikan
3 B. Sesuaikan dengan oleh guru, oleh karena itu guru harus berinovasi dalam
langkah/prosedur yang menggunakan metode mengajar karena berhasil tidaknya
sesuaidengan masalah peserta didik belajar sangat bergantung pada tepat
yang akan dipecahkan tidaknya metode yang digunakan oleh guru ketika
mengajar didalam kelas.

Diharapkan dengan menggunakan model pembelajaran


discovery learning ini proses belajar mengajar terhadap
materi pelajaran SKI dapat terfokus kepada keaktifan peserta
didik sehingga tidak dijumpai lagi peserta didik yang
mengantuk, cepat bosen, atau tidak memperhatikan
pelajaran karena setiap peserta didik akan merasa
mendapatkan tanggung jawab untuk menyelesaikan
masalah yang diberikan oleh guru ketika menerapkan
model pembelajaran discovery learning dalam proses
belajar mengajar mata pelajaran SKI.
2. Langkah-langkah
a. Guru harus membuat perangkat pembelajaran,
menyiapkan materi pelajaran, menentukan bentuk
evaluasi yang akan digunakan untuk menilai hasil
pembelajarannya, merencanakan metode pengajaran
yang akan digunakan agar para peserta didik merasa
nyaman dan bisa aktif dalam pembelajaran.
b. Guru juga menyiapkan materi yang akan diajarakan
sesuai dengan standart kompetensi dan kompetensi
dasar yang sudah ditentukan, menyiapkan soal-soal
yang akan dibahas dan dibuat untuk diskusi,
menyediakan vidio yang akan diputar dikelas sesuai
dengan materi yang akan dibahas, menyiapkan draf
penilaian yang akan digunakan

Anda mungkin juga menyukai