0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan3 halaman

Penjadwalan Operasi di Rumah Sakit

Dokumen ini membahas tentang prosedur penjadwalan operasi elektif dan darurat di Rumah Sakit Pertamina Royal Biringkanaya. Prosedur ini meliputi pendaftaran pasien oleh petugas ruangan, penyusunan jadwal operasi oleh koordinator kamar bedah, dan prioritas pelaksanaan operasi darurat dibanding elektif. Tujuannya adalah sebagai acuan standar operasi penjadwalan tindakan bedah di rumah sakit tersebut.

Diunggah oleh

Khaerunnisa Ikhsan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan3 halaman

Penjadwalan Operasi di Rumah Sakit

Dokumen ini membahas tentang prosedur penjadwalan operasi elektif dan darurat di Rumah Sakit Pertamina Royal Biringkanaya. Prosedur ini meliputi pendaftaran pasien oleh petugas ruangan, penyusunan jadwal operasi oleh koordinator kamar bedah, dan prioritas pelaksanaan operasi darurat dibanding elektif. Tujuannya adalah sebagai acuan standar operasi penjadwalan tindakan bedah di rumah sakit tersebut.

Diunggah oleh

Khaerunnisa Ikhsan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENJADWALAN OPERASI

No. Dokumen No. Revisi: Halaman

10/SPO/OK/RSOJPRB/II/2022 00 1 / 3

Tanggal Terbit: Ditetapkan oleh:


STANDAR Direktur,
PROSEDUR 14 Februari 2022
OPERASIONAL

dr. Muhammad Ahsan, MARS

PENGERTIAN Penjadwalan operasi adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka


merencanakan tindakan pembedahan baik elektif maupun cito
(darurat).

TUJUAN Sebagai acuan penerapan standar prosedur operasional (SPO)


sebagai langkah-langkah penjadwalan operasi elektif maupun cito di
Rumah Sakit Pertamina Royal Biringkanaya.

KEBIJAKAN 1. Undang-undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit


2. Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Surat Keputusan Direktur tentang Pedoman pelayanan Kamar
Bedah Rumah Sakit Pertamina Royal Biringkanya

PROSEDUR Petugas
1. Koordinator Kamar Bedah
Persiapan Alat
1. Buku Jadwal pendaftaran
2. Formulir daftar acara
3. Papan white board penjadwalan
4. Ballpoint dan spidol white board
5. Computer penjadwalan
6. Mesin Printer
Pelaksanaan
a. Operasi Elektif
- Penerima pendaftaran ( sekretaris kamar bedah )
- Ka. Perawatan Kamar Bedah sebagai penyusun acara Operasi
1. Petugas / perawat rawat jalan atau perawat ruangan mendaftarkan
operasi ke sekretaris kamar bedah melalui telepon dengan nomor
PENJADWALAN OPERASI

No. Dokumen No. Revisi: Halaman

10/SPO/OK/RSOJPRB/II/2022 00 2 / 3

pesawat 9322 / 9686.


2. Sekretaris kamar bedah mencatat data pasien yang meliputi:
a. Tanggal Mendaftar
b. Jam Mendaftar
c. Dilakukan tanggal berapa
d. Permintaan jam berapa
e. Nama
f. Umur
g. No. Rekam Medik
h. Pasien dirawat dilantai berapa atau One Day Care.
i. Diagnosa
j. Terapi / tindakan yang akan dilakukan
k. Dokter yang merawat (operator)
l. Pelaporan
m. Penerima laporan
3. Sehari sebelum tindakan pembedahan sekretaris menyerahkan
buku penjadwalan kepada Koordinator Perawatan Kamar Bedah
untuk disusun jadwal operasi pada formulir acara operasi.
4. Apabila operasi tidak dapat dijadwalkan sesuai permintaan, maka
sekretaris / petugas kamar bedah menghubungi dokter yang
merawat, untuk penjadwalan ulang.
5. Bila ada tambahan operasi, dijadwalkan ke urutan berikutnya.
6. Kemudian jadwal operasi ditulis di papan diketik dengan komputer
dan ditandatangani Kepala Perawatan Kamar Bedah dan
disebarluaskan.
b. Operasi cito ( darurat )
1. Untuk kasus yang memerlukan tindakan pembedahan darurat
( cito ), langsung melapor kepada sekretaris kamar bedah
melalui pesawat telepon 9687 / 9322
2. Sekretaris kamar bedah mencatat di buku dan melaporkan
PENJADWALAN OPERASI

No. Dokumen No. Revisi: Halaman

10/SPO/OK/RSOJPRB/II/2022 00 3 / 3

kepada penanggung jawab ruangan.


3. Operasi cito diprioritaskan dengan menunda pelaksanaan
operasi elektif yang dijadwalkan.
4. Penyusun jadwal operasi berdasarkan dengan urutan sebagai
berikut:
 Operasi Elektif
 Operasi Cito Life Saving
 Operasi Anak
Sesuai daftar urut pendaftaran atau dalam hal tertentu,
ditentukan oleh petugas kamar bedah

UNIT TERKAIT 1. Instalasi Kamar Bedah


2. Instalasi Rawat Inap
3. Instalasi Rawat Intensif
4. Instalasi Gawat Darurat (IGD)

Anda mungkin juga menyukai