Stres dan Kualitas Tidur Mahasiswa
Stres dan Kualitas Tidur Mahasiswa
No 1 (2021)
[Link] 1 (2021)
p-ISSN :2657-2435
e-ISSSN:2721-3145
1
Anri
2
Manaf
3
Lulu
1
Universitas Bhakti Kencana Bandung
2
Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta
3
Universitas Bhakti kencana Bandung
email: anri@[Link]
ABSTRAK
Pendahuluan: Perguruan tinggi yaitu jenjang pendidikan setelah sekolah menengah pertama
yang mencakup program pendidikan D III, S-1, S-2, spesialis dan S-3 yang diselenggarakan oleh
perguruan tinggi. Salah satu kehidupan akademik yang dapat menjadikan stres pada mahasiswa
mahasiswa merupakan adanya perubahan gaya belajar dari sekolah menengah Atas ke perguruan
tinggi, begitu juga adanya tugas-tugas kuliah yang harus di selesaikan, adanya target pencapaian
nilai yang harus di kejar, terutma stres pada mahasiswa semester akhir yaitu untuk membuat
tugas akhir karya ilmiah atau skripsi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan deskriptif
korelasi yang bersifat mencari hubungan antara kedua fenomena atau lebih, dan menggunakan
pendekatan Cross sectional dengan sampel sebanyak 62 orang dengan tehnik stratified random
sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data menggunakan data primer dengan
menyebarkan kuesioner yang dibagikan dan di isi oleh mahasiswa yang sedang mengerjakan
karya tulis ilmiahnya di Universitas Bhakti Kencana Prodi D III Keperawatan. Kuesioner yang di
gunakan menggunakan kuesioner yang sudah baku yaitu yang di adopsi dari kuesioner Safira dan
Safutra (2009) mengenai tingkat stres. Kuesioner tersebut di modifikasi oleh peneliti dengen
menggunakan Bahasa yang mudah di pahami, jelas sesuai dengan keadaan sampel yaitu
mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan karya tulis ilmiah. Hasil: Hasil analisis
hubungan tingkat stres dengan gangguan kualitas tidur didapatkan nilai p-value (0.004) < dari
nilai alpha (0.05) sehingga H0 ditolak Hı diterima Kesimpulan: terdapat hubungan yang
signifikan antara tingkat stres dengan ganguan kualitas tidur pada mahasiswa prodi D III Yang
sedang melakukan KTI.
Kata Kunci: Tingkat setres ; Kualitas tidur pada mahasiswa covid -19
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, [Link] 1 (2021)
[Link] 1 (2021)
p-ISSN :2657-2435
e-ISSSN:2721-3145
Abstract
Introduction: Higher education is the level of education after junior high school which includes
D III, S-1, S-2, specialist and S-3 education programs organized by universities. One of the
academic life that can cause stress to students is a change in learning styles from high school to
college, as well as college assignments that must be completed, there is a target achievement
value that must be pursued, especially stress on semester students. The final task is to make the
final project of a scientific paper or thesis. Methods: The type of research used is descriptive
correlation which is looking for a relationship between two or more phenomena, and uses a
cross sectional approach with a sample of 62 people with stratified random sampling technique.
The data collection method used primary data by distributing questionnaires that were
distributed and filled in by students who were working on their scientific papers at Bhakti
Kencana University, D III Nursing Study Program. The questionnaire used was a standardized
questionnaire, which was adopted from the Safira and Safutra (2009) questionnaire regarding
stress levels. The questionnaire was modified by the researcher by using language that is easy to
understand, clearly in accordance with the state of the sample, namely final year students who
are working on scientific papers. Results: The results of the analysis of the relationship between
stress levels and sleep quality disorders obtained a p-value (0.004) < from the alpha value (0.05)
so that H0 was rejected, H Kesimpulan was accepted. Conclusion: there is a significant
relationship between stress levels and sleep quality disorders in D III study program students.
doing KTI.
Keywords: stress level ; sleep quality in covid-19 students mahasiswa
Bersama Orang
48 77,4 Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Tingkat
Tua
Kost 11 17.7 stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Total 62 100.0 Universitas Bhakti Kencana
Tingkat stress F %
Tabel 4.2 hasil analisis univariat tentang Stres Ringan 29 46,8
statustinggal mahasiswa tingkat akhir yang Stres Sedang 28 45,2
sedang melakukan karya tulis ilmiah di saat Stres Berat 5 8,1
pandemi di Fakultas Keperawatan Prodi D Total 62 100.0
III Keperawatan Universitas Bhakti Kencana
diatas menunjukan bahwa Sebagian Dari Tabel 4.4 hasil analisis univariat
responden 48 (77,4%) tinggal Bersama tentang tingkat stres mahasiswa tingkat akhir
orang tua, sebagain status tinggal 11 (17,7) yang sedang melakukan karya tulis ilmiah di
dan sangat sedikit responden 3 (4.8%) status saat pandemi di Fakultas Keperawatan Prodi
tinggal lain-lain D III Keperawatan Universitas Bhakti
Tabel 4.3 Kencana diatas menunjukan bahwa
Distribusi Frekuensi Aktifitas Selain Sebagian responden 29 (46,8%) tingkat stres
Kuliah Mahasiswa Tingkat Akhir ringan, Sebagian 28 (45,2%) tingkat stres
Universitas Bhakti Kencana sedang dan sangat sedik sekali responden 5
Aktifitas Selain F % (8,1%) tingkat stres berat.
Kuliah
Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Kualitas
Lain-Lain 38 61,3
Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Olah raga 13 21.0
Universitas Bhakti Kencana
Organisasi 3 4.8 Kualitas Tidur F %
Kerja Kualitas tidur
8 12,9 28 45.2
Freelance/Fulltime
baik
Total 62 100.0 Kualitas Tidur
34 54.8
Buruk
Dari Tabel 4.3 hasil analisis univariat Total 62 100.0
tentang aktifitas selain kuliah mahasiswa
tingkat akhir yang sedang melakukan karya Dari Tabel 4.5 hasil analisis univariat
tulis ilmiah di saat pandemi di Fakultas tentang kualitas tidur mahasiswa tingkat
Keperawatan Prodi D III Keperawatan akhir yang sedang melakukan karya tulis
Universitas Bhakti Kencana diatas ilmiah di saat pandemi di Fakultas
menunjukan bahwa Sebagian responden 38 Keperawatan Prodi D III Keperawatan
(61,3%) aktidfitas selain kuliah lain-lain, Universitas Bhakti Kencana diatas
Sebagian kecil 13 (21.0%) aktifitas selain menunjukan bahwa Sebagian responden 28
kuliah olah raga sedikit responden 8 (12,9%) (45,2%) kualitas tidur aik, dan sebagian
aktifitas selain kuliah kerja freelance/fultime besar responden 34 (54,8%) kualitas tidur
dan sangat sedikit responden 3 (4,8%) buruk
aktifitas selain kuliah organisasi.
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, [Link] 1 (2021)
[Link] 1 (2021)
p-ISSN :2657-2435
e-ISSSN:2721-3145
Tabel 4.6 Hubungan Tingkat Stres Dengan Gangguan Kualitas Tidur Pada
Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Bhakti Kencana
Kualitas Tidur
Tingkat Stres Kualitas Kualitas Total P-Value C
tidur Baik Tidur Buruk
F % F % F %
Stres ringan 19 65,5 10 34,5 29 46.8
Sertres sedang 9 32.1 19 67,9 28 45,2
Stres berat 0 0.0 5 14,7 5 8,1 0.004 0,386
Total 28 45,2 34 54,8 62 100
Hasil analisis hubungan tingkat stres dengan Mahasiswa dalam penelitian ini bahwa
gangguan kualitas tidur pada mahasiswa karya tulis ilmiah ini sebagai ancamana yang
tingkat akhir yang sedang melaksanakan masih wajar sehingga n masih mampu untuk
karya tulis ilmiah di saat pandemi di mengatasi stresor yang di hadapi selama
Fakultas Keperawatan Prodi D III menyelesaikan karya tulis ilmiah. Hal ini
Keperawaan Universitas Bhakti Kencana dapat di lihat dari hasil penelitian
didapatkan nilai p-value (0.004) < dari nilai menunjukan sangat sedikit sekali responden
alpha (0.05) sehingga H0 ditolak Hı diterima, yang mengalami stress berat. Persepsi
dengan demikian ada hubungan tingkat stres mahasiswa terhadap stress dapat menjadi
dengan gangguan kualitas tidur dan di lihat dalam penyelesaian karya tulis ilmiah tidak
dari nilai Coeficien Contingensi yaitu 0.386 menjadi penghambat untuk melakukan
bahwa hubungan antara tingkat stres dengan aktivitas lain seperti olahraga, bekerja, atau
gangguan kualitas tidur pada pada pun berorganisasi
mahasiswa tingkat akhir Tingkat keeratan
hubungannya adalah rendah Hal ini sejalan dengan penelitian lubis dan
nurmala (2020) dia mengatakan bahwa
PEMBAHASAN tingkat stres yang tejadi pada mahasiswa
Gambaran Tingkat stres Pada sangat meningkat lima kali lebih tinggi
Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas dibandingkan kejdian stress pada remaja
Bhakti Kencana pada tahun 1938. Begitu juga hasi penelitian
Dari hasil penelitian berupa pengisian lema dkk (2012) hasil yang di peroleh 0,8 %
kuesioner kepada responden penelitai (1,294) mahasiswa amemiliki gejala
mendapakan hasil tentang tingkat stres deoeresi, 58% (1.369) mahasiswa memiliki
mahasiswa tingkat akhir yang sedang gejala kecemasan dan 34,1% (864)
melakukan karya tulis ilmiah di saat mahasiswa memiliki gejala stress, , 55,8%
pandemi di Fakultas Keperawatan Prodi D (1,424) mahasiswa memiliki kualitas tidur
III Keperawatan Universitas Bhakti Kencana buruk jika dibandingkan dengan mahasiswa
diatas menunjukan bahwa Sebagian tikta 2 an tiangkat 1.
responden 29 (46,8%) tingkat stres ringan,
Sebagian 28 (45,2%) tingkat stres sedang Peneliti berasumsi bahwa bahwa mahasiswa
dan sangat sedik sekali responden 5 (8,1%) yang mengalami stres di sebabkan karena
tingkat stres berat. beban kerja atau tuntutan akademik yang
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, [Link] 1 (2021)
[Link] 1 (2021)
p-ISSN :2657-2435
e-ISSSN:2721-3145