Pengenalan
Process Hazard Analysis (PHA)
Risk Management System/Sistem Manajemen
Risiko
Identify Assess Yes
Estimate Risk Implement Control and
Hazards Acceptability review
No
Develop Control
measures
Process
Safety Information
Employees
Participation Operating
Procedures
Emergency
PHA
planning
Management
of change
Training
Pre- startup
Contractors
safety review
Management
Proses Manajemen Risiko
IDENTIFY Tentukan kondisi yang berpotensi
menimbulkan bahaya
Tentukan dan prioritaskan secara
EVALUATE kualitatif efek dari bahaya
Identifikasi sarana untuk
CONTROL mencegah atau memitigasi
bahaya
• Sesuai dengan kompleksitas proses
• Prioritas didasarkan pada pengujian risiko
• Identifikasi insiden sebelumnya yang
cenderung mempunyai potensi akan
Persyaratan konsekuensi bencana
PSM • Dilakukan oleh tim
• Penggunaan metodologi yang tepat untuk
identifikasi dan evaluasi bahaya dari
proses
• What if; Checklist; HAZOP; FMEA; FTA;
ETA; JHA or equivalent
• Implementasi control measure yang
diperlukan (Engineering dan control measures
administratif untuk bahaya dan
keterkaitannya)
Persyaratan • Konsekuensi kegagalan kontrol
• Pertimbangan untuk aktivitas rutinitas dan
PSM non-rutinitas
• Pembaruan dan Revalidasi setidaknya setiap
lima tahun.
• Retensi PHA dan pembaruan atau validasi
ulang untuk setiap proses
Penerapan • Metodologi untuk identifikasi bahaya
PHA • Metodologi untuk risk assessment
• Tanggung jawab untuk melakukan identifikasi bahaya
dan risk assessment
• Kriteria untuk risk assessment
• Pertimbangan untuk tugas rutinitas dan non-rutinitas
• Persyaratan training untuk personel yang melakukan
identifikasi bahaya dan risk assessment
• Identifikasi bahaya
Perencanaan • Tentukan risiko
untuk • Putuskan apakah risiko dapat
identifikasi ditoleransi (signifikansi)
bahaya, risk • Pilih objectives untuk
assessment improvement
dan control • Persiapkan rencana Tindakan
risiko kontrol risiko
• Review the effectiveness
• The POTENTIAL to harm
• Suatu Peristiwa, Keadaan atau
Kondisi dengan potensi
Apa itu bahaya, termasuk kesehatan
bahaya yang buruk, cedera atau
(hazard)? kematian, kerusakan properti,
tanaman, produk atau
lingkungan, kerugian produksi
atau peningkatan kewajiban
Apakah ada sumber bahaya?
Siapa (atau apa) yang dapat
dibahayakan?
Identifikasi
Bahaya Bagaimana bahaya itu bisa
terjadi?
Perhatikan bahwa bahaya yang dengan jelas memiliki
potensi yang dapat diabaikan tidak boleh
didokumentasikan atau dipertimbangkan lebih lanjut.
• Konsekuensi dari tidak
mengelola bahaya, misalnya
kehilangan kendali
Apa itu efek? Or
• Konsekuensi dari pelepasan
(release) yang diharapkan
Hazard and Effects Incident Model
hazards - things
with potential to
harm/hal-hal
dengan potensi
membahayakan
Hazard
e.g. hot pipe
Hazard and Effects Incident Model
Target dan Targets (missal,
e.g. operator orang atau aset) - that
are vulnerable to
hazards/yang rentan
terhadap bahaya
Hazard
e.g. hot pipe
Hazard and Effects Incident Model
Target
e.g. operator
Event
(Operator terbakat)
Hazard
e.g. hot pipework
Jika mereka (target &
hazard) dibiarkan bertemu,
maka insiden atau Event
(kejadian) terjadi
Hazard and Effects Incident Model
Biasanya, potensi bahaya
dalam hazard dikendalikan
atau diatasi
Hazard
e.g. hot pipework
Insulation
Hazard and Effects Incident Model
Tindakan lain
PPE
memberikan
Target perlindungan dan
e.g. operator
membuat target
tidak terlalu rentan.
Hazard
e.g. hot pipe
Insulation
Hazard and Effects Incident Model
PPE
Target
e.g. operator
A Safe System
Hazard
e.g. hot pipe
Insulation
Hazard and Effects Incident Model
Tapi terkadang,
kontrol dan penahanan
gagal...
...dan potensi
bahaya
terlepas.
Hazard
e.g. hot pipe
Failed Control
(e.g., Worn
cladding)
Hazard and Effects Incident Model
Failed Defence
(e.g., Gloves not
worn)
Target
e.g. operator
...jadi target
menjadi
rentan.
Di sini juga...
Hazard and Effects Incident Model
Failed Defence
(e.g., Gloves not
worn)
Target
e.g. operator
Event
(Operator terbakar)
Hazard
e.g. hot pipe
Accident !
Failed Control
(e.g., Worn
cladding)