0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan8 halaman

Fungsi dan Letak Sensor Mobil EFI

Sensor-sensor pada sistem injeksi EFI meliputi sensor suhu udara masuk, tekanan manifold, posisi katup gas, posisi camshaft, posisi crankshaft, sensor kecepatan mesin idle, katup pengontrol oli dan uap bahan bakar, sensor ketukan, sensor suhu cairan pendingin, sensor oksigen, injektor bahan bakar, dan pompa bahan bakar."

Diunggah oleh

Andika Dwi Saputra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan8 halaman

Fungsi dan Letak Sensor Mobil EFI

Sensor-sensor pada sistem injeksi EFI meliputi sensor suhu udara masuk, tekanan manifold, posisi katup gas, posisi camshaft, posisi crankshaft, sensor kecepatan mesin idle, katup pengontrol oli dan uap bahan bakar, sensor ketukan, sensor suhu cairan pendingin, sensor oksigen, injektor bahan bakar, dan pompa bahan bakar."

Diunggah oleh

Andika Dwi Saputra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Beranda 

 ›  EFI  ›  Engine

Fungsi Dan Letak Sensor-Sensor EFI Pada


Mobil, Pahami Agar Anda Bisa Menanganinya
Ketika Terjadi Gangguan
Ditulis oleh Otospeedcar_Teams 

Fungsi dan Letak Sensor Pada Mobil Efi, Toyota Avanza adalah mobil yang diproduksi
di Indonesia oleh pabrikan Daihatsu, yang dipasarkan dalam dua merk yaitu Toyota
Avanza dan Daihatsu Xenia. Generasi pertama mobil ini diluncurkan saat Gaikindo Auto
Expo 2003, Nama "Avanza" berasal dari bahasa Italia avanzato, yang berarti
"peningkatan".

Pada tahun 2005 diluncurkan Avanza (1.3 S VVT-i) dengan transmisi "otomatis" dan
sudah dilengkapi teknologi pengereman ABS Pada akhir tahun 2006, diluncurkan New
Avanza-Xenia dengan perubahan tampilan, aksesoris, peningkatan performa serta
mesin baru berteknologi VVT-i yang melengkapi semua versi (facelift). Pada akhir tahun
2006 juga diluncurkan New Avanza S (1.5 S VVT-i) yang merupakan versi terlengkap
dengan mesin berkapasitas 1.500 cc VVT-i, sensor parkir belakang, teknologi
pengereman ABS serta pelek aluminium 15". Mesin 1.500 cc VVT-i yang digunakan
oleh Toyota Avanza memiliki spesifikasi yang sama persis dengan Toyota Rush. New
Avanza S tersedia dalam dua pilihan transmisi, yaitu transmisi manual dan transmisi
otomatis.
Pada Kesempatan kali ini kami akan mengulas tentang sensor-sensor yang terdapat
pada Mesin Avanza, Xenia, Rush dan Terios (keempat mobil ini memiliki basis mesin
yang sama dengan system injeksi tipe D yang membedakan hanya pada CC-nya)
beserta letak dan fungsinya masing-maisng, 

Fungsi Sensor dan Actuator Pada Sistem Injeksi


IAT Sensor (Intake Air Temperature Sensor)

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi temperature atau suhu udara masuk kedalam
ruang filter sebelum masuk kedalam mesin, sensor ini terletak di filter udara dengan ciri
memiliki 2 wire. Adapun Cara Kerja IAT Sensor Silahkan Klik Disini.

Baca Juga: Komponen Dan Cara Kerja Torque Converter

MAP Sensor ( Manifold Absolute Sensor)

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi kevacuman pada intake manifold


mesin, Biasanya sensor ini terletak dirumah filter dekat dengan throttle Body dengan ciri
memiliki 3 wire. Adapun Cara Kerja MAP Sensor Silahkan Klik Disini.
TPS Sensor (Throttle Position Sensor)

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi seberapa besar katup throttle atau katub gas
dibuka atau seberapa lebar katup gas terbuka saat peda gas diinjak oleh pengemudi,
Sensor ini biasanya terletak pada throttle body atau dekat dengan katup gas dengan ciri
memiliki 3 Wire. Adapun Cara Kerja TPS Sensor Silahkan Klik Disini.

CMP Sensor (Camshaft Sensor)

Sensor ini Berfungsi untuk mendeteksi Posisi Camshaft guna mendeteksi TOP 1
Silinder 1 pada mesin serta untuk mengetahui posisi pembukaan dan penutupan intake
dan exhaust valve. Sensor ini biasanya terletak dekat dengan Camshaft disebelah
kanan atau belakang dengan ciri memiliki 2 wire. Adapun Cara Kerja CMP Sensor
Silahkan Klik Disini.

Baca Juga: Fungsi Komponen Sistem AC Mobil


 
CKP Sensor ( Crankshaft Position Sensor)
Sensor ini Berfungsi untuk mendeteksi Posisi Cranshaft guna mendeteksi posisi piston
(Pada posisi TMA atau pada posisi TMB), serta untuk mengetahui waktu serta volume
injector melakukan penyemprotan bahan bakar dan  memercikkan bunga api. Sensor ini
biasanya terletak dekat dengan pully crankshaft denga ciri memiliki 2 wire. Adapun
Cara Kerja CKP Sensor Silahkan Klik Disini.

ISC (Idle Speed Control Valve)

Komponen ini bukan merupakan sensor akan tetapi merupakan actuator yang memiliki
fungsi untuk mengatur volume udara yang masuk kemesin saat idle (langsam) dengan
cara bypass katup gas pada saat kondisi tertutup. atau dengan kata lain ISC berfungsi
untuk mengatur putaran mesin saat stationer atau idle. Komponen ini biasanya terletak
didekat throttle body dekat juga dengan throttle position sensor atau TPS
sensor. Adapun Cara Kerja ISC Silahkan Klik Disini.

Vacuum Switching Valve (VSV) atau EVAP


Komponen ini bukanlah sensor tetapi merupakan aktuator, yang memiliki fungsi untuk
membuka saluran uap bensin dari tanki melalui charcoal canister dan disalurkan
kedalam mesin melalui throttle body, uap bensin dari tanki tersebut akan ikut terbakar
didalam mesin. Katup vsv biasanya bekerja setelah kondisi mesin sudah panas.
Komponen ini biasanya terletak di sekitar throttle body dengan saluran selang ukuran
kecil dengan ciri memiliki 2 wire.

Baca Juga: Fungsi Dan Cara Kerja Air Bag SRS


 
OCV (Oil Control Valve)

Komponen ini termasuk aktuator yang berfungsi untuk mengatur pembukaan saluran
oli mesin yang masuk ke VVT-I controller. Komponen ini biasanya terletak disebelah kiri
mesin dekat dengan VVT-I dengan ciri memiliki 2 wire. Adapun Cara Kerja OCV
Silahkan Klik Disini.

Knock Sensor

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi terjadinya knocking pada mesin. Knock sensor
terbuat dari piezo electric element yang menghasilkan tegangan saat piezo electric
element-nya berubah bentuk, hal ini terjadi pada saat block silinder vibrasi yang
disebabkan karena terjadinya knocking pada mesin. Adapun Cara Kerja Knock Sensor
Silahkan Klik Disini.

ECT Sensor (Engine Coolant Temperature) atau Water Temperature Sensor


Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi temperature cairan pendingin guna memberi
sinyal untuk menghidupkan kipas radiator saat mesin sudah panas dan mematikannya
pada saat mesin masih dingin. Sensor ini terletak didekat rumah thermostat dengan ciri
memiliki 2 wire. Adapun Cara Kerja ECT Atau WTS Sensor Silahkan Klik Disini.

Lamda Sensor atau Oxygen Sensor

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi kandungan oksigen didalam gas buang sisa
hasil pembakaran mesin guna mengontrol rasio atau perbandingan campuran bahan
bakar dan udara (AFR), jika  AFRnya lebih kurus  dibandingkan AFR
Stoichiometri  (14:1), maka kandungan oksigen pada gas buang ditambah dan jika
AFRny lebih gemuk dibandingkan AFR Stoichiometri  (14:1), Maka kandungan oksigen
pada gas buang dikurangi, oksigen sensor terletak di knalpot atau exhaus manifold,atau
juga sebelum Catalic converter dan sesudah Catalic converter. Adapun Cara Kerja
Oksigen Sensor Silahkan Klik Disini.

Injektor Bahan Bakar


Komponen ini bukan merupakan sensor melainkan aktuator yang berfungsi untuk
menyemprotkan atau mengabutkan bahan bakar ke dalam mesin atau ke dalam ruang
bakar. Adapun Cara Kerja Injektor Silahkan Klik Disini.

Fuel Pump ( Pompa Bahan Bakar)

Komponen ini berfungsi untuk menaikan tekanan bahan bakar sebelum dikabutkan oleh
injector ke ruang bakar agar tekanannya stabil.

Anda mungkin juga menyukai