0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan7 halaman

Subjek dalam Jaminan Fidusia

Dokumen tersebut merangkum materi hukum jaminan yang mencakup pengertian, unsur-unsur, subjek dan objek, serta hak dan kewajiban para pihak dalam fidusia, resi gudang, dan hipotek.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan7 halaman

Subjek dalam Jaminan Fidusia

Dokumen tersebut merangkum materi hukum jaminan yang mencakup pengertian, unsur-unsur, subjek dan objek, serta hak dan kewajiban para pihak dalam fidusia, resi gudang, dan hipotek.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Ela Yuniar

Nim : 6311201021
Kelas : Ilmu Hukum A
Mata Kuliah : Hukum Jaminan

RESUME MATERI HUKUM JAMINAN


1. FIDUSIA
• Pengertian Fidusia
Fidusia adalah sebuah proses pengalihan hak kepemilikan suatu benda. Dimana meski
hak kepemilikan sudah dialihkan kepada orang lain. Namun sebenarnya benda tersebut
masih menjadi milik pemberi wewenang. Menurut Undang-undang Nomor 42 tahun
1999 tentang fidusia, Fidusia yaitu pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar
kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut
tetap dalam penguasaan pemilik benda.

• Subjek dan Objek Jaminan Fidusia


Subjek dari jaminan fidusia adalah mereka yang dapat mengikatkan diri dalam perjanjian
jaminan fidusia, yang terdiri dari atas pihak debitur sebagai pemberi fidusia dan lembaga
pembiayaan kreditur sebagai penerima fidusia. Sedangkan Objek jaminan Fidusia adalah
benda bergerak baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud dan benda tidak
bergerak khususnya bangunan yang tidak dapat dibebani hak tanggungan sebagaimana
dimaksud dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan yang
tetap berada dalam penguasaan Pemberi Fidusia, sebagai agunan bagi pelunasan utang
tertentu, yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada Penerima Fidusia
terhadap kreditor lainnya.

• Syarat Jaminan Fidusia


Pembebanan Benda dengan Jaminan Fidusia dibuat dengan akta notaris dalam bahasa
Indonesia dan merupakan akta Jaminan Fidusia. Akta Jaminan Fidusia sebagaimana
dimaksud sekurang-kurangnya memuat:
a. identitas pihak Pemberi dan Penerima Fidusia;
b. data perjanjian pokok yang dijamin fidusia;
c. uraian mengenai Benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia;
d. nilai penjaminan; dan
e nilai Benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia

• Hak dan Kewajiban Pemberi Fidusia


Hak pemberi fidusia adalah menguasai benda fidusia, menerima sisa hasil penjual benda
fidusia dan menerima kembali hak dan milik atas benda fidusia jika telah melunasi
utangnya. Adapun Kewajiban pemberi fidusia adalah menjaga dan merawat benda
fidusia agar tidak turun nilainya, melaporkan keadaan benda fidusia kepada penerika
fidusia. Berikutnya melunasi utangnya.

• Hak dan Kewaijban Penerima Fidusia


Hak penerima fidusia adalah mengawasi benda fidusia, menjual benda fidusia jika
debitur wanprestasi, dan mengambil piutangnya dari hasil penjualan benda fiidusia.
Adapun kewajibannya adalah melaksanakan pendaftaran akta jaminan fidusia ke kantor
pendaftaran fidusia, memberikan kekuasaan kepada pemberi fidusia tas bend afidusia
secara pinjam pakai, menyerahkan harga kelebihannya kepada pmeberi fidusia dan
menyerahkan kembali hak milik atas benda fidusia kepada pemberi fidusia jika
piutangnya telah dilunais oleh debitur

• Sifat Jaminan Fidusia


a. Bersifat accesoir, dalam hal ini mengikuti perjanjian pokoknya
b. Hak kebendaan
c. Bersifat memaksa
d. Dapat digunakan, digabung dan dialihkan
e. Tidak dapat dipisah-pisah
f. Memiliki hak prioritas
g. Objek yang dijadikan jaminan fidusia wajib di daftarkan

• Pengalihan Jaminan Fidusia


Pengalihan oleh Kreditur :
a. Cesi, dalam bentuk akta otentik yaitu adanya pengalihan hak dan kewajiban dari
kreditur lama kepada kreditur baru
b. Didaftarkan oleh kreditur baru kepada kantor pendaftrana fidusia
• Hapusnya Jaminan Fidusia
Jaminan Fidusia hapus karena hal-hal sebagai berikut:
a. hapusnya utang yang dijamin dengan fidusia;
b. pelepasan hak atas Jaminan Fidusia oleh Penerima Fidusia; atau
c. musnahnya Benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia

Penerima Fidusia memberitahukan kepada Kantor Pendaftaran Fidusia mengenai


hapusnya Jaminan Fidusia tersebut dengan melampirkan pernyataan mengenai hapusnya
utang, pelepasan hak, atau musnahnya Benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia
tersebut

2. RESI GUDANG
• Pengertian
Resi Gudang adalah dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di Gudang
yang diterbitkan oleh Pengelola Gudang. Adapun Sistem Resi Gudang adalah kegiatan
yang berkaitan dengan penerbitan, pengalihan, penjaminan, dan penyelesaian transaksi
Resi Gudang. Resi Gudang ini biasanya sebagai penyimpanan hasil panen petani yang
nantinya akan dibantu dijual karena resi Gudang ini bertujuan untuk membant petani
menjual hasil panennya. Barang barang atau lain hal yang diditipkan dalam resi Gudang
harus memenuhi ketentuan yaitu, Resi Gudang harus memuat sekurang-kurangnya:
a. judul Resi Gudang;
b. jenis Resi Gudang;
c. nama dan alamat pihak pemilik barang;
d. lokasi gudang tempat penyimpanan barang;
e. tanggal penerbitan;
f. nomor penerbitan;
g. waktu jatuh tempo simpan barang;
h. deskripsi barang;
i. biaya penyimpanan;
j. tanda tangan pemilik barang dan Pengelola Gudang;

• Sifat Resi Gudang


a. Bersifat Accesoir
b. Asas spesialitas dan publisitas
c. Droit de Preference
d. Parate Execuite
e. Penguasaan objek jaminan oleh pengelola Gudang

• Subjek Hukum Resi Hukum


Pemilik komoditas pertanian sebagai debitur atas pinjaman/pembiayaan yang telah
diterimanya yang sekaligus sebagai pemberi hak jaminan resi gudang sesuai dengan akta
pembebanan resi [Link]/lembaga pembiayaan sebagai kreditur atas
pembiayaan/pinjaman yang telah diberikannya yang sekaligus sebagai penerima hak
jaminan resi gudang sesuai dengan akta pembebanan resi gudang.

• Objek Hukum Resi Gudang


Benda bergerak berupa komoditi pertanian yang disimpan digudang dan diterbitkannya
resi gudang oleh pengelola gudang yang terakreditasi sebagai dokumen bukti
kepemilikan atas barang yang disimpan tersebut

• Pihak yang Berkepentingan dalam Transaksi Resi Gudang


Pengelola Gudang adalah pihak yang melakukan usaha pergudangan, baik Gudang milik
sendiri maupuri milik orang lain, yang melakukan penyimpanan, pemeliharaan, dan
pengawasan barang yang disimpan oleh pemilik barang serta berhak menerbitkan Resi
Gudang.
Badan Pengawas Sistem Resi Gudang yang selanjutnya disebut Badan Pengawas adalah
unit organisasi di bawah Menteri yang diberi wewenang untuk melakukan pembinaan,
pengaturan, dan pengawasan pelaksanaan Sistem Resi Gudang.
Lembaga Penilaian Kesesuaian adalah lembaga terakreditasi yang melakukan
serangkaian kegiatan untuk menilai atau membuktikan bahwa persyaratan tertentu yang
berkaitan dengan produk, proses, sistem, dan/atau personel terpenuhi.
Pusat Registrasi Resi Gudang yang selanjutnya disebut Pusat Registrasi adalah badan
usaha berbadan hukum yang mendapat persetujuan Badan Pengawas untuk melakukan
penatausahaan Resi Gudang dan Derivatif Resi Gudang yang meliputi pencatatan,
penyimpanan, pemindahbukuan kepemilikan, pembebanan hak jaminan,pelaporan, serta
penyediaan sistem dan jaringan informasi.
• Hak dan Kewajiban Pemberi Hak Jaminan Resi Gudang
Pemberi Jaminan Resi Gudang memiliki hak menerima pinjaman/pembiayaan dari
krediturBerhak atas resi gudang dan obyek hak jaminan resi gudang manakala
pinjaman/pembiayaan telah dilunasi. Berhak konfirmasi pemberitahuan atas
pembebanan hak jaminan resi gudang maupun perubahannya (pencoretan) dari pusat
registrasi. Berhak konfirmasi pemberitahuan atas eksekusi hak jaminan resi gudang.
Adapun Kewajiban pemberi hak jaminan resi Gudang yaitu, melunasi
pinjaman/pembiayaan sesuai dengan waktu yang telah diperjanjikan, menyerahkan resi
Gudang yang menjadi jaminan kepada kreditur

• Hak dan Kewajiban Penerima Hak Jaminan Resi Gudang


Hak penerima hak jaminan resi Gudang yaitu, Berhak menerima pelunasan atas
pinjaman/pembiayaan debitur, Berhak menyimpan asli resi gudang yang dijaminkan dan
konfirmasi pemberitahuan atas pembebanan hak jaminan resi gudang maupun
perubahannya (pencoretan) dari pusat registrasi, Berhak melakukan penjualan atas obyek
jaminan resi gudang setelah memberitahukan secara tertulis kepada debitur. Adapun
Kewajiban penerima hak jaminan resi Gudang yaitu, Memberitahukan perjanjian
pengikatan resi gudang sebagai hak jaminan kepada pusat registrasi dan pengelola
Gudang, Memberitahukan terjadinya perubahan atas perjanjian pembebanan jaminan
maupun hapusnya kepada pusat registrasi, Memberitahukan kepada pemberi hak jaminan
resi gudang, pengelola gudang dan pusat registrasi manakala terjadi eksekusi hak jaminan
resi gudang dan mengembalikan hasil penjualan tersebut setelah dikurangi pelunasan
pembiayaan/hutang, biaya penjualan dan biaya pengelolaan.

• Berakhirnya Resi Gudang


Hapusnya hutang pokok yang dijamin dengan jaminan resi [Link] hak
jaminan resi gudang oleh penerima hak jaminan resi gudang.

• Eksekusi Resi Gudang


Pasal 16 ayat (1)UU SRG bahwa Penerima Hak Jaminan mempunyai hak untuk menjual
objek jaminan atas kekuasaan sendiri melalui lelang umum atau penjualan langsung.
3. HIPOTEK
• Pengertian
Hipotek adalah suatu hak kebendaan atas benda-benda tak bergerak untuk mengambil
penggantian daripadanya bagi pelunasan suatu perikatan.

• Unsur-unsur Hipotek
a. Ada benda yang dijaminkan
b. Bendanya tidak bergerak
c. Dilakukan oleh orang yang berhak memindahkan benda jaminan tersebut
d. Ada sejumlah uang tertentu dalam perjanjian pokok dan ditetapkan dalam suatu
akta autentik
e. Benda objek jaminan bukan untuk dimiliki, hanya sebagai jaminan hutang saja

• Asas-asas Hipotek
a. Publisitas, yaitu harus didaftarkan dalam umum yang bertujuan diketahui oleh
masyarakat dan pihka ketiga yang kemungkinan akan melakukan hubungan hukum
b. Spesialitas, yaitu benda-benda yang dijaminkan ditunjuk secara khusus ( benda
apa, letaknya dimana, luasnya berapa, berbatasan denga napa saja )

• Hak dan Kewajiban Hipotek


Hak Pemberi Hipotek :
a. Tetap menguasai bendanya
b. Mempergunakan bendanya
c. Tindakan penguasaan, asalkan tidak merugikan pemegang hipotek
d. Berhak menerima uang pinjaman
Kewajiban Pemberi Hipotek :
a. Membayar pokok beserta bunga pinjaman uang dari jaminan hipotek
b. Membayar denda atas keterlambatan melakukan pembayaran pokok pinjaman dan
bunga
• Peralihan Hipotek
Peralihan hanya dapat dilakukan dengan akta notaris. Peralihan piutang yang dijaminkan
dengan hipotek tersebut harus diberitahukan kepada pegawai pendaftaran dan balik nama
kapal untuk dilakukan pencatatan
• Hapusnya Hipotek
Pasal 1209 KUHPerdata :
a. Hapusnya perikatan pokok
b. Pelepasan hipotek oleh kreditur
c. Penetapan tingkat oleh hakim
Jika Hipotek telah hapus, harus ada pemberitahuan pada pejabat pendaftaran dan
pencatatan balik nama kapal dikantor sah bandar untuk diadakan Roya atau pencoretan.

Anda mungkin juga menyukai