Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan
PENDAHULUAN
Menyikapi hal tersebut melalui Program Kerja Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat
Jenderal Bina Marga, Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional
Provinsi .............. maupun Satker Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Nasional
Provinsi .............., adalah perangkat dari Pemerintah Pusat, yang bertanggung jawab atas
pengembangan, pemeliharaan dan pembangunan seluruh ruas jalan dan jembatan yang ada
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-1
di wilayah Indonesia, khususnya Provinsi .............., baik Jalan Nasional maupun Jalan
Provinsi, hal tersebut sesuai Rencana Kerja Pemerintah khususnya dalam Bidang Bina
Marga.
Ketersediaan prasarana transportasi jalan raya yang memadai seringkali memiliki
permasalahan tersendiri yang dihadapi oleh Pemerintah Provinsi ............... Dalam kondisi
yang serba globalisasi dan terkaitnya dengan otonomi daerah dewasa ini, kemampuan
pemerintah daerah dalam mengembangkan rekayasa Teknis penyediaan prasarana
transportasi menjadi salah satu indikator kinerja pemerintah daerah.
Permasalahan sering muncul dan didapatkan secara nyata bahwa dalam rangka
pengembangan prasarana transportasi di suatu daerah ditemui masalah-masalah yang
sangat mempengaruhi akan perkembangan atau pembangunan jalan itu sendiri, dan
permasalahan tersebut diantaranya adalah :
Terbatasnya lahan, tingginya harga pembebasan lahan dan mahalnya biaya
pembangunan jalan dalam upaya menambah kapasitas pelayanan.
Kemampuan Sumber Daya Pemerintah Daerah yang terbatas membutuhkan
pertimbangan yang memadai untuk mengambil keputusan berdasarkan prioritas yang
disusun secara objektif.
Terbatasnya data base, studi dan penelitian transportasi jalan yang dapat dijadikan
referensi Teknis pembangunan jalan.
Terkait dengan implementasi Pengawasan Jalan Nasional .............., maka diadakan suatu
Konsultan Supervisi yang dipercayakan kepada .............. dengan Kontrak No.
HK.02.03/SATKER-P2JN/324/III/2015 Tanggal 09 Maret 2015 dan Surat Perintah Mulai
Kerja/SPMK Nomor : HK.01.24/SATKER-P2JN/400/III/2015 tanggal 18 Maret 2015,
guna membantu dalam hal :
a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan oleh Kontraktor agar
hasil pekerjaan sesuai dengan gambar rencana dan spesifikasi pekerjaan yang ada.
b. Mengukur kuantitas pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan dan melakukan
pemeriksaan untuk pembayaran akhir pekerjaan.
c. Menjamin bahwa konstruksi yang telah selesai telah memenuhi syarat.
d. Memberikan saran-saran mengenai perubahan pekerjaan dan tuntutan (Claims).
e. Memberikan rekomendasi atas pengoperasian dan pemeliharaan peralatan yang
digunakan.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-2
f. Peninjauan kembali desain dan melaksanakan pemeriksaan gambar terlaksana.
g. Melaksanakan pemeriksaan gambar terpasang/terbangun secara bertahap sesuai
Progress Mutual Check dan Monthly Certifikate (MC) yang dicapai sampai dgn 100 %.
h. Melaporkan secara berkala tentang kemajuan pekerjaan dan permasalahannya, mutu
pekerjaan serta status keuangan proyek, berikut kondisi lainnya yang dapat diantisipasi
1.2.2 TUJUAN
Tujuan umum
Adalah dalam rangka program peningkatan kualitas pekerjaan untuk mendapatkan
hasil pekerjaan konstruksi yang memenuhi persyaratan yang tercantum di dalam
spesifikasi (tepat mutu), dan dilaksanakan secara tepat biaya serta tepat waktu, yang
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-3
bersasaran untuk mendapatkan jaminan bahwa, hasil pekerjaan yang diperoleh sudah
sesuai dengan isi dokumen kontrak, sehingga kinerja pekerjaan yang ditangani
diharapkan dapat memberikan layanannya sampai akhir umur rencana.
Tujuan pokok
Tercapainya penyesuaian terhadap tingkat optimum dari investasi serta pentahapan
pelaksanaan dalam batas-batas kemampuan pembiayaan dalam tahun anggaran 2015,
yang dimaksudkan adalah :
a) Mengontrol tercapainya mutu pekerjaan konstruksi yang di harapkan;
b) Membantu PPK di dalam melakukan pengawasan teknis terhadap kegiatan
pekerjaan konstruksi di lapangan yang dilaksanakan oleh Pemborong,
sehubungan dengan keterbatasan tenaga yang bersangkutan, baik dari segi
jumlah maupun dari segi kualifikasinya;
c) Meminimalkan kendala-kendala teknis yang sering dihadapi oleh Penyedia
Jasa Konstruksi di lapangan dalam menerapkan design yang memenuhi
persyaratan spesifikasinya;
d) Membantu menyelesaikan revisi design, bilamana terdapat perbedaan antara
desain yang ada dengan kondisi lapangan;
Secara khusus konsultan akan memberikan pengertian kepada semua personil yang terlibat
dilapangan bahwa Dokumen Kontrak didasarkan pada perencanaan yang disederhanakan,
maka untuk itu Konsultan akan membuat peninjauan kembali (Review Design) apabila
diperlukan, dengan mengacu kepada :
a. Metodologi perencanaan yang digunakan oleh BIPRAN.
b. Buku petunjuk Teknis tentang Pekerjaan Jalan dan Jembatan yang meliputi :
c. Dokumen Tender Jasa Konstruksi
d. Spesifikasi Teknis yang berlaku
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-4
Pengawasan Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK-04 dan Wilayah SKPD berada pada
Wilayah Kota .............. dan ..............-Batas Sulawesi Utara Provinsi .............. dengan
masing-masing Paket Pekerjaan Jalan tersebut adalah :
1) Batas kota Limboto-Isimu, Panjang efektif= 3 KM
Lingkup Pekerjaan meliputi :
Mobilisasi, Managemen dan Keselamatan Lalu Lintas, Galian Perkerasan beraspal
tanpa Cold Milling Machine, Penyiapan Badan Jalan, Lapis Pondasi Agregat Kelas
“S”, Lapis Perekat-Aspal Cair, Laston Lapis Aus (AC-WC), Laston Lapis Pondasi
Perata (AC Base (L)), Bahan Anti Pengelupasan, Marka Jalan Termoplastik.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-5
CATATAN UMUM SUPERVISION ENGINEERS
Peket Pengawasan Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK-04 dan Wilayah SKPD
Bekerja sama dengan pihak Satker Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Nasional
Provinsi .............. pada Wilayah PPK-04 dan Wilayah SKPD, Satker Perencanaan
dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional (P2JN) Provinsi .............., dalam
melaksanakan fungsi Pengawasan Teknis (Supervisi) dengan penuh tanggung jawab
sesuai kebijakan dan ketentuan yang telah ditetapkan didalam Kerangka Acuan
Kerja.
Lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh Konsultan dalam melakukan
pengawasan Teknis pekerjaan jalan yaitu :
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-6
Membantu Pejabat Pembuat Komitmen Wilayah PPK-04 dan Wilayah SKPD
dan seluruh stafnya untuk semua hal-hal yang berhubungan dengan
administrasi, Teknis dan kontrak yang mungkin timbul selama pelaksanaan
fisik.
Membantu Pejabat Pembuat Komitmen Wilayah PPK-04 dan Wilayah SKPD
dan seluruh stafnya dalam pengawasan pekerjaan fisik pada tahap konstruksi.
Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan fisik yang dilaksanakan oleh
Kontaktor.
Mengevaluasi statemen bulanan dari Kontaktor dan menyiapkan sertifikat
bulanan, mengevaluasi kemajuan pekerjaan yang dilakukan oleh Kontaktor
termasuk rekomendasi terhadap kinerja Kontaktor dilapangan.
Mempersiapkan dan menyampaikan laporan bulanan dan laporan-laporan
lainnya yang diperlukan.
Menyimpan semua catatan koresponden dan dokumen sehubungan dengan
perubahan-perubahan yang ada dilapangan.
Koordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang sehubungan dengan
pelaksanaan proyek.
Jenis layanan yang harus dipersiapkan oleh Konsultan Field Supervision Team
meliputi :
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-8
Berdasarkan perjanjian kontrak dengan .............. Nomor : HK-02.03/
SATKER-P2JN/324/III/2015 tanggal 09 Maret 2015 dan Surat Perintah Mulai
Kerja/SPMK Nomor : HK.01.24/SATKER-P2JN/400/III/2015 tanggal 18 Maret 2015
dengan ini dilakukan mobilisasi tenaga Konsultan Supervsi yang akan bertugas pada
Paket Pekerjaan Pengawasan Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK-04 dan Wilayah SKPD
Provinsi ...............
Sesuai dengan Surat Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional
Provinsi .............. : (Terlampir Surat Mobilisasi Tenaga Konsultan Supervisi dari Satker P2JN).
1. Nomor : PW.04.01/MOB/610 tanggal 17 April 2015 perihal Surat Mobilisasi Tenaga
Konsultan Supervisi paket berkala jalan [Link] Limboto-Isimu ;
2. Nomor : 04.01/MOB/401 tanggal 18 Maret 2015 perihal Surat Mobilisasi Tenaga
Konsultan Supervisi paket berkala jalan Taludaa ([Link])-Pel............... ;
3. Nomor : 04.01/MOB/492 tanggal 01 April 2015 perihal Surat Mobilisasi Tenaga
Konsultan Supervisi paket berkala jalan Mayor Dullah ;
Berikut daftar Personil Konsultan yang bertugas dalam pelaksanaan pekerjaan
pengawasan diatas seperti pada tabel berikut :
JADUAL PERSONIL
PROYEK PENGAWASAN TEKNIS BERKALA JALAN
WILAYAH PPK 04 DAN WILAYAH SKPD
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-9
10 Wahyuddin Lab.1 4 Bulan
11 Achmad Faisal Lab.2 3 Blan
a. ORGANISASI
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-10
Tugas dan Tanggung Jawab Site Engineer sebagai berikut :
a. Menjamin bahwa semua isi dari Kerangka Acuan Kerja ini akan
dipenuhi dengan baik sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan.
b. Membantu dan memberikan petunjuk kepada Quantity Engineer,
Quality Engineer, Senior Inspector dan atau Petugas Pengawas lainnya
pada tiap paket pekerjaan, dalam melaksanakan pekerjaan pengawasan
Teknis/Supervisi.
c. Mengikuti petunjuk-petunjuk dan persyaratan yang telah
ditentukan, terutama sehubungan dengan :
Inspeksi secara teratur ke paket-paket pekerjaan untuk
melakukan monitoring kondisi pekerjaan dan melakukan arahan
perbaikan agar pekerjaan dapat direalisasikan sesuai dengan
ketentuan dan persyaratan yang telah ditentukan dalam Dokumen
Kontrak.
Memberikan arahan dan pengertian yang benar tentang
Spesifikasi Teknis, metode pelaksanaan tiap jenis pekerjaan,
metode pengukuran volume pekerjaan dan rincian teknis justifkasi
Teknis sehubungan dengan cara dan syarat Change Order
d. Membuat pernyataan penerimaan (Acceptance) atau penolakan
(Rejection) atas material dan produk pekerjaan.
e. Melakukan pemantauan dengan ketat atas prestasi kontaktor dan
segera melaporkan kepada PPK dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan
Jalan dan Jembatan Nasional Provinsi .............. apabila kemajuan
pekerjaan ternyata mengalami keterlambatan lebih dari 5% dari
rencana, membuat saran-saran penanggulangan serta perbaikan.
f. Melakukan pengecekan secara cermat semua pengukuran pekerjaan
dan secara khusus harus ikut serta dalam proses pengukuran akhir
pekerjaan.
g. Menyusun laporan bulanan tentang kemajuan fisik dan financial,
serta menyerahkannya kepada PPK dan Kepala Satuan Kerja
Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Nasional Provinsi ...............
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-11
h. Menyusun Justifikasi Teknis, termasuk gambar dan perhitungan
sehubungan dengan usulan perubahan kontrak.
i. Memeriksa dan menandatangani gambar kerja (Shop Drawing)
yang diajukan oleh Kontraktor sebelum pelaksanaan pekerjaan
dilaksanakan.
j. Mengecek dan menandatangani dokumen pembayaran bulanan
(MC).
k. Mengecek dan menandatangani dokumen-dokumen tentang
pengendalian mutu dan volume pekerjaan.
l. Membantu PPK dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan
Nasional dan Jembatan Nasional Provinsi .............. dalam
penyelesaian pekerjaan, baik dari segi teknis, maupun administrasi.
Bantuan teknis dapat berupa menyiapkan rekomendasi secara
terperinci atas usulan perubahan Design termasuk data pendukung
yang diperlukan, memberi saran dalam mengendalikan kegiatan-
kegiatan kontraktor termasuk pengendalian pemenuhan waktu
pelaksanaan pekerjaan serta mencari pemecahan-pemecahan atas
permasalahan yang timbul baik secara teknis maupun permasalahan
kontrak dan lainnya.
Bantuan administrasi dapat berupa pengumpulan data proyek, rapat-
rapat koordinasi lapangan, data pengukuran kuantitas, pembayaran
kepada kontraktor dan pengumpulan semua data tersebut diatas dalam
bentuk laporan kemajuan bulanan, memberikan saran-saran untuk
mempercepat pekerjaan serta memberikan penyelesaian terhadap
kesulitan yang timbul baik secara teknis maupun kontraktual untuk
menghindari keterlambatan pekerjaan lainnya.
m. Bertanggung jawab atas seluruh tugas-tugas pengawasan petugas
lainnya, apabila tenaga tersebut tidak disediakan dalam kontrak ini.
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya, Site Engineer bertanggung
jawab kepada Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan
dan Jembatan Nasional .............. yang terlebih dahulu berkoordinasi
dengan Core Team Pengawas.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-12
2). Quality Engineer
Quality Engineer (QE), sekurang-kurangnya seorang Sarjana Teknis Sipil (Sl) dari
suatu perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta yang telah disamakan atau
perguruan tinggi internasional yang diakui. Untuk perguruan tinggi swasta yang belum
disamakan, harus telah lulus ujian negara. Quality Engineer (QE), harus memiliki
pengalaman selama sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun dalam bidang pengawasan
pelaksanaan jalan dan / jembatan sejak lulus.
Quality Engineer bertanggungjawab terutama atas mutu hasil pekerjaan yang
dilaksanakan oleh kontraktor berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang telah
ditentukan dalam dokumen kontrak.
Quality Engineer akan berkedudukan ditempat yang berdekatan dengan tempat-tempat
pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dan atau ditempat yang akan ditentukan
lain oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Nasional
Prov. ...............
Tugas dan tanggung jawab Quality Engineer akan mencakup tapi tidak terbatas, hal-
hal sebagai berikut:
a. Mengikuti petunjuk-petunjuk dan persyaratan yang telah ditentukan dalam
spesifikasi.
b. Membuat pernyataan penerimaan (Acceptance) atau penolakan (Rejection) atas
material dan produk pekerjaan.
c. Membuat dan menghimpun semua data sehubungan dengan pengendalian mutu
pekerjaan.
d. Mengikuti petunjuk teknis dan instruksi dari Site Engineer serta mengusahakan
agar Site Engineer dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan dan Jembatan
Nasional Provinsi .............. dan Pejabat Pembuat Komitmen selalu mendapat
informasi yang diperlukan sehubungan dengan pengendalian mutu pekerjaan.
e. Melakukan pengawasan dan pemantauan ketat atas pengaturan personil dan
peralatan laboratorium kontraktor, agar pelaksanaan pekerjaan selalu didukung
tersedianya tenaga dan peralatan pengendalian mutu sesuai dengan persyaratan
dalam dokumen kontrak.
f. Melakukan pengawasan setiap hari semua kegiatan pemeriksaan mutu dan bahan
dan pekerjaan, serta segera memberikan laporan kepada Site Engineer setiap
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-13
permasalahan yang timbul sehubungan dengan pengendalian mutu bahan dan
pekerjaan.
g. Menyerahkan kepada Site Engineer himpunan data bulanan pengendalian mutu
paling lambat tanggal 10, bulan berikutnya. Himpunan data harus mencakup
semua data test laboratorium dan lapangan secara jelas dan terperinci.
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Quality Engineer bertanggung jawab kepada
Site Engineer.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-14
diperlukan sehubungan dengan pengendalian mutu pekerjaan kontraktor sebagai
dasar pembuatan pembayaran bulanan (MC).
e. Melaporkan segera kepada Site Engineer atau PPK dan Satuan Kerja Pelaksanaan
Jalan dan Jembatan Nasional Provinsi .............. apabila ternyata pelaksanaan
pekerjaan akan mengakibatkan terlampauinya volume pekerjaan yang tercantum
dalam dokumen kontrak.
f. Membuat catatan yang lengkap tentang pembayaran kepada kontraktor, sehingga
tidak terjadi pembayaran ganda atau pembayaran lebih.
g. Mengawasi dan membuat pengendalian pelaksanaan pekerjaan yang didasarkan
kepada system pembayaran harian “Day Work”.
h. Memahami dan menguasai pasal-pasal dalam Dokumen Kontrak sehingga tata
cara pengukuran dan pembayaran pekerjaan dan atau semua pembayaran
pekerjaan kepada kontraktor benar-benar didasarkan kepada ketentuan yang
tercantum dalam Dokumen Kontrak.
i. Membuat dan menghimpun semua data sehubungan dengan pengendalian
pekerjaan dalam memantau kemajuan fisik.
j. Melaksanakan pengarsipan surat-surat, laporan bulanan, jadwal kemajuan
pekerjaan dan lain-lain.
k. Membantu Site Engineer dalam menyiapkan data untuk “final payment”.
l. Melakukaan pengawasan dan pemantauan ketat atas hasil volume peleksanaan
pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam dokumen kontrak.
m. Mengecek Gambar Kerja (Shop Drawing) dan Gambar Terlaksana (As Built
Drawing) yang dibuat oleh kontraktor.
n. Memeriksa dokumen pembayaran bulanan (Monthly Certificate) yang diajukan
oleh kontraktor.
o. Menyerahkan kepada Site Engineer himpunan data bulanan tentang volume hasil
pekerjaan yang telah dilaksanakan. Himpunan data harus mencakup semua data
pengukuran berikut gambar-gambar yang diperlukan secara jelas dan terinci.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-15
proyek jalan dan jembatan selama sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun atau ekivalen
dengan seorang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempunyai
pengalaman sebagai Inspector pada pekerjaan pembangunan/peningkatan/Preservasi
Jalan dan jembatan atau proyek jalan dan jembatan selama sekurang-kurangnya 5 (lima)
tahun.
Dia harus menguasai dan memahami tugasnya sebagai Inspector, berada dibawah
kendali Chief Inspector/Quantity Engineer dan harus selalu berkoordinasi dengan Chief
lnspector/Quantity Engineer dan Site Engineer.
Tugas dan kewajiban Inspector adalah mencakup tapi tidak terbatas hal-hal sebagai
berikut:
a. Bertanggung jawab kepada Site Engineer dan Chief Inspector/Quantity Engineer
untuk mengawasi kuantitas dari pada konstruksi dan memastikan berdasarkan basis
harian bahwa pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan dokumen kontrak, spesifikasi,
gambar-gambar kerja yang disyahkan oleh Site Engineer.
b. Melakukan pengawasan dan pemantauan atas produksi “Stone Crusher“dan
“Asphalt Mixing Plant” atau peralatan lain yang beroperasi.
c. Membuat catatan harian tentang aktivitas kontraktor atau engineernya dan atau
pelaksana lapangan dengan format laporan standar dan memberitahukan kepada
kontraktor secara
tertulis apabila terjadi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan dalam
pelaksanaan konstruksi.
d. Menggambarkan kemajuan harian yang dicapai kontraktor pada grafik (Chart)
yang telah disetujui.
e. Mencatat rencana kemajuan yang terbaru dan membantu Site Engineer dan
Chief Inspector/Quantity Engineer dalam penyerahan data fisik dan keuangan
(Finansial) pada waktu yang diperlukan.
f. Membuat laporan harian untuk kemajuan pekerjaan, terdiri dari cuaca, material
yang datang (termasuk), perubahan bentuk dan ukuran dari pekerjaan, peralatan
dilapangan, kuantitas dari pekerjaan yang telah diselesaikan, pengukuran
dilapangan dan kejadian-kejadian khusus.
g. Membantu Site Engineer dalam membuat laporan dan serah terima sementara
serta pemeriksaan kuantitas di lapangan.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-16
Memonitor dan melaporkan setiap kejadian (kecelakaan, kebakaran, dan lain-lain)
serta ketidak beresan di lapangan kepada Site Engineer.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-17
Membantu Site Engineer dalam melaksanakan dan melaporkan serah terima
pekerjaan sementara (PHO).
Tugas dan kewajibannya adalah mencakup tetapi tidak terbatas hal-hal sebagai berikut :
a. Mengikuti petunjuk teknis dan instruksi dari Site Engineer dan Quality
Engineer, serta mengusahakan agar Site Engineer dan PPK selalu mendapat
informasi yang diperlukan dengan pengendalian mutu.
b. Mengawasi semua pengambilan contoh materil dan pengadaan transpotasi ke
laboratorium untuk dites, setelah dites Inspector harus menginformasikan kepada
kontraktor tentang hasil pengujian dan setiap perbaikan yang dibutuhkan.
c. Melakukan pengawasan dan pemantauan ketat atas pengaturan personil dan
peralatan laboratorium kontraktor, agar pelaksanaan pekerjaan selalu didukung
tersedianya tenaga dan peralatan dan pengendalian mutu sesuai dengan persyaratan
dalam dokumen kontrak.
d. Melakukan pengawasan setiap hari semua kegiatan pemeriksaan mutu bahan
dan pekerjaan, serta memberikan laporan kepada Site Engineer setiap permasalahan
yang timbul sehubungan dengan pengendalian mutu bahan dan pekerjaan.
e. Melakukan analisis semua hasil test, termasuk usulan komposisi campuran (Job
Mix Formula), baik untuk pekerjaan aspal, Soil Cement, dan beton, serta
memberikan rekomendasi dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan
usulan tersebut.
f. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan “Coring” perkerasan jalan yang
dilakukan oleh Kontraktor, sehingga baik jumlah serta lokasi “Coring”
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan.
g. Menyerahkan kepada Site Engineer himpunan data bulanan pengendalian mutu
paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.
h. Memberi petunjuk kepada staf kontraktor, agar semua teknisi laboratorium dan
staf pengendali mutu mengenai dan memahami semua prosedur dan tata cara
pelaksanaan test/uji sesuai dengan yang tercantum dalam spesifikasi teknik.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-18
7). Sekretaris dan [Link]
Direktur Utama
PT. SAICLE JASA
Sekretaris
Rahman
SITE ENGINEER
Supervisi Ir. HM. FaisalJalan
Teknis Berkala Kasaming
Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD
Opr. Komputer BAB I-19
Idhan Ismail
Office Boy
Udin Anbdullah
Quality Engineer
CI/Quantity Engineer
M. Suaidi, ST Ir. Yauri Razak
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-20
b. Manajemen Proyek
Dalam pengendalian pelaksanaan pekerjaan ini Site Engineer diberi kuasa untuk memimpin
seluruh kegiatan pengawasan (Supervisi) dibantu oleh Quantity/Quality Engineer serta para
staf pendukungnya. Site Engineer akan melakukan monitoring kemajuan pekerjaan,
pengendalian mutu, volume pekerjaan dan masalah-masalah yang berkaitan dengan
dokumen kontrak fisik.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-22
Setelah pemeriksaan kuantitas pekerjaan telah selesai, Kontaktor mengajukan
backup data kuantitas setiap item pekerjaan ke pihak direksi Teknis untuk
mendapatkan persetujuan bahwa kuantitas pekerjaan tersebut sudah dapat
diterima.
Pemeriksaan Gambar Terlaksana (As-Built Drawing)
Pada akhir pelaksanaan proyek Kontaktor harus menyiapkan As Built Drawing
atau gambar terlaksana As Built Drawing tersebut mengkafer seluruh item
pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kontaktor sesuai kontrak atau kontrak
perubahan volume.
As Built Drawing merupakan salah satu rangkaian kegiatan di dalam kontrak
yang harus diselesaiakan karena merupakan pengukuran akhir yang dapat
memperlihatkan kuantitas hasil pekerjaan.
As Built Drawing sudah harus selesai sebelum masa PHO. Selain menyiapkan
As Built Drawing, Kontaktor juga harus menyiapkan data-data pendukung lain,
misalnya data Quality, kuantitas pekerjaan, dokumentasi foto proyek dan
adminstrasi lainnya. Kemudian As Built Drawing tersebut diajukan ke direksi
Teknis (PU Bina Marga dan Konsultan pengawas) untuk diperiksa sesuai
keadaan lapangan sesungguhnya. Untuk mendapatkan persetujuan (Legalisasi).
Dalam As Built Drawing tersebut mencakup gambar situasi proyek, profit
memanjang (Long Section), dan profit melintang (Cross section)
RAPAT/KUNJUNGAN
Untuk menjalin koordinasi ketiga unsur (Direksi P2JN, Konsultan Supervisi dan
Kontaktor perihal kemungkinan-kemungkinan terjadinya hasil pekerjaan tidak sesuai
kontrak dan tepat waktu dan atau masalah-masalah lain yang muncul serta tindak
lanjutnya maka dalam setiap minggu dilakukan rapat koordinasi di lokasi proyek masing-
masing.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-23
Dalam Pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan Pembangunan Berkala Jalan Wilayah PPK-04
dan Wilayah SKPD untuk 3 Paket tersebut dapat di laporkan sesuai keluaran yang
berbentuk penyusunan Laporan hasil kerja lapangan, yaitu :
Nama Masa
Lokasi Penyimpanan
No Rekaman/Bukti Jumlah Rekaman Simpan
Rekaman
Kerja Rekaman
1 RMK 1 kali 5 (lima) buku Sesuai Petunjuk Disesuaikan
2 Lap. Pendahuluan 1 kali @5 (lima) buku Sesuai Petunjuk Disesuaikan
3 Laporan Bulanan 4 kali 5 (lima) buku Sesuai Petunjuk Disesuaikan
4 Laporan Triwulan 1 Kali @5 (lima) buku Sesuai Petunjuk Disesuaikan
5 Laporan Mutu 1 kali 5 (lima) buku Sesuai Petunjuk Disesuaikan
6 Laporan Akhir 1 kali 5 (lima) buku Sesuai Petunjuk Disesuaikan
Semua Pelaporan tersebut diatas disusun dan dijilid rapi dalam bentuk dokumen/buku hasil
Pengawasan pekerjaan dan akan diserahkan kepada bagian-bagian proyek yang
bersangkutan.
Supervisi Teknis Berkala Jalan Wilayah PPK.04 Dan Wilayah SKPD BAB I-24