0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan4 halaman

Doa Istigfar dan Permohonan Ampun

Doa ini memuat permohonan kepada Allah untuk mengampuni dosa-dosa dan kesalahan permohonan di masa lalu, terutama kesalahan terhadap orang tua. Doa ini juga berisi pengakuan bahwa Allah adalah sumber setiap kebaikan dan kesabaran-Nya dalam menghadapi kesalahan manusia sangat besar. Diakhir doa, diringkasikan permohonan untuk petunjuk dan hidayah ke jalan yang benar.

Diunggah oleh

Wahyudin Ganteng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan4 halaman

Doa Istigfar dan Permohonan Ampun

Doa ini memuat permohonan kepada Allah untuk mengampuni dosa-dosa dan kesalahan permohonan di masa lalu, terutama kesalahan terhadap orang tua. Doa ini juga berisi pengakuan bahwa Allah adalah sumber setiap kebaikan dan kesabaran-Nya dalam menghadapi kesalahan manusia sangat besar. Diakhir doa, diringkasikan permohonan untuk petunjuk dan hidayah ke jalan yang benar.

Diunggah oleh

Wahyudin Ganteng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Sebelumnya, membaca istigfar (‫ )اَ ْستَ ْغفِ ُرهللاَ ْال َع ِظ ْي َم‬sebanyak 100x, Surah Al-Fatihah 1x, dll.

Kemudian membaca doa ini:

Ilahana ya Allah…

Engkaulah tuhan kami yang maha pencipta


Engkaulah tuhan kami yang maha memelihara
Engkaulah tuhan kami yang maha pengasih
Engkaulah tuhan kami yang maha penyayang
Engkaulah tuhan kami yang maha baik
Engkaulah tuhan kami yang maha lembut

Karuniamu meliputi langit dan bumi, ya Allah

Tidak ada satu kebaikanpun yang kami rasakan dalam hidup kami, kecuali itu
anugrahmu, ya Allah.

Dan… tidak ada satupun keburukan yang kami dapatkan dalam hidup kami, kecuali
karena kesalahan-kesalahan kami sendiri, ya Allah.

Engkau yang maha menutupi aib-aib kami, sedangkan engkau tahu setiap rahasia-
rahasia kami, ya Allah.

Engkau tahu rahasia yang tersembunyi didalam lubuh hati kami, ya Allah.

Engkau tahu rahasia-rahasia di masa lalu kami, ya Allah.

Engkau tahu rahasia-rahasia di dalam dia kami, ya Allah.

Tidak ada satupun yang luput dari ilmu dan penglihatanmu, ya Allah.

Ilahana…

Engkau menutupi aib kami, ya Allah.

Engkau menjaga cela-cela kami, ya Allah.

Seandainya saja Engkau membuka satu dari aib kami, pasti tidak ada satu orang pun
yang mau berteman dengan kami. Pasti semua orang akan mencela dan menghina
kami.

Ya Allah…

Kami dianggap mulai karena engkau menutupi aib kami, betapa maha baiknya Engkau,
ya Allah

Engkau tidak membuka aib kamu untuk memaksa kami bertaubat, tetapi Engkau
menunggu kami datang kepada Mu.

Engkau sabat melihat kami berbuat dosa,


Engkau sabar melihat kami bermaksiat,
Engkau sabar melihat kami ingkar,
Engkau tidak murka kepada kami,
Engkau tidak timpakan kami azab Mu seketika, ketika kami berberbuat salah.

1
Betapa baiknya engkau, ya Allah

Kami berjanji kemudian mengingkarinya,


Kami meminta maaf lalu mengulanginya,
Kami minta ampun lalu sengaja melakukannya,
Tapi Engkau tidak marah, walau kamu mengulang kesalahan yang sama.

Berulang kali kami meninggalkan sholat,


Berulang kali kami berbuat maksiat,
Tetapi engkau masih saja sabar, ya Allah.

Engkau sabar menunggu kami datang,


Datang kepadaMu dengan beristigfar dan meminta ampun,
Walau bertahun-tahun lamanya engkau menunggu kami datang, ya Allah.

Engkau selalu berbaik sangka kepada kami,


Engkau tidak mencelakai kami dihari kami berbuat dosa, ya Allah,
Karena Engkau kasihan kepada kami.

Sekiranya Engkau membinasakan kami ketika berbuat dosa, pastilah kami akan binasa
dan celaka selama-selamanya di akhirat kelak, ya Allah.

Pastilah kami sengsara abadi di dalam Neraka,


tapi Engkau maha menyayangi,
Engkau kasihan kepada kami.

Engkau tunggu kami datang kepada Mu,


Disiang hari Engkau menunggu kami tidak datang,
Disiang malam hari Engkau menunggu kami tidak datang,
Dihari Jum’at Engkau menunggu kami datang, kami pun tidak datang,
Di bulan Ramadan Engkau menunggu kami bertaubat, kami pun masih belum sadar.

Betapa sabarnya engkau menunggu kami ya Allah,


Sedangkan kami tidak sabar menunggu Engkau mengijabah doa kami yang baru
sehari atau dua hari, ya Allah.

Kami tidak sabar menunggu Engkau mengabulkan permintaan kami padahal baru saja
beberapa saat kami meminta.

Sedangkan Engkau sabar menunggu kami meminta ampun kepadamu bertahun-tahun


berbuat dosa, ya Allah.

Betapa baiknya Engkau ya Allah,


Segala puji bagi Mu atas segala atas kebaikan itu,
Segala puji bagi Mu atas kesabaran itu,
Segala puji bagi Mu atas kasih sayang itu.

Kini kami datang ya Allah,


Kami datang setelah sekian lama engkau menanti,
Kami sadar diri kami tidak pantas,
Kami sadar diri kami tercela dan hina,
2
Kami sadar diri kami sudah berlebihan kepada Mu ya Allah,
Kami sadar diri kamu sudah melampaui batas ya Allah.

Tapi kami tidak mau menjadi orang-orang yang berputus asa ya Allah,
Kami tidak mau menjadi orang yang berputus dari rahmat Mu ya Robbana,
Karena kami tahu Engkau saja tidak berputus asa untuk menunggu dan memaafkan
kami.

Sungguh tidak pantas kami berputus asa meminta maaf kepada Mu,
Sedangkan engkau tidak berputus asa memaafkan

Kini kami datang ya Allah,


Kami datang dengan hati kami yang pasrah,
Hati yang dipenuhi rasa penyesalan terhadap dosa-dosa dimasa lalu,
Kami datang kepada Mu ya Allah.

Maafkanlah semua kesalahan kami ya Allah.


Ampunkanlah dosa-dosa kami ya Allah,
Bahkan doa yang baru saja kami lakukan beberapa waktu lalu,
Dosa yang kami malu menyebutkannya satu persatu ya Allah,
Dosa yang kami tidak sanggup menghitung jumlahnya ya Allah,
Dosa-dosa besa yang membuat kami sangat malu di hadapan Mu ya Allah.

Ampunkan dosa-dosa kami ya Allah,


Kami pernah meninggalkan sholat sekian lama,
Padahal kami tahun sholat yang paling pertama dihisab di Akhirat ya Allah,
Maafkanlah kesalahan-kesalahan kami.

Kami pernah durhaka kepada kedua orang tua kami ya Allah,


Kami durhaka kepada Ibu dan Ayah kami ya Allah,
Kami menyakiti perasaan mereka ya Allah.

Pernah Ibu kami menitikan air mata karena sedih,


Karena dosa dan kesalahan kami ya Allah,
Pernah ibu kami menangis diam-diam setelah kami membentaknya,
Pernah ibu kami menangis diam-diam karena kami memarahinya ya Allah.

Ibu kami sakit sendiri di rumah tetapi kami tidak menjenguknya ya Allah,
Ibu kami menelepon tetapi kami tidak mengangkatnya karena alasan sibuk ya Allah,
Kami jarang datang menemuinya ya Allah, dengan alasan tidak punya waktu ya Allah,
Padahal kami punya waktu untuk jalan-jalan dengan keluarga kami sendiri,
Jalan-jalan dengan teman-teman kami,
Punya waktu untuk bermain,
Tetapi kami tidak punya waktu untuk menemui Ibu kami ya Allah.

Sungguh kami durhaka kepada orang tua kami ya Allah

Maafkan kami Ilahana…

3
Janganlah Engkau murka kepada kami ya Allah,
Janganlah Engkau berpaling dari kami ya Allah,
Janganlah Engkau cabut rahmatnya dari hidup kami ya Allah,
Janganlah Engkau tutup pintu hidayah bagi kami ya Allah,
Karena dosa-dosa kami.

Beta rugi dan celakanya kami yang telah Engkau palingkan rahmatmu darinya ya Allah,
maafkan kesalahan kami.

Ilahana…

Bimbinglah hati kami ya Allah,


Kami ingin memperbaiki diri,
Kami ingin berhijrah,
Kami ingin bertaubat,
Kami ingin mendekat kepada Mu ya Allah,
Bimbing kami seperti apa.

Kami ini bodoh ya Allah,


Tidak tahu apa-apa,
Bimbing kami di jalan Mu ya Allah
Agar kami sampai kedalam ridho Mu ya Allah.

َ ‫س َن ًة َوقِ َنا َع َذ‬


ِ ‫اب ال َّن‬
‫ار‬ َ ‫س َن ًة َوفِي اآلخ َِر ِة َح‬
َ ‫َر َّب َنا آ ِت َنا فِي ال ُّد ْن َيا َح‬
Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannar

‫س ْب َحا َن َك [اللَّ ُه َّم] َو ِب َح ْم ِد َك‬


ُ
Subhanakallahumma wabihamdika
َ ‫ش َه ُد َأنْ الَ ِإ َل ٰـ َه ِإالَّ َأ ْن‬
‫ت‬ ْ ‫َأ‬
Ssyhadu al-laa ilaaha illaa anta,

ُ ‫َأ ْس َت ْغفِ ُر َك َوَأ ُت‬


‫وب ِإ َل ْي َك‬
Astaghfiruka wa atuubu ilaika

Anda mungkin juga menyukai