0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan2 halaman

Prosedur Kode Red Kebakaran RS

Dokumen ini menjelaskan prosedur standar operasional untuk sistem kode merah (code red) yang digunakan untuk mengidentifikasi bahaya kebakaran di rumah sakit. Prosedur ini mencakup cara mendeklarasikan kode merah, tugas tim respon kebakaran berdasarkan warna helm, dan tahapan evakuasi pasien dan staf dari lokasi kebakaran dan titik kumpul yang telah ditentukan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan2 halaman

Prosedur Kode Red Kebakaran RS

Dokumen ini menjelaskan prosedur standar operasional untuk sistem kode merah (code red) yang digunakan untuk mengidentifikasi bahaya kebakaran di rumah sakit. Prosedur ini mencakup cara mendeklarasikan kode merah, tugas tim respon kebakaran berdasarkan warna helm, dan tahapan evakuasi pasien dan staf dari lokasi kebakaran dan titik kumpul yang telah ditentukan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CODE RED

No. Dokumen : No. Revisi : 0 Halaman


1/2
Tgl Diterbitkan : Ditetapkan di : Surabaya
STANDAR PROSEDUR 29 Januari 2018 Direktur RS
OPERASIONAL (SPO)

PENGERTIAN Sistem kode untuk mengidentifikasi bahaya kebakaran


TUJUAN Agar tercapainya tujuan pencegahan bahaya kebakaran
KEBIJAKAN SK Direktur No. 012 a/
PROSEDUR 1. Jika melihat percikan api, matikan saklar dan hubungi bagian IPSRS
2. Jika melihat api, aktifkan kode “code red” dengan menyebutkan code
red dan areanya sebanyak 3x melalui HT, misalnya “code red ICU lantai
3, code red ICU lantai 3, code red ICU lantai 3, code red ICU lantai 3”
3. Di setiap lantai dipastikan memiliki tim code red dan menggunakan
helm sesuai dengan tugasnya :
a. Helm merah : sebagai pemadam api
b. Helm putih : leader
c. Helm kuning : mengevakuasi
d. Helm Biru : bagian P3K
4. Maka tim pemadam (helm merah) di setiap lantai dating membawa
APAR dan membawa helm merah
5. Bila api membesar, maka tim pemadam security akan teriak
“EVAKUASI”
6. Petugas yang dekat dengan nurse station menggunakan HT dan
berteriak “EVAKUASI”
7. Ketika ada perintah evakuasi melalui HT, maka operator akan
menghubungi pemadam kebakaran, kepala bidang, kepala ruangan dan
pejabat lainnya.
8. Bila diluar jam kerja, ketika ada perintah evakuasi maka operator akan
menghubungi duty manager sebagai komando
9. Untuk mengevakuasi, maka urutan evakuasi didahulukan di lantai yang
terjadi kebakaran, baru selanjutnya dilantai paling atas, bawah dan
dasar.
10. Jika kebakaran terjadi di lantai 2, maka evakuasi didahulukan yang
dilantai 2 terlebih dahulu, kemudian lantai 3 dan lantai dasar.
11. Evakuasi pasien dan staf menuju titik kumpul yang terletak di daerah
parker RSIA Lombok Dua Dua
UNIT TERKAIT Seluruh Unit Terkait
CODE RED
No. Dokumen : No. Revisi : 0 Halaman
2/2
Tgl Diterbitkan : Ditetapkan di : Surabaya
STANDAR PROSEDUR 29 Januari 2018 Direktur RS
OPERASIONAL (SPO)

Anda mungkin juga menyukai