LABORATORIUM PERENCANAAN DAN
SIMULASI TAMBANG
PRODI TEKNIK PERTAMBANGAN
No. Tugas : 06B
TUTORIAL
BLOCK MODEL CONSTRUCTION
Nama : Akram Abdul Halim
NPM : 10070113052
Shift/Waktu : IV / Selasa - Jumat 18.00 – 21.00 WIB
Hari/Tanggal Praktikum : Jumat / 13 Oktober 2017
Hari/Tanggal Laporan : Selasa / 17 Oktober 2017
Asisten : 1. Ir. Yuliadi, M.T
2. Aldi Armandisastra A
3. Andi Aulia
4. Ahmad Fakhri Husaini
5. Ferry Shadali
6. Rakhmat Alif Adi P
7. Suriandi Harnanda
Paraf Pemeriksa Nilai
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG
1439 H / 2017 M
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum [Link]
Puji dan Syukur atas kehadirat Allah SWT karna berkat rahmat dan
karunia-Nya, Pembuatan tugas Tutorial “Block Model Construction” dapat di
selesaikan dengan baik.
Adapun tujuan dari penyusunan tugas Tutorial ini adalah untuk memenuhi
tugas pada praktikum Perencanaan Tambang yang telah dilaksanakan,
Pada Tutorial “Block Model Construction” ini kita dapat mengetahui cara
membuat model dari suatu endapan dengan menggunakan pemodelan blok
serta kita pun dapat mengetahui litologi, volume serta kadar dari endapan
tersebut.
Penulis menyadari betul masih banyak kekurangan dalam pembuatan
tugas Tutorial “Block Model Construction” yang jauh dari sempurna karena
penulis masih dalam tahap belajar.
Akan tetapi, penulis telah berusaha semaksimal mungkin dalam
penyusunan laporan ini dan semoga bermanfaat bagi para pembaca laporan ini.
Wassalamu’alaikum [Link]
Bandung, 17 Oktober 2017
Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................
DAFTAR ISI...............................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN..........................................................................................
1.1 Latar Belakang.............................................................................................
1.2 Maksud dan Tujuan......................................................................................
1.2.1 Maksud...............................................................................................
1.2.2 Tujuan.................................................................................................
BAB II TUTORIAL DAN PEMBAHASAN................................................................
2.1 Tutorial Praktikum Pembuatan Permodelan Kualitas....................................
2.1.1 Block Model Construction....................................................................
2.1.2 Viewing Block Construction.................................................................
2.1.3 Grade Estimator..................................................................................
2.1.4 Legend Editor......................................................................................
2.1.5 Grade Shells.....................................................................................
2.2 Pembahasan..............................................................................................
BAB III KESIMPULAN............................................................................................
DAFTAR PUSTAKA
ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sebuah perancangan tambang yang baik dan benar tergantung dari data
yang dimiliki sebelum dilakukan perancangan. Dalam perancangan model
tambang diperlukan beberapa data pendukung yang memiliki sifat geometris
seperti aspek geologi. Perancangan model tambang dibuat untuk memudahkan
penambangan. Kondisi bahan galian di lapangan yang tidak teratur, merupakan
hal yang melatarbelakangi perancangan model tambang perlu diaplikasikan.
Salah satu caranya dengan permodelan konstruksi blok
Oleh karena itu dibutuhkan dibutuhkan Block Model Construction pada
suatu tambang agar bahan galian yang akan ditambang dapat sesuai dan tidak
banyak batuan penutup yang tergali namun tetap memperhatikan faktor
keamanan lereng.
1.2 Maksud dan Tujuan
1.2.1 Maksud
Maksud dari dilakukannya praktikum ini adalah untuk mengenal dasar-
dasar permodelan blok.
1.2.2 Tujuan
Untuk mengetahui permodelan bahan galian menggunakan permodelan
blok
Untuk mengetahui litologi dan volume dengan permodelan blok
Untuk mengetahui bentuk bijih menggunakan permodelan blok
1
BAB II
TUTORIAL DAN PEMBAHASAN
2.1 Tutorial Praktikum Pembuatan Permodelan Kualitas
Buka Maptek Vulcan > Pilih Folder yang di dalamnya terdapat project
file .dgd pada pertemuan sebelumnya > Pilih Envisage.
Gambar 2.1
Membuka Software Maptek Vulcan
Pada jendela Open Design File, pilih Design File pertemuan sebelumnya >
Ok.
Gambar 2.2
Membuka File Project
2
3
2.1.1 Block Model Construction
Untuk membuat block model, load triangulasi prefix_ > Analyse > Legend
Edit > Legend Editor > muncul jendela legend editor buat legenda pada
kolom Block > pilih Alpha > centang Use Block Model > panggil file
Block_Fe > pada Variable pilih Litho > Build Color Range > Save
Gambar 2.3
Legend Editor
Setelah itu remove triangulasi prefix_ lalu load drillhole, Geology > Drilling >
Load Database > muncul jendela Open Geological Database panggil file
database > Ok > muncul jendela Load Drillhole > Ok
Gambar 2.4
Load Drillhole
4
2.1.2 Viewing Block Construction
Untuk viewing block construction, Block > Viewing > Load Dynamic Model >
muncul jendela Dynamic Block Model Details > pada kolom Model Name
panggil data block model Fe, dan pada kolom Variable pilih litho > centang
Enable Data Tips > Ok
Gambar 2.5
Viewing Block Construction
Setelah itu muncul jendela Block Model Datatip Variable isi nama pada
kolom Identifier, dan masukan variabel yang ingin ditampilkan > Ok
Gambar 2.6
Viewing Block Construction
5
Untuk melihat hasil dari block construction, gunakan create section maka
akan menunjukan hasil seperti gambar dibawah
Gambar 2.7
Hasil Viewing Block Construction
2.1.3 Grade Estimator
Untuk membuat grade estimator, Block > Grade Estimation > Estimation
Editor
Gambar 2.8
Grade Estimator
6
Setelah itu maka akan muncul jendela Estimation Editor pada kolom Block
Model panggil file Block_Fe, pada kolom Estimation File isi nama file, pada
kolom New ID dan New ID Description isi nama dan keterangan > pilih
Estimation Result Variable > pada Grade Variable pilih Fe
Gambar 2.9
Grade Estimator
Pada Samples Database, pilih file komposit yang berbentuk mapfile, lalu isi
Location X, Y, Z, dan Grade Field seperti pada gambar > centang Use
Variable Weighting dan pilih LENGTH
Gambar 2.10
Grade Estimator
7
Pada Select Using Solid Triangulation, panggil data triangulasi yang
dibutuhkan sesuai dengan ID yang dibuat
Gambar 2.11
Grade Estimator
Pada Block Option, centang Use Spesific Zone, pada kolom Zone Variable
panggil litho, dan pada kolom Zone Value isi value sesuai ID > Save And
Run, buatlah grade estimator pada litologi lainnya
Gambar 2.12
Grade Estimator
8
2.1.4 Legend Editor
Untuk membuat Legend Editor Fe, Analyse > Legend Edit > Legend Editor
> muncul jendela legend editor, buat legenda Fe pada kolom Block > pilih
Numeric > centang Use Block Model > panggil file Block_Fe > pada
Variable pilih Fe > Get Range > ubah Min sesuai data assay > isi interval
yang diinginkan > buat Colour Range sesuai interval > Save
Gambar 2.13
Legend Editor Fe
Untuk melihat Legend Editor Fe, Block > Viewing > Blocks
Gambar 2.14
Legend Editor Fe
9
Muncul jendela Load Block > pada Variable Name pilih Fe > Ok > muncul
pop-up Legend pilih Fe > Ok
Gambar 2.15
Legend Editor Fe
Gambar 2.16
Hasil Legend Editor Fe
10
Untuk melihat Block Construction berdasarkan kadar, Block > Viewing >
Load Dynamic Model
Gambar 2.17
Viewing Kadar Block Construction
Muncul jendela Dynamic Block Model Details, sama seperti viewing block
construction berdasarkan litologi tetapi variable dan colour legend nya
gunakan Fe > Ok > muncul jendela Block Model Datatip Variable
munculkan variabel Fe dan variabel lain yang diinginkan > Ok
Gambar 2.18
Viewing Kadar Block Construction
11
Gambar 2.19
Viewing Kadar Block Construction
2.1.5 Grade Shells
Untuk membuat Grade Shells, Block > Viewing > Grade Shells > muncul
jendela Grade Shells Parameters > pada kolom Block Model panggil file
Block_Fe > pada kolom Variable pilih Fe > pada kolom Variable Cuttoff To
Shell At isi kadar Cut Off Grade Fe > isi nama file pada Outpot File Tag >
Ok
Gambar 2.20
Membuat Grade Shells
12
Gambar 2.21
Membuat Grade Shells
Gambar 2.20
Hasil Grade Shells
2.2 Pembahasan
Dalam memilih proses Estimation Editing ada beberapa hal yang harus
diperhatikan pada saat membuat estimasi pada tiap-tiap litologinya. Pada
pembuatan New ID litologi, triangulasi yang diinput dan Zone Value harus selaras
dengan nama ID litologi yang dibuat. Tiap ID harus memiliki triangulasi dan Zone
13
value-nya masing-masing. Hal ini akan menyelaraskan penginputan estimasi
litologi-litologi tersebut.
Untuk penentuan Grade Shell Method, terdapat kolom variable cutoff to
shell, pada kolom tersebut diinput nilai dari kada cut off grade dari endapan
bahan galian yang akan ditambang, nilai tersebut akan mempengaruhi model
dari endapan grade shells yang akan dibentuk, karena grade shells akan
memodelkan endapan bahan galian yang dapat ditambang sesuai dengan kadar
cut off grade yang telah diinput, untuk bijih besi sendiri kadar paling cut off grade
paling rendah yang sering atau biasa digunakan yaitu 32%, tetapi nilai cut off
grade akan berbeda-beda sesuai dengan daerah dan kondisi pasar.
14
BAB III
KESIMPULAN
Database drillhole yang memiliki informasi geology, assay, collar, dan
survey dapat dimodelkan dengan permodelan blok. Dalam Vulcan, permodelan
blok dapat dilakukan dengan cara memilih fitur block pada toolbar. Permodelan
blok dapat diperlihatkan berdasarkan penampang atau section.
Selain itu, permodelan blok ini juga bisa ditambahkan informasi berupa
nama litologi dan volume litologi tersebut. Informasi tersebut bisa ditampilkan
dengan cara menginput data ke fitur Load Dynamic Block lalu centang “enable
datatips”
Litologi yang sudah dimodelkan perlapisannya dapat dibuat permodelan
bloknya berdasarkan data kadar assay unsur Fe-nya. Dengan metode blok, yang
dilihat berdasarkan penampang, akan memudahkan untuk nantinya merancang
pit tambang dan merancang ultimate pit limit.
14
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. (2015). Konsep Block Model dan Basis Data. Dipetik Oktober 15, 2017,
dari [Link]
[Link]
Anonim. (2015). Pemodelan Geologi dan Topografi pada Blok Model. Dipetik
Oktober 15, 2017, dari [Link]
[Link]
Gahau, F. (2014). Perhitungan Sumberdaya Bijih Besi Dengan Block Model
Regular Dan Block Model Non Regular Menggunakan Estimasi Inverse
Distance Weighting. Dipetik Oktober 15, 2017, dari
[Link]
BIJIH_BESI_DENGAN_BLOCK_MODEL_REGULAR_DAN_BLOCK_MO
DEL_NON_REGULAR_MENGGUNAKAN_ESTIMASI_INVERSE_DISTA
NCE_WEIGHTING