PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI
UPTD PUSKESMAS PABUARAN
BADAN LAYANAN UMUM DAERAH
Jl. Puncak Tugu No.8 Telp(0266)6345942 Kecamatan Pabuaran
- Sukabumi Email : puskesmasPabuaran66@[Link] Kode Pos 43173
KEPUTUSAN
KEPALA UPT PUSKESMAS PABUARAN
NOMOR : 440/ /Pkm/I/2022
TENTANG
PENYUSUNAN PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA
PERENCANAAN RUK DAN RPK DI UPT PUSKESMAS PABUARAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA UPT PUSKESMAS PABUARAN
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan
kepada [Link] perlu adanya penyusunan RUK
dan RPK di Puskesmas Kecamatan Pabuaran;
b. Banwa untuk melaksanakan kegiatan tersebut diatas,perlu
ditetapkan Keputusan Kepala Puskesmas Kecamatan
Pabuaran;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik;
2. Peraturan Menteri Pemberdayaandan Aparatur Negara
Nomor13 Tahun 2009 tentang Pedoman Peningkatan
pelayananpublik denganpartisipasi Masyarakat;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 tahun 2016
tentang Menejemen Puskesmas;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 tahun 2019
tentang Puskesmas;
5. Peraturam Menteri Kesehatan Nomor 4 tahun 2019
tentang Standar Pelayanan Binimal Bidang Kesehatan;
6. Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 26 tahun 2018 tentang
Stanfar Pelayanan Minimal Bidang Ksehatan di
Kabupaten Sukabumi.
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS TENTANG
PENYUSUNAN RUK DAN RPK DI UPT PUSKESMAS
PABUARAN.
KESATU : Keputusan kepala puskesmas tentang penyusunan
Perencanaan RUKdan RPK yang disediakan di Puskesmas
Pabuaran;
KEDUA : Penyusunan RUK dan RPK yang dimaksud pada dictum kesatu
adalah senagaimana tertuang dalam lampiran surat keputusan
ini;
KETIGA : Segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat dalam
pelaksanaan kegiatan ini di bebankan pada anggran
pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sukabumi;
KEEMPAT : Pelaksanaan surat keputusan ini dibebankan pada anggaran
Puskesmas Pabuaran;
KELIMA Surat keputusan ini berlaku mulai tanggal [Link]
apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam
penetapan surat keputusan ini,akan ditinjau dan diadakan
perubahan seperlunya.
Ditetapkan di : Pabuaran
Pada tanggal : 03 Januari 2022
Kepala Puskesmas Pabuaran
TTD
MUDRIKAH
Salinan Sesuai dengan Aslinya;
KEPALA SUB BAGIAN TTA USAHA,
SURATDI,SKM
NIP. 196604121989031025
PENYUSUNAN PERENCANAAN
TINGKAT PUSKESMAS DALAM
RANGKA PERENCANAAN RUK
DAN RPK DI UPT PUSKESMAS
PABUARAN
No. Dokumen :-
No. Revisi :-
SOP
Tanggal Terbit :-
Halaman :-
UPT
[Link],[Link]
PUSKESMAS
NIP.196901141995031002
PABUARAN
1. Pengertian PTP adalah proses penyusunan rencana kegiatan puskesmas pada
tahun yang akan datang dilakukan secara sistematis untuk
mengatasi maslaah atau sebagian masalah kesehatn masyarakat di
wilayah kerjanya
2. Tujuan a. Mengidentifikasi permasalah – permasalahan yang ada di
wilayah kerja UPT puskesmas Pabuaran tahun 2022
b. Mengetahui program – program prioritas yang akan
dilaksanakan di puskesmas Pabuaran pada tahun 2023
c. Acuan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) puskesmas
Pabuaran tahun 2023
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Pabuaran Nomor 440/…..
/Pkm/I/2022 TENTANG PENYUSUNAN PERENCANAAN
TINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA PERENCANAAN
RUK DAN RPK DI UPT PUSKESMAS PABUARAN
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 tahun 2016 tentang
Menejemen Puskesmas;
Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas Direktorat Jenderal
Bina Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, 2012
5. Prosedur 1. Menyusun Tim PTP
2. Melakukan identifikasi masalah
[Link]
Melakukan
PTP penetapan prioritas masalah penetapan prioritas
identifikasi masalah
masalah
4. Melakukan perumusan masalah
5. Menyusun akar penyebab masalah
6. Menyusun Rencana Usulan Kegiatan (RUK)
Rencana
7. Usulan
Menyusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)
Kegiatan akar penyebab perumusan masalah
masalah
8. Menyusun
(RUK) draft perencaan tingkat puskesmas (PTP)
9. Menetapkan PTP
10. Mendokumentasikan
Rencana draft Perencaan
Pelaksanaan Perencaan Tingkat
6. Diagram Alir Kegiatan Tingkat Puskesmas
(RPK) Puskesmas (PTP)
(PTP)
7. Hal-hal yang
perlu
diperhatikan
8. Dokumen Buku Pengaduan, Notulen Tim Pengaduan, Notulen Lokmin
Terkait Lintas Program, Notulen Lokmin Lintas Sektor
9. Unit Terkait Kepala Puskesmas
Penanggung jawab Program
Bidan Desa
Perawat Poskesdes
Puskesmas Pembantu
Lintas Sektoral
[Link] historis No Yang dirubah Isi Perubahan [Link]
perubahan diberlakukan
Ditetapkan di : Pabuaran
Pada tanggal : 03 Januari 2022
Kepala Puskesmas Pabuaran
TTD
MUDRIKAH
Salinan Sesuai dengan Aslinya;
KEPALA SUB BAGIAN TTA USAHA,
SURATDI,SKM
NIP. 196604121989031025
LAMPIRAN : SURAT KEPUTUSAN KEPALA
UPT PUSKESMAS PABUARAN
NOMOR : ......./…..../ ....../...../2018
TENTANG : PENYUSUNAN RUK DAN RPK
PERENCANAANTINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA PERENCANAAN
RUK DAN RPK DI UPT PUSKESMAS PABUARAN
Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan
kesehatan, pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat pelayanan
kesehatan strata pertama. Manajemen Puskesmas merupakan rangkaian kegiatan yang
dilaksanakan secara sistematik untuk menghasilkan luaran Puskesmas secara efektif
dan efisien. Manajemen Puskesmas terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan
pengendalian serta pengawasan dan pertanggungjawaban. Seluruh kegiatan di atas
merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan berkesinambungan.
Perencanaan tingkat Puskesmas disusun untuk mengatasi masalah kesehatan
yang ada di wilayah kerjanya. Perencanaan disusun untuk kebutuhan satu tahun agar
Puskesmas mampu melaksanakannya secara efisien, efektif dan dapat dipertanggung
jawabkan.
1.1. Pengertian
Suatu proses kegiatan yang urut yang harus dilakukan untuk mengatasi
permasalahan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan
denganmemanfaatkan sumberdaya yang tersedia secara berhasil guna dan berdaya
guna. Perencanaan Tingkat Puskesmas diartikan sebagai proses penyusunan rencana
kegiatan Puskesmas pada tahun yang akan datang yang dilakukan secara sistematis
untuk mengatasi masalah atau sebagian masalah kesehatan masyarakat di wilayah
kerjanya.
1.2. Ruang Lingkup
Perencanaan Tingkat Puskesmas mencakup semua kegiatan yang ada di
Puskesmas. Perencanaan ini disusun oleh Puskesmas sebagai Rencana Tahunan
Puskesmas yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat serta sumber dana
lainnya.
Tahapan perencanaan Tingkat Puskesmas disusun melalui 4 tahap yaitu:
1. Tahap persiapan
2. Tahap Analisa Situasi
3. Tahap penyusunan Rencana Usulan Kegiatan
4. Tahap penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan
1.3. Mekanisme Perencanaan Tingkat Puskesmas
Langkah pertama dalam mekanisme Perencanaan Tingkat Puskesmas adalah
dengan penyusun Rencana Usulan Kegiatan. Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan
Puskesmas harus memperhatikan berbagai kebijakan yang berlaku baik secara global,
nasional maupun daerah sesuai dengan hasil kajian data dan informasi yang tersedia di
Puskesmas.
Puskesmas perlu mempertimbangkkan masukan dari masyarakat melalui
berbagai wadah yang ada. Rencana Usulan Kegiatan harus dilengkapi pula dengan
usulan pembiayaan untuk kebutuhan rutin, sarana, prasarana dan operasional
Puskesmas.
Rencana Usulan Kegiatan (RUK) yang disusun merupakan RUK tahun
mendatang (H+1). Penyusunan RUK tersebut disusun pada bulan Januari tahun
berjalan (H) berdasarkan hasil kajian pencapaian kegiatan tahun sebelumnya (H-1), dan
diharapkan proses penyusunan RUK telah selesai dilaksanakan di Puskesmas pada
akhir bulan Januari tahun berjalan (H).
Kemudian Rencana Usulan Kegiatan yang telah disusun dibahas di dinas
kesehatan kabupaten/kota, diajukan ke Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melalui
dinas kesehatan kabupaten/kota. Selanjutnya RUK Puskesmas yang terangkum dalam
usulan dinas kesehatan kabupaten/kota akan diajukan ke DPRD untuk memperoleh
persetujuan pembiayaan dan dukungan politis. Setelah mendapat persetujuan dari
DPRD, selanjutnya diserahkan ke Puskesmas melalui dinas kesehatan kabupaten/kota.
Berdasarkan alokasi biaya yang telah disetujui tersebut, Puskesmas menyusun
Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK). RPK disusun dengan melakukan penyesuaian
dan tetap mempertimbangkan masukan dari masyarakat. Penyusunan RPK
dilaksanakan pada bulan Januari tahun berjalan, dalam forum Lokakarya Mini yang
pertama.
1.4. Tahap Penyusunan Perencanaan Tingkat Puskesmas
Penyusunan Perencanaan Tingkat Puskesmas dilakukan melalui beberapa tahap sebagai
berikut :
1. Tahap Persiapan
Tahap ini mempersiapkan staf Puskesmas yang terlibat dalam proses
penyusunan Perencanaan Tingkat Puskesmas agar memperoleh kesamaan pandangan
dan pengetahuan untuk melaksanakan tahap-tahap perencanaan. Tahap ini dilakukan
dengan cara :
1. Kepala Puskesmas membentuk Tim Penyusun Perencanaan Tingkat
Puskesmas yang anggotanya terdiri dari staf Puskesmas.
2. Kepala Puskesmas menjelaskan tentang pedoman Perencanaan Tingkat
Puskesmas kepada tim agar dapat memahami pedoman tersebut demi
keberhasilan penyusunan Perencanaaan Tingkat Puskesmas.
3. Puskesmas mempelajari kebijakan dan pengarahan yang telah ditetapkan
oleh Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota,Dinas Kesehatan Propinsi dan
Departemen Kesehatan.
[Link] Analisis Situasi
Tahap ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai keadaan dan
permasalahan yang dihadapi Puskesmas melalui proses analisis terhadap data yang
dikumpulkan. Tim yang telah disusun oleh Kepala Puskesmas melakukan
pengumpulan data. Ada 2 (dua) kelompok data yang perlu dikumpulkan yaitu data
umum dan data khusus.
Data Umum :
Peta Wilayah Kerja serta Fasilitas Pelayanan Data wilayah mencakup
luas wilayah, jumlah desa / dusun / RT/ RW, jarak desa dengan
Puskesmas, waktu
Data Sumber Daya Puskesmas (termasuk Puskesmas Pembantu dan Bidan
di Desa), mencakup :
1. Ketenagaan
2. Obat dan
3. Sumber pembiayaan yang berasal dari pemerintah (Pusat dan Daerah),
masyarakat, dan sumber lainnya
4. Sarana dan prasarana, antara lain gedung, rumah dinas, komputer, mesin
tik, meubelair, kendaraan
5. Data Peran Serta Masyarakat : Data ini mencakup jumlah Posyandu,
kader,dukun bayi dan tokoh masyarakat.
6. Data Penduduk dan Sasaran Program : Data penduduk dan sasaran
program mencakup : jumlah penduduk seluruhnya berdasarkan jenis
kelamin, kelompok umur (sesuai sasaran program), sosio ekonomi
pekerjaan, pendidikan, keluarga miskin (persentase di tiap desa /
kelurahan). Data ini dapat diperoleh di kantor Kelurahan / Desa, Kantor
Kecamatan, dan data estimasi sasaran di Dinas Kesehatan Kabupaten /
Kota.
7. Data sekolah : Data sekolah dapat diperoleh dari dinas pendidikan
setempat, mencakup jenis sekolah yang ada, jumlah siswa, klasifikasi
sekolah UKS, jumlah dokter kecil, jumlah guru UKS , dan lainnya.
8. Data Kesehatan Lingkungan wilayah kerja Puskesmas : Data
kesehatanlingkungan mencakup rumah sehat, tempat pembuatan
makanan / minuman, tempat-tempat umum, tempat pembuangan
sampah, sarana air bersih, jamban keluarga dan sistem pembuangan air
limbah
Data Khusus (hasil penilaian kinerja Puskesmas), jenis data ini antara lain
meliputi :
1. Data Status Kesehatan terdiri dari : data kematian ,Kunjungan Kesakitan,
Pola Penyakit yaitu 10 penyakit terbesar yang ditemukan .
2. Data Kejadian Luar Biasa , dapat dilihat pada Laporan W1 (Simpus).
3. Data Cakupan Program Pelayanan Kesehatan 1 (satu) tahun terakhir di
tiap desa / kelurahan, dapat dilihat dari Laporan Penilaian Kinerja
Puskesmas .
4. Data Hasil survey (bila ada), dapat dilakukan sendiri oleh Puskesmas atau
pihak lain .
Tahap Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK).
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK), dilaksanakan dengan
memperhatikan beberapa hal, yaitu, bahwa penyusun Rencana Usulan Kegiatan
bertujuan untuk mempertahankan kegiatan yang sudah dicapai pada periode
sebelumnya dan memperbaiki program yang masih bermasalah serta untuk menyusun
rencana kegiatan baru yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan di wilayah tersebut
dan kemampuan Puskesmas.
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan ini terdiri dari 2 (dua) langkah, yaitu
Analisa Masalah dan penyusunan Rencana Usulan Kegiatan.
Analisa Masalah
Dapat dilakukan melalui kesepakatan kelompok Tim Penyusun
Perencanaan Tingkat Puskesmas diantaranya melalui tahapan : identifikasi
masalah, Perumusan masalah, dan Merumuskan akar penyebab masalah.
Identifikasi masalah
Masalah merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Identifikasi
masalah dilaksanakan dengan membuat daftar masalah yang dikelompokkan
menurut jenis program, cakupan, mutu, ketersediaan sumber daya.
Menetapkan urutan prioritas masalah
Mengingat keterbatasan kemampuan mengatasi masalah secara sekaligus,
ketidak-tersediaan teknologi atau adanya keterkaitan satu masalah dengan
masalah lainnya, maka perlu dipilih masalah prioritas dengan jalan kesepakatan
tim. Bila tidak dicapai kesepakatan dapat ditempuh dengan menggunakan
kriteria lain.
Dalam penetapan urutan prioritas masalah dapat mempergunakan berbagai
macam metode seperti kriteria matriks, MCUA, Hanlon, CARL dan sebagainya.
Penetapan penggunaan metode tersebut diserahkan kepada masing-masing
Puskesmas.
Merumuskan masalah
Tahap merumuskan masalah mencakup mencakup apa masalahnya, siapa
yang terkena masalahnya, berapa besar masalahnya, dimana masalah itu terjadi
dan bila mana masalah itu terjadi (what, who, when, where and how).
Mencari akar penyebab masalah
Mencari akar masalah dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan
metode:
1. diagram sebab akibat dari Ishikawa (disebut juga diagram tulang
ikan karena digambarkan membentuk tulang ikan),
2. pohon masalah (problem trees)
Kemungkinan penyebab masalah dapat berasal dari :
1) Input (sumber daya) : jenis dan jumlah alat, obat, tenaga serta
prosedur kerja manajemen alat, obat dan dana.
2) Proses (Pelaksana kegiatan) : frekwensi, kepatuhan pelayanan medis dan
non medis.
3) Lingkungan.
Mencari penyebab masalah dengan menggunakan “pohon masalah
(problem trees)”
Menetapkan cara-cara pemecahan masalah Untuk menetapkan cara
pemecahan masalah dapat dilakukan dengan kesepakatan di antara anggota tim.
Bila tidak terjadi kesepakatan dapat digunakan kriteria matriks. Untuk itu harus
dicari alternatif pemecahan masalahnya.
Apabila Puskesmas mempunyai kemampuan, identifikasi masalah dapat
dilakukan bersama masyarakat melalui pengumpulan data secara angsung di
lapangan (Survey Mawas Diri). Tetapi apabila kemampuan tersebut tidak dimiliki
oleh Puskesmas, maka identifikasi dilakukan melalui kesepakatan kelompok
(Delbecq Technique) oleh petuga Puskesmas dengan melibatkan masyarakat.
Survey Mawas Diri merupakankegiatan pengumpulan data untuk mengenali
keadaan dan masalah yang dihadapi, serta potensi yang dimiliki untuk
mengatasi masalah tersebut. Tahapannya dimulai dari pengumpulan data primer
dan data sekunder, pengolahan dan penyajian data masalah dan potensi yang
ada. Delbecq Technique adalah perumusan dan identifikasi potensi melalui
sekelompok orang yang memahami masalah tersebut. Tahapan pelaksanaannya
dimulai dengan pembentukan tim, menyusun daftar masalah, menetapkan
kriteria penilaian masalah dan menetapkan urutan prioritas masalah berdasarkan
kriteria penilaian
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK)
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan meliputi upaya kesehatan wajib,
upaya kesehatan pengembangan dan upaya kesehatan penunjang, yang
meliputi :
1. Kegiatan tahun yang akan datang (meliputi kegiatan rutin, sarana/prasarana,
operasional dan program hasil analisis masalah).
2. Kebutuhan Sumber Daya berdasarkan ketersediaan sumber daya yang ada pada
tahun sekarang.
3. Rekapitulasi Rencana Usulan Kegiatan dan sumber daya yang dibutuhkan ke
dalam format RUK Puskesmas.
Rencana Usulan Kegiatan disusun dalam bentuk matriks dengan memperhatikan
berbagai kebijakan yang berlaku, baik kesepakatan global, nasional, maupun daerah
sesuai dengan masalah yang ada sebagai hasil dari kajian data dan informasi yang
tersedia di Puskesmas.
Tahap Penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)
Tahap penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan dilaksanakan secara bersama,
terpadu dan terintegrasi. Hal ini sesuai dengan azas penyelenggaraan Puskesmas yaitu
keterpaduan.
Langkah-langkah penyusunan RPK adalah :
1. Mempelajari alokasi kegiatan dan biaya yang sudah disetujui.
2. Membandingkan alokasi kegiatan yang disetujui dengan Rencana Usulan
Kegiatan (RUK) yang diusulkan dan situasi pada saat penyusunan RPK.
3. Menyusun rancangan awal, rincian dan volume kegiatan yang akan
dilaksanakan serta sumber daya pendukung menurut bulan dan lokasi
pelaksanaan.
4. Mengadakan Lokakarya Mini Tahunan untuk membahas kesepakatan RPK
5. Membuat RPK yang telah disusun dalam bentuk matriks.
Refference:
1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 tahun 2016 tentang Menejemen
Puskesmas,
2. Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas Direktorat Jenderal Bina Kesehatan
Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, 2012
Ditetapkan di Pabuaran
Pada Tanggal 03 Januari 2022
Kepala UPT Puskesmas Pabuaran
TTD,
MUDRIKAH.
Salinan Sesuai dengan Aslinya;
KEPALA SUB BAGIAN TTA USAHA,
SURATDI,SKM
NIP. 196604121989031025
LAMPIRAN : SURAT KEPUTUSAN KEPALA UPT
PUSKESMAS PABUARAN
NOMOR : …………………………
TENTANG : TIM PENYUSUN PERENCANAAN
TINGKAT PUSKESMAS
TIM PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS PADA UPTD PUSKESMAS
PABUARAN TAHUN 2022
A. TIM PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS PABUARAN
Ketua : Suratdi,SKM
Sekretaris : Hariadi,[Link]
Anggota : [Link] Fauziah
[Link] Ardhina
Yono Maryono,AMK<SKM
Juniati [Link],[Link]
Rina Augustiana,AMK,SKM
[Link]
Sugati Jaelani [Link]
Wiwin Winarti,Amd,Keb
[Link] [Link]
Ai Nuraeni,AMK
Deni Koswara,AMK
Halimah,[Link]
Hikmah Pitriah,[Link]
Guifa Balqissa, Atlm
Yeyen Nurwahyuni,[Link]
B. TUGAS POKOK DAN TUGAS INTEGRASI TIM PENYUSUNAN
PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA
PERENCANAAN RUK DAN RPK DI UPT PUSKESMAS PABUARAN
NO TUGAS POKOK TUGAS TERINTEGRASI
1 Menyusun Dokumen perencanaan Menyusun Propil dan Laporan Tahunan
(RUK dan RPK) Puskesmas Pabuaran Puskesmas Pabuaran
2 1. Menyusun Tim PTP Menyusun SPM dan MDGs
2. Melakukan identifikasi masalah
3. Melakukan penetapan prioritas
masalah
4. Melakukan perumusan masalah
5. Menyusun akar penyebab masalah
6. Menyusun Rencana Usulan
Kegiatan (RUK)
7. Menyusun Rencana Pelaksanaan
Kegiatan (RPK)
8. Menyusun draft perencaan tingkat
puskesmas (PTP)
9. Menetapkan PTP
[Link]
3 Dilakukan sekali dalam 1 tahun
sebelum pembahasan Musrenbang
desa/kelurahan.
DAFTAR HADIR DALAM RANGKA RAPAT MANAJEMEN MUTU
BLUD UPTD PUSKESMAS PABUARAN
TANGGAL 03 JANUARI 2022
NO NAMA NIP / NRPTT TANDA TANGAN
1 [Link],[Link] 1
2 Suratdi,Skm 2
3 Yono Maryono,[Link] 3
4 Sugati Jaelani.S,[Link] 4
5 Rina Augustiana,[Link] 5
6 Lilis,[Link] 6
7 [Link] BAnguan,[Link] 7
8 [Link] Fauziah 8
9 [Link] Ardhina 9
10 Yeyen Nurwahyuni,[Link] 10
11 Wiwin Winarti,[Link] 11
12 Guifa Balqissa 12
13 [Link] Pradasri,[Link] 13
14 Deni Koswara,AMK 14
15 Hariadi,[Link],[Link] 15
16 Halimah,[Link] 16
17 Wanda Maulana,[Link] 17
18 Ai Nuraeni,AMK 18
19 19
20 20
Ditetapkan di Pabuaran
Pada Tanggal 03 Januari 2022
Kepala UPT Puskesmas Pabuaran
TTD,
MUDRIKAH
Salinan Sesuai dengan Aslinya;
KEPALA SUB BAGIAN TTA USAHA,
SURATDI,SKM
NIP. 196604121989031025