RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah : SMK N 3 Sungai Penuh
Mata Pelajaran : Desain Busana
Kelas / Semester : XI / 1 ( Satu )
Alokasi Waktu : 108 menit ( 1 x 3 JP)
A. Kompetensi Inti :
KOMPETENSI INTI 4
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
(KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
dan mengevaluasitentang pengetahuan menggunakan alat, informasi, dan
faktual, konseptual, operasional dasar, prosedur kerja yang lazim dilakukan
dan metakognitif sesuai dengan bidang serta memecahkan masalah sesuai
dan lingkup kerja Tata Busanapada dengan bidang
tingkat teknis, spesifik, detil, dan kerja Tata Busana. Menampilkan kinerja
kompleks, berkenaan dengan ilmu di bawah bimbingan dengan mutu dan
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan kuantitas yang terukur sesuai dengan
humaniora dalam konteks pengembangan standar kompetensi kerja.
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, Menunjukkan keterampilan menalar,
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat mengolah, dan menyaji secara efektif,
nasional, regional, dan internasional. kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas
B. Kompetensi Dasar
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Menerapkan desain busana anak sesuai 4.1 Membuat desain busana anak sesuai
dengan konsep colase dengan konsep colase
C. Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.3.1 Menjelaskan tentang karekteristik busana anak
3.3.2 Menunjukkan contoh desain busana anak sesuai dengan konsep colase
4.4.1 Membuat sketsa desain busana anak
4.4.2 Menyelesaiakan desain busana anak sesuai dengan konsep kolase
D. Tujuan Pembelajaran
Melalui tahapan pembelajaran model pembelajaran Problem Based Learning, dengan
metode diskusi, praktik dan presentasi, peserta didik mampu:
1. Menjelaskan tentang karekteristik busana anak, siswa dapat mengenal klasifikasi
busana anak.
2. Menunjukkan contoh desain busana anak sesuai dengan konsep colase, siswa dapat
merancang desain busana anak sesuai dengan konsep colase.
3. Membuat sketsa desain busana anak, siswa mampu menciptakan desain sketsa busana
anak.
4. Menyelesaiakan desain busana anak sesuai dengan konsep kolase, siswa mampu
menyiapkan desain busana anak dengan melalui konsep colase secara detail.
E. Materi Pembelajaran
Karakteristik busana anak
Konsep colase
Sketsa desain busana anak
F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Discovery Learning dan Projek (Pembuatan Produk)
Metode : Ceramah, diskusi, penugasan, serta praktik
G. KegiatanPembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan Guru masuk kelas tepat waktu dan mengucapkan salam 10 menit
(Penumbuhan karakter budaya sekolah tentang disiplin dan
religius)
Guru menanyakan kondisi siswa saat ini
Guru Meminta Ketua kelas (salah seorang siswa )untuk
memimpin doa saat pembelajaran akan dimulai
(Penumbuhan karakter religius).
Guru mengintruksikan kepada siswa untuk memperhatikan
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Pembelajaran
Waktu
kebersihan kelas sebelum pembelajaran dimulai
(Penumbuhan karakter peduli lingkungan).
Guru mengisi agenda kelas dan mengabsen siswa
(penumbuhan karakter disiplin sebagai budaya sekolah dan
karakter peduli sosial)
Guru memberikan informasi mengenai kompetensi, meteri,
serta tujuan pembelajaran
Menjelaskan penilaian yang dilakukan.
Memberikan Pre Tes
Guru meminta peserta didik untuk duduk berkelompok
dalam rangka menumbuhkan karakter demokratis
Inti 1. Mengidentifikasi masalah 88 menit
Guru menayangkan slide mengenai klasifikasi busana
anak dan konsep kolase.
Guru menayangkan video tutorial pembuatan busana anak
sesuai dengan konsep kolase.
Peserta didik melakukan pengamatan dengan cara
mengamati tayangan.
Peserta didik saling melakukan tanya jawab mengenai
tayangan yang diberikan (menumbuhkan kecakapan abad
21; berpikir krtitis).
2. Menetapkan Masalah
Setiap kelompok diberikan kesempatan membagi
klasifikasi busana anak sesuai dengan konsep colase pada
setiap individunya.
Peserta didik merancang desain busana anak dan
mengidentifikasinya
Peserta didik mengumpulkan informasi dengan berdiskusi
(menumbuhkan karakter gemar membaca dan tuntutan
keterampilan abad 21 tentang literasi) mengenai
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Pembelajaran
Waktu
identifikasi desain busana anak.
3. Mengembangkan solusi
Peserta didik mulai mengerjakan desain sketsa busana anak
Peserta didik menyelesaiakan desain busana anak sesuai
dengan konsep colase (menumbuhkan karakter mandiri)
4. Melakukan tindakan strategis
Salah satu kelompok tampil untuk mempresentasikan hasil
pembuatan desain busana anak sesuai konsep colase
(menumbuhkan karakter komunikatif).
Peserta didik di kelompok lain memperhatikan proses
presentasi.
Guru mempersilahkan peserta didik lain untuk bertepuk
tangan setelah presentasi selesai, untuk menunbuhkan
karakter menghargai prestasi.
5. Melihat ulang dan mengevaluasi
Peserta didik dipersilahkan untuk memberikan komentar
terhadap hasil presentasi temannya dan dipersilahkan
mengoreksi bila ada kesalahan
Penutup Guru mengajak peserta didik untuk membuat rangkuman 10 menit
materi belajar dengan metode Tanya jawab
Guru melakukan refleksi sebagai penguatan dari kegiatan
pembelajaran hari ini
Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran, dan motivasi
untuk tetap semangat serta mengingatkan peserta didik
untuk mempelajari materi baru yang lebih menantang
dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi tantangan
abad 21
Guru memberikan informasi materi pembelajaran untuk
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Pembelajaran
Waktu
pertemuan selanjutnya.
Guru mempersilahkan siswa untuk berdoa, menutup
kegiatan pembelajaran hari ini (menumbuhkan karakter
religious)
H. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan : Papan Tulis, Spidol, LCD, Leptop dan In Focus
I. Sumber Belajar
Modul , Audio dan Visual
J. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan
1. Teknik penilaian
a. Pengamatan kegiatan diskusi
b. Hasil presentasi kelompok
c. Tugas praktek
2. Instrument Penilaian (Terlampir)
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Penilaian Kegiatan Diskusi
Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap
Nama Komuni Kerjasa Nilai Akhir
Kreatif Kritis
Peserta katif ma (Modus)
N
didik/
o
Kelompo 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
k
1.
2.
3.
4.
N
Keterangan:
A = jika empat indikator terlihat.
B = jika tiga indikator terlihat.
C = jika dua indikator terlihat
D = jika satu indikator terlihat
Indikator Penilaian Sikap:
Komunikatif
a. Berkomunikasi secara efektif dan efisien
b. Menyampaikan pesan dengan baik
c. Penggunaan bahasa yang secara sosial dapat diterima dan memadai
d. Berkomunikasi yang tidak menyinggung perasaan orang lain
Kerjasama
a. Membantu teman lain yang mengalami kesulitan
b. Memberikan kontribusi pemikiran
c. Mengajak teman lain untuk melakukan tugas secara bersama
d. Berbagi bersama dalam menangani permasalahan
Kreatif
a. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
b. Berwawasan masa depan dan penuh imajinasi
c. Mampu memproduksi gagasan-gagasan baru
d. Mampu menemukan masalah dan mampu memecahkannya.
Kritis
a. Menanyakan dan menjawab pertanyaan
b. Mencari cara-cara yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah-masalah
c. Berusaha mendapatkan informasi sebanyak mungkin dari sumber lain
d. Berpikir terbuka, yaitu berbicara secara kongkret.
Kategori nilai sikap:
Sangat baik : apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1
2. Penilaian Pengetahuan dan keterampilan
a. Kisi-Kisi dan Soal
Kompetensi Jenis
Indikator Indikator Soal Soal
Dasar Soal
3.1 Menjelaskan 3.3.1 Setelah 1.
3.1 Menerapka
tentang berdikusi,
n desain siswa dapat
klasifikasi
busana mengenal
busana anak
anak sesuai klasifikasi
3.2 Menunjukkan
dengan busana anak.
contoh desain
konsep 3.3.2 Setelah
busana anak
colase ditunjukkan
sesuai dengan contoh, siswa
konsep colase dapat
merancang
4.1 Membuat desain
4.1 Membuat sketsa desain busana anak
desain busana anak sesuai
busana 4.2 dengan
anak sesuai Menyelesaiak konsep
dengan an desain colase
konsep busana anak 4.4.1 Melalui latihan,
colase sesuai dengan siswa mampu
konsep kolase menciptakan
desain sketsa
busana anak
4.4.2 Melalui
latihan, siswa
mampu
menyiapkan
desain
busana anak
dengan
melalui
konsep
colase secara
detail
KLASIFIKASI BUSANA ANAK
A. Pengertian Busana
Busana anak adalah busana yang dikenakan anak-anak yang berumur dari satu
sampai dengan 12 tahun. Pada usia ini, anak mengalami pertumbuhan yang berbeda-
beda. Ada yang cepat bertambah tinggi, ada juga yang lambat. Pertumbuhan lebih
tampak pada lebar bahunya. Ada kalanya anak yang berumur enam tahun sama besarnya
dengan anak yang berumur tujuh tahun. Hal ini dipengaruhi oleh bermacam-macam
faktor, seperti :
Keturunan
Ciri bangsa
Keadaan iklim
Makanan
Cara hidup
Dan sebagainya
Anak usia satu sampai sepuluh tahun dapat kita bagi menjadi 2 golongan, yaitu:
1. Masa Pra Sekolah, usia 1-5 tahun
2. Masa Sekolah, usia 6-12 tahun
Perbedaan bentuk pada anak 1-3 tahun dengan anak usia 3-5 tahun, terdapat pada
ukuran tinggi serta ukuran lebar bahunya. Sedangkan ukuran lingkar badan dan lingkar
pinggang tidak banyak perbedaan. Pada usia 5-10 tahun, ukuran tinggi semakin
bertambah dan tulang-tulangnya pun semakin bertambah besar.
Kegiatan anak sebelum mereka sekolah adalah bermain. Dalam memenuhi
kebutuhannya akan busana yang di titikberatkan pada fungsinya sebagai busana bermain.
Kemudian busana tidur serta busana untuk bepergian. Setelah menginjak masa sekolah,
kebutuhan akan busana bertambah dengan busana sekolah, maka kesempatan berbusana
anak sebagai berikut :
a. Busana bermain
Busana bermain adalah busana yang dipakai anak-anak untuk bermain.
Busana bermain ini dibuat longgar agar tidak mengganggu pergerakan dan
kesehatan, praktis dalam pemakaiannya dan modelnya sederhana. Bahkan yang
dipakai adalah bahan yangmudah menyerap keringat, kuat dan tahan cuci.
Conthnya : poplin, berkolin, tetoron, dengan aneka warna yang ceria dan corak yang
sesuai.
b. Busana tidur
Busana tidur adalah busana yang dipakai pada waktu tidur. Busana tidur
untuk anak perempuan dapat dipilih model baby doll, piyama ataupun gaun tidur
dengan hiasan (garnitur) seperti renda, strook atau lajur.
Sedangkan untuk anak laki-laki, umumnya memakai piyama. Bahan yang
dipilih umumnya adalah bahan-bahan yang lembut dan tahan cuci. Seperti kain
poplin, arrow, triko, dengan warna yang sesuai serta coraknya lucu-lucu (buah,
binatang, tumbuhan dll).
c. Busana bepergian (Rekreasi)
Busana rekreasi adalah busana untuk pergi ke suatu tempat untuk bersantai
atau pergantian suasana. Maksudnya busana disini adalah suasana rumah atau
suasana sekolah untuk anak yang sekolah. Busana tersebut dipilih model yang agak
longgar, agar mudah bergerak tetapi juga jangan terlalu longgar. Bahan yang dipilih
adalah bahan yang mudah menyerap keringat. Contohnya adalah rajutan dari kain
katun (trika), karena rajutan mempunyai sifat stretch, sehingga gerakan bahan dapat
bebas.
d. Busana sekolah
Busana sekolah biasanya ditentukan dari sekolah masing-masing. Biasanya
modelnya sederhana, artinya tidak banyak garis hias, sulaman maupun renda-renda.
Hanya kadang diberi hiasan obnaisel atau seakan hiasan pada lipit. Praktis dalam
pemakaiannya serta sportif, misalnya terdiri dari blus dan rok lipit searah untuk anak
perempuan, kemeja dan celana untuk anak laki-laki.
Bahan yang dipilih adalah bahan yang tidak mudah kusut, kut, tidak panas
dan menyerap keringat. Contohnya : tetoron, poplin, arrow, oxford, batik katun
untuk busana bagian atas. Untuk bagian bawah biasanya menggunakan bahan yang
agak tebal, seperti drill, caterina dan famatex.
e. Busana Pesta
Busana untuk ke pesta dibuat dengan bahan yang lebih bagus dan hiasan
yang menarik, seperti garnitur busana, sulaman tangan atau semi otomatis, smook,
aplikasi, lekapan, dan lain sebagainya. Sehingga busana tersebut terlihat mewah dan
istimewa.
Bahan yang dipilih adalah bahan seperti bahan renda, voile rubia, silk atau
silky, siffon, organza, cordoroy dan tule. Corak bahannya dapat disesuaikan dengan
keinginan anak tersebut. Dan warna bahannya disesuaikan dengan jenis kelamin,
seperti anak perempuan yang biasa diidentikkan dengan warna merah muda,
sedangkan untuk laki-laki diidentikkan dengan warna biru. Namun sekarang ini
banyak inovasi-inovasi kombinasi warna untuk busana pesta.
Untuk busana pesta anak perempuan modelnya bermacam-macam, seperti :
a. Basque
b. Empire
c. Princess
d. A Line
e. Long Torso
Sedangkan untuk model laki-laki memiliki keterbatasan model. Model yang
biasa di gunakan tergolong kedalam model resmi yaitu, kemeja, celana dan vest,
dapat juga di tambah dengan jas. Oleh karena itu, sebaiknya kita pintar-pintar
memilih warna untuk menarik perhatian konsumen. Dengan model yang terbatas
namun jika digabungkan dengan kombinasi warna yang baik, akan menghasilkan
sesuatu yang fresh atau baru. Maka akan terlihat seperti tipe model terbaru.
Rubrik Penilaian Presentasi
Nilai
No Unjuk Kerja
1 2 3 4
1. Persiapan :
a. Menyiapkan alat tulis
b. Menyiapkan lembar kerja penyesuaian, lembar
soal dan bukti pendukung (bukti memorial)
Nilai Optimum
2. Pelaksanaan :
Membuat sketsa desain busana anak
Nilai Optimum
3. Penutup :
Menyelesaiakan desain busana anak sesuai dengan
konsep kolase
Nilai Optimum
Program Remedial :
• Remedial Tes diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai di bawah 70 (untuk
pengetahuan dan keterampilan), dengan catatan jumlah siswa yang remedialnya
sebanyak maksimal 30% dari jumlah seluruh siswa di kelas.
• Dan jika jumlah siswa yang remedial mencapai 50% maka diadakan remedial
teaching terlebih dahulu, lalu dilanjutkan remedial tes
Program Pengayaan :
Program pengayaan diberikan/ditawarkan kepada siswa yang mendapatkan nilai diatas 80
sebagai bentuk pendalaman terhadap materi yang diberikan
Mengetahui, Bandung, Juli 2017
Kepala SMKN 3 Sungai Penuh Guru Mata Pelajaran
Drs. Mardan Elvi Hardanti, [Link]
NIP. NIP.