0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan11 halaman

Optimasi Biaya Pengiriman Mobil

Artikel ini membahas upaya mengoptimalkan biaya pengiriman mobil dengan model transportasi Stepping Stone. Metode ini digunakan untuk menghitung biaya pengiriman teroptimal dari dealer ke beberapa tujuan seperti Jakarta dan Bandung. Hasilnya, biaya pengiriman menjadi Rp. 850.000, lebih rendah dari metode sebelumnya. Dengan demikian, metode Stepping Stone dapat menghasilkan biaya pengiriman mobil yang optimal.

Diunggah oleh

dinda pristy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan11 halaman

Optimasi Biaya Pengiriman Mobil

Artikel ini membahas upaya mengoptimalkan biaya pengiriman mobil dengan model transportasi Stepping Stone. Metode ini digunakan untuk menghitung biaya pengiriman teroptimal dari dealer ke beberapa tujuan seperti Jakarta dan Bandung. Hasilnya, biaya pengiriman menjadi Rp. 850.000, lebih rendah dari metode sebelumnya. Dengan demikian, metode Stepping Stone dapat menghasilkan biaya pengiriman mobil yang optimal.

Diunggah oleh

dinda pristy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ARTIKEL

UPAYA MENGOPTIMALKAN BIAYA PENGIRIMAN MOBIL DENGAN MODEL

TRANSPORTASI STEPPING STONE

Bagas || NIM || 2022

Abstrak

Model transportasi adalah metode riset operasi yang memecahkan masalah transportasi

dengan mempertimbangkan banyak variabel. Toko Adi Jaya yang memiliki dua cabang berbeda

memiliki kendala transportasi dalam pengiriman mobil. Jenis kajian adalah penelitian terapan

dengan pendekatan kuantitatif. Distribusi adalah kegiatan dimana produk didistribusikan dari

pemasok ke konsumen dalam bentuk rantai pasok. Sarana transportasi memegang peranan

krusial pada pengendalian distribusi produk dan gampang untuk diimplementasikan pada

praktiknya, terutama di industri manufaktur. Mobil menjadi alat transportasi yang digemari

banyak orang karena memiliki banyak kelebihan. Namun, pengiriman mobil sedikit membebani

perusahaan. Salah satu upayanya adalah mengoptimalkan biaya pengiriman mobil dari

sumber/dealer ke tempat-tempat yang banyak dikunjungi pengunjung dari Jawa, seperti Jakarta

dan Bandung. Metode Batu digunakan sebagai model pengangkutan, metode ini berguna untuk

operasi Batu dalam mengevaluasi efektivitas biaya yang dimulai dengan pengangkutan barang di

sepanjang rute pengangkutan yang tidak termasuk dalam solusi. Berdasarkan hasil observasi,

biaya pengiriman yang digunakan turun menjadi Rp. 850.000 dibandingkan dengan ongkos kirim

menggunakan metode sebelumnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Stepping

Stone dapat menghasilkan biaya yang optimal untuk proses penjualan mobil. Dari seluruh
perhitungan untuk menentukan biaya transportasi dapat dilakukan optimasi biaya transportasi

dengan menggunakan metode stepping stone.

Latar Belakang

Seiring perubahan jaman dan kemajuan teknologi yang pesat, banyak perusahaan dan

usaha baik kecil dan menengah berjuang untuk memulihkan usahanya karena persaingan

kecanggihan semakin meningkat baik di industri jasa, industri manufaktur, dan industri produksi.

. pedagang. Untuk tetap kompetitif dan bertahan dalam situasi saat ini, Anda memerlukan sistem

manajemen yang terstruktur dengan baik. Salah satunya terkait masalah biaya distribusi barang

kepada pelanggan yang mengalami apresiasi harga akibat kurs rupiah terhadap dolar. Dalam

industri, beberapa perusahaan yang berurusan dengan masalah transportasi terkait dengan biaya

distribusi produk melakukan studi pra-operasional untuk memfasilitasi manajemen untuk

menetapkan peraturan atau kebijakan dan tindakan yang diterapkan secara ilmiah.

Pertimbangan dalam melakukan operasi yang mempengaruhi kelancaran sistem

pengiriman barang, yaitu contoh pengangkutan dan pengiriman barang yang dilakukan secara in-

house. Distribusi adalah kegiatan di mana suatu produk didistribusikan ke konsumen dalam

bentuk rantai pasokan lokasi penyimpanan seperti pusat produksi, pusat distribusi, toko grosir

dan unit pemasok. Salah satu cara untuk mengatasi masalah pengiriman produk sekaligus

meminimalkan biaya produksi adalah dengan menggunakan metode pengiriman. Metode

transportasi merupakan suatu indera buat merampungkan masalah pengiriman produk menurut

aneka macam supplier yang memiliki stok produknya buat dikirim ke beberapa lokasi tujuan

secara optimum.
Riset operasi adalah metode ilmiah untuk memecahkan masalah berskala besar dan

mengendalikan sistem kompleks yang berkaitan dengan aktivitas mekanis, material, manusia,

dan keuangan di industri dan perusahaan. Penggunaan riset operasi membantu manajemen

perusahaan membuat keputusan ilmiah tentang di mana harus bertindak sehubungan dengan

peraturan dan kebijakan.

Tinjauan Pustaka

Model transportasi adalah jenis pemrograman linier dengan properti khusus. Dengan kata

lain,produk dikirim dari beberapa penyedia ke banyak konsumen dengan biaya serendah

mungkin. Setiap penyedia dapat mengirim produk dalam jumlah tertentu dan setiap penerima

(tujuan). pengiriman) juga memiliki satu kebutuhan khusus. Model transportasi membantu

menemukan solusi terbaik, yaitu fungsi yang terdiri dari satu atau beberapa variabel berdasarkan

kendala yang dihadapi.

Metode batu loncatan disebut juga metode batu loncatan adalah suatu metode pengujian

apakah suatu masalah transportasi sudah optimal. Metode ini memecahkan masalah yang layak

terkait dengan biaya operasional dalam transportasi. Sebuah loop dibuat pada langkah pertama

untuk mendefinisikan variabel input dan output. Tujuan dari loop adalah untuk melihat potensi

penghematan biaya ketika variabel kosong atau yang disebut variabel non-basis dimasukkan

sebagai basis.

Menurut Adi , Faktor transportasi untuk menetapkan tarif, rasa kendali atas operasi untuk

mencapai tingkat efektifitas dan efisiensi. Menetapkan tarif menentukan jumlah pelabuhan yang

dapat dialokasikan perusahaan untuk mendistribusikan barang dan jasa. Metode transportasi

memainkan peran penting dalam mengelola operasi distribusi produk dan mudah
diimplementasikan, terutama di industri manufaktur. Pola distribusi produk yang efisien dapat

mengurangi biaya transportasi dan memungkinkan bisnis mencapai keuntungan maksimal.

Sarana transportasi membantu mengoptimalkan arah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain.

Pengembangan pasar,model, harga dan transportasi yang unggul mengikuti perkembangan

teknologi saat ini, menghasilkan pengurangan produksi, waktu dan tenaga.

Menerapkan metode transportasi yang efisien dan menyeluruh dapat mempercepat arus

sirkulasi, memaksimalkan pengiriman dari asal ke tujuan, dan membantu bisnis untuk

meminimalkan biaya transportasi secara keseluruhan. Dengan menggunakan transportasi, Anda

dapat mengurangi biaya yang tidak perlu, mempercepat pengiriman barang, meningkatkan

efisiensi perusahaan Anda, serta lebih efisien dalam waktu dan tenaga. Oleh karena itu,

perhitungan menggunakan memakai contoh transportasi bisa merampungkan kasus pengiriman

barang ke lokasi tujuan menggunakan berdari buat menerima total porto pengiriman barang yang

sesuai target (Dimasuharto et al., 2021).

Untuk masalah distribusi produk terkait transportasi, model transportasi North West

Corner (NWC) atau model Northwest Corner biasanya dapat digunakan untuk mengatasi

masalah tersebut. NWC berfungsi dengan membentuk sebuah matriks dan mengidentifikasi unit-

unit yang akan dimodifikasi dari input dan output yang diinginkan yang dihasilkan oleh unit-unit

tersebut. Pada tahap selanjutnya, metode stepping stone digunakan untuk mencari hasil terbaik

dari perhitungan NWC untuk mendapatkan solusi optimal dari permasalahan biaya transportasi

mobil.

Menurut pernyataan tersebut, metode batu loncatan membantu berpindah dari solusi yang

layak ke solusi optimal. Metode batu loncatan dipakai untuk menilai ekonomi pengiriman barang

melalui jalur transportasi lain yang tidak termasuk dalam solusi. Jika Anda menggunakan metode
batu loncatan, Anda harus melakukan beberapa langkah. Menurut Dimasuharto et al (2021) ,

tahap yang dilalui seperti :

1. Pilih salah satu sel kosong dan jalankan tes

2. .Buat garis melawan arah jarum jam, lalu melalui sel yang ditetapkan ke unit produk

berdasarkan metode pengiriman, dan kembali ke sel kosong dengan gerakan yang

dilakukan dengan Gunakan Garis Vertikal atau Horizontal.

3. Mulailah dengan sel kosong dengan tanda plus (+) dan pindah ke sel berikutnya

dengan tanda minus (-).

4. Setelah selesai, hitung indeks peningkatan dengan menjumlahkan semua harga satuan

di setiap sel yang bertanda positif dan mengurangkan semua harga satuan di setiap sel

yang bertanda negatif.

5. Setelah selesai, ulangi langkah 1-4 hingga semua sel kosong memuat semua tindakan

perbaikan.

Pada penelitian ini, penerapan metode tahapan pengangkutan barang kiriman di CV.

Mitra Trans Logistict mengatakan, karena dari segi hasil, penggunaan batu pijakan sangat cocok

untuk mengangkut barang, karena pintu gerbang yang akan diperoleh sudah optimal (Arimurti et

al., 2022) . Hal ini juga didukung oleh penelitian dari (Septiana et al., 2020) , bahwa Variabel

masalah transportasi dapat bervariasi, tetapi dapat dipengaruhi dengan menggunakan variabel

dasar saat menentukan pelabuhan dan pengiriman barang dari banyak pemasok. Port masih

menggunakan keputusan yang sama saat mengambil keputusan. Ini membuat masalah

transportasi menjadi layak karena permintaan agregat dan penawaran agregat adalah sama.

Berdasarkan penelitian sebelumnya tentang masalah transportasi, kami menemukan

bahwa penerapan Modified Vogel Approximation Method (MVAM) di pabrik tahu


menghasilkan solusi terbaik. Solusi optimal ini telah diuji keoptimalannya dengan mengubah

distribusi dan lebih murah daripada menghitung biaya pabrik. Sebuah studi yang hampir identik

dilakukan oleh Ayulinansyah et al. Dilakukan pada tahun 2018 sehubungan dengan penyediaan

gerabah ke PT Indah Gedung Palu, dengan menggunakan metode pendekatan Vogel untuk

menentukan penyelesaian pertama dan metode stepping stone untuk menentukan penyelesaian

yang optimal, biaya pengiriman diturunkan sebesar 13% atau Rp8.370.000 per bulan

pengurangan..

Riset operasi mulanya muncul di negara Inggris pada saat Perang Dunia II. Pada awal

perang, penelitian (penelitian) dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan berbagai ilmu

(ilmuwan). Riset Operasi (Riset Operasi) adalah metode ilmiah untuk memecahkan masalah

holistik dan mengendalikan sistem kompleks aktivitas mekanis, material, manusia, dan keuangan

di industri dan perusahaan. Goals dari riset operasi adalah untuk membantu tim manajemen

dalam menentukan secara ilmiah arah mobilitas yang tepat terkait dengan peraturan dan

kebijakan.

Metodologi Penelitian

Jenis kajian ini juga termasuk penelitian terapan berkaitan dengan studi kasus dilapangan,

maka diharapkan hasil penelitian ini dapat langsung diterapkan oleh CV Adi Jaya Mobil. Jenis

data yang dipakai berupa data kuantitatif seperti angka statistik, seperti yang telah dijelaskan

sebelumnya pada Data Numerik, dan merupakan data yang diperoleh dari hasil wawancara dan

observasi dengan pihak-pihak terkait.

Data yang dikumpulkan adalah data primer yang diperoleh dari wawancara dan observasi

langsung terhadap partisipan. Data primer yang diperoleh adalah data supply yang terdiri dari
data supply tiap store dan data demand tiap store target, serta data supply tiap kendaraan.

Langkah selanjutnya menggunakan metode Vogel approximation (VAM) dan metode stepping

stone sebagai metode transmisi, seperti :

1. Membuat Tabel Pengangkutan Awal

2. Menentukan Biaya Penalti dan Memasukkan Sel Menggunakan Metode VAM

3. Bentuk Akhir Alokasi Barang Dagangan

4. Batu Pijakan Bulat.

Analisis dan Pembahasan

CV Adi Jaya merupakan tempat jual beli kendaraan roda empat (mobil) di Kota Bogor

dimana pemiliknya telah mendirikan dua cabang untuk memulai usahanya. Distribusi prodak

mobil merupakan masalah yang dihadapi pemilik CV Adi Jaya yang harus diselesaikan dengan

menggunakan metode transportasi yang meminimalkan biaya distribusi. Pengamatan ini

menggunakan metode batu loncatan untuk memilih penataan lokasi yang optimal agar biaya

transportasi menjadi lebih ekonomis. Berdasarkan hasil perhitungan biaya angkut Adi Jaya

Mobil, diperoleh biaya angkut sebesar Rp 10.350.000.

Tujuan Kirim
Sumber
Jakarta Bandung

Cibinong 20 15

Karapitan 45 25

Sumber : Data Observasi

Dari Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa kegiatan pengiriman produk dilakukan di 3 toko

dengan tujuan pengiriman adalah Jakarta dan Bandung. Berdasarkan data yang disajikan dan
mempertimbangkan rumusan masalah penelitian, pengolahan data ini bertujuan untuk

mengetahui biaya minimum yang harus dikeluarkan dalam kegiatan pengangkutan

[Link] optimalisasi. Ketahui cara mengirimkan persediaan mobil dari toko ke

setiap tujuan pasar dan mengalokasikan dengan benar jumlah barang yang dikirim dari setiap

toko.

Tujuan Kirim
Sumber Supply
Jakarta Bandung

20 15 18
Cibinong

45 25 30
Karapitan

Sumber : Data Observasi

Tabel 2 diatas merupakan tabel awal dari data alokasi produk menggunakan model

transportasi. Ini adalah langkah pertama untuk mulai memproses data menggunakan model

transportasi. Setiap toko (pemasok) dan sumber tujuan memiliki kapasitas dan persyaratan yang

berbeda. Langkah pertama metode ini dalam model transportasi adalah mencari nilai biaya

pinalti untuk setiap kolom dan baris. Biaya penalti dapat ditentukan dengan mencari selisih

antara dua angka pada baris dan kolom. Karena jenis kasus yang dianalisis oleh peneliti adalah

kasus minimisasi, selisih antara kedua angka tersebut merupakan selisih dari minimum subsel

atau biaya pengiriman (Fahmi, 2017).

Data pasokan umum baik stok maupun permintaan tiap wilayah pasar dengan biaya

transportasi tiap stok ke tiap pasar. Ongkos Kirim Gudang Karapitan - Jakarta Rp.

100.000/barang, Ongkos kirim dari Gudang Cibinong ke Jakarta Rp. 75.000/buah. Solusi baru
untuk biaya transportasi distribusi mobil dengan memperkenalkan dan menerapkan model

transportasi Step Stone dalam bentuk dimana semua harga pengiriman gudang dikalikan dengan

biaya yang ditetapkan dan ditambahkan. Perhitungannya adalah sebagai berikut :

Total = (Supply gudang Cibinong ke Jakarta x biaya) + (Supply gudang karapitan ke

jakarta x biaya) + (Supply gudang Cibinong ke Bandung x biaya) + (Supply gudang

karapitan ke Bandung x biaya)

= (75.000 x 20 ) + (100.000 x 45) + (75.000 x 15) + (100.000 x 25)

= (1.400.000 + 4500.000 + 1.125.000 + 2.500.000

= 9.525.000

Dari perhitungan dapat dilihat bahwa metode ini menjadi terobosan terbaru untuk biaya

pengangkutan penjualan mobil dari supplier ke konsumen dengan menggunakan metode stepping

stone adalah sebanyak Rp. 9.525.000. Dengan mengadopsi metode batu pijakan, kami dapat

meminimalkan biaya transportasi untuk pengiriman otomatis dari Rp10.350.000 menjadi

Rp9.525.000. Hasilnya, biaya transportasi sebesar Rp 825.000 dapat dihemat. Metode batu

loncatan memungkinkan Anda mencapai biaya optimal untuk proses penjualan mobil Anda. Dari

semua perhitungan yang menentukan biaya transportasi, metode batu pijakan dapat digunakan

untuk mengoptimalkan biaya transportasi.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan mengenai pengoptimalisasian biaya

pengiriman kendaan mobil didapatkan hasil bahwa menggunakan model transportasi metode

Stepping Stone terbukti berhasil menurunkan biaya pengiriman mobil ke pembeli. Hal ini dapat
dilihat dari jumlah biaya pengiriman menurun sebanyak Rp. 825.000. Maka dapat ditarik

kesimpulan bahwa metode ini sangat berguna untuk mengoptimalisasi biaya pengiriman

kendaraan mobil ke seluruh penjuru.


DAFTAR PUSTAKA

Arimurti, W., Sari, R. P., Herwanto, D., & Falah, C. (2022). Optimasi Biaya Transportasi

Pengiriman Produk Mainan Menggunakan Vogel ’ s Approximation Method Dan Stepping

Stone Method ( Studi Kasus : Toko Sumber Mainan ). 20(1), 350–360.

Dimasuharto, N., Subagyo, A. M., & Fitriani, R. (2021). Optimalisasi Biaya Pendistribusian

Produk Kaca Menggunakan Model Transportasi Dan Metode Stepping Stone. Jurnal

INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 7(2), 81–88.

[Link]

Fahmi, F. O. (2017). Penerapan Metode Stepping Stone Untuk Transportasi Pengiriman Barang

Pada CV. Mitra Trans Logistics. Majalah Ilmiah INTI, Volume 12, Nomor 2, Mei 2017

ISSN 2339-210X, 12, 173–177.

Septiana, M. A., Hidayattulloh, R., Machmudin, J., & Anggraeni, N. F. (2020). Optimasi Biaya

Pengiriman Kelapa Menggunakan Model Transportasi Metode Stepping Stone. Jurnal

Rekayasa Sistem Industri, 5(2), 111–115. [Link]

Anda mungkin juga menyukai