1
BAB I
PENDAHULUAN
1. Umum.
Perkembangan situasi dan kondisi perang saat ini telah berimplikasi
terhadap perkembangan teknologi alutsista dihadapkan kepada variasi medan
pertempuran yang semakin komplek. Hal tersebut mengakibatkan lahirnya
jenis-jenis peroduk alutsista berikut penerapan taktik bertempur semakin
menjadi beraneka ragam dengan pertimbangan agar tugas pokok dapat
tercapai secara cepat dan tepat, serta dapat terhindarinya korban-korban non
kombatan.
Perkembangan jenis perang menuntut keharusan untuk semaksimal
mungkin melindungi aset satuan, diantaranya adalah prajurit (Infanteri).
Perajurit kesenjataan ini selalu paling rentan terhadap tembakan langsung
pihak lawan karena posisinya selalu di front terdepan dan terbuka. Tingkat
kerawanan ini menjadi semakin tinggi manakala prajurit Infanteri harus terlibat
pada penugasan-penugasan penanganan konflik dalam negeri dimana
karakteristik lawan yang semakin tidak jelas. Penanganan konflik vertikal di
Aceh dan Papua merupakan contoh nyata tentang kondisi tersebut, dimana
sejumlah prajurit menjadi korban sia-sia sebelum pelaksanaan tugas
pokoknya. Perkembangan karakteristik pihak lawan tersebut yang cenderung
berdampak kepada kerugian personil satuan manuver tersebut perlu direspon
dengan langkah-langkah [Link] alutsista “Armour
protection” merupakan langkah paling tepat untuk menjawab kondisi tersebut
pada masa saat ini dan nanti.
Dalam rangka menghadapi perkembangan tersebut, maka TNI-AD
membuat suatu kebijakan tentang pembentukan satuan mekanis yang
dilengkapi oleh kendaraan tempur angkut personel berlapis baja (APC).
Pembentukan satuan mekanis tentu saja memerlukan piranti lunak guna
mendukung kegiatan operasional satuan baik dalam bidang teknik maupun
taktik. Piranti lunak ini dibutuhkan agar satuan dapat dioperasionalkan sesuai
dengan tugas pokoknya.
2. Maksud dan tujuan.
a. Maksud. Menjelaskan tentang Teknik dan Taktik dasar, serta manuver
Yonif Mekanis.
b. Tujuan. petunjuk dan pedoman bagi satuan Yonif Mekanis dalam
melaksanakan latihan.
3. Ruang lingkup dan tata urut.
a. Pendahuluan.
2
b. Ketentuan umum.
c. Teknik –Teknik dasar Yonif Mekanis.
d. Manuver ranpur dalam hubungan kelompok.
e. Gerak maju.
f. Pertempuran Kota.
g. Patroli dalam pertempuran Kota.
h. Pengamanan VVIP.
i. Penutup.
4. Dasar.
a. Bujuklap Yonif mekanis No : perkasad 29-02/IX/2011 Tgl 30
September 2011.
b. Organisasi dan tugas Batalyon Infanteri mekanis No :
Perkasad/15/IV/2011 tanggal 25 April 2011.
c. Bujuknikmingarlat Perkasad No : Skep 35-02/XII/2012 tgl 27 Desember
2012.
d. Buku petunjuk lapangan tentang pertempuran kota tingkat regu,
peleton, kompi Nomor : 11-01-5 Skep Kasad Nomor SKEP/316/V/1987.
e. Buku petunjuk lapangan tentang patrol dalam pertempuran kota Nomor
: 11-01-43 Skep Kasad Nomor SKEP/346/VI/1987.
f. Buku petunjuk lapangan tentang BTP dalam operasi lawan insurjensi
No Perkasad/ 40-02/ XII/ 2012 Tanggal 28 Desember 2012.
g. Buku petunjuk pelaksanaan TNI tentang Operasi pengamanan
Presiden, wakil presiden RI beserta keluarganya dan tamu Negara setingkat
kepala Negara/kepala pemerintahan KEP PANGLIMA TNI Nomor
KEP/376/VI/2012 Tanggal 12 Juni 2012.