0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan1 halaman

Prinsip Kerja Pengapian Konvensional

Sistem pengapian konvensional menggunakan rotor dan distributor yang terhubung ke crankshaft untuk membagi aliran induksi ke busi sesuai urutan, sehingga diketahui busi mana yang hidup. Prinsip kerjanya ada dua kondisi: saat kunci kontak ON arus mengalir dari baterai ke primer koil lewat kunci kontak dan platina, membuat inti koil menjadi magnet; dan saat platina terbuka arus menyalaan busi sesuai urutan.

Diunggah oleh

syarifah azzaria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan1 halaman

Prinsip Kerja Pengapian Konvensional

Sistem pengapian konvensional menggunakan rotor dan distributor yang terhubung ke crankshaft untuk membagi aliran induksi ke busi sesuai urutan, sehingga diketahui busi mana yang hidup. Prinsip kerjanya ada dua kondisi: saat kunci kontak ON arus mengalir dari baterai ke primer koil lewat kunci kontak dan platina, membuat inti koil menjadi magnet; dan saat platina terbuka arus menyalaan busi sesuai urutan.

Diunggah oleh

syarifah azzaria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Agar mengetahui busi mana yang hidup, maka menggunakan sistem mekanis dengan bantuan

rotor serta distributor. Komponen tersebut akan terhubung crankshaft, jadi rotor akan
berputar. Lalu teganagan hasil dari induksi akan di distribusikan ke busi sesuai dengan fairing
order.

Prinsip kerja sistem pengapian konvensional ada dua kondisi yaitu kondisi saat kunci kontak
ON platina menutup dan Aliran arus listrik pada saat platina membuka.

1)  Pada saat kunci kontak ON, Platina menutup

Aliran arusnya adalah sebagai berikut:


Baterai —-> Kunci kontak —-> Primer koil —-> Platina —-> Massa.
Akibat aliran listrik pada primer koil, maka inti koil menjadi magnet.

Anda mungkin juga menyukai