0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan1 halaman

Cara Kerja Sistem Pengapian Konvensional

Saat platina membuka, arus listrik melalui primer koil terputus dan menginduksi tegangan tinggi pada sekunder koil. Tegangan tinggi ini mengalir ke busi dan menimbulkan percikan api di antara elektroda busi.

Diunggah oleh

syarifah azzaria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan1 halaman

Cara Kerja Sistem Pengapian Konvensional

Saat platina membuka, arus listrik melalui primer koil terputus dan menginduksi tegangan tinggi pada sekunder koil. Tegangan tinggi ini mengalir ke busi dan menimbulkan percikan api di antara elektroda busi.

Diunggah oleh

syarifah azzaria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2) Saat platina membuka

Saat platina membuka, arus listrik melalui primer koil terputus, terjadi induksi tegangan
tinggi pada sekunder koil, sehingga arus akan mengalir seperti dibawah ini:
Sekunder koil —-> Kabel tegangan tinggi —-> Tutup distributor —-> Rotor —-> Kabel
tegangan tinggi (kabel busi) —-> Busi —-> Massa.
Akibat aliran listrik tegangan tinggi dari sekunder koil, mampu meloncati tahanan
udara antara elektroda tengah dengan elektroda massa pada busi dan menimbulkan percikan
bunga api.

A. WAKTU & TEMPAT

Waktu dan tempat dilaksanakan praktikum adalah :


Hari & Tanggal : Kamis, 14 April 2022
Pukul : 13.30 – 15.00 WIB

E, Alat dan bahan


- multimeter
- Obeng (+,-)
- Kunci kombinasi 19
- Baterai

Anda mungkin juga menyukai