0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan43 halaman

Panduan Instalasi Linux di VirtualBox

Dokumen tersebut merupakan modul praktikum sistem operasi yang membahas tentang pengenalan Linux, VirtualBox, serta instalasi sistem operasi Linux Ubuntu pada VirtualBox. Terdapat penjelasan mengenai tujuan praktikum, alat dan bahan yang dibutuhkan, dasar teori mengenai VirtualBox, Linux, dan Ubuntu, serta langkah-langkah praktikum untuk menginstal Ubuntu di VirtualBox.

Diunggah oleh

Wahyu Annam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan43 halaman

Panduan Instalasi Linux di VirtualBox

Dokumen tersebut merupakan modul praktikum sistem operasi yang membahas tentang pengenalan Linux, VirtualBox, serta instalasi sistem operasi Linux Ubuntu pada VirtualBox. Terdapat penjelasan mengenai tujuan praktikum, alat dan bahan yang dibutuhkan, dasar teori mengenai VirtualBox, Linux, dan Ubuntu, serta langkah-langkah praktikum untuk menginstal Ubuntu di VirtualBox.

Diunggah oleh

Wahyu Annam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MODUL 1
Pengenalan Linux dan Virtual Box

Tujuan Praktikum
 Untuk memahami VirtualBox beserta Instalasinya
 Untuk memahami sistem Operasi Linux
 Untuk mengetahui distro Linux Ubuntu

Teknik Informatika

FTI _UNISSULA _ 2013-2014


1. Alat dan Bahan
1) Seperangkat Komputer
2) Oracle VM VirtualBox
3) CD atau ISO Linux (Ubuntu, Mint atau Debian)
2. Dasar Teori
3. 1 Oracle VM VirtualBox

Oracle VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan


untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di dalam sistem operasi "utama". Sebagai
contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di
komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang
diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows.

Fungsi ini sangat penting jika seseorang ingin melakukan ujicoba dan simulasi
instalasi suatu sistem tanpa harus kehilangan sistem yang ada. Aplikasi dengan fungsi sejenis
VirtualBox lainnya adalah VMware dan Microsoft Virtual PC.

Sistem operasi yang dapat menjalankannya antara lain Linux, Mac OS X, Windows
XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Solaris, dan OpenSolaris.

3. 2 Linux

Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh
Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem
operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah
dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh
perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell,
Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem
operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop,
superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video
seperti

 PlayStation 2,
 PlayStation 3 dan XBox,
 telepon genggam dan router.

Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan


Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang
rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor
keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti
Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan
perangkat lunak sumber terbuka (open source software).

3. 3 Ubuntu (Distro Linux)

Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan
didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika
Selatan yang berarti "kemanusiaan kepada sesama". Ubuntu dirancang untuk kepentingan
penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.

Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah
perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari
distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi
Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis
Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas
maupun tenaga ahli profesional.

Sedangkan sejarah daftar versi-versi untuk distro ubuntu sendiri sudah cukup banyak,
(bisa dilihat di tabel berikut):
3. Percobaan Praktikum
1) Siapkan ISO untuk distro Linux Ubuntu
2) Siapkan file master Oracle VM VirtualBox

Percobaan 1 : Instalasi VirtualBox


1 ) Klik 2x pada Aplikasi Oracle VM VirtualBox ([Link]),
2 ) Klik Next pada tampilan utama Setup Instalasi Oracle VM VirtualBox
3 ) Klik Next pada tampilan Custom Setup Oracle VM VirtualBox dan pilih Location
( lokasi aplikasi yang diinstal ), pastikan terletak di drive C: pada folder Program
Files

4 ) Centang Create a shortcut (opsional / tidak diharuskan). Klik Next pada tampilan
Custom Setup Oracle VM VirtualBox,
5 ) Klik Yes pada tampilan Warning : Network Interfaces pada Oracle VM
VirtualBox,
6 ) Klik Install pada tampilan Ready to Install Oracle VM VirtualBox ( memulai
proses instalasi ),
7 ) Pilih always trust software from “Oracle Corporation” . Klik Install pada tampilan
Would you like to install this device software Oracle VM VirtualBox,
8 ) Tunggu proses instalasi Oracle VM VirtualBox 4.1.8 selesai,
9 ) Centang "Start Oracle VM..." dan klik finish untuk langsung membuka aplikasi
VM VirtualBox.

Percobaan 2 : Instalasi Linux pada VirtualBox

1 ) Bukalah aplikasi Oracle VM VirtualBox


2 ) Kemudian, klik button “New” di bagian menu virtualBox. Atau bisa juga melalui
Machine -> New.

3 ) Pada jendela “Create Virtual Machine”, Isilah kolom nama, type dan version
seperti berikut :
a. Name : Ubuntu 12.04 – [Nim Anda]
b. Type : Linux
c. Version : Ubuntu
d. Klik Next
4 ) Pada jendela selanjutnya, kita akan mengatur ukuran RAM virtual untuk mesin
VirtualBox, sesuaikan dengan spesifikasi PC laboratorium.
a. [Setting jangan melampui warna hijau]
b. Klik Next
5 ) Kemudian pada jendela Harddrive pilih “Create a Virtual Hard Drive Now”, klik
“Create”
6 ) Selanjutnya, pada jendela Hard drive File Type, pilih jenis harddisk bertipe VDI
(VirtualBox Disk Image), klik Next

7 ) Pilih jenis Storage dengan “Dynamicall Allocated”


8 ) Pada jendela File Location and Size, sesuaikan ukuran Harddisk dengan total 5GB
untuk ruang disk di sistem nanti.
9 ) Klik “Create”
10 ) Jika Sukses, maka pada VirtualBox akan muncul mesin Virtual Ubuntu yang
nanti akan kita install sistem, (lihat gambar)
4. Tugas dan Latihan
1) Selain Oracle VM VirtualBox adakah aplikasi lain yang memiliki kemampuan
untuk membuat Virtual Machine di Windows ? Jika ada, Sebutkan dan Berikan
sedikit penjelasan ! (Searching di Internet)
2) Pada jendela “Hard drive File Type”, terdapat beberapa tipe file harddisk seperti :
 VDI  HDD
 VMDK  QBD
 VHD  QCOW

Carilah informasi mengenai jenis-jenis tipe file harddisk tersebut !

3) Pada jendela “Storage”, apa perbedaan antara Dynamicall Allocated dengan


Fixed Allocated ! Silahkan cari informasi perbedaannya !
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MODUL 2
Instalasi Linux pada VirtualBox

Tujuan Praktikum
 Untuk memahami instalasi Ubuntu di VirtualBox
 Untuk mengetahui proses yang berjalan selama instalasi Ubuntu

Teknik Informatika

FTI _UNISSULA _ 2013-2014


1. Alat dan Bahan
1) Seperangkat Komputer
2) Oracle VM VirtualBox
3) CD atau ISO Linux (Ubuntu, Mint atau Debian)
2. Percobaan Praktikum
1) Siapkan ISO untuk distro Linux Ubuntu
2) Siapkan ruang VirtualBox yang telah dibuat sebelumnya

Percobaan 1 : Instalasi Ubuntu VirtualBox


1 ) Aktifkan mesin Virtual Ubuntu yang sebelumnya telah kita buat dengan meng-
klik tombol Start.
2 ) Setelah muncul jendela baru, itulah jendela Virtual Machine yang akan kita isi
dengan file ISO Ubuntu

3 ) Untuk memilih file ISO yang telah kita siapkan sebelumnya, Klik button “Choose

a virtual disk file” berbentuk icon , dan Browse file ISO tersebut.
4 ) Jika file ISO sudah siap, klik tombol Start, dan akan muncul booting Ubuntu
12.04, tunggulah hingga option instalasi terload dengan sempurna. Seperti
tampilan berikut :
5 ) Pada tampilan di atas, pilih bahasa ke “English” dan klik “Install Ubuntu”.
6 ) Pastikanlah keadaan VirtualMachine anda seperti gambar berikut ini, lalu klik
continue.

7 ) Pada jendela selanjutnya yaitu “Instalation Type”, pilihlah “something else” untuk
mengatur secara manual tipe instalasi Linux Ubuntu kita, lalu klik continue
8 ) Setelah itu, akan terlihat daftar kondisi harddisk. Selanjutnya aturlah partisi pada
Ubuntu, dengan melakukan klik pada tombol New Partition Table

9 ) Lalu akan muncul konfirmasi seperti berikut, kllik continue

10 ) Selanjutnya akan tampil partisi yang masih kosong beserta dengan ukurannya.
Pilih partisi tersebut, dan Klik tombol Add
11 ) Buatlah partisi awal, sekitar 5 GB yang nanti akan digunakan untuk sistem dasar
dengan Mount Point : ‘ / ’ (Slash). Yang terpenting dalam pembuatan partisi
adalah sesuaikan dengan tipe partisi (ext3), ukuran partisi, dan titik mount-nya,
seperti pada gambar dibawah ini.

12 ) Lalu buatlah partisi untuk swap area. Swap ini digunakan sebagai virtual
memori. Set swap area seperti pada gambar di bawah ini:

13 ) Kemudian buatlah partisi baru dengan Mount Point di /home. Partisi ini
akan menyimpan data-data dokumen utama yang dibuat oleh pengguna.
14 ) Jika pembuatan partisi telah selesai, maka akan tampak sebagai daftar seperti
pada tampilan berikut, kemudian lalu klik Install Now. (Usahakan cek terlebih
dahulu masing-masing partisi tersebut)

15 ) Pada saat proses instalasi berlangsung, kita akan diminta untuk memasukkan
data-data seperti “Where Are You”, lalu klik continue.
16 ) Pilih keyboard layout, pilih jenis English US dan klik Continue.

17 ) Masukkan Username, kemudian nama yang ingin digunakan untuk login, dan
isikan password. selanjutnya klik Continue

18 ) Lalu akan muncul tampilan seperti berikut, biarkan hingga proses selesai.

19 ) Setelah proses instalasi selesai, kita diharuskan melakukan reboot agar sistem
dapat digunakan. Klik Restart Now
20 ) Selanjutnya boot ulang dan masuklah sistem Ubuntu baru pada mesin Virtual
Tersebut. Login ke desktop dengan menggunakan username dan password yang
telah dibuat sebelumnya.
21 ) Happy, Linux ! ^_^
3. Tugas dan Latihan
1) Sebutkan (minimal 3) distro Linux selain Ubuntu yang telah kita install di atas !
Berikan sedikit penjelasan mengenai distro tersebut disertai screenshoot tampilan
distro ! (Buka [Link])
2) Pada jendela Create New Partition instalasi ubuntu, terdapat 2 tipe partisi yaitu
Primary dan Logical ! Berikanlah penjelasan mengenai kedua tipe partisi tersebut
!
3) Apa yang dimaksud dengan SWAP Area ? Berikanlah penjelasan secara detail !
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MODUL 3
Perintah Dasar dan Direktori Linux

Tujuan Praktikum
 Untuk memahami perintah-perintah dasar Linux melalui Terminal
 Untuk mengenal format instruksi Linux
 Menggunakan beberapa utilitas dasar di Terminal Linux
 Memahami direktori di dalam sistem Linux
Teknik Informatika

FTI _UNISSULA _ 2013-2014

1) Dasar Teori
Direktori Linux
Linux memiliki sistem file dan folder yang terletak di dalam /root, folder-folder
tersebut diantaranya adalah :
Perintah Dasar Linux

Pada dasarnya, setiap pemakai LINUX harus mempunyai nama login (user account)
yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator system. dan umumnya dalam huruf
kecil. Prompt dari shell bash pada LINUX menggunakan tanda “$”. Berikut adalah sesi
umum yang dipakai saat user atau root bekerja di sistem terminal :

1. Login (Masuk ke dalam sistem)

2. Bekerja dengan Shell atau menjalankan

3. Exit atau logout

Saat bekerja menggunakan sistem di terminal, user tentunya harus mengetahui


beberapa basic command untuk melakukan eksekusi terhadap sebuah perintah. Instruksi
standar yang ada di dalam sistem Linux mempunyai format sebagai berikut :

$ NamaPerintah [Pilihan] [Argumen]

- Pilihan atau option : harus diawali dengan tanda – (minus)


- Pada NamaPerintah tidak diharuskan, menggunakan Pilihan atau option, namun
langsung menuju ke Argumen
- Argumen adalah obyek yang akan user eksekusi, atau apabila nama perintah tersebut
merupakan perintah yang berdiri sendiri, maka argumen tidak diperlukan

Contoh sederhana :

$ ls

(Perintah ini tanpa menggunakan pilihan dan argumen tetap akan keluar sebuah hasil)

$ mkdir folder

(mkdir adalah perintah di terminal untuk membuat folder, dan folder adalah argumen)

$ mkdir –v folder

(mkdir adalah perintah, -v adalah option, dan folder adalah argumen)

$ mkdir –v folder1 folder2

(mkdir dapat menangani dua argumen sekaligus yaitu folder1 dan folder2)

 Perintah dasar penanganan file dan folder pada terminal


Linux mempunyai perintah-perintah atau command yang dapat dipakai oleh user
administrator untuk melakukan penanganan file maupun folder dalam sistem. Penanganan
tersebut diantaranya adalah :

 Melihat isi folder


 Melihat isi file
 Menghapus, mengubah, file maupun folder
 Dan lain sebagainya

Berikut adalah beberapa perintah dasar pada Linux untuk penanganan file maupun
folder :

$ ls

Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah “dir” hanya berupa alias dari
perintah “ls”. Untuk perintah “ls” sendiri sering dibuatkan alias “ls –color”, agar pada
waktu di “ls” ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau
untuk execute, dsb.

$ ls -al

Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden + attribute/permission
filenya , lalu ditampilkan layar perlayar.

$ cd [nama-direktori]

CD merupakan singkatan dari Change Directory. Menggunakan “cd” tanpa nama


direktori akan menghantarkan anda ke home direktor. Dan “cd -” akan
menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.

$ cp [nama-file] [tujuan]

cp atau copy digunakan untuk mengcopy sebuah file atau folder. contohnya : cp
/home/data/[Link] /home/data/penting/. Maksudnya kita disini melakukan
copy pada [Link] kedalam folder Penting yang ada di dalam folder Data
$ mv [file/folder] [tujuan]

Memindahkan atau mengganti nama file. Contohnya : mv


/home/mkhuda/data/[Link] /home/mkhuda/Desktop . ini aritnya anda
memindahkan (cut) file [Link] ke Desktop .

$ rm [nama-file]

rm berarti remove, digunakan untuk menghapus file atau folder. Contoh rm


/home/[Link], perintah ini akan mengapus file [Link] di dalam folder /home

$ mkdir directory

Membuat direktori baru. contoh mkdir folderbaru. Ini berarti kita telah membuat
folder baru di desktop dengan nama folderbaru.

2) Percobaan Praktikum
1) Siapkan ISO untuk distro Linux Ubuntu
2) Siapkan ruang VirtualBox yang telah dibuat sebelumnya

Percobaan 1 : Perintah Umum Terminal


1) Aktifkan mesin Virtual Ubuntu
2) Login sebagai user atau root
3) Jalankan perintah berikut, untuk mengetahui beberapa manual dari perintah
$ sudo su <enter>
Ketik password :
$ man pwd <enter> <tekan-q>
$ man ls <enter> <tekan-q>
$ man mkdir <enter> <tekan-q>
Keterangan :
Untuk perintah $ man, Jika sudah selesai membaca, tekan tombol Q pada
keyboard, gunakan arrow pada keyboard untuk melakukan scroll.
4) Untuk mencari aplikasi yang tersedia di dalam repository software Ubuntu, ketik
perintah berikut:
$ sudo apt-cache search [nama-aplikasi] <enter>
5) Jika komputer terkoneksi internet, coba jalankan perintah berikut untuk
melakukan instalasi aplikasi menggunakan terminal,
$ sudo apt-get install [nama-aplikasi] <enter>
6) Cobalah beberapa perintah berikut dan catat hasilnya dalam laporan :
$ uptime <enter>
$ uname –a <enter>
$ w <enter>
$ who <enter>
$ date <enter>
$ gonem <enter>
$ sego <enter>

Percobaan 2 : File dan Folder


1 ) Aktifkan mesin Virtual Ubuntu yang sebelumnya telah kita buat.
2 ) Login sebagai user
3 ) Jalankan beberapa perintah berikut dan catat hasilnya dalam laporan.

$ pwd <enter>

$ ls –l <enter>

$ ls –al <enter>

$ cd <enter>

4 ) Kemudian, jika posisi user sudah berada /home/[nama-user], ketiklah beberapa


perintah berikut ini :

$ mkdir data <enter>

$ ls <enter>

$ cd data <enter>

$ mkdir data-dokumen <enter>

$ mkdir data-penting <enter>


$ ls –l <enter>

$ cd data-dokumen <enter>

$ cat > [nama-anda].txt <enter>

Nama saya adalah :

Alamat saya adalah :

<tekan ctrl+C>

5 ) Dalam perintah di atas, kita baru saja membuat folder bernama “data-dokumen"
dan “data-penting” serta file [Link] yang dibuat didalam data-dokumen.
6 ) Selanjutnya silahkan cek menggunakan Nautilus (Explorer Ubuntu), dan pastikan
folder beserta file yang baru saja dibuat telah ter-create.
7 ) Perintah selanjutnya adalah melakukan copy paste file yang telah dibuat ke dalam
suatu folder lain. Jalankan perintah berikut :

$ ls <enter>

$ cd data-dokumen <enter>

$ cp [nama-anda].txt /home/[nama-user]/data-penting <enter>

$ cd .. <enter>

$ cd data-penting <enter>

$ ls <enter>

8 ) Cek menggunakan nautilus apakah file [nama-anda].txt sudah ter-copy dengan


sempurna ke dalam folder “data-penting”.
9 ) Perintah selanjutnya adalah menghapus file [nama-anda].txt yang terletak di
dalam folder “data-dokumen”.

$ cd data-dokumen <enter>

$ ls <enter>

$ rm [nama-anda].txt <enter>

$ ls
10 ) Cek kembali melalui Nautilus, apakah file [nama-anda].txt di dalam folder
“data-dokumen” sudah terhapus.

3) Tugas dan Latihan


1) Carilah di internet, minimal 5 perintah pada terminal ! Silahkan gunakan perintah
tersebut dan beri penjelasan ! (Tugas PerKelas Berbeda-beda)
2) Di dalam direktori /home/[nama-user]/ Buatlah folder bernama UNISSULA,
kemudian di dalam folder UNISSULA, buatlah folder fakultas-fakultas yang ada
di UNISSULA. (Keterangan: Tidak boleh ada spasi nama folder, gunakan tanda –
[minus]). Jalankan perintah dan screenshot gambar hasilnya.
(fakultas ditentukan asisten dosen)
3) Di masing-masing folder fakultas, buatlah file bernama [Link]. Isilah file
tersebut dengan link (url) web fakultas masing-masing. (Link bisa dicari di situs
[Link])
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MODUL 4
Input Output (Redirection / Pipeline)

Tujuan Praktikum
 Untuk memahami perintah dasar input output
 Untuk memahami standar I/O pada terminal
 Untuk memahami konsep dasar Pipeline (pipa)

Teknik Informatika

FTI _UNISSULA _ 2013-2014


1. Dasar Teori
Input dan Output
Gambaran sederhana proses input dan output Linux adalah seperti berikut :

INPUT

PROSES

OUTPUT

Command atau instruksi yang ada pada Terminal Linux melalui Shell
merupakan sebuah eksekusi program atau pada gambar diatas yang disebut dengan
Proses.
Pada saat instruksi dimasukkan, maka Kernel Linux akan membuat sebuah
alur kerja atau proses dengan memberikan nomor PID (Process Identity). Proses
dalam Linux selalu membutuhkan Input dan menghasilkan suatu keluaran (output).
Pada proses yang ada di terminal, terdapat dua jenis proses yang sudah tidak asing
lagi, yaitu :
Redirection (Pembelokan)
Redirection dilakukan untuk standard input, output dan error, yaitu untuk
mengalihkan file descriptor input dari 0, 1 dan 2. Simbol untuk pembelokan adalah
tanda ‘<’ untuk input dan tanda ‘>’ untuk output.
 Pipeline (Mekanisme Pipa)
Seperti pada umumnya, yang dinamakan pipa adalah sebagai alat penghubung
sebuah komunikasi antar benda. Maka dalam Linux, mekanisme pipa digunakan
sebagai alat komunikasi antar proses.
Mekanisme pipeline digunakan untuk menghubungkan atau menggabungkan
dua perintah dalam terminal Linux. Penghubung perintah tersebut menggunakan tanda
‘|’, (tanda tanda petik).
2. Percobaan Praktikum
a) Siapkan virtualMachine Ubuntu
b) Terminal ubuntu

Percobaan 1 : Konsep Redirection


1) Aktifkan mesin Virtual Ubuntu
2) Login sebagai user atau root
3) Bukalah terminal dan ketikkan perintah berikut : (catat dilaporan hasil yang
ditampilkan)
$ cat [Link] <enter>
Ket: Sesuaikan dengan nim masing-masing
$ cat > [Link] <enter>
FTI UNISSULA <enter>
INFORMATIKA <enter>
KELAS A <enter>
<tekan CTRL+C>
$ cat < 262080208 .txt <enter>
$ file [Link] <enter>
4) Konsep Redirection yang ketiga, menggunakan perintah Nano, ketiklah perintah
berikut ini :
$ nano [Link] <enter>
Samsung
Sony Ericson
LG
Andromax
<tekan CTRL+X> kemudian ketik huruf ‘y’ dan <enter>
$ ls <enter>
$ cat < [Link] <enter>
5) Untuk konsep Redirection yang ketiga, menggunakan perintah Echo, ketiklah
perintah berikut ini :
$ echo aku anak informatika > [Link] <enter>
$ cat [Link] <enter>
$ echo aku anak fti > [Link] <enter>
$ cat [Link] <enter>
$ echo aku anak informatika >> [Link] <enter>
$ cat [Link] <enter>

Percobaan 2 : Konsep Pipeline


6) Ketik perintah berikut untuk mencoba konsep Pipeline, catat dalam laporan :
$ cat > [Link] <enter>
Fakultas Teknologi Industri <enter>
Fakultas Agama Islam <enter>
Fakultas Kedokteran <enter>
<tekan CTRL+C>
$ cat [Link] | sort <enter>
$ cat [Link] | sort –r <enter>
$ cat [Link] | wc <enter>
$ cat [Link] | wc –c <enter>
$ cat [Link] | wc –l <enter>
7) Perintah diatas menggunakan fungsi pipeline dengan penambahan tanda ‘|’,
sehingga terminal akan membaca dua fungsi secara bersamaan.
8) Fungsi sort dimaksudkan untuk mengurutkan hasil keluaran dari file, dan fungsi
wc digunakan untuk menghitung jumlah karakter, baris, maupun kata dari isi file
3. Tugas dan Latihan
a) Buatlah direktori bernama INFORMATIKA, kemudian masuk ke dalam direktori
tersebut dan buatlah file bernama [Link]
b) Di dalam [Link] buatlah daftar kota menggunakan perintah $ cat,
Jawa Tengah
Jawa Barat
Yogyakarta
Sulawesi Tenggara
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jakarta
c) Hitung jumlah baris, kata dan karakter dari file [Link] dengan menggunakan
filter dan tambahkan data tersebut ke file baru.
d) Gunakan perintah di bawah ini dan perhatikan hasilnya.
$ cat > [Link]
sistem visual
php mysql
visual basic
linux basic
modul praktikum
php no-sql
[Ctrl+C]
$ cat [Link] | sort | uniq
$ cat [Link] | grep “php” | grep –v “basic”
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MODUL 5
Manajemen User dan Group

Tujuan Praktikum
 Untuk memahami manajemen user dan group

Teknik Informatika

FTI _UNISSULA _ 2013-2014


1. Dasar Teori
Sistem operasi Linux pada umumnya memiliki informasi tentang user account dan groups
yang disimpan di dalam direktory /etc/. Administrator utama dari sistem Linux dapat melihat,
menambah sekaligus menghapus user maupun grup melalui terminal. Semua sistem perintah
dan output akan dicetak di folder sistem /etc.

Berikut adalah penjelasan beberapa file di dalam folder sistem /etc/ di dalam sistem Linux
atau Ubuntu pada khususnya :

1) /etc/passwd (informasi user dan password)

/etc/passwd berisi daftar user yang dipisahkan dengan baris. Setiap baris berisi
informasi mengenai :

 Username — nama user yang diketik saat login sistem


 Password — berisi password yang di-enkripsi (atau x bila shadow password
digunakan)
 User ID (UID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan username yang menjadi
acuan sistem.
 Group ID (GID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan nama group primer
yang menjadi acuan sistem.
 GECOS — nama histori, kolom GECOS[1] bersifat opsional dan digunakan untuk
menyimpan informasi tambahan (seperti nama lengkap user).
 Home directory — path absolut untuk home directory dari user.
 Shell — program yang otomatis dijalankan bila user login. Berupa command
intepreter (biasanya disebut shell)

Contoh sederhananya adalah sebagai berikut:

- Jika suatu saat pada perintah terminal $ nano /etc/passwd dan muncul baris yang
mirip seperti ini :
ossula:x:1001:1001:ossula:/home/ossula:/bin/bash

Maka, baris di atas menunjukkan user ossula mempunyai shadow password, UID dan
GID nya 1001. User root mempunyai home directory /home/ossula dan menggunakan
shell /bin/bash.
2) /etc/group (informasi group untuk user)

/etc/group berisi daftar group yang dipisahkan per baris. Setiap baris terdiri dari 4 kolom,
yang berisi informasi mengenai :
 Group name — nama group.
 Group password — Bila di-set, mengijinkan user yang bukan bagian dari group
bergabung ke dalam group dengan menggunakan printah newgrp dan
mengetikkan password. Jika lebih kecil dari x, maka shadow group password
digunakan.
 Group ID (GID) — Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name.
 Member list — daftar user yang menjadi milik group.
Contoh sederhana hasil $ nano /etc/group:
organisasi:x:162:ossula,hmj
Baris diatas menunjukkan, group “organisasi” menggunakan password shadow (x),
mempunyai GID Unik 162 dan anggota usernya adalah Ossula dan HMJ

Tabel perintah untuk manajemen user adalah sebagai berikut :

Perintah Definisi
$ useradd Menambah user account. Digunakan untuk keanggotaan
primer dan sekunder.
$ userdel Menghapus user account
$ usermod Meng-edit atribut account termasuk beberapa fungsi
yang berhubungan dengan masa berlaku password. Juga
digunakan untuk menentukan keanggotaan primer dan
sekunder.
$ passwd Melakukan setting password. Selain untuk mengubah
password user juga untuk mengontrol semua aspek
tentang masa berlaku password.
$ chpasswd Membaca file yang berisi username dan password dan
update setiap password user.
$ chage Mengubah masa berlaku password user. Perintah passwd
juga digunakan untuk tujuan ini.
$ chfn Mengubah infirmasi GECOS sebuah user.
$ chsh Mengubah shell default user.
Sedangkan tabel perintah untuk menajemen group adalah sebagai berikut :

Perintah Definisi
$ groupadd Menambah group, tetapi tidak menentukan user pada
group tersebut. Perintah useradd dan usermod digunakan
untuk menentukan user pada group yang ada.
$ groupdel Menghapus group.
$ groupmod Memodifikasi nama group adau GID, tetapi tidak
mengubah keanggotaan group. Perintah useradd dan
usermod menentukan user pada group yang ada.
$ passwd Mengubah keanggotaan group dan melakukan setting
password untuk mengijinkan anggota selain group
tersebut yang mengetahui password group untuk
bergabung. Juga digunakan untuk menentukan
administrator group.
$ grpck Memeriksa integritas file /etc/group dan /etc/gshadow.

2. Percobaan Praktikum
a) Siapkan virtualMachine Ubuntu
b) Terminal ubuntu

Percobaan 1 : Menambah group untuk user


1) Aktifkan mesin Virtual Ubuntu
2) Bukalah terminal dan ketik perintah berikut : (catat dalam laporan)
$ sudo su <enter>
Masukkan password
$ groupadd teman <enter>
$ groupadd keluarga <enter>
3) Ceklah data group di dalam file /etc/group dengan mengetikkan perintah
$ cat /etc/group | grep ‘teman’ <enter>
$ cat /etc/group | grep ‘keluarga’ <enter>
4) Catat dan tampilkan hasil dalam laporan

Percobaan 2 : Menambah User dan Memasukkan Ke dalam Group


1) Ketiklah perintah berikut :
$ useradd –G teman evan <enter>
$ useradd –G teman dimas <enter>
$ passwd evan <enter>
$ passwd dimas <enter>
$ cat /etc/group | grep ‘teman’
2) Kemudian ketik lagi perintah berikut, untuk menambah user di group keluarga :
$ useradd –G keluarga riko <enter>
$ useradd –G keluarga ceper <enter>
$ passwd riko <enter>
$ passwd ceper <enter>
$ cat /etc/group | grep ‘keluarga’

Percobaan 3 : Melihat informasi Group dari User


1) Untuk memastikan apakah user sudah berada dalam group yang benar, gunakan
perintah berikut :
$ groups evan <enter>
$ groups dimas <enter>
2) Lakukan pengecekan juga untuk user riko dan ceper. Catat hasilnya di laporan.
3. Tugas dan Latihan
a) Buatlah tiga group yaitu Demokrat, PDI, Golkar. Perhatikan informasi anggota
dari tabel berikut :

Demokrat PDI Golkar


Susilo Joko Aburizal
Bambang Widodo Bakrie

b) Buatlah user account dengan menggunakan perintah useradd, dan sesuaikan


seperti tabel diatas !
c) Ubahlah password masing-masing user, sesuaikan password dengan nama Group !
d) Lihat keanggotaan masing-masing user dengan perintah $ Groups
e) Hapuslah user Susilo, Bambang, Aburizal dan Bakrie.
f) Catat step by step pembuatan hingga penghapusan user tersebut !
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MODUL 6 (Bonus)
Linux Shell Scripting

Tujuan Praktikum
 Untuk mengetahui tentang Linux Shell Bash
 Untuk mengetahui basic logika Shell Bash
 Untuk membuat program sederhana menggunakan Shell

Teknik Informatika

FTI _UNISSULA _ 2013-2014


1. Dasar Teori
a) Tentang Shell
Di masa lalu, instruksi pemrograman komputer dibuat menggunakan bahasa
biner (0 dan 1), sehingga sulit bagi kita semua untuk membaca maupun menulis
program. Namun sekarang ini, di dalam Linux sudah terkandung bahasa
pemrograman asli yang biasa disebut Shell. Shell menerima instruksi atau perintah
menggunakan bahasa Inggris dan jika perintah yang dibuat itu benar, maka kernel
Linux akan menuliskan hasil perintah tersebut.

Shell adalah program untuk user atau lingkungan yang disediakan untuk
interaksi pengguna sistem. Shell merupakan penerjemah bahasa perintah yang
mengeksekusi perintah membaca dari perangkat input standar (keyboard) maupun
dari file.

Shell bukanlah bagian dari kernel sistem, tetapi Shell menggunakan kernel sistem
untuk menjalankan program, membuat file dan lain-lain.

Di ubuntu atau Linux pada umumnya, untuk menemukan dimana perintah-


perintah shell itu berada, administrator bisa menggunakan perintah :

$ cat $SHELL

Sedangkan, Shell Scripting atau pemrograman Shell merupakan kumpulan


perintah-perintah di Linux yang ditulis dalam sebuah file, dan hanya bisa diakses
melalui terminal.

Kegunaan menulis pemrograman menggunakan Shell diantaranya adalah :

 Shell script dapat digunakan untuk menampilkan input dari user.


 Dapat digunakan untuk membuat perintah sendiri
 Meng-automasi perintah tertentu
 Mempercepat kinerja seorang sistem administrator
2. Percobaan Praktikum
a) Siapkan virtualMachine Ubuntu
b) Terminal ubuntu
c) Koneksi internet
d) Aplikasi editor : nano, vi atau vim.
Percobaan 1 : Mempersiapkan tools yang diperlukan
1) Aktifkan mesin Virtual Ubuntu
2) Bukalah terminal dan ketik perintah berikut untuk instalasi tools seperti nano
maupun vim
$ sudo apt-get install vi <enter>
Masukkan password
<enter>
3) Kemudian masuklah ke folder /home/[nama-user] atau cek menggunakan fungsi $
pwd terlebih dahulu
$ pwd <enter>
$ cd /home/[nama-user] <enter>
4) Buatlah sebuah file bernama [nama-user].my menggunakan nano.
$ nano [Link] <enter> (sesuaikan dengan nama
anda)
5) Pada file [Link], tulis kode berikut untuk mencoba shell script :
Echo “Hello $USER”
<tekan CTRL+X> ketik ‘y’ <enter>
Keterangan:
- Fungsi echo akan menampilkan kalimat sesuai yang ada di dalam tanda petik.
- variabel $USER akan mencetak nama user sesuai nama user login Anda

Percobaan 2 : Melakukan eksekusi Shell Script


1) Untuk melakukan eksekusi pada file [Link] yang telah ditulis tadi, ketiklah
perintah berikut untuk memberikan permission file ke sistem
$ chmod +x [Link]
2) Jika sukses, lakukanlah eksekusi file dengan menggunakan perintah-perintah
berikut: (Anda bisa mencoba satu-persatu perintah dibawah ini)
$ ./[Link]
$ bash [Link]
$ sh [Link]
Keterangan :
- Ketiga perintah di atas mempunyai fungsi yang sama, yaitu melakukan
eksekusi pada file script yang dibuat ([Link])
Percobaan 3 : Penggunaan Variabel dan Fungsi Read
1) Buatlah file lain di dalam folder /home/[nama-user] dengan nama variabelku,
ketik perintah berikut untuk membuatnya :
$ nano variabelku <enter>
2) Kemudian ketiklah script berikut di dalam editor nano, untuk membuat sebuah
variabel :
variabelsatu=’evan dimas’
variabeldua=’joko widodo’
variabelangka=2
Keterangan :
- Variabel huruf lebih dari 1 kata, maka harus dibubuhi tanda petik
- Variabel angka tidak menggunakan tanda petik/
3) Setelah membuat variabel di atas panggillah dengan menggunakan fungsi echo.
tambahlah kode berikut :
Echo “$variabelsatu dan $variabeldua”
Echo “ini adalah variabel angka berupa $variabelangka”
Echo “Ketik nama Anda = “
Read namaku
Echo “Namaku adalah $namaku”
Keterangan :
- Fungsi read akan membaca ketikkan dari user dan menyimpannya ke dalam
variabel $namaku
- Kemudian variabel $namaku akan membaca variabel input dari user
sebelumnya.
4) Tekan ctrl+x, dan ketik ‘y’ lalu <enter> untuk menyimpan
5) Ubahlah permission file variabelku dengan mengetik
$ chmod +x variabelku
6) Eksekusi dengan menggunakan perintah berikut :
$./variabelku
7) Screenshot hasil dan tulis penjelasan di laporan
Percobaan 5 : Kombinasi Command dan Variabel di dalam Shell
8) Buatlah file lain di dalam folder /home/[nama-user] dengan nama mycommand,
ketik perintah berikut untuk membuatnya :
$ nano mycommand <enter>
9) Kemudian ketiklah script berikut di dalam editor nano :
#menghapus screen
clear
#membuat variabel nama, tanggal lahir dan kota
nama=’[nama-anda]’
lahir=’27 Januari 1993’
kota=’semarang’
#menggunakan fungsi echo untuk memanggil variabel
Echo “Nama saya adalah $nama, lahir pada $lahir, di Kota
$kota”
Echo “Saya login sebagai $USERNAME”
#menampilkan fungsi date
Echo “Pada “;date
Echo –n “Tekan enter untuk melanjutkan . . .”
Read
clear
10) Untuk mengakhiri editor nano, tekan CTRL+X, tekan y, dan enter.
11) Kemudian berilah hak akses permission untuk file mycommand dengan cara :
$ chmod +x mycommand
12) Eksekusi dengan menggunakan perintah berikut :
$./mycommand
13) Screenshot hasil dan tulis penjelasan di laporan

Percobaan 6 : Aritmatika
1) Buatlah file lain di dalam folder /home/[nama-user] dengan nama aritmatika,
ketik perintah berikut untuk membuatnya :
$ nano aritmatika <enter>
2) Kemudian ketiklah script berikut di dalam editor nano :
clear
echo “1 ditambah 1 sama dengan ”
expr 1 + 1
echo “2 ditambah 2 sama dengan “
expr 2 + 2
Keterangan :
- Fungsi untuk aritmatika sederhana di awali dengan perintah EXPR kemudian
diikuti angka yang ingin ditambahkan atau dikurangi,
- Fungsi dasar aritmatika meliputi
o Penambahan tanda +
o Pengurangan tanda –
o Pembagian tanda /
o Perkalian tanda \*
o Modulus tanda %
- Misal untuk aritmatika sederhana bisa menggunakan perintah :
$ expr 1 \* 2 (perkalian)
$ expr 6 / 2 (pembagian)
$ expr 20 % 3 (modulus)
$ expr 2 + 3 (penambahan)
3) Untuk mengakhiri editor nano, tekan CTRL+X, tekan y, dan enter.
4) Kemudian berilah hak akses permission untuk file mycommand dengan cara :
$ chmod +x aritmatika
5) Eksekusi dengan menggunakan perintah berikut :
$./aritmatika
6) Screenshot hasil dan tulis penjelasan di laporan
3. Tugas dan Latihan
a) Buatlah sebuah program sederhana dengan hasil keluaran seperti berikut
Ketik Angka Pertama :
2
Ketik Angka Kedua :
3
3 + 2 = 5
3-2 = 1
3 x 2 = 6
3 / 2 = 1.5
b) Buatlah program sederhana tersebut dengan menggunakan perintah read untuk
pembacaan variabel dan expr untuk melakukan operasi perhitungan
c) Variabel angka pertama dan kedua harus diketik oleh user !
d) Buat folder baru di dalam /home/[nama-user] dengan nama folder Program
e) Program boleh diberi nama apa saja ! Sesuai keinginan
f) Catat step by step pembuatan Shell Script Program tersebut !

Anda mungkin juga menyukai