0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan4 halaman

Jenis dan Fungsi Seni Rupa

Dokumen tersebut membahas tentang seni rupa, mulai dari pengertian, tujuan, jenis, wujud, fungsi, dan unsur-unsur seni rupa. Secara ringkas, seni rupa adalah cabang seni yang mengolah konsep garis, bidang, bentuk, dan warna untuk menciptakan karya seni visual yang dapat dinikmati melalui penglihatan dan sentuhan.

Diunggah oleh

Risky Pratama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan4 halaman

Jenis dan Fungsi Seni Rupa

Dokumen tersebut membahas tentang seni rupa, mulai dari pengertian, tujuan, jenis, wujud, fungsi, dan unsur-unsur seni rupa. Secara ringkas, seni rupa adalah cabang seni yang mengolah konsep garis, bidang, bentuk, dan warna untuk menciptakan karya seni visual yang dapat dinikmati melalui penglihatan dan sentuhan.

Diunggah oleh

Risky Pratama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas Pertama

Nama : Riski Pratama


Nim : 2186206157
Kelas : 3E

Pengertian Seni Rupa

       Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa
ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep
garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Tujuan
1. Sebagai pemenuhan kebutuhan emosional
2. Sebagai saran komunikasi
3. Sebagai kebutuhan fisik

Jenis Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya

1. Seni Rupa Murni

Proses penciptaan seni rupa murni lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata
misalnya lukisan. Contoh seni rupa murni lainnya adalah seni grafis, seni patung, seni
instalasi, seni pertunjukan, seni keramik, seni film, koreografi, hingga seni fotografi.

2. Seni Rupa Terapan

Pada, seni rupa terapan proses pembuatannya memiliki tujuan dan fungsi tertentu misalnya
seni kriya. Contoh seni rupa terapan lainnya adalah arsitektur, pakaian, kriya keramik, dan
lain sebagainya.

Wujud Seni Rupa

1. Seni Rupa Dua Dimensi

Seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dua ukuran panjang dan lebar.
Karya seni rupa ini hanya dapat dihayati dari satu arah yaitu dari depan.
Contohnya: seni lukis, seni ilustrasi, seni batik seni grafik, sketsa dan lain-lain.

2. Seni Rupa Tiga Dimensi

1|Page
Seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran panjang, lebar dan
tinggi atau tebal (mempunyai volume). Karya seni rupa ini dapat dinikmati atau dihayati dari
beberapa arah pandang.
Contohnya: seni patung, seni kriya, seni bangunan, seni dekorasi, seni taman dan lain-lain.

Fungsi Seni Rupa

1. Seni Rupa Murni (Fine Art)

Karya seni rupa ini diciptakan dengan bebas tanpa memperhitungkan segi fungsi atau
manfaat. Seniman atau pelukis menciptakan karya seni ini dengan bebas mengekspresikan isi
hati atau idenya. Karya seni murni ini berfungsi sebagai fungsi individual.
Fungsi individual artinya karya seni ini dibuat hanya untuk memenuhi kepuasan, kesenangan
dan kebutuhan pribadi, baik kebutuhan emosional maupun kebutuhan fisik.
Jenis karya seni rupa ini contohnya: seni lukis, seni patung, seni grafika dan sebagainya.

2. Seni Rupa Terapan atau Seni Pakai (Apllied Art)

Karya seni rupa ini diciptakan selain mempertimbangkan unsur estetika juga untuk dapat
digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Jenis karya seni rupa ini contohnya: seni bangunan, perabot rumah tangga, kendaraan, seni
taman, reklame, ilustrasi, seni kerajinan, tata rias dan busana, seni batik dan lain-lain.
Karya seni terapan dapat berfungsi sebagai fungsi sosial.

Unsur-unsur Seni Rupa

Seni rupa dibangun oleh sejumlah unsur yang membentuk kesatuan yang padu sehingga
karyanya dapat dinikmati secara utuh.
Unsur-unsur dasar karya seni rupa adalah unsur-unsur yang digunakan untuk mewujudkan
sebuah karya seni rupa. Unsur-unsur ini diantaranya antara lain adalah

1. Titik

Titik adalah unsur seni rupa yang paling dasar. Titik dapat melahirkan suatu wujud dari ide-
ide atau gagasan yang kemudian akan melahirkan garis, bentuk, atau bidang. Teknik lukisan
yang menggunakan kombinasi berbagai variasi ukuran dan warna titik dikenal dengan
sebutan Pointilisme.

2. Garis

Menurut jenisnya, garis dapat dibedakan menjadi garis lurus, lengkung, panjang, pendek,
horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus-putus, patah-patah, spiral dan Iain-Iain. Kesan
yang ditimbulkan dari macam-macam garis dapat berbeda-beda, misalnya garis lurus
berkesan tegak dan keras, garis lengkung berkesan lembut dan lentur, garis patah-patah
berkesan kaku, dan garis spiral berkesan lentur.
Garis dapat juga memberikan kesan watak tertentu sehingga dapat digunakan sebagai
perlambangan, seperti:
-       Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan;

2|Page
-       Garis miring mengingatkan pada kegoncangan, tidak stabil, gerak;
-       Garis tegas, kuat, terpatah-patah mengesankan kekuatan;
-       Garis halus, melengkung-lengkung berirama mengesankan kelembutan, kewanitaan.

Sedangkan menurut wujudnya garis dapat dibedakan menjadi:


-      Garis nyata, merupakan garis yang dihasilkan dari coretan atau goresan lengkung.
-      Garis semu, merupakan garis yang muncul karena adanya kesan balans pada bidang, warna
atau ruang

3. Bidang

Bidang merupakan pengembangan garis yang membatasi suatu bentuk sehingga membentuk
bidang yang melingkupi dari beberapa sisi. Bidang mempunyai sisi panjang dan lebar, serta
memiliki ukuran.

4. Bentuk

A. Bentuk geometris
Bentuk geometris merupakan bentuk yang terdapat pada ilmu ukur meliputi:
1. Bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok.
2. Bentuk silindris, contohnya tabung, kerucut, dan bola.

B. Bentuk nongeometris
Bentuk nongeometris berupa bentuk yang meniru bentuk alam, misalnya manusia, tumbuhan,
dan hewan.
5. Ruang

Ruang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: Ruang dalam bentuk nyata, misalnya ruangan
pada kamar, ruangan pada patung. Ruang dalam bentuk khayalan (ilusi), misalnya ruangan
yang terkesan dari sebuah lukisan.

6. Warna

Kesan yang timbul oleh pantulan cahaya pada mata disebut warna. Warna dapat
dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
Warna pokok atau primer, yaitu warna yang tidak berasal dari warna apapun, meliputi warna
merah, kuning, dan biru.

7. Tekstur

Tekstur adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah
karya seni rupa. Setiap benda mempunyai sifat permukaan yang berbeda. Tekstur dibedakan
menjadi tekstur nyata dan tekstur semu. Tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara
penglihatan dan rabaan. Sedangkan tekstur semu adalah kesan yang berbeda antara
penglihatan dan perabaan.

8. Gelap Terang

3|Page
Suatu objek bisa memiliki intensitas cahaya yang berbeda pada setiap bagiannya. Demikian
pula pada karya seni rupa. Seperti lukisan pemandangan alam. Adanya perbedaan intensitas
cahaya akan menimbulkan kesan mendalam.

DAFTAR PUSTAKA

1. [Link]
[Link]
2. [Link]
3. [Link]
4. [Link]
[Link]

4|Page

Anda mungkin juga menyukai