Twitter
(/ˈtwɪtər/) adalah layanan jejaring sosial dan mikroblog daring yang memungkinkan
penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan berbasis teks hingga 140 karakter akan
tetapi pada tanggal 07 November 2017 bertambah hingga 280 karakter yang dikenal dengan
sebutan kicauan (tweet). Twitter didirikan pada bulan Maret 2006 oleh Jack Dorsey, dan situs
jejaring sosialnya diluncurkan pada bulan Juli. Sejak diluncurkan, Twitter telah menjadi salah
satu dari sepuluh situs yang paling sering dikunjungi di Internet, dan dijuluki dengan "pesan
singkat dari Internet."[15][16] Di Twitter, pengguna tak terdaftar hanya bisa membaca kicauan,
sedangkan pengguna terdaftar bisa menulis kicauan melalui antarmuka situs web, pesan singkat
(SMS), atau melalui berbagai aplikasi untuk perangkat seluler.[17]
Twitter mengalami pertumbuhan yang pesat dan dengan cepat meraih popularitas di seluruh
dunia. Hingga bulan Januari 2013, terdapat lebih dari 500 juta pengguna terdaftar di Twitter, 200
juta di antaranya adalah pengguna aktif.[18] Lonjakan penggunaan Twitter umumnya berlangsung
saat terjadinya peristiwa-peristiwa populer. Pada awal 2013, pengguna Twitter mengirimkan
lebih dari 500 juta kicauan per hari, dan Twitter menangani lebih dari 1,6 miliar permintaan
pencarian per hari.[19][20][21] Hal ini menyebabkan posisi Twitter naik ke peringkat kedua sebagai
situs jejaring sosial yang paling sering dikunjungi di dunia, dari yang sebelumnya menempati
peringkat dua puluh dua.[22]
Tingginya popularitas Twitter menyebabkan layanan ini telah dimanfaatkan untuk berbagai
keperluan dalam berbagai aspek, misalnya sebagai sarana protes, kampanye politik, sarana
pembelajaran, dan sebagai media komunikasi darurat. Twitter juga dihadapkan pada berbagai
masalah dan kontroversi seperti masalah keamanan dan privasi pengguna, gugatan hukum, dan
penyensoran.[23]
Twitter dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter, Inc., yang berbasis di San Francisco, dengan
kantor dan peladen tambahan terdapat di New York City, Boston, dan San Antonio. Hingga Mei
2015, Twitter telah memiliki lebih dari 500 juta pengguna, 302 juta di antaranya
adalah pengguna aktif.[24][25]
Pada 25 April 2022, dewan direksi Twitter menyetujui pembelian $44 miliar oleh Elon Musk ,
CEO SpaceX dan Tesla, Inc. , yang berpotensi menjadikannya salah satu kesepakatan terbesar
untuk mengubah perusahaan menjadi pribadi.[26][27]