0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan12 halaman

Kuesioner Kekuatan dan Kesulitan Anak

Dokumen tersebut merupakan kuesioner yang digunakan untuk menilai kekuatan dan kesulitan pada anak dan remaja berusia 11-17 tahun. Kuesioner terdiri dari 25 pertanyaan yang mencakup 5 aspek, yaitu gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktifitas, masalah teman sebaya, dan prososial. Skor dari masing-masing aspek dan skor total akan mengidentifikasi tingkat kesehatan psikologis re

Diunggah oleh

ESTI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan12 halaman

Kuesioner Kekuatan dan Kesulitan Anak

Dokumen tersebut merupakan kuesioner yang digunakan untuk menilai kekuatan dan kesulitan pada anak dan remaja berusia 11-17 tahun. Kuesioner terdiri dari 25 pertanyaan yang mencakup 5 aspek, yaitu gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktifitas, masalah teman sebaya, dan prososial. Skor dari masing-masing aspek dan skor total akan mengidentifikasi tingkat kesehatan psikologis re

Diunggah oleh

ESTI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kuesioner Kekuatan dan Kesulitan Pada Anak

(Usia 11 – 17 tahun)

Untuk setiap pernyataan, beri tanda V pada kotak Tidak Benar, Agak Benar atau
Benar. Akan sangat membantu kami apabila kamu mau menjawab semua pernyataan
sebaik mungkin meskipun kamu tidak yakin benar. Berikan jawabanmu
menurutbagaimana segala sesuatu telah terjadi pada dirimu selama enam bulan
terakhir.
Nama . :............................................................ Laki-laki/Perempuan
Tanggal lahir/usia :....................................................(……tahun)
Tanggal :…………………………………

No. Pertanyaan Skor Skor


ana
Tida Agak Benar k
k bena
bena r
r

1. Saya berusaha bersikap baik kepada orang lain.


Saya peduli dengan perasaan mereka

2. Saya gelisah, saya tidak dapat diam untuk waktu


lama

3. Saya sering sakit kepala, sakit perut atau macam-


macam sakit lainnya

4. Kalau saya memiliki mainan, CD, atau makanan,


saya biasanya berbagi dengan orang lain

5. Saya menjadi sangat marah dan sering tidak


dapat mengendalikan kemarahan saya

6. Saya lebih suka sendirian daripada bersama


dengan orang-orang yang seumur saya

7. Saya biasanya melakukan apa yang diperintahkan


oleh orang lain

8. Saya banyak merasa cemas atau khawatir


terhadap apa pun

9. Saya selalu siap menolong jika ada orang yang


terluka, kecewa, atau merasa sakit
10 Bila sedang gelisah atau cemas, badan saya sering
bergerak-gerak tanpa saya sadari

11. Saya mempunyai satu orang teman baik atau


lebih

12. Saya sering bertengkar dengan orang lain. Saya


dapat memaksa orang lain melakukanapa

yang saya inginkan

13. Saya sering merasa tidak bahagia, sedih atau


menangis

14. Orang lain seumur saya pada umumnya


menyukai saya

15. Perhatian saya mudah teralihkan, saya sulit


memusatkan perhatian pada apa pun

16. Saya merasa gugup dalam situasi baru, saya


mudah kehilangan rasa percaya diri

17. Saya bersikap baik terhadap anak-anak yang


lebih muda dari saya

18. Saya sering dituduh berbohong atau berbuat


curang

19. Saya sering diganggu atau dipermainkan oleh


anak-anak atau remaja lainnya

20. Saya sering menawarkan diri untuk membantu


orang lain (orang tua, guru, anak-anak)

21. Sebelum melakukan sesuatu saya berpikir dahulu


tentang akibatnya

22. Saya mengambil barang yang bukan milik saya


dari rumah, sekolah atau dari mana saja

23. Saya lebih mudah berteman dengan orang


dewasa daripada dengan orang-orang
yangseumursaya

24. Banyak yang saya takuti, saya mudah menjadi


takut

25. Saya menyelesaikan pekerjaan yang sedang saya


lakukan. Saya mempunyai perhatianyangbaik
terhadap apa pun.
Panduan Pemberian Skor Kuesioner Kekuatan dan Kesulitan

pada Anak (11-17 tahun)


No. Pertanyaan Kode Skor Skor
anak
Tida Agak Benar
k benar
bena
r

1. Saya berusaha bersikap baik kepada Pr -1 0 1 2


orang lain. Saya peduli dengan perasaan
mereka

2. Saya gelisah, saya tidak dapat diam untuk H-1 0 1 2


waktu lama

3. Saya sering sakit kepala, sakit perut atau E-1 0 1 2


macam-macam sakit lainnya

4. Kalau saya memiliki mainan, CD, atau Pr-2 0 1 2


makanan, saya biasanya berbagi dengan
orang lain

5. Saya menjadi sangat marah dan sering C-1 0 1 2


tidak dapat mengendalikan kemarahan
saya

6. Saya lebih suka sendirian daripada P-1 0 1 2


bersama dengan orang-orang yang
seumur saya

7. Saya biasanya melakukan apa yang C-2 2 1 0


diperintahkan oleh orang lain

8. Saya banyak merasa cemas atau khawatir E-2 0 1 2


terhadap apa pun

9. Saya selalu siap menolong jika ada orang Pr-3 0 1 2


yang terluka, kecewa, atau merasa sakit

10 Bila sedang gelisah atau cemas, badan H-2 0 1 2


saya sering bergerak-gerak tanpa saya
sadari

11. Saya mempunyai satu orang teman baik P-2 2 1 0


atau lebih

12. Saya sering bertengkar dengan orang C-3 0 1 2


lain. Saya dapat memaksa orang lain
melakukanapayang saya inginkan
13. Saya sering merasa tidak bahagia, sedih E-3 0 1 2
atau menangis

14. Orang lain seumur saya pada umumnya P-3 2 1 0


menyukai saya

15. Perhatian saya mudah teralihkan, saya H-3 0 1 2


sulit memusatkan perhatian pada apa
pun

16. Saya merasa gugup dalam situasi baru, E-4 0 1 2


saya mudah kehilangan rasa percaya diri

17. Saya bersikap baik terhadap anak-anak Pr-4 0 1 2


yang lebih muda dari saya

18. Saya sering dituduh berbohong atau C-4 0 1 2


berbuat curang

19. Saya sering diganggu atau dipermainkan P-4 0 1 2


oleh anak-anak atau remaja lainnya

20. Saya sering menawarkan diri untuk Pr-5 0 1 2


membantu orang lain (orang tua, guru,
anak-anak)

21. Sebelum melakukan sesuatu saya H-4 2 1 0


berpikir dahulu tentang akibatnya

22. Saya mengambil barang yang bukan milik C-5 0 1 2


saya dari rumah, sekolah atau dari mana
saja

23. Saya lebih mudah berteman dengan P-5 0 1 2


orang dewasa daripada dengan orang-
orang yangseumursaya

24. Banyak yang saya takuti, saya mudah E-5 0 1 2


menjadi takut

25. Saya menyelesaikan pekerjaan yang H-5 2 1 0


sedang saya lakukan. Saya mempunyai
perhatianyangbaik terhadap apa pun.
Skor berdasarkan aspek:

No. Aspek Pertanyaan nomor Total

1. Gejala Emosional (E) 3+8+13+16+24 = ...+...+...+...+

2. Masalah Perilaku (C) 5+7+12+18+22= ...+...+...+...+

3. Hiperaktifitas (H) 2+10+15+21+25= ...+...+...+...+

4. Masalah Teman Sebaya (P) 6+11+14+19+23= ...+...+...+...+

5. Prososial (Pr) 1+4+9+17+20= ...+...+...+...+

6. Total kesulitan Jumlah semua skor gejala 29-....=


emosional+masalah
perilaku+hiperaktifitas+masalah teman
sebaya (tanpa skor prososial) =

Rentang skor total kesulitan: 0-40

Interpretasi Skor (Kuesioner yang diisi oleh orangtua)


Normal Perbatasan Tidak normal

Skor Total Kesulitan 0 -13 14 – 16 17 – 40

Skor Gejala Emosional 0–3 4 5 – 10

Skor Masalah Perilaku 0–2 3 4 – 10

Skor Hiperaktifitas 0–5 6 7 – 10

Skor Masalah Teman Sebaya 0–2 3 4 - 10

Skor Prososial 6 - 10 5 0-4


Interpretasi Skor (Kuesioner yang diisi oleh guru)
Normal Perbatasan Tidak normal

Skor Total Kesulitan 0 -11 12 – 15 16 – 40

Skor Gejala Emosional 0–4 5 6 – 10

Skor Masalah Perilaku 0–2 3 4 – 10

Skor Hiperaktifitas 0–5 6 7 – 10

Skor Masalah Teman Sebaya 0–3 4 5 - 10

Skor Prososial 6 - 10 5 0-4

Interpretasi Skor (Kuesioner yang diisi oleh remaja)


Normal Perbatasan Tidak normal

Skor Total Kesulitan 0 -15 16-19 20 – 40

Skor Gejala Emosional 0–5 6 7 – 10

Skor Masalah Perilaku 0–3 4 5 – 10

Skor Hiperaktifitas 0–5 6 7 – 10

Skor Masalah Teman Sebaya 0–3 4-5 6 - 10

Skor Prososial 6 - 10 5 0-4

Hasil:

Skor total kesulitan =

Skor gejala emosional =

Skor masalah perilaku =

Skor masalah hiperaktifitas =


Skor masalah teman sebaya =

Skor prososial =

Langkah selanjutnya:

1. Konseling untuk keluarga dan remaja


2. Merujuk ke Psikiatri

Kasus 2

Seoranganaklaki-laki, Toni, 16tahun, saatiniduduk di kelas 11,


dibawaolehorangtuanyakarenamerasaada yang
berubahpadaperilakuanaknyabeberapabulanterakhirini.

Saat dilakukan anamnesadidapatkan seorang remaja laki-laki yang tampak


kurang bersemangat, tampak sedikit takut, seperti menyembunyikan
perasaannya.

Berikut adalah penilaian remaja tersebut terhadap dirinya sendiri:

a. Lakukan pemeriksaan SDQ pada kasus ini. (terlampir formulir


SDQyang masih kosong)
b. Apa hasil SDQ untuk kasus ini
c. Apa langkah selanjutnya?

Hasilpengisian SDQ oleh Toni


No. Pertanyaan Skor Skor
ana
Tida Agak Benar k
k bena
bena r
r

1. Saya berusaha bersikap baik kepada orang lain. X


Saya peduli dengan perasaan mereka

2. Saya gelisah, saya tidak dapat diam untuk waktu x


lama

3. Saya sering sakit kepala, sakit perut atau macam- X


macam sakit lainnya

4. Kalau saya memiliki mainan, CD, atau makanan, X


saya biasanya berbagi dengan orang lain

5. Saya menjadi sangat marah dan sering tidak X


dapat mengendalikan kemarahan saya

6. Saya lebih suka sendirian daripada bersama X


dengan orang-orang yang seumur saya

7. Saya biasanya melakukan apa yang diperintahkan X


oleh orang lain

8. Saya banyak merasa cemas atau khawatir X


terhadap apa pun

9. Saya selalu siap menolong jika ada orang yang X


terluka, kecewa, atau merasa sakit

10 Bila sedang gelisah atau cemas, badan saya sering X


bergerak-gerak tanpa saya sadari

11. Saya mempunyai satu orang teman baik atau X


lebih

12. Saya sering bertengkar dengan orang lain. Saya X


dapat memaksa orang lain melakukanapa

yang saya inginkan

13. Saya sering merasa tidak bahagia, sedih atau X


menangis

14. Orang lain seumur saya pada umumnya X


menyukai saya

15. Perhatian saya mudah teralihkan, saya sulit X


memusatkan perhatian pada apa pun

16. Saya merasa gugup dalam situasi baru, saya X


mudah kehilangan rasa percaya diri

17. Saya bersikap baik terhadap anak-anak yang X


lebih muda dari saya

18. Saya sering dituduh berbohong atau berbuat X


curang

19. Saya sering diganggu atau dipermainkan oleh X


anak-anak atau remaja lainnya

20. Saya sering menawarkan diri untuk membantu X


orang lain (orang tua, guru, anak-anak)

21. Sebelum melakukan sesuatu saya berpikir dahulu X


tentang akibatnya

22. Saya mengambil barang yang bukan milik saya X


dari rumah, sekolah atau dari mana saja

23. Saya lebih mudah berteman dengan orang X


dewasa daripada dengan orang-orang
yangseumursaya

24. Banyak yang saya takuti, saya mudah menjadi X


takut

25. Saya menyelesaikan pekerjaan yang sedang saya X


lakukan. Saya mempunyai perhatianyangbaik
terhadap apa pun.

Panduan Pemberian Skor Kuesioner Kekuatan dan Kesulitan

pada Anak (11-17 tahun)


No. Pertanyaan Kode Skor Skor
anak
Tida Agak Benar
k benar
bena
r

1. Saya berusaha bersikap baik kepada Pr -1 0 1 2 1


orang lain. Saya peduli dengan perasaan
mereka

2. Saya gelisah, saya tidak dapat diam untuk H-1 0 1 2 1


waktu lama

3. Saya sering sakit kepala, sakit perut atau E-1 0 1 2 0


macam-macam sakit lainnya

4. Kalau saya memiliki mainan, CD, atau Pr-2 0 1 2 2


makanan, saya biasanya berbagi dengan
orang lain

5. Saya menjadi sangat marah dan sering C-1 0 1 2 0


tidak dapat mengendalikan kemarahan
saya

6. Saya lebih suka sendirian daripada P-1 0 1 2 1


bersama dengan orang-orang yang
seumur saya

7. Saya biasanya melakukan apa yang C-2 2 1 0 0


diperintahkan oleh orang lain

8. Saya banyak merasa cemas atau khawatir E-2 0 1 2 2


terhadap apa pun

9. Saya selalu siap menolong jika ada orang Pr-3 0 1 2 2


yang terluka, kecewa, atau merasa sakit

10 Bila sedang gelisah atau cemas, badan H-2 0 1 2 0


saya sering bergerak-gerak tanpa saya
sadari

11. Saya mempunyai satu orang teman baik P-2 2 1 0 0


atau lebih

12. Saya sering bertengkar dengan orang C-3 0 1 2 0


lain. Saya dapat memaksa orang lain
melakukanapayang saya inginkan

13. Saya sering merasa tidak bahagia, sedih E-3 0 1 2 0


atau menangis

14. Orang lain seumur saya pada umumnya P-3 2 1 0 0


menyukai saya

15. Perhatian saya mudah teralihkan, saya H-3 0 1 2 0


sulit memusatkan perhatian pada apa
pun

16. Saya merasa gugup dalam situasi baru, E-4 0 1 2 1


saya mudah kehilangan rasa percaya diri

17. Saya bersikap baik terhadap anak-anak Pr-4 0 1 2 2


yang lebih muda dari saya

18. Saya sering dituduh berbohong atau C-4 0 1 2 0


berbuat curang

19. Saya sering diganggu atau dipermainkan P-4 0 1 2 0


oleh anak-anak atau remaja lainnya

20. Saya sering menawarkan diri untuk Pr-5 0 1 2 2


membantu orang lain (orang tua, guru,
anak-anak)

21. Sebelum melakukan sesuatu saya H-4 2 1 0 0


berpikir dahulu tentang akibatnya

22. Saya mengambil barang yang bukan milik C-5 0 1 2 0


saya dari rumah, sekolah atau dari mana
saja

23. Saya lebih mudah berteman dengan P-5 0 1 2 0


orang dewasa daripada dengan orang-
orang yangseumursaya

24. Banyak yang saya takuti, saya mudah E-5 0 1 2 2


menjadi takut

25. Saya menyelesaikan pekerjaan yang H-5 2 1 0 0


sedang saya lakukan. Saya mempunyai
perhatianyangbaik terhadap apa pun.

Skor berdasarkan aspek:


No. Aspek Pertanyaan nomor Total

1. Gejala Emosional (E) 3+8+13+16+24 = 0+2+0+1+2 5

2. Masalah Perilaku (C) 5+7+12+18+22=0+0+0+0+0 0

3. Hiperaktifitas (H) 2+10+15+21+25=1+0+0+0+0 1

4. Masalah Teman Sebaya (P) 6+11+14+19+23=1+0+0+0+0 1

5. Prososial (Pr) 1+4+9+17+20=1+2+2+2+2 9

6. Total kesulitan Jumlah semua skor gejala 7


emosional+masalah
perilaku+hiperaktifitas+masalah teman
sebaya (tanpa skor prososial) =

Rentang skor total kesulitan: 0-40

Interpretasi Skor (Kuesioner yang diisi oleh remaja)


Normal Perbatasan Tidak normal

Skor Total Kesulitan 0 -15 16-19 20 – 40

Skor Gejala Emosional 0–5 6 7 – 10

Skor Masalah Perilaku 0–3 4 5 – 10

Skor Hiperaktifitas 0–5 6 7 – 10


Skor Masalah Teman Sebaya 0–3 4-5 6 - 10

Skor Prososial 6 - 10 5 0-4

Hasil:

Skor total kesulitan = 7

Skor gejala emosional = 5 normal

Skor masalah perilaku =0 normal

Skor masalah hiperaktifitas = 1 normal

Skor masalah teman sebaya = 1normal

Skor prososial = 9 normal

Langkah selanjutnya:

Konseling untuk keluarga dan remaja.

Common questions

Didukung oleh AI

SDQ dapat digunakan sebagai alat evaluasi awal dalam konseling remaja dengan mengidentifikasi area spesifik yang membutuhkan perhatian, seperti gejala emosional atau masalah perilaku, melalui skor dari masing-masing aspek. Alat ini memberikan gambaran umum tentang keadaan emosi dan perilaku remaja yang dapat dibahas lebih lanjut dalam sesi konseling. Skor tersebut juga membantu mengarahkan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya merujuk remaja ke spesialis jika skor menunjukkan masalah serius .

Skor total kesulitan dihitung dengan menjumlahkan skor gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, dan masalah teman sebaya, tidak termasuk skor prososial, untuk memberikan gambaran keseluruhan tentang tingkat kesulitan yang dialami anak. Angka ini krusial untuk interpretasi karena memberikan penuntun umum apakah anak memerlukan intervensi lebih lanjut. Dalam kasus Toni, skor total kesulitan 7 menunjukkan bahwa ia berada dalam kategori normal, dan meskipun ada area yang perlu perhatian, tidak ada masalah serius yang perlu penanganan segera .

SDQ dapat memfasilitasi intervensi kolaboratif antara sekolah dan rumah dengan menyediakan data konkrit mengenai area kekuatan dan kesulitan anak. Sekolah dan orang tua bisa menggunakan hasil SDQ untuk berdiskusi dan menentukan strategi bersama, seperti pengawasan perilaku yang konsisten, dukungan emosional, dan program sekolah yang inklusif. Kolaborasi ini memperkuat dukungan di berbagai lingkungan dan mempromosikan perkembangan holistic anak .

Perbedaan skor antara anak, guru, dan orang tua dalam SDQ dapat menunjukkan variasi persepsi tentang tingkah laku dan kesejahteraan emosional anak, yang penting dalam identifikasi dan penanganan masalah. Perbedaan ini bisa mengindikasikan konteks atau situasi tertentu di mana masalah lebih menonjol, misalnya, di rumah atau di sekolah. Memahami perbedaan ini memungkinkan pendekatan intervensi yang lebih menyeluruh dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari lingkungan yang berbeda .

Dalam kasus Toni, hasil SDQ menunjukkan bahwa gejala emosional merupakan area yang paling menonjol, dengan skor 5 yang masih dianggap normal, namun di batas atas kategori tersebut. Tidak ada masalah perilaku yang signifikan dengan skor 0. Toni juga menunjukkan hiperaktivitas dan sedikit masalah teman sebaya masing-masing dengan skor 1, yang masih normal. Skor prososialnya tinggi, yaitu 9, menunjukkan sikap positif dan keinginan membantu orang lain. Kondisi ini mencerminkan adanya ketidakseimbangan dalam aspek emosional yang dapat mempengaruhi perilaku sosialnya .

Anak dengan hasil SDQ yang berada di kategori 'perbatasan' memerlukan evaluasi lebih lanjut dan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah perkembangan ke kondisi yang lebih serius. Kebijakan sekolah dan keluarga mungkin harus melibatkan penyesuaian program pendidikan, peningkatan intervensi sosial-emosional, dan kerjasama dengan profesional kesehatan mental. Langkah ini dapat memastikan bahwa anak mendapatkan dukungan yang cukup untuk mengatasi potensi masalah sebelum memburuk .

Pemahaman kategori skor dalam SDQ penting untuk interpretasi hasil yang akurat karena setiap kategori ('Normal', 'Perbatasan', 'Tidak Normal') menunjukkan tingkat kebutuhan anak akan bantuan atau intervensi. Misalnya, skor 'Normal' menunjukkan bahwa tidak ada masalah signifikan, sedangkan skor 'Tidak Normal' mengindikasikan adanya masalah yang perlu diatasi. Kategori ini membantu orang tua, guru, dan profesional kesehatan mental memberikan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik anak .

Skor prososial dianggap penting dalam menilai kesejahteraan psikologis anak karena keberhasilan dalam hubungan sosial dan kemampuan membantu orang lain dapat meningkatkan rasa percaya diri dan identitas positif. Ini juga dapat berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah psikologis lainnya, seperti kecemasan dan depresi. Tingginya skor prososial, seperti terlihat dalam kasus Toni, menunjukkan kemampuan adaptasi sosial yang baik dan bisa menyeimbangkan kesulitan lain yang dialami anak .

Kuesioner Kekuatan dan Kesulitan pada Anak (SDQ) berfokus pada penilaian kekuatan dan kesulitan emosional serta perilaku pada anak usia 11 hingga 17 tahun. Penilaiannya mencakup lima aspek: Gejala Emosional, Masalah Perilaku, Hiperaktivitas, Masalah Teman Sebaya, dan Prososial. Setiap aspek dinilai berdasarkan pernyataan yang dijawab dengan memilih skala 'Tidak Benar', 'Agak Benar', atau 'Benar'. Skor dihitung berdasarkan jawaban yang menunjukkan tingkat kesulitan atau kekuatan. Hasil akhirnya digunakan untuk menentukan apakah anak berada dalam kategori 'Normal', 'Perbatasan', atau 'Tidak Normal' .

Untuk anak dengan skor total kesulitan yang tinggi dalam SDQ, disarankan langkah-langkah intervensi seperti konseling intensif bagi keluarga dan anak, serta evaluasi lebih lanjut oleh spesialis kesehatan mental. Merujuk ke psikiater atau psikolog bisa menjadi perlu untuk mengidentifikasi dan menangani masalah yang lebih mendetail. Tindakan ini membantu mengatasi masalah mendasar serta mendukung pemulihan dan perkembangan positif anak .

Anda mungkin juga menyukai