1. Bagaimana jika Anda bekerja di sini selama lima tahun dan tidak dipromosikan?
Banyak
karyawan kami yang tidak mendapatkan itu. Apakah Anda akan merasa frustasi?
Saya menganggap diri saya orang ambisius, tapi aku juga seorang yang praktis. Selama saya terus
belajar dan tumbuh dalam posisi saya, saya akan bahagia. Setiap perusahaan mempromosikan
orang pada tingkat yang berbeda, dan saya cukup yakin bahwa dengan bekerja disini akan
membuat saya termotivasi dan terstimulasi untuk beberapa tahun yang akan datang.
2. Dari resume Anda, sepertinya Anda dipecat dua kali. Bagaimana perasaan Anda akan hal
tersebut?
Setelah saya sembuh dari ‘shock’ kedua kali itu akan membuat saya merasa lebih kuat.
Memang benar bahwa saya dipecat dua kali, tapi saya juga berhasil bangkit kembali kedua kali.
Jika pekerjaan ini memberi saya tanggung jawab lebih, membayar saya dengan lebih banyak uang,
dan saya berada di perusahaan yang lebih baik. Maka semangat saya sangat tinggi disini.
3. Berapa jam dalam seminggu Anda biasanya bekerja, dan mengapa?
Saya biasa bekerja selama berjam-jam dengan waktu cukup panjang. Dengan adanya tambahan
waktu ini, saya akan mencoba untuk menemukan cara guna ‘menambah nilai’ pada setiap tugas
yang saya kerjakan. Ketika klien membaca laporan dari perusahaan ini, saya ingin mereka berpikir
bahwa tidak ada yang bisa melakukan pekerjaan tersebut kecuali perusahaan ini.
4. Apakah lebih penting untuk menjadi beruntung atau terampil?
Saya pikir itu lebih penting untuk menjadi beruntung, meskipun menjadi sangat terampil dapat
membantu untuk menciptakan lebih banyak peluang.
5. Kapan Anda berpikir Anda akan mencapai puncaknya dalam karir Anda?
Saya seorang yang sehat, kuat, bermental untuk selalu aktif, jadi saya tidak pernah berpikir soal
mencapai puncak dalam karir saya. Saya pikir yang penting adalah seberapa pengetahuan yang
ada dalam diri saya.
6. Apakah Anda menganggap diri seorang pemimpin?
Oh, ya, tentu saja. Saya memiliki semua kualitas seorang kepemimpinan. Saya seorang yang
ekstrover, tapi saya juga bisa menjadi pendengar yang hebat. Saya menganggap diri saya sebagai
seorang yang mempunyai ide yang besar, tetapi saya juga bisa keras kepala dan praktis bila
diperlukan.
7. Dapatkah Anda menjelaskan pekerjaan apa yang menjadi impian Anda?
Ini adalah pekerjaan impian saya dan itulah sebabnya saya berada disini.
8. Apakah Anda lebih suka mendapatkan izin dari atasan Anda sebelum melakukan sebuah proyek
baru?
Selama minggu pertama saya di tempat kerja, saya akan bertanya atasan saya bagaimana dia akan
memilih saya untuk menangani proyek. Jika dia bilang dia ingin saya untuk menjalankan ide yang
pertama, saya akan mematuhi. Saya pikir tantangan yang nyata adalah mampu beradaptasi dengan
lingkungan kerja Anda, dan saya orang yang fleksibel.
9. Apakah Anda akan bersedia untuk memulainya dari posisi entry-level lagi?
Kadang-kadang Anda perlu mengambil langkah mundur untuk memindahkan karir Anda ke depan.
Dimulai pada peran entry-level akan memungkinkan saya untuk mempelajari bisnis Anda dari
bawah ke atas.
10. Apakah sebuah perusahaan membutuhkan pekerja B (kedua)? Atau lebih baik hanya memiliki
pekerja A (utama) pada level staf, dan mengapa?
J: Saya percaya bahwa perusahaan perlu keduanya yaitu pekerja A dan B. Ketika Anda melempar
bisnis baru, Anda ingin pekerja A di lini depan. Namun di balik pekerja A ini, Anda memerlukan
yang B yang bisa menuntaskan rincian proyek dan menyerahkan tongkat pekerjaan sehari-harinya
kepada mereka. Memiliki terlalu banyak pekerja di tim A akan mengarah pada bentrok ego dan
tidak teratur.
1. Beritahukan kami tentang diri Anda?
Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak
waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir,
pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.
2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?
Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau
pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen,
orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu
pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun
jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan
mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif
seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini”.
Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.
3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?
Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-
hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan
kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan
4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling
tidak menarik?
Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal
kecil sebagai faktor yang kurang menarik.
5. Mengapa kami harus merekrut Anda?
Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan
Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.
6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?
Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara
kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan
kestabilan keuangan pribadi.
7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?
Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti
posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.
8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi
kami?
Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha
mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan
untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.
9. Berapa lama Anda akan bersama kami?
Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda
ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.
10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini.
Bagaimana pendapat Anda?
Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan
kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal
perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.
11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?
Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal
tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan
menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan
bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.
12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?
Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan
bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda.
Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.
13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang
tidak berkenan?
Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih
banyak yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi.
Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya
mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.
14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?
Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan
ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk
tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.
15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?
Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan
Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.
16. Berapa gaji yang Anda minta?
Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda
yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan
sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya
dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di
perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan
menjual standar Anda.
17. Apa target jangka panjang Anda?
Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan
mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik
perusahaan.
18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?
Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih.
Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu.