0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan13 halaman

Penerapan Quality Function Deployment

QFD digunakan untuk meningkatkan proses negosiasi, kualitas produk, dan kesuksesan pasar antara produsen mobil listrik, pemasok komponen baterai, dan perusahaan dengan mengidentifikasi persyaratan teknis dan pelanggan serta menetapkan parameter produksi."

Diunggah oleh

Tm. Hayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan13 halaman

Penerapan Quality Function Deployment

QFD digunakan untuk meningkatkan proses negosiasi, kualitas produk, dan kesuksesan pasar antara produsen mobil listrik, pemasok komponen baterai, dan perusahaan dengan mengidentifikasi persyaratan teknis dan pelanggan serta menetapkan parameter produksi."

Diunggah oleh

Tm. Hayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK

Quality Function
Deployment (QFD)
Kelompok 16
Anggota Kelompok
Al-Haris Ramadhan 1904106010019
Teuku Muhammad Assyifaul Hayat 1904106010059
Teuku Muhammad Syahrizal 1904106010100

DOSEN PENGAMPU:
SUHENDRIANTO, S.T., [Link] DAN SARIKA ZUHRI, S.T., M.T
OUTLINE

INTRODUCTION PROCESS ANALYSIS


Quality Function Deployment (QFD) Langkah Pengerjaan QFD Hasil Review Jurnal
Pengertian Quality
Function Deployment
(QFD)
Menurut Para Ahli
QFD adalah suatu metodologi untuk menterjemahkan kebutuhan
dan keinginan konsumen ke dalam suatu rancangan produk yang
memiliki persyaratan teknik dan karakteristik kualitas tertentu.
(Akao, 1990; Urban Hauser, 1993).
Menurut Oakland J.S (1995), QFD adalah suatu sistem untuk
mendesain sebuah produk atau jasa yang berdasarkan
permintaan pelanggan, dengan melibatkan partisipasi fungsi-
fungsi yang terdapat dalam organisasi tertentu.
QFD juga dapat diartikan sebagai penyebaran fungsi-fungsi yang
terkait dengan pengembangan produk dan pelayanan dengan
mutu yang memenuhi kepuasan konsumen. (Revelle., Frigon.,
dan Jackson, 1995).
"Secara sederhana QFD merupakan suatu metodologi yang digunakan oleh
perusahaan untuk mengantisipasi dan menentukan prioritas kebutuhan
dan keinginan konsumen, serta menggabungkan kebutuhan dan keinginan
konsumen tersebut dalam produk dan jasa yang disediakan bagi konsumen.
QFD memungkinkan organisasi untuk memprioritaskan kebutuhan
pelanggan, menemukan tanggapan inovatif terhadap kebutuhan tersebut
dan memperbaiki proses hingga tercapainya efektifitas maksimum"
Manfaat QFD
Manfaat QFD bagi perusahaan yang berusaha meningkatkan daya saingnya melalui perbaikan kualitas dan
produktifitasnya secara berkesinambungan adalah sebagai berikut :

FOKUS PADA EFISIENSI WAKTU ORIENTASI KERJA ORIENTASI PADA


PELANGGAN SAMA TIM DOKUMENTASI

Dari ke empat point diatas, dapat kita ketahui bahwa secara spesifik manfaat penerapan QFD yaitu sebagai
berikut :

Meningkatkan Memperpendek time Mereduksi biaya Meningkatkan Meningkatkan Meningkatkan profit


kepuasan konsumen to market perancangan komunikasi produktivitas perusahaan
Langkah Pengerjaan QFD
PRODUCT PLANNING ASSEMBLY/PART DEPLOYMENT
Menentukan dan memprioritaskan kebutuhan pelanggan Mengidentifikasi part/assemblies yang penting
Menganalisis peluang kompetitif Menurunkan karakteristik kritis produk ke dalam
Merencanakan produk untuk merespon kebutuhan karakteritik kritis part/assemblies
pelanggan dan peluang kompetitif Menetapkan nilai target dari karakteristik kritis
Menetapkan nilai target dari karakteristik kritis produk part/assemblies

PROCESS PLANNING QUALITY CONTROL


Menentukan proses kritis dan aliran proses Menentukan karakteristik proses dan part kritis
Mengembangkan persyaratan peralatan produksi Menetapkan metode kontrol proses dan parameternya
Menetapkan parameter kritis proses Menetapkan metode dan parameter inspeksi dan uji
Hasil Review Jurnal
TITLE PURPOSE
QFD as tool improve negotiation process, Jurnal ini bertujuan untuk mendemonstrasikan
product quality, and market success, in an penerapan Quality Function Deployment sebagai
automotive industry battery components alat untuk saling meningkatkan proses negosiasi
supplier pelanggan/pemasok/perusahaan, kualitas
produk, dan kesuksesan pasar, dalam pemasok
komponen aki industri otomotif.

METHODOLOGY RESEARCH THEMES


Penggunaan QFD sebagai metodologi yang Persyaratan apa yang dicari oleh produsen
direkomendasikan untuk mencari jawaban atas mobil listrik pada penutup baterai??
tema-tema penelitian yang disajikan sebelumnya Spesifikasi teknis apa yang memungkinkan
ditekankan oleh beberapa penelitian dari penulis peningkatan persyaratan tersebut?
lain. Proses komunikasi/negosiasi meningkat
karena penerapan metodologi QFD?
RESULT
Hasil dari jurnal ini termasuk diagram afinitas dengan melakukan wawancara dan memperhatikan perlakuannya. Dari
wawancara yang mencakup sesi telepon, dan percakapan tatap muka dari 3 profesional (Insinyur Produk dan Proses,
Manager Program Engineer) menjelaskan bahwa proses produksi yang stabil akan dianggap sebagai proses dan
persyaratan produksi, namun perwakilan OEM membuat poin untuk menganggapnya sebagai persyaratan pelanggan
untuk menekankan dari awal pentingnya memastikan pasokan tepat waktu, dan tepat waktu dengan biaya yang
rendah. Selain itu, ada kesamaan antara persyaratan teknis dan pelanggan, menunjukkan perlunya menyempurnakan
persyaratan teknis lebih lanjut, yang telah diakui oleh para profesional yang terlibat, dan akan dipertimbangkan untuk
tahap selanjutnya dari proses QFD.

I M P L I C A T I O N S F O R P R A C T I C E , R E S E A R C H , T H E O RY
Penerapan diagram afinitas menjadi item-item yang dapat diukur secara kuantitatif dan dapat ditindak lanjuti di dalam
perusahaan. Penerapan diagram afinitas ditemukan cukup berharga untuk mengatasi sejumlah besar informasi
subjectif, dan juga relevan. OEM juga sangat berharga untuk mengatasi sejumlah informasi besar subjektif dan OEM
relevan untuk menstandarisasikan platform kendaraan listrik setidaknya pada ukuran yang lebih sedikit dan umum
mengisyaratkan perlunya pendekatan tim yang lebih kolaboratif.
Thank You

Anda mungkin juga menyukai