School Logo
KUALITAS
SISTEM MANAJEMEN MUTU
Dea Ayu Sukma Putri Utami
Garnis Fadhilah
[Link] Nur Khafidz
Muhamad Tesyar Prayoga
Risca Taranita
Mulai Sekarang
[Link]
Definisi Kualitas
kualitas adalahsalah satu kebijakan penting
dalam meningkatkan daya saing produk yang
harus memberi kepuasan kepada konsumen
yang melebihi atau paling tidak sama
dengan kualitas produk dari pesaing.
DR JOSEPH JURHAN
W EDWARDS DEMING W EDWARDS DEMING
kualitas produk adalah kecocokan
·kualitas adalah kesesuaian ·kualitas adalah kesesuaian penggunaan produk (fitness for
dengan kebutuhan pasar. dengan kebutuhan pasar. use) untuk memebuhi kebutuhan
dan kepuasan pelanggan..
PPERFORMA
KEISTIMEWAAN (FEATURES
DIMENSI
KEANDALAN (RELIABILITY)
KUALITAS KONFORMANSI (CONFORMANCE)
KEMAMPUAN PELAYANAN (SERVICE
ABILITYI)
ESTETIKA (AESTHETICS)
KUALITAS YANG DIPERSEPSIKAN
(PERCEIVED QUALITY)
[Link]
School Logo
Prespektif Kualitas
MENURUT GARVIN
Berdasarkan teori dari garvin prespektif kualitas dapat
diklasifikasi menjadi 5 bagian yakni
:transcendental approach, product-based approach,user-
basedapproach,manufacturing-based approach, dan value-
based approach. Kelima macam perspektif inilah yang bisa
menjelaskan mengapa kualitas diinterprestasikan secara
berbeda oleh masing-masing individu dalam konteksyang
berlainan
[Link]
TRASEDENTAL
APPROACH
disini kualitas didefinisikan sebagai sesuatu yang
dapat dirasakan dan diukur namun sukar untuk
didefinisikan,dirumuskan .
NEXT
[Link]
User-based Approach
Ancangan ini didasarkan pada pemikiran bahwa kualitas tergantung pada orang
yang menilainya (eyes of the baholder), sehingga produk yang paling memuaskan
preferensi seseorang (maximus satisfaction) merupakan produk yang berkualitas
paling tinggi.
Value-based Approach
prespektif ini memandang kualitas dari aspek nilai (value) dan harga (price). Dengan
mempertimbangkan trade-off antara kinerja dan harg, kualitas didefinisikan sebagai
affordable exceller. Kualitas dalam perspektif ini bersifat relatif, sehingga produk yang
memiliki kualitas yang paling tinggi belum tentu produk yang palinng bernilai, akan tetapi,
yang paling bernilai adalah barang atau jasa yang dibeli (best-buy).
Product-based Approach
Ancangan ini mengasumsikan kulitas adalah karakteristik yang
dapat diukur atau dikuantitatifkan,misal dari perbedaan jumlah
material didalamnya ataupun variasi bahan di dalamnya
Manufacturing-based Approach
Perspektif ini bersifat supply-based dan lebih berfokus pada praktik-praktik
perekayasaan dan pemanufakturan, serta mendefinisikan kualitas sebagai
kesesuaian atau kecocokan dengan persyaratan (conformance to
requirements).
[Link]
Sumber Kualitas
MENURUT FANDY TJIPTONO DAN
ANASTASIA DIANA
Program, kebijakan dan sikap yang melibatkan
komitmen dari manajemen puncak.
Sistem informasi yang menekankan ketepatan.
Desain produk yang menekankan keandalan dan
perjanjian.
Kebijakan produksi dan tenaga kerja yang
menekankan pada peralatan yang terpelihara baik,
pekerja yang terlatih, dan penemuan penyimpangan
secara cepat.
Manajemen vendor yang menekankan kualitas
sebagai sasaran utama
Sistem Kualitas
School Logo
Modern
MENURUT VINCENT GASPERSZ
Kualitas adalah totalitas dari karakteristik suatu produk baik
secara konvensional (karakteristik langsung dari suatu produk)
maupun secara strategis (segala sesuatu yang mampu
memenuhi keinginan atau kebutuhan pelanggan) yang
dispesifikasikan atau diterapkan. Kualitas produk dalam ranah
modern sangat bergantung terhadap kebijakan perusahaan
dalam melakukan pengelolaan produknya, mulai dari awal
tujuan penciptaan produk, pembuatan, pengemasan, hingga
penyalurannya kepada pelanggan.
CIRI -CIRI
SistemKualitas
PEMAHAMAN DARI SETIAP ORANG TERHADAP
TANGGUNG JAWAB SPESIFIK UNTUK
KUALITAS.
BERDASARKAN VINCENT GASPERSZ
ADANYA AKTIVITAS YANG BERORIENTASI
PADA TINDAKAN PENCEGAHAN KERUSAKAN,
BUKAN BERFOKUS PADA UPAYA UNTUK
MENDETEKSI KERUSAKAN SAJA.
0BERORIENTASI PADA PELANGGAN
ADANYA SUATU FILOSOFI YANG MENGANGGAP
ADANYA PARTISIPASI AKTIF YANG DIPIMPIN BAHWA KUALITAS MERUPAKAN “JALAN HIDUP”
OLEH MANAJEMEN PUNCAK DALAM PROSES (WAY OF LIFE).
PENINGKATAN KUALITAS SECARA TERUS
MENERUS.
[Link]
Sejarah Kualitas
TESTIMONI DARI MURID
adalah periode perintisan atau
periode pengendalian mutu secara sistematik.
1946-1950 periode penelitian dan penelaahan
1955-1960 Kelompok belajar pengendalian mutu (Quality
(Research and Study). Pada periode Control Study Group) memperkenalkan
ini, yaitu pada bulan Juli 1950, Dr. W. E. pengendalian mutu menyeluruh dalam
Deming menyampaikan seminar perusahaan (Company Wide Quality Control
delapan hari mengenai kualitas atau CWQC).
pada para ilmuwan, insinyur dan
para eksekutif perusahaan Jepang.
periode pemantapan dan pengembangan
periode pengendalian mutu statistik
1961 (New Quality Creation). Pada tahun 1962,
1951-1954 (Statistical Quality Control).diadakan semin Prof. DR. Kaoru Ishikawa memperkenalkan
ar tentang manajemen pengendalian mutu Gugus Kendali Mutu (Quality Control Circle).
(Quality Control Mangement Seminar)
dengan pembicara Dr.J. M. Juran.
[Link]