0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan58 halaman

Variabel Random dalam Statistika Teknik

Dokumen tersebut membahas tentang statistika teknik khususnya variabel acak dan distribusi probabilitas univariate. Secara singkat, variabel acak adalah fungsi yang didefinisikan pada ruang sampel yang nilainya bersifat acak. Distribusi probabilitas univariate menggambarkan kemungkinan terjadinya suatu variabel acak.

Diunggah oleh

alwin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan58 halaman

Variabel Random dalam Statistika Teknik

Dokumen tersebut membahas tentang statistika teknik khususnya variabel acak dan distribusi probabilitas univariate. Secara singkat, variabel acak adalah fungsi yang didefinisikan pada ruang sampel yang nilainya bersifat acak. Distribusi probabilitas univariate menggambarkan kemungkinan terjadinya suatu variabel acak.

Diunggah oleh

alwin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

[Link]

id Statistika Teknik

1
Statistika Teknik

Variabel Random
Pengertian
Statistika Teknik

▪ Variabel random (variabel acak)


• suatu fungsi yang didefinisikan pada sample space
▪ Jenis
• Variabel random diskret
[Link]

• Variabel random kontinu


▪ Contoh
• jumlah hari hujan selama 1 tahun → diskret
• jumlah (volume) hujan selama 1 tahun → kontinu
2
Variabel Random
Statistika Teknik

▪ Notasi
• X→ variabel random
• x→ nilai variabel random
▪ Fungsi
[Link]

• Suatu fungsi variabel random adalah variabel random pula


• Jika X adalah variabel random, maka Z = g(X) adalah juga variabel
random

3
Univariate Probability Distributions
Statistika Teknik

X = variabel random diskret


= x1, x2, x3, …, xn

fX(x1)
[Link]

fX(x2) probabilitas
fX(x3) fX(xn) ∑ fX(xi) = 1

4
a discrete
Statistika Teknik

probability distribution
fX(xi)

x 1 x2 x 3 … xn−1 xn

1
[Link]

a discrete cumulative
probability distribution
FX(xi)

probabilitas
x ≤ xi
0 …
x 1 x2 x 3 xn−1 xn
5
▪ Cumulative probability distribution
suatu variabel random X untuk X = x
Statistika Teknik

𝐹𝑋 𝑥 = ෍ 𝑓𝑋 𝑥𝑖
𝑥𝑖 ≤𝑥

▪ Distribusi probabilitas
[Link]

suatu variabel random X untuk X = x


𝑓𝑋 𝑥𝑖 = 𝐹𝑋 𝑥𝑖 − 𝐹𝑋 𝑥𝑖−1

6
Univariate Random Variables
Statistika Teknik

▪ Jika X dapat bernilai x1, x2 , …, xn yang masing-masing memiliki


probabilitas fX(x1), fX(x2), …, fX(xn) dan ∑fX(xi) = 1, maka X
adalah variabel random diskret.
[Link]

7
▪ Frekuensi relatif ▪ Probabilitas
Statistika Teknik

𝑓𝑥𝑖 = 𝐹𝑥𝑖 − 𝐹𝑥𝑖−1 𝑓𝑋 𝑥𝑖 = 𝐹𝑋 𝑥𝑖 − 𝐹𝑋 𝑥𝑖−1

▪ Frekuensi relatif kumulatif


𝑖
𝐹𝑋 𝑥 = ෍ 𝑓𝑋 𝑥𝑖
[Link]

𝐹𝑥𝑖 = ෍ 𝑓𝑥𝑗
𝑗=1 𝑥𝑖 ≤𝑥

8
Variabel Random Kontinu
Statistika Teknik

❑ Probabilitas
𝑛𝑖 ni = jumlah data di klas ke-i
prob 𝐴 = = 𝑓𝑥𝑖
𝑛 n = jumlah seluruh data
[Link]

❑ Dengan demikian fxi dapat dipandang sebagai nilai estimasi probabilitas


fxi → estimasi prob (A)
histogram frekuensi → pendekatan distribusi probabilitas
frekuensi kumulatif → pendekatan distribusi probabilitas kumulatif

variabel random kontinu diperlakukan


seolah-olah variabel random diskret
pX(x)
luas =
Statistika Teknik

prob(X ≤ b) luas = 1
pdf = probability density function
luas =
prob(a ≤ X ≤ b)

a b x
[Link]

1
PX(x)
cdf = cumulative probability
distribution function
PX(b) PX(x) = prob(X ≤ x)
prob(a ≤ X ≤ b)
PX(a)
0
a b x
10
pX(x) = probability density function of a continuous random variable
Statistika Teknik

PX(x) = cumulative probability distribution function

𝑃𝑋 𝑥 = prob 𝑋 ≤ 𝑥 𝑑𝑃𝑋 𝑥 = 𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥 𝑃𝑋 𝑥 = න 𝑝𝑋 𝑡 𝑑𝑡
[Link]

−∞

11
Beberapa Sifat Probabilitas
Statistika Teknik

(1) 𝑝𝑋 𝑥 ≥ 0, ∀𝑥 𝑏

+∞
(5) prob 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏 = න 𝑝𝑋 𝑡 𝑑𝑡 = 𝑃𝑋 𝑏 − 𝑃𝑋 𝑎
𝑎
(2) න 𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥 = 1 𝑐
[Link]

−∞
(6) prob 𝑥 = 𝑐 = න 𝑝𝑋 𝑡 𝑑𝑡 = 𝑃𝑋 𝑐 − 𝑃𝑋 𝑐 = 0
(3) 𝑃𝑋 −∞ = 0 𝑐

(4) 𝑃𝑋 +∞ = 1

12 prob 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏 = prob 𝑎 < 𝑥 ≤ 𝑏 = prob 𝑎 ≤ 𝑥 < 𝑏 = prob 𝑎 < 𝑥 < 𝑏


Kala Ulang
Statistika Teknik

prob 𝑥 ≥ 𝑏 = prob 𝑥 > 𝑏

▪ Jadi dalam definisi kala ulang


1. suatu kejadian yang menyamai atau melampaui suatu nilai tertentu
2. suatu kejadian yang melampaui suatu nilai tertentu
[Link]

Kedua definisi, 1 dan 2, adalah sama mengingat probabilitas


suatu kejadian (event) variabel random kontinu menyamai
suatu nilai tertentu (konstanta) adalah nol

13
Contoh #1
Statistika Teknik

ST Contoh univariate probability distribution


[Link]

14
Contoh #2
Statistika Teknik

▪ Diketahui suatu variabel random X memiliki fungsi kerapatan probabilitas


(pdf) sbb.

𝑥 Τ2 untuk 0 < 𝑥 < 2


𝑝𝑋 𝑥 = ቐ
[Link]

0 untuk nilai 𝑥 yang lain

• Gambarlah pdf tersebut


• Tunjukkan bahwa prob(0 < X < 2) = 1
• Hitunglah prob(X < 1.5)= PX(1.5)
• Hitunglah prob(0.5 < X < 1.5)

15
Contoh #3
Statistika Teknik

▪ Pengolahan data annual series curah hujan harian maksimum, H mm, di suatu
stasiun ARR (Automatic Rainfall Recorder) menunjukkan bahwa sebaran
probabilitas suatu besaran curah hujan, pH(h), dapat dinyatakan dengan suatu
fungsi (pdf) sbb.

1
untuk 0 < ℎ < 50
[Link]

75
𝑝𝐻 ℎ = 1
100 − ℎ untuk 50 < ℎ < 100
3750
0 untuk nilai ℎ yang lain

• Gambarlah pdf tsb.


• Carilah fungsi cdf berdasarkan pdf tsb.
• Hitunglah prob(40 mm < H < 60 mm)

16
Bivariate Distributions
Statistika Teknik

▪ Pada bahasan sebelumnya, variabel random adalah variabel tunggal


(univariate distribution)
▪ Pada bahasan berikut ini, variabel random terdiri dari dua variabel
(bivariate distributions)
• Apabila kita ingin mempelajari perilaku dua atau lebih variabel random, maka
[Link]

kita perlu menghitung probabilitas gabungan atau probabilitas bersama (joint


probabilities)
• Probabilitas gabungan → pdf gabungan, joint probability density function

17
Bivariate Distributions
Statistika Teknik

• Joint probability density function


𝜕2
𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦 = 𝑃 𝑥, 𝑦 pdf
𝜕𝑥𝜕𝑦 𝑋,𝑌
[Link]

𝑃𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦 = prob 𝑋 < 𝑥 dan 𝑌 < 𝑦 cdf


+∞ +∞

= න න 𝑝𝑋,𝑌 𝑠, 𝑡 𝑑𝑡𝑑𝑠
−∞ −∞

18
Bivariate Distributions
Statistika Teknik

▪ Beberapa persamaan
𝑃𝑋,𝑌 𝑥, ∞ cdf variabel random X saja (univariate)
𝑃𝑋,𝑌 ∞, 𝑦 cdf variabel random Y saja (univariate)
[Link]

𝑃𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦 ≥ 0

𝑃𝑋,𝑌 ∞, ∞ = 1

𝑃𝑋,𝑌 −∞, 𝑦 = 𝑃𝑋,𝑌 𝑥, −∞ = 0

19
Distribusi Marginal
Statistika Teknik

▪ Dua variabel random X dan Y


• Ingin diketahui perilaku X tanpa mempertimbangkan variabel Y
• Marginal density
[Link]

𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦 → 𝑝𝑋 𝑥
+∞

𝑝𝑋 𝑥 = න 𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑡 𝑑𝑡
−∞

20
Distribusi Marginal
Statistika Teknik

▪ Dua variabel random, X dan Y


• Cumulative marginal distribution
𝑃𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦 → 𝑃𝑋 𝑥
𝑃𝑋 𝑥 = 𝑃𝑋 𝑥, ∞ = prob 𝑋 ≤ 𝑥 ∧ 𝑌 ≤ ∞
[Link]

= prob 𝑋 ≤ 𝑥
𝑥 +∞

= න න 𝑝𝑋 𝑠, 𝑡 𝑑𝑡𝑑𝑠
−∞ −∞
𝑥
21 = න 𝑝𝑋 𝑠 𝑑𝑠
−∞
Distribusi Marginal
Statistika Teknik

▪ Untuk variabel Y
• Marginal density
𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦 → 𝑝𝑋 𝑥
+∞
[Link]

𝑝𝑋 𝑥 = න 𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑡 𝑑𝑡
−∞
• Cumulative marginal distribution
𝑦

𝑃𝑌 𝑦 = 𝑃𝑌 ∞, 𝑦 = prob 𝑌 ≤ ∞ ∧ 𝑌 ≤ 𝑦 = prob 𝑌 ≤ 𝑦 = න 𝑝𝑌 𝑡 𝑑𝑡
22 −∞
Distribusi Bersyarat (Conditional Probabilities)
Statistika Teknik

▪ Dua variabel random, X dan Y


• Ingin diketahui perilaku X yang bergantung pada Y
• Distribusi X jika Y = y0
• Distribusi Y jika x1 ≤ X ≤ x2
[Link]

‫𝑋𝑝 𝑆׬‬,𝑌 𝑥, 𝑡 𝑑𝑡
𝑝𝑋,𝑌 𝑥𝑖 |𝑦 dalam 𝑆 =
‫𝑡𝑑 𝑡 𝑌𝑝 𝑆׬‬

prob 𝑥 dalam 𝑅 | 𝑦 dalam 𝑆 = න 𝑝𝑋,𝑌 𝑥|𝑦 dalam 𝑆 𝑑𝑥


𝑅
𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦0
𝑝𝑋|𝑌 𝑥|𝑦 = 𝑦0 = yang lebih sering dituliskan sebagai berikut:
𝑝𝑌 𝑦0
23 𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦
𝑝𝑋|𝑌 𝑥|𝑦 =
𝑝𝑌 𝑦
Independence
Statistika Teknik

▪ Dua variabel random, X dan Y


• Kedua variabel independence jika

𝑝𝑋|𝑌 𝑥|𝑦 bukan fungsi y

𝑝𝑋|𝑌 𝑥|𝑦 = 𝑝𝑋 𝑥
[Link]

• Joint probabilities: perkalian kerapatan marginal kedua variabel adalah:

𝑝𝑋,𝑌 𝑥, 𝑦 = 𝑝𝑋 𝑥 ∙ 𝑝𝑌 𝑦

24
Contoh
Statistika Teknik

ST Contoh bivariate probability distribution


[Link]

25
[Link] Statistika Teknik

26
Variabel Random

Sifat Variabel Random


Statistika Teknik

Populasi
[Link]

Sampel Sampel
observasi statistik estimasi (belum diukur)

27
Statistika
Statistika Teknik

▪ Langkah
• Pengambilan sampel
• Observasi (analisis) terhadap sampel
• Penyimpulan tentang perilaku sampel
[Link]

• Estimasi tentang perilaku populasi berdasarkan butir (3)


• Estimasi tentang sampel lain (yang belum diambil/diukur) berdasarkan
butir (3)

28
Statistika
Statistika Teknik

▪ Contoh
• Data debit suatu sungai selama 50 tahun yang telah lalu dipakai
sebagai dasar untuk melakukan estimasi debit sungai tersebut selama
periode tak terbatas (estimasi tentang perilaku populasi).
• Informasi tersebut dapat pula dipakai untuk estimasi debit sungai
[Link]

tersebut selama periode tertentu pada masa yang akan datang


(sampel yang belum diambil).

29
Moment and Expectation: Univariate Distributions
Statistika Teknik

Y A Momen pertama terhadap O

dA 𝑑𝜇1′ = 𝑥𝑑𝐴
x 𝜇1′ = න 𝑥𝑑𝐴
𝐴
[Link]

O X
𝑝𝑋 𝑥 Untuk suatu variabel random
pdf
𝜇1′ = න 𝑥𝑑𝐴
𝐴
+∞
𝑑𝐴 = 𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥
= න 𝑥𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥
30 X
dx −∞
Moment and Expectation: Univariate Distributions
Statistika Teknik

▪ Secara umum berlaku bahwa momen ke-i terhadap O adalah:


+∞
• distribusi random kontinu
𝜇𝑖′ = න 𝑥 𝑖 𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥
−∞
[Link]

• distribusi random diskret


𝜇𝑖′ = ෍ 𝑥𝑗𝑖 𝑓𝑋 𝑥𝑗
𝑗
▪ Momen sentral ke-i: momen ke-i terhadap mean (nilai rerata)
+∞

𝜇𝑖 = න 𝑥 − 𝜇 𝑖 𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥
−∞
31
Moment and Expectation: Univariate Distributions
Statistika Teknik

▪ Nilai ekspektasi suatu variabel random X


+∞

E 𝑋 = න 𝑥𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥 X kontinu
−∞
+∞
[Link]

E 𝑋 = ෍ 𝑥𝑗 𝑓𝑋 𝑥𝑗 X diskret
𝑗

• Dengan demikian
E 𝑋 = 𝜇𝑖′
𝑖
E 𝑋−𝜇 = 𝜇𝑖
Statistical Measures
Statistika Teknik

▪ Common statistical measures


• Measure of central tendency
• Mean
• Mode
• Median
[Link]

• Measure of variability
• Range
• Variance
• Standard deviation
• Measure of an individual in a population
• z score
33
• Percentile rank
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Nilai rerata (average)


• rerata (mean)
• mode → score yang paling sering muncul
• median → score yang berada di tengah dari suatu rangkaian score urut
[Link]

(dari nilai kecil ke besar atau sebaliknya)

34
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Contoh
• Jumlah hari hujan selama 11 bulan terakhir adalah sbb.
21, 21, 21, 20, 18, 16, 12, 12, 6, 2, 1 MSExcel

• rerata = 14 =AVERAGE(...)
• mode
[Link]

= 21 =MODE(...)
• median = 16 =MEDIAN(...)
▪ Dari ketiga ukuran statistik tersebut, manakah yang paling
baik menceritakan tentang pola jumlah hari hujan dalam 11
bulan tersebut?
35
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Contoh
• Carilah contoh sejenis, yang berhubungan dengan pengelolaan
sumberdaya air; misal:
• perilaku penduduk dalam pemakaian air (waktu, volume, debit, dsb.)
• data klimatologi (temperatur udara, kelembaban udara, lama penyinaran
[Link]

matahari, dsb.)
• Diskusikan
• nilai rerata
• mode, modus
• median
36
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Simbol dan rumus


• Nilai rerata (variabel random kontinu)
𝜇𝑋 = E 𝑋 = 𝜇1′
+∞
[Link]

= න 𝑥𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥
−∞

37
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Simbol dan rumus estimasi


nilai rrata
• Rerata (variabel random diskret) populasi
𝑛
1 Nilai rerata sampel

𝑋 = ෍ 𝑥𝑖
𝑛 n = jumlah anggota sampel
[Link]

𝑖=1

𝑛
1 Nilai rerata populasi
𝜇𝑋 = ෍ 𝑥𝑖
𝑛 n = jumlah anggota populasi
𝑖=1

parameter: berdasarkan seluruh anggota populasi

38 besaran statistik: hanya berdasarkan sebagian anggota populasi


Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

• Beberapa sifat nilai rerata


𝑛
1

𝐶 𝑋 = ෍ 𝐶𝑥𝑖
𝑛
𝑖=1
𝑛
[Link]

1

𝐶 + 𝑋 = ෍ 𝐶 + 𝑥𝑖
𝑛
𝑖=1

C = konstanta

39
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Nilai rerata
𝑛
1
• Arithmetic mean 𝑋ത = ෍ 𝑥𝑖 =AVERAGE(…)
𝑛
𝑖=1
1
𝑛 𝑛
[Link]

• Geometric mean 𝑋ത = ෑ 𝑥𝑖 =GEOMEAN(…)

𝑖=1

𝑛
• Harmonic mean 𝑋ത = =HARMEAN(…)
1
σ𝑛𝑖=1
𝑥𝑖
40 σ𝑛𝑖=1 𝑤𝑥𝑖
• Weighted mean 𝑋ത = 𝑛
σ𝑖=1 𝑤
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Nilai rerata
• Root mean square
𝑛
1
𝑋ത𝑅𝑀𝑆 = ෍ 𝑥𝑖2
[Link]

𝑛
𝑖=1

41
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Median
• Variabel random kontinu
𝜇𝑚𝑑

𝜇𝑚𝑑 = න 𝑝𝑋 𝑥 𝑑𝑥 = 0.5
−∞
[Link]

• Variabel random diskret 𝑝


𝜇𝑚𝑑 = 𝑥𝑝 dalam hal ini 𝑥𝑝 ditentukan dari ෍ 𝑓𝑋 𝑥𝑖 = 0.5
𝑖=1

42
Measure of Central Tendency
Statistika Teknik

▪ Mode, nilai yang paling sering muncul/terjadi


• Variabel random kontinu
𝜇𝑚𝑜 = mode populasi dihitung sedemikian sehingga:

𝑑𝑝𝑋 𝑥 𝑑 2 𝑝𝑋 𝑥
[Link]

=0 dan <0
𝑑𝑥 𝑑𝑥 2

• Variabel random diskret


max 𝑓𝑋 𝑥𝑖
mode adalah suatu nilai 𝑥 sedemikian sehingga: 1≤𝑖≤𝑛

43
Measure of Variability
Statistika Teknik

▪ Keragaman
• Variability, scatter, spread
• menunjukkan apakah angka dalam distribusi saling berdekatan atau
berjauhan
• Range → beda antara nilai tertinggi dan terendah dalam distribusi
[Link]

• mungkin biasa digunakan dalam permasalahan sehari-hari


• Standard deviation (simpangan baku)
• biasa dipakai dalam permasalahan “teknis”

44
Measure of Variability
Statistika Teknik

▪ Simbol dan rumus


• Variance (varians, ragam) variabel random kontinu merupakan
momen kedua terhadap nilai rerata
var 𝑋 = 𝜎 2 = 𝜇2
[Link]

=E 𝑋−𝜇 2

= E 𝑋2 − E2 𝑋

45
Measure of Variability
Statistika Teknik

▪ Simbol dan rumus


• Variance (varians, ragam) variabel random diskret
σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 − 𝜇 2
2
𝜎 = varians populasi =VAR.P(…)
𝑛
[Link]

2
2
σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 − 𝑋ത varians sampel =VAR.S(…)
𝑠 =
𝑛−1

estimasi nilai
varians
populasi

46
Measure of Variability
Statistika Teknik

• Kenapa penyebut n − 1?
• menghasilkan nilai yang lebih besar daripada dibagi dengan n; ini untuk
mengompensasi kecenderungan variabilitas sampel yang lebih kecil
daripada variabilitas populasi
• dari sisi praktis, hal ini juga menunjukkan variabilitas dari sampel
[Link]

beranggota 1 adalah tidak ada (tidak ada variabilitas dari 1 score)

47
Measure of Variability
Statistika Teknik

2
2
σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 − 𝑋ത
𝑠 =
𝑛−1
[Link]

σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 2 − 𝑛𝑋ത 2
𝑠2 =
Cobalah 𝑛−1
Saudara uraikan

48
Measure of Variability
Statistika Teknik

𝑛 2
2
σ ത
𝑖=1 𝑥𝑖 − 𝑋 σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 2 − 2𝑥𝑖 𝑋ത + 𝑋ത 2
𝑠 = =
𝑛−1 𝑛−1
2
𝑛 2 σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 𝑛 σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖
σ𝑖=1 𝑥𝑖 − 2 σ𝑖=1 𝑥𝑖 + 𝑛
σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 2 − 2𝑋ത σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 + 𝑛𝑋ത 2 𝑛 𝑛
= =
[Link]

𝑛−1 𝑛−1
2
𝑛 2
σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖
σ𝑖=1 𝑥𝑖 − σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 2 − 𝑛𝑋ത 2
= 𝑛 =
𝑛−1 𝑛−1

49
Measure of Variability
Statistika Teknik

▪ Simbol dan rumus


• Standard deviation (deviasi standar, simpangan baku)
σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 − 𝜇 2
𝜎= simpangan baku populasi =STDEV.P(…)
𝑛
[Link]

2
σ𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 − 𝑋ത simpangan baku sampel
𝑠= =STDEV.S(…)
𝑛−1

estimasi nilai
deviasi standar
50 populasi
Measure of Variablitiy
Statistika Teknik

• Coefficient of variation
𝑠
𝑐𝑣 = ത
𝑋

• Catatan
[Link]

var 𝑐 = 0
var 𝑐𝑋 = 𝑐 2 var 𝑋
var 𝑎 + 𝑏𝑋 = b2 var 𝑋

51
Simetri
Statistika Teknik

mode = median = mean mode


median
mean
[Link]

simetris positive skew negative skew

52
Simetri
Statistika Teknik

𝜇 − 𝜇𝑚𝑜
▪ Skewness populasi =
𝜎
𝑋ത − 𝑋𝑚𝑜
▪ Skewness sampel =
𝑠
[Link]

𝑛2 𝑀3
▪ Skewness coefficient 𝑐𝑠 =
𝑛 − 1 𝑛 − 2 𝑠𝑋 3

Dalam persamaan di atas:


𝑛 jumlah sampel
𝑀3 momen ke-3 (sampel)
𝑠𝑋 simpangan baku (sampel)
53
Peakedness
leptokurtic, k > 3, e > 0
Statistika Teknik

normal, mesokurtic, k = 3, e > 0


platykurtic, k < 3, e < 0
[Link]

𝜇4
kurtosis: 𝜅= (populasi)
𝜇2 2
𝑀4
𝑘= 4 (sampel)
𝑠𝑋

54 𝜀 = 𝜅 − 3 (excess kurtosis)
[Link] Statistika Teknik

55
Lihat catatan: ST Sample moments
Sample Moments
Some Measures of An Individual in A Population
Statistika Teknik

▪ z score untuk menunjukkan


posisi suatu score
𝑥−𝜇 dalam populasi
𝑧𝑋 =
𝜎

▪ Percentile rank
[Link]

untuk populasi
besar
𝐵 + 12𝐸
𝑃𝑅𝑋 = × 100
𝑛
𝐵 = jumlah score yang bernilai di bawah 𝑋
𝐸 = jumlah score yang bernilai sama dengan 𝑋
𝑛 = jumlah score seluruhnya
56
Some Measures of An Individual in A Population
Statistika Teknik

▪ Beberapa fungsi dalam MSExcel


• =[Link](...), =[Link](…)
• posisi suatu nilai (angka) pada suatu urutan angka
• =[Link](...), =[Link](…)
[Link]

• nilai percentile dalam suatu kisaran angka


• =[Link](...), [Link](…)
• posisi suatu nilai (angka) dalam suatu urutan angka, dalam persen
𝐵
= × 100 perhatikan perbedaannya dengan PRX
𝐵+𝐴
𝐵 = jumlah score yang bernilai lebih kecil daripada 𝑋
57 𝐴 = jumlah score yang bernilai lebih besar daripada 𝑋
[Link] Statistika Teknik

58

Anda mungkin juga menyukai