0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
121 tayangan9 halaman

Meningkatkan Kosakata Arab Lewat Nyanyian

Tiga kalimat: 1. Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa MTS Ma'arif Ambulu dengan teknik menyanyi. 2. Hasilnya menunjukkan siswa senang belajar bahasa Arab dengan lagu dan lebih mudah mengingat kosa kata. 3. Kesimpulannya, teknik menyanyi mampu meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
121 tayangan9 halaman

Meningkatkan Kosakata Arab Lewat Nyanyian

Tiga kalimat: 1. Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa MTS Ma'arif Ambulu dengan teknik menyanyi. 2. Hasilnya menunjukkan siswa senang belajar bahasa Arab dengan lagu dan lebih mudah mengingat kosa kata. 3. Kesimpulannya, teknik menyanyi mampu meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENERAPAN METODE BERNYANYI DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN

MUFRADAT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MTS MA’ARIF AMBULU

M Fiqgar ilham alfiansah


mfiqgarilhamalfiansah12@[Link]
UIN Kiai Haji Ahmad Shiddiq Jember

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab pada peserta didik
dengan teknik menyanyi. Anak-anak pada dasarnya senang mendengarkan, menyanyikan dan belajar
dengan nyanyian / lagu. Oleh karena itu musik secara umum adalah bagian penting dari proses
kegiatan pembelajaran.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa senang belajar bahasa Arab
dengan menggunakan nyanyian dan lebih mudah mengingat kosa kata yang diajarkan oleh guru.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik menyanyi mampu meningkatkan penguasaan
kosakata bahasa Arab pada peserta didik khususnya bagi siswa MTs Ma’arif Ambulu.

Abstract

This study aims to improve students' mastery of Arabic language with singing techniques. Children
are basically happy to listen, sing and learn by singing/songs. Therefore music in general is an
important part of the learning process. The results of the study show that students enjoy learning
Arabic by listening and more easily remember the vocabulary taught by the teacher. Thus it can be
concluded that singing techniques can improve students' mastery of Arabic vocabulary, especially for
MTs Ma'arif Ambulu students
PENDAHULUAN melakukan [Link] ada Islam tanpa Al-
Qur'an tanpa bahasa Arab, karena itu adalah
Dalam pembelajaran bahasa asing,
bahasa Al-Qur'an, dan membaca Al-Qur'an
kosakata adalah hal penting dari semua aspek
dan merenungkan ayat-ayatnya sangat penting
bahasa asing yang harus dipahami peserta
bagi setiap Muslim.
didik. Penguasaan serta pemahaman kosakata
(mufradat) memiliki faedah yang sangat Negara yang maju adalah negara yang
penting sekali, karena penguasaan kosakata peduli akan nasib generasi mudanya,
bermanfaat bagi yang ingin menulis serta sedangkan bahasa termasuk salah satu kunci
belajar tentang bahasa Arab. Seiring dengan utama untuk generasi bangsa dalam membuka
perkembangan zaman, peserta didik usia dini jendela dunia. Oleh karenanya penguasaan
tidak hanya dituntut pandai dalam berbahasa kosakata bahasa Arab merupakan dasar yang
Indonesia akan tetapi perlu dikenalkan dengan sangat penting agar kita dapat berinteraksi dan
bahasa asing seperti bahasa Arab. berkomunikasi satu dengan yang lainnya,
sehingga Pendidikan Bahasa Arab perlu
Bahasa Arab adalah bahasa pengantar
mendapatkan perhatian dan perlu ditingkatkan
internasional yang amat penting. Karena
pada anak-anak yang notabenya mereka masih
Negara Indonesia merupakan bagian dari
berada dalam usia emas untuk belajar.
negara-negara yang ada di dunia, oleh
karenanya apabila bangsa Indonesia hendak Manusia mengekspresikan berbagai
maju dan berkembang, maka sudah bentuk peristiwa dalam kehidupan sehari-hari
sepantasnya dapat berinteraksi di bidang dengan mengolah kata -kata yang tersusun
politik, ekonomi, budaya, sosial, keamanan, dalam kalimat untuk itu penguasaan kosakata
pertahanan, dan pendidikan dengan berbagai adalah suatu hal yang penting untuk dipahami
negara di dunia melalui perantara bahasa sebagai syarat untuk peserta didik yang ingin
internasional yang saat ini Bahasa Arab mahir dalam berbahasa. Sebab kualitas
sendiri telah menjadi bagiannya. berbahasa seseorang akan tergantung pada
kualitas kosakata yang dimiliki. Semakin
Seiring waktu, bahasa Arab merupakan
besar kosakata yang dimiliki semakin besar
salah satu bahasa hidup terpenting di dunia,
pula peluang untuk terampil berbahasa.
dengan pengakuan resmi dari organisasi
internasional, yang dipimpin oleh Perserikatan Karena begitu pentingnya aspek
Bangsa-Bangsa, yang merupakan salah satu kosakata dalam pembelajaran bahasa asing
dari lima bahasa yang disetujui, bersama maka dalam pengajarannya perlu
dengan bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, dan menggunakan metode dan strategi tertentu
Inggris. Bahasa Rusia, di Indonesia, agar dapat mencapai hasil belajar yang
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang diinginkan. Metode akan dianggap efektif
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. apabila metode tersebut menghasilkan minat
57 Tahun 2014, Bahasa Arab sebagai bahasa dan kemampuan peserta didik. Penggunaan
asing merupakan salah satu sarana untuk metode yang tepat akan menentukan
menunjang penguasaan ilmu pengetahuan, efektivitas dan efisiensi pembelajaran.
teknologi dan seni. Hal ini juga dianggap
Anak-anak pada dasarnya senang
sebagai bahasa agama lebih dari satu setengah
mendengarkan, menyanyikan dan belajar
miliar Muslim di dunia yang mereka butuhkan
dengan nyanyian / lagu. Oleh karena itu musik
setiap hari untuk membaca Al-Qur'an dan
secara umum adalah bagian penting dari
proses kegiatan pembelajaran. Hampir seluruh
bentuk nyanyian dari yang tradisional sampai
Metode Pembelajaran Bernyanyi
dengan yang trend dapat dimanfaatkan oleh
guru dalam pembelajaran. Suatu hal yang Secara etimologi, metode berasal dari
penting diperhatikan adalah bahwa guru kata method yang artinya suatu cara kerja
hendaknya dapat memilih / menyeleksi atau yang sistematis untuk memudahkan
menciptakan lagu yang bisa digunakan untuk pelaksanaan kegiatan dalam mencapai suatu
menarik minat dan efektif meningkatkan hasil tujuan. Metode pembelajaran dapat pula
belajar siswa dalam hal penguasaan kosa kata diartikan sebagai suatu cara yang sistematis
( mufrodat ). untuk melakukan aktivitas atau kegiatan
pembelajaran yang tujuannya mempermudah
Oleh karena itu hendaknya guru
dalam mencapai tujuan pembelajaran yang
menerapkan pembelajaran kosakata bahasa
diinginkan. Pendapat lain mengatakan bahwa
Arab dengan teknik bernyanyi. Hal yang perlu
metode pembelajaran ialah suatu cara atau
diperhatikan guru dalam memilih lagu adalah
sistem yang digunakan dalam pembelajaran
dengan tema lagu yang sesuai dengan dunia
yang bertujuan agar peserta didik dapat
mereka dan lagu tidak terlalu susah, sehingga
mengetahui, memahami, mempergunakan, dan
mudah di terima dan diingat oleh pesrta didik.
menguasai bahan pelajaran tertentu.
Hal tersebut juga tidak terlepas dari
Metode bernyanyi merupakan metode
kasus metode pembelajaran dalam
pembelajaran yang menggunakan syair-syair
meningkatkan hafalan kosakata peserta didik
yang dilagukan. Biasanya syair-syair tersbut
di MTs Ma’arif Ambulu. Dari observasi awal
disesuaikan dengan materi-materi yang akan
yang telah dilakukan oleh penulis di MTs
diajarkan oleh pendidik. Memurut bebrapa
Ma’arif Ambulu kurang akan penerapan
ahli, bernyanyi membuat suasana belajar
metode pembelajaran yang menarik minat
menjadi riang dan bergairah sehingga
peserta didik dalam mempelajari bahasa Arab.
perkembangan peserta didik dapat
khususnya lagi dalam penguasaan kosakata
distimmulasi secara lebih optimal.
bahasa Arab, banyak siswa siswi yang
kesulitan dalam menghafal. Mereka (peserta Selain memiliki manfaat yang penting
ddik) cenderung tidak suka dengan pelajaran bagi siswa, metode bernyanyi ini juga
Bahasa Arab. Karena mayoritas peserta didik memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihan
disana pada dasarnya masih awam dan baru dari metode menyanyi yaitu mampu
diperkenalkan dengan yang namanya Bahasa membantu siswa untuk mengembangkan,
Arab. Mereka mayoritas lulusan SD yang memperbanyak kesiapan serta penguasaan
memang sudah pasti tidak ada pembelajaran keterampilan dalam proses kognitif atau
Bahasa Arab didalamnya. Penulis tertarik pengenalan siswa. Disamping itu, metode
untuk menerapkan teknik bernyanyi dalam menyanyi dapat membangkitkan semangat
kegiatan pembelajaran dan sejauh mana proses kegairahan belajar para siswa, memberikan
tersebut dapat berjalan dengan lancar. kesempatan kepada siswa untuk berkembang
dan maju sesuai dengan kemampuannya
masing-masing, serta mampu mengarahkan
cara belajar siswa, sehingga lebih memiliki
motivasi yang kuat untuk belajar lebih giat.
kemahiran menyimak, kemahiran membaca,
kemahiran menulis, dan kemahiran berbicara.
Pengertian Pembelajaran Bahasa Arab
Menyimak merupakan proses perubahan
Kegiatan pembelajaran sebagai proses wujud bunyi (bahasa) menjadi wujud makna.
yang identik dengan kegiatan mengajar yang Kemahiran membaca yaitu kemahiran
dilakukan guru dan murid agar terjadi kegiatan berbahasa yang sifatnya reseptif, menerima
belajar. Pengertian pembelajaran adalah suatu informasi dari orang lain di dalam bentuk
upaya membelajarkan siswa untuk belajar tulisan. Kemahiran menulis yaitu kemahiran
yang mana guru bertindak sebagai fasilitator bahasa yang sifatnya yang menghasilkan atau
untuk membelajarkan siswa. Belajar adalah memberikan informasi kepada orang lain
kegiatan yang berproses dan merupakan unsur (pembaca) di dalam bentuk tulisan. Dan
yang sangat fundamental dengan kemahiran berbicara yaitu kemahiran yang
penyelenggaraan jenis dan tingkat pendidikan. sifatnya produktif, menghasilkan atau
menyampaikan informasi kepada orang lain di
Pembelajaran merupakan suatu upaya
dalam bentuk bunyi bahasa sebagai proses
guru sebagai fasilitator untuk membelajarkan
perubahan wujud bunyi bahasa menjadi wujud
siswa untuk memperoleh tujuan yang ingin
tuturan
dicapai. Pembelajaran juga dapat di artikan
setiap upaya yang sistematis dan disengaja
oleh pendidik untuk menciptakan kondisi-
Pentingnya Pembelajaran Bahasa Arab
kondisi agar peserta didik melakukan kegiatan
pembelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Bahasa Arab sangat berkaitan erat
Arab hendaknya mengacu pada upaya dengan sumber hukum Islam yaitu Alqur‟an
membina dan mengembangkan keempat segi dan hadits. Pentingnya Bahasa Arab tercantum
kemampuan bahasa, yaitu: kemampuan dalam al-Qur‟an surat Yusuf 12 : 2.
menyimak (istima'), berbicara (takallum), Sebagaimana Allah telah menjadikan bahasa
membaca (qiro'ah), dan menulis (kitabah), Arab sebagai bahasa Al-Qur‟an karena bahasa
agar mampu memahami bahasa, baik melalui Arab adalah bahasa terbaik yang pernah ada.
pendengaran maupun tulisan (reseptif), dan
mampu mengutarakan pikiran dan perasaan. ‫اِنَّٓا اَْن َزلْنٰهُ ُق ْر ٰانًا َع َربِيًّا لَّ َعلَّ ُك ْم َت ْع ِقلُ ْو َن‬

Tujuan Pembelajaran Bahasa Arab “Sesungguhnya Kami menurunkannya


Pembelajaran bahasa diperlukan agar berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar
seseorang dapat berkomunikasi dengan baik kamu memahaminya.”(Q.S. Yusuf:2)
dan benar kepada sesamanya dan
Bahasa Arab memiliki pengaruh yang
lingkungannya, baik secara lisan maupun
sangat besar dalam kehidupan, akhlak, dan
tulisan. Tujuan pembelajaran bahasa Arab
agama. Orang yang pandai bahasa Arab
adalah untuk menguasai ilmu bahasa dan
cenderung senang membaca kitab-kitab para
kemahiran berbahasa arab, seperti muthala‟ah,
ulama yang berbahasa Arab dan tentu senang
muhadatsah, insya‟, nahwu dan sharaf,
juga membaca dan menghafal Al-Qur‟an serta
sehingga memperoleh kemahiran berbahasa
hadits-hadits Rasulullah. Bahasa Arab adalah
yang meliputi empat aspek kemahiran, yaitu:
bahasa Agama Islam dan bahasa Al-Qur‟an.
kemahiran menyimak, kemahiran membaca,
Seseorang tidak akan dapat memahami kitab
kemahiran menulis, dan kemahiran
dan sunnah dengan pemahaman yang benar
[Link] berbahasa meliputi
dan selamat (dari penyelewengan) kecuali sumber penelitian. Dalam penelitian kualitatif
dengan bahasa Arab. Menyepelekan dan yang dijadikan sebagai sumber adalah segala
menggampangkan Bahasa Arab akan sesuatu yang dapat memberikan informasi.
mengakibatkan lemah dalam memahami Dalam hal ini yang memberikan informasi
agama serta jahil (bodoh) terhadap adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran,
permasalahan agama. dan siswa. Sedangkan sebagai sampel adalah
25% dari siswa kelas VII di MTs Ma’arif
Ambulu .
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan
Metode pengumpulan data
pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang
bermaksud untuk memahami fenomena Dalam pengumpulan data, penelitian
tentang apa yang dialami oleh subjek ini menggunakan beberapa metode
penelitian misalnya perilaku, persepsi, pengumpulan data antara lain sebagai berikut :
motivasi, dan tindakan secara holistik dan
1) Observasi
dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata
dan bahasa pada suatu konteks khusus yang Observasi atau pengamatan biasanya
alamiah. digunakan dalam penelitian deskriptif. Selain
itu juga digunakan untuk mengukur tingkah
penelitian ini adalah penelitian
laku individu, ataupun proses terjadinya
lapangan atau Field Research ( Studi
sesuatu yang dapat diamati, baik dalam situasi
Lapangan) yang berjenis jenis kualitatif. Riset
alami atau buatan. Observasi yang dilakukan
yang dilakukan secara intensif, terperinci, dan
disini adalah observasi langsung, adapun
mendalam terhadap suatu objek tertentu
pengertian dari observasi langsung yaitu
dengan mempelajarinya sebagai suatu
dengan mengadakan pengamatan langsung
[Link] yang penulis maksud adalah
terhadap obyektif yang diteliti, untuk
orang yang berkecimpung di dalam lembaga
kemudian mengadakan pencatatan seperlunya
pendidikan MTs Ma’arif Ambulu, yaitu kepala
yang relevan dengan penelitian. Observasi ini
sekolah, guru, dan siswa. Data yang penulis
dilakukan untuk melakukan pengamatan
peroleh dari lapangan kemudian diolah
terhadap guru dalam proses belajar mengajar,
disusun, kemudian dilaporkan secara cermat
model pembelajaran dengan menggunakan
dan teliti.
metode bernyanyi yang diterapkan dalam
Segala bentuk cara yang digunakan proses pembelajaran Bahasa Arab untuk
untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan meningkatkan penguasaan mufrodat di MTs
dalam sebuah penelitian. Adapun beberapa Ma’arif Ambulu.
teknik pengumpulan data yang peneliti
2) Wawancara (interview)
gunakan yaitu berupa observasi, tes,
wawancara, dan dokumentasi. Wawancara adalah bertukar informasi
atau ide melalui tanya jawab, sehingga dapat
dikonstruksikan makna dalam suatu topik
Subjek dan informan penelitian tertentu. Wawancara digunakan sebagai teknik
pengumpulan data untuk mengetahui
Subjek Penelitian atau sumber data
informasi secara mendalam yang dilakukan
adalah orang, benda atau hal yang dijadikan
baik dengan cara bertatap muka secara penelitian ini, dilakukan berdasarkan analisis
langsung maupun dengan telepon. deskriptif, sebagaimana yang dikembangakan
Pengumpulan data melalui wawancara ini oleh (Miles dan Huberman). Analisis tersebut
penulis lakukan kepada kepala sekolah dan terdiri dari tiga alur analisis yang berinteraksi
guru di MTs Ma’arif Ambulu. Metode ini yaitu reduksi data, penyajian data dan
penulis gunakan untuk memperoleh data dari penarikan kesimpulan.
subjek penelitian, tentang kondisi sekolah
a. Reduksi Data
secara umum, materi, metode, dan
Reduksi data yaitu proses pemilihan,
pelaksanaan sistem pembelajaran.
pemusatan, perhatian pada penyederhanaan,
3) Dokumentasi pengabstrakan, transformasi data kasar, yang
muncul dari catatan-catatan tertulis dari
Metode dokumentasi merupakan suatu
lapangan. Reduksi data merupakan suatu
teknik pengumpulan data dengan menghimpun
bentuk analisis yang menggolongkan,
dan menganalisis dokumen-dokumen, baik
mengarahkan dan mengorganisasi data
dengan dokumen tertulis, gambar, maupun
sedemikian rupa sehingga dapat ditarik
elektronik. Metode ini digunakan sebagai
kesimpulan data verifikasi.
pelengkap, dari data ini dapat diperoleh data
b. Penyajian Data
tertulis seperti materi ajar, metode
Penyajian data disini dibatasi sebagai
pembelajaran dan pendekatannya, sejarah
sekumpulan informasi yang memberi
sekolah, letak geografis, keadaan guru dan
kemungkinan adanya penarikan kesimpulan
karyawan, struktur organisasi (kepengurusan),
dan pengambilan [Link] data
fasilitas-fasilitas dan sebagainya di daerah
dalam penelitian ini merupakan
yang menjadi lokasi penelitian.
penggambaran seluruh informasi tentang
Teknik Analisa Data bagaimana upaya yang ditempuh guru di MTs
Dalam penelitian kualitatif, proses Ma’arif Ambulu dalam menerapkan metode
analisis data harus dilakukan pada waktu yang bernyanyi untuk meningkatkan penguasaan
bersamaan dengan pengumpulan data. Dan kosa kata.
apabila hal itu tidak dilakukan maka akibatnya c. Penarikan Kesimpulan
peneliti akan banyak meghadapi kesulitan Dari kumpulan makna setiap kategori,
karena banyaknya data yang berupa diskripsi penulis berusaha mencari esensi dari setiap
kalimat. Analisis data adalah proses tema yang disajikan dalam teks naratif yang
pengorganisasian dan mengurutkan data ke berupa fokus penelitian. Setelah analisis
dalam pola, kategori dan satuan dasar dilakukan, maka penulis dapat menyimpulkan
sehingga dapat ditemukan tema dan dapat hasil penelitian yang menjawab rumusan
dirumuskan menjadi sebuah data. Dalam masalah yang telah ditetapkan oleh
rangka menganalisis data-data yang diperoleh [Link] hasil pengolahan dan
dari hasil penelitian, maka disini diterapkan penganalisisan data ini kemudian di beri
metode analisis data kualitatif. Dalam analisis interpretasi terhadap masalah yang pada
data tersebut digunakan teknik analisis akhirnya digunakan penulis sebagai dasar
deskriptif kualitatif yaitu analisis data yang untuk menarik kesimpulan.
memberikan predikat pada variabel yang
diteliti sesuai dengan kondisi yang
HASIL DAN PEMBAHASAN
[Link] analisis data dari hasil
Proses pembelajaran dalam penelitian Anak-anak pada dasarnya senang
dengan menggunakan teknik bernyanyi karena mendengarkan, menyanyikan dan belajar
bernyanyi merupakan kegiatan yang seringkali dengan nyanyian / lagu. Oleh karena itu musik
digemari oleh mayoritas orang, sehingga secara umum adalah bagian penting dari
dalam pembelajaran bahasa Arab peserta didik proses kegiatan pembelajaran Hampir semua
lebih mudah menguasai kosa kata serta bentuk nyanyian dari yang tradisional sampai
menumbuhkan semangat siswa dalam belajar dengan yang pop dapat dimanfaatkan oleh
bahasa Arab. Berdasarkan penelitian yang guru dalam pembelajaran. Hal yang perlu
dilakukan ada beberapa temuan yang diperhatikan adalah bahwa guru hendaknya
diperoleh bahwa pembelajaran bahasa Arab dapat memilih/menyeleksi atau menciptakan
menggunakan teknik bernyanyi sangat lagu yang dapat digunakan dalam proses
membantu peserta didik untuk menghafal pembelajaran.
kosakata-kosakata dalam bahasa Arab. Dapat Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
dilihat dari hafalan nyanyian yang mana lirik memilih lagu untuk pembelajaran antara lain
lagunya sudah diganti dengan kosakata bahasa berikut ini:
Arab 1. Syair atau kata-kata dalam lagu hendaknya
Observasi merupakan langkah awal jelas
yang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan 2. Bahasa yang digunakan dalam lagu tersebut
sebuah penlitian. Observasi adalah instrument tidak terlalu sulit
yang sering digunakan dalam penelitian di 3. Lagu tidak terlalu panjang
bidang pendidikan. Observasi akan lebih 4. Menarik minat peserta didik
efektif jika informasi yang hendak diambil 5. Mempermudah proses hafalan
berupa kondisi atau fakta alami, tingkah laku
dan hasil kerja peserta didik. Dalam hal ini
peneliti mengamati proses belajar, cara KESIMPULAN
melafalkan dan penguasaan kosakata selama
Siswa kelas VII di MTsMa’arif
pembelajaran berlangsung
Ambulu belum memahahami secara
Observasi dilakukan di MTs Ma’arif
mendalam akan materi yang ada. mereka
Ambulu., dari obsevasi tersebut data yang
diajarkan materi bahasa Arab namun sulit
dhasilkan oleh peneliti adalah bahwa siswa
untuk mereka terima karena notabenya mereka
kelas VII di MTsMa’arif Ambulu belum
baru mengenal Pendidikan Bahasa Arab di
memahahami secara mendalam akan materi
jenjang ini. Mereka mayoritas lulusn dari SD
yang ada. mereka diajarkan materi bahasa
yang pada dasarnya tidak ada yang Namanya
Arab namun sulit untuk mereka terima karena
pelajaran Bahasa Arab didalamnya. Oleh
notabenya mereka baru mengenal Pendidikan
karena itu perlu adanya inovasi dalam sistem
Bahasa Arab di jenjang ini. Mereka mayoritas
pembelajran guna menarik minat peserta didik
lulusn dari SD yang pada dasarnya tidak ada
untuk mau menerima dan menyukai pejaran
yang Namanya pelajaran Bahasa Arab
Bahasa Arab Yaitu bisa dilakukan dengan
didalamnya.
metode benyanyi. Anak-anak pada dasarnya
senang mendengarkan, menyanyikan dan
Penerapan Metode Bernyanyi dalam
belajar dengan nyanyian / lagu. Oleh karena
Pembelajaran Bahasa Arab di MTs Ma’arif
itu musik secara umum adalah bagian penting
Amblu.
dari proses kegiatan pembelajaran Hampir
semua bentuk nyanyian dari yang tradisional menggunakan teknik bernyanyi dalam
sampai dengan yang pop dapat dimanfaatkan pembelajaran bahasa Arab merupakan solusi
oleh guru dalam pembelajaran. Hal yang perlu alternatif dalam menarik minat dan juga
diperhatikan adalah bahwa guru hendaknya meningkatkan penguasaan kosakata bahasa
dapat memilih / menyeleksi atau menciptakan Arab pada peserta didik karena pada dasarnya
lagu yang dapat digunakan dalam proses anak-anak suka lagu / nyanyian sehingga
pembelajaran agar kegiatan pembelajaran alangkah lebih baiknya jika dalam
dapat berjalan dengan lancar. pembelajaran diterapkan metode bernyanyi.
Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa di MTs Ma’arif Ambulu dengan

DAFTAR PUSTAKA
Khulli, M. Ali. (1986). Assaliiba Tadaris Al-Lughoh Al-Arabiyah. Jakarta: Al-Adeeb Library
Arifin, Muzayyin. (2003). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mulyana. (2002). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhaiban. (2002). Strategi Pembelajaran Al-Arabiyah Lil-Athfal. Malang: Makalah disajikan
Dalam Pelatihan Pembelajaran Bahasa Arab Untuk Anak di Fakultas Sastra Universitas Negeri
Malang
Muhtadi Anshor, Ahmad. (2009). Pengajaran Bahasa Arab. Yogyakarta.
Sugiono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, R & D).
Bandung: ALFABETA.
Mustari, Muhammad. (2014). Manajemen Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Anda mungkin juga menyukai