0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan5 halaman

Spesifikasi Rangka Atap Baja Ringan

Dokumen ini membahas tentang spesifikasi teknis bahan dan pelaksanaan pemasangan atap dan baja ringan pada suatu bangunan. Mencakup standar yang digunakan, bahan-bahan atap seperti rangka baja ringan, konektor, screw, dan valley gutter serta cara pelaksanaan pemasangan.

Diunggah oleh

chandra negara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan5 halaman

Spesifikasi Rangka Atap Baja Ringan

Dokumen ini membahas tentang spesifikasi teknis bahan dan pelaksanaan pemasangan atap dan baja ringan pada suatu bangunan. Mencakup standar yang digunakan, bahan-bahan atap seperti rangka baja ringan, konektor, screw, dan valley gutter serta cara pelaksanaan pemasangan.

Diunggah oleh

chandra negara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PASAL 7

ATAP & BAJA RINGAN

1.0. LINGKUP PEKERJAAN

Pekerjaan ini meliputi penyediaan alat, bahan serta pemasangan lembaran


pelindung atap dan metal untuk talang air hujan dan perlengkapan atap, lainnya
pada seluruh bangunan sesuai petunjuk Gambar Kerja dan Spesifikasi Teknis
ini.

2.0. STANDAR/ RUJUKAN

2.1. Standar Industri Indonesia (SII).

2.2. Japanese Industrial Standard (JIS).

2.3. Spesifikasi Teknis:


- Rangka Baja Ringan.
- Berbagai Jenis Metal.

3.0. PROSEDUR UMUM

3.1. Contoh Bahan dan Data Teknis


Contoh dan data teknis/brosur bahan yang akan digunakan harus
diserahkan kepada Konsultan Pengawas untuk mendapatkan persetujuan.

3.2. Gambar Detail Pelaksanaan


Sebelum memulai pekerjaan, Kontraktor harus membuat dan
menyerahkan Gambar Detail Pelaksanaan untuk diperiksa dan disetujui
Konsultan Pengawas.

3.3. Pengiriman dan Penyimpanan.


Semua bahan yang didatangkan harus segera disimpan ditempat yang
kering dan terlindung dari kerusakan, baik sebelum dan selama
pemasangan.

4.0. BAHAN-BAHAN

4.1. Rangka Baja Ringan


4.1.1. Properti mekanis baja (Steel Mechanical Properties) :
 Baja Mutu Tinggi G 550
 Tegangan leleh minimum (Minimum Yield Strength) 550 MPa
 Modulus Elastisitas 200.000 Mpa
 Modulus geser 80.000 Mpa

4.1.2. Lapisan Anti karat


Material baja harus dilapisi perlindungan terhadap serangan korosi,
dua jenis lapisan anti karat (coating):
Galvanised (Z220)
 Pelapisan Galvanised
 Jenis Hot-dip zinc
 Kelas Z22
 katebalan pelapisan 220 gr/m2
 komposisi 95% zinc, 5% bahan campuran

Galvalume (AZ100)
 Pelapisan Zinc-Aluminium
 Jenis Hot-dip-allumunium-zinc
 Kelas AZ100
 katebalan pelapisan 100 gr/m2
 komposisi 55% alumunium, 43,5% zinc dan 1,5% silicon.

4.2. Multigrip (MG)


Konektor antara kuda-kuda baja ringan dengan murplat (top plate) berfungsi
untuk menahan gaya lateral tiga arah, standar teknis sebagai berikut:
 Galvabond Z275
 Yield Strength 250 MPa
 Design Tensile Strength 150 MPa

4.3. Alat Penyambung (Screw)


Baut menakik sendiri (self drilling screw) digunakan sebagai alat sambung
antar elemen rangka atap yang digunakan untuk fabrikasi dan instalasi,
spesifikasi screw sebagai berikut:
 Kelas Ketahanan Korosi Minimum Kelas 2
 Panjang (termasuk kepala baut) 16mm
 Kepadatan Alur 16 alur/inci
 Diameter Bahan dengan alur 4,80 mm
 Diameter Bahan tanpa alur 3,80 mm
Kekuatan Mekanikal :
 Gaya geser satu baut 5,10 KN
 Gaya aksial 8,60 KN
 Gaya Torsi 6,90 KN
4.4. Valley Gutter
Talang Jurai Dalam (Valley Gutter), Pertemuan dua bidang atap yang
membentuk sudut tertentu, pada pertemuan sisi dalam harus manggunakan
talang dalam (Valley Gutter) untuk mengalirkan air hujan. Ketebalan material
jurai dalam minimal 0,45 mm dengan detail profil seperti gambar diatas.

4.5. Profil Material Rangka Baja Ringan


 Rangka atap menggunakan Profil C.75.75
 Reng Menggunakan profil U.35.45

4.6. Talang Air Hujan


Jika menggunakan bantuan talang tegak, maka spesifikasi harus terbuat
dari pipa PVC dengan diameter sesuai Gambar Kerja dan dari kelas
tekanan kerja 5 kg/cm2 sesuai standard JIS, seperti merek Pralon, Rucika,
Maspion atau yang setara.

4.7. Atap
[Link] atap yang akan dipergunakan untuk bangunan ini adalah atap
Soka dengan spesifikasi sebagai berikut :
4.7.2. Bahan nok/bubungan menggunakan Genteng Metal Colour, model
U dengan spesifikasi sebagai berikut :

5.0. PELAKSANAAN PEKERJAAN

5.1. Umum
5.1.1. Pekerjaan yang bersifat pabrikasi dilaksanakan sesuai ketentuan
dalam Gambar Kerja dan harus dikerjakan oleh tukang yang ahli
dalam bidangnya.
5.2. Pemasangan Rangka Baja Ringan
5.2.1 Kontraktor wajib memberikan pemaparan produk sebelum
pelaksanaan pemasangan rangka atap baja ringan, sesuai dengan
RKS (Rencana Kerja dan Syarat) .
5.2.2 Produk yang dipaparkan sesuai dengan surat dukungan dan brosur
yang dilampirkan pada dokumen tender.
5.2.3 Kontraktor wajib menyerahkan gambar kerja yang lengkap
berserta detail dan bertanggung jawab terhadap semua ukuran-
ukuran yang tercantum dalam gambar kerja. Dalam hal ini
meliputi dimensi profil, panjang profil dan jumlah alat sambung
pada setiap titik buhul.
5.2.4 Perubahan bahan/detail karena alasan apapun harus diajukan ke
Konsultan Pengawas, Konsultan Perencana dan Pihak Direksi
untuk mendapatkan persetujuan secara tertulis.
5.2.5 Eleman utama rangka kuda-kuda (truss) dilakukan fabrikasi
diworkshop permanen dengan menggunakan alat bantu mesin JIG
yang menjamin keakurasian hasil perakitan (fabrikasi)
5.2.6 Kontraktor wajib menyediakan surat keterangan keahlian tenaga
dari Fabrikan penyedia jasa Rangka Atap Baja ringan,
5.2.7 Kontraktor wajib menyertakan hasil uji lab dari bahan baja ringan
dari badan akreditasi nasional (instansi yang berwenang sesuai
dengan kompetensinya).
5.2.8 Pembuatan dan pemasangan kuda-kuda dan bahan lain terkait,
harus dilaksanakan sesuai gambar dan desain yang telah dihitung
dengan aplikasi khusus perhitungan baja ringan sesuai dengan
standar perhitungan mengacu pada standar peraturan yang
berkompeten.
5.2.9 Semua detail dan konektor harus dipasang sesuai dengan gambar
kerja.
5.2.10 Perakitan kuda-kuda harus dilakukan di workshop permanen
dengan menggunakan mesin rakit (Jig) dan pemasangan sekrup
dilakukan dengan mesin screw driver yang dilengkapi dengan
kontrol torsi.
5.2.11 Pihak kontraktor harus menyiapkan semua struktur balok
penopang dengan kondisi rata air (waterpas level) untuk dudukan
kuda-kuda sesuai dengan desain sistem rangka atap.
5.2.12 Pihak kontraktor harus menjamin kekuatan dan ketahanan semua
struktur yang dipakai untuk tumpuan kuda-kuda. Berkenaan
dengan hal itu, pihak konsultan ataupun tenaga ahli berhak
meminta informasi mengenai reaksi-reaksi perletakan kuda-kuda.
5.2.13 Pihak kontraktor bersedia menyediakan minimal 8 (delapan) buah
Atap metal yang akan dipakai sebagai penutup atap, agar pihak
penyedia konstruksi baja ringan dapat memasang reng dengan
jarak yang setepat mungkin, dan penyediaan genteng tersebut
sudah harus ada pada saat kuda-kuda tiba dilokasi proyek.
5.2.14 Kontraktor wajib memberikan jaminan jika terjadi deformasi yang
melebihi ketentuan maupun keruntuhan yang terjadi pada struktur
rangka atap Baja Ringan, meliputi kuda-kuda, pengaku-pengaku
dan reng.
5.2.15 Kekuatan struktur Baja Ringan dijamin dengan kondisi sesuai
dengan Peraturan Pembebanan Indonesia dan mengacu pada
persyaratan-persyaratan seperti yang tercantum pada “Cold
formed code for structural steel”(Australian Standard/New
Zealand Standard 4600:1996) dengan desain kekuatan strukural
berdasarkan ”Dead and live loads Combination (Australian
Standard 1170.1 Part 1) & “Wind load”(Australian Standard
1170.2 Part 2) dan menggunakan sekrup berdasarkan ketentuan
“Screws-self drilling-for the building and construction
industries”(Australian Standard 3566).

5.3. Pemasangan Talang (Jika diperlukan)


5.3.1. Hubungan antara atap beton dengan talang tegak lurus dikerjakan
dengan cara yang sesuai dan disetujui sehingga rapih, kuat dan
tidak bocor.
5.3.2. Atap beton harus dibuat sederniklan rupa sehingga terjadi
kemiringan ke arah lubang talang tegak dan air dapat mengalir
dengan lancar ke talang tegak tanpa menimbulkan genangan air.
5.3.3. Setiap lubang menuju talang tegak lurus harus dilenSkapi dengan
saringan talang yang ditanam dengan baik ke dalam lubang talang
tegak dan setiap belokan talang tegak harus dilengkapi elbow dari
bahan yang sama dengan bahan talang tegak.
5.3.4. Pemasangan dan penempatan talang tegak harus sesuai ketentuan
Gambar Kerja dan harus diikatkan ke struktur bangunan dengan
cara seperti ditunjukkan dalam Gambar Kerja.

5.4. Pemasangan Lembaran Pelindung


Lembaran pelindung pada tempat-tempat seperti ditunjukkan dalam
Gambar Kerja, harus dibuat, dibentuk dan dipasang sesuai dengan
petunjuk dalam Gambar Kerja dan disesuaikan dengan keadaan lapangan.

5.5. Lapisan Kedap Air (Jika diperlukan)


Lapisan kedap air, jika diperlukan, harus dilaksanakan sesuai petunjuk
pelaksanaan dari pabrik pembuatnya.

Anda mungkin juga menyukai