0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
237 tayangan3 halaman

SOP Layanan Sunat Modern Super Ring

Panduan SOP layanan sunat massal VIP memberikan prosedur standar untuk melakukan sunat dengan metode super-ring secara aseptik dan memberikan edukasi pasca sunat untuk mencegah infeksi dan memastikan ring lepas secara alami. Prosedur meliputi persiapan alat steril, pelaksanaan sunat secara teratur, dan pemberian obat serta edukasi kepada pasien.

Diunggah oleh

Illyun Cosmedik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
237 tayangan3 halaman

SOP Layanan Sunat Modern Super Ring

Panduan SOP layanan sunat massal VIP memberikan prosedur standar untuk melakukan sunat dengan metode super-ring secara aseptik dan memberikan edukasi pasca sunat untuk mencegah infeksi dan memastikan ring lepas secara alami. Prosedur meliputi persiapan alat steril, pelaksanaan sunat secara teratur, dan pemberian obat serta edukasi kepada pasien.

Diunggah oleh

Illyun Cosmedik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Panduan Standart Operasional Prosedur (SOP) Layanan Sunat Massal VIP,mulai proses awal

Pengertian sampai akhir tindakan sunat.


a. Memberikan layanan sunat yang standart sunat modern super-ring
Tujuan b. Memberikan rasa nyaman pasca sunat
c. Mencegah infeksi sekunder
d. Memberikan hasil khitan yg simetris dan rapi
e. Mencegah bengkak anomali
f. Memastikan ring lepas sendiri antara hari ke 5-10
g. Pemberian Obat pasca sunat sesuai SOP layanan sunat super-ring
h. Untuk memastikan layanan sunat metode Supering harus dilakukan dengan tindakan aseptik
/steril
Kebijakan Dilakukan pada pada pasien dengan kondisi khitan tanpa penyulit atau penis normal

Prosedur Tetap Tindakan Layanan


Sunat Massal VIP
Tanggal Terbit : Ditetapkan Komisaris Utama

26 April 2021 [Link] Suwarno,[Link]

Prosedur A. Persiapan Alat (Setiap Meja Tindakan Wajib Disediakan) :


1. 2 Instrument sunat steril
1 Minyak pelumas Supr-ring
2. 1 Tang pemotong Handle Standart Super-ring indonesia
1 Spray Nacl
3. Set Duk lobang steril
Kassa steril
4. 1 Set Handscoon Steril (Disposable)
1Spray Alkohol
5. Tisue 1 Box
Super-ring wipack
6. Lidocain/pehacain
Spuit 1 cc, neddle nomor 27/30
7. Alat free needle injeksi
Korentang Madajet
8. 1 Tempat sampah dengan plastik kuning
Meja tindakan dan Kursi Operator sunat
9.
NB :Penggunaan instrumen steril ,handscond steril wajib sekali pakai Perbandingan
10. jumlah instrumen dengan jumlah pasien sunat massal,Untuk 10 Pasien dengan 2
meja tindakan wajib disediakan minimal 5 set instrumen sunat steril,setelah dipakai
11. pada satu pasien instrumen bisa dicuci lalu bisa di steril ulang dengan cara dibakar
Dengan alkohol selama 30 detik.
12.

13.

14.

15.

16.
1

SUNAT MODERN INDONESIA


Email : modernindonesiasunat@[Link]
[Link]
B. Obat Pasca Sunat :
1. Analgetik-Antipiretik ( Diberikan 10 tablet, diminumkan bila nyeri saja/alat Super-ring
sampai lepas)
2. Minyak Super-ring,Gom,Salep bioplacenton atau gentamicin (Dioleskan pada hari Ke-3
setelah berendam sehari 3x)

C. Pelaksanaan :
1. Operator mencuci tangan.
2. Menjelaskan kepada Pasien tentang tindakan yang akan dilakukan.
3. Memberikan salep bius pada penis 30 menit sebelum tindakan.
4. Memeriksa kebersihan penis.
5. Membersihkan penis dengan Nacl lanjut dengan alcohol, pasang duk lobang.
6. Memberikan anasthesi local 1-3 ml tergantung kebutuhan.
7. Tunggu sekitar 1 menit.
8. Pelan pelan Jepit ujung preputium dengan pean untuk test anasthesi.
9. Setelah Anasthesi masuk, lanjutkan disinfeksi dengan betadine pada area penis dan memutar
10 cm pada area sekitarnya.

10. Bersihkan bekas betadine dengan kassa yang dibasahi Alkohol lanjut Keringkan
dengan kassa steril, lanjut dengan spidol marker lakukan marker 0,5 cm arah distal
depan sucus corona gland.

11. Buka gland , lanjut bersihkan dengan Nacl lanjut oles gland dengan minyak khusus
supering.

12. Dalam keadaan gland terbuka lakukan pengukuran diameter gland secara penuh, ukuran
wajib naik 2 level super meter untuk penis dengan diameter 16 sampai 36 sedang penis
ukuran 10-14 boleh di up satu level . Contoh penis ukuran 10 bisa dipasang supering
nomor 12, sedang penis ukuran 16 wajib dipasang supering nomor 20 dst.

13. Siapkan benang ,pilin 5 kali masukan kearah pangkal penis dengan simpul diarah jam jam
12.

14. Kembalikan preputium pada posisi semula, lanjut pasang pean bengkok pada arah jam 3 dan
jam 9, pean lurus pada arah jam 6, lanjut dengan pean lurus jepit arah jam 12 sedalam 1-1,5
cm (tergantung panjang pendek preputium ) biarkan selama 10 detik, lalu lepas pean dan
berlahan potong tepat pada area bekas jepitan secara hati hati.

15. Geser pean , jam 3 dan jam 9 , jepitkan pada masing masing ujung potongan preputium agar
didapatkan view yg lebar sehingga mudah insersi ring.

SUNAT MODERN INDONESIA


Email : modernindonesiasunat@[Link]
[Link]
16. teteskan gel atau minyak pelumas.
17. Miringkan Superring lalu masukan ring secara lembut berlahan sampai area sucus corona
Gland.
18. Atur posisi Ring agar didapat posisi simetris.
19. Cek dan pastikan posisi lobang urethra dan frenulum aman.
20. lakukan ligasi dengan menaruh benang pada bagian kanal bawah ring lalu secara berlahan
sesuaikan kanal ring atas dan tarik berlahan setelah didapat posisi ikatan tepat , kuatkan
21. ikatan.
Cek ulang posisi ring, posisi lobang urethra,dan pastikan ada 3-4 kerutan pada area skin
22. proximal.
Setelah didapat posisi yg simetris, aman dan tepat lakukan final ligasi dengan cara pasang
krom pada ujung benang ,lalu pean diputar memilin benang 3 kali lalu berlahan tarik sekuat
mungkin dan tahan minimal selama 10 detik lanjut tali mati, setelah itu tarik sedikit kedepan
bagian kulit arah distal dibawah simpul, tarik sedikit untuk mencegah kasus gagal nekrose
23. setelah itu sekali lagi tarik ujung benang sekuat mungkin.
potong Preputium arah distal sisakan0,3-05 cm agar terhindar resiko ring lepas atau
24. perdarahan.
25. Bersihkan penis dan area sekitarnya dengan nacl keringkan dengan kasa.
Edukasi pasien dan keluarga cara perawatan , berikan leaflet panduan perawatan khitan
26. supering dan tata cara serta dosis minum obat.
Berikan nomor Handphone kita yg bisa di hubungi bila ada kejadian darurat.

SUNAT MODERN INDONESIA


Email : modernindonesiasunat@[Link]
[Link]

Common questions

Didukung oleh AI

The procedure ensures proper fitting of the Super-ring by first measuring the fully opened diameter of the glans. Depending on the measurement, the ring's size is selected, escalated by one to two levels above the measured diameter, depending on the size range. The penis is then prepared with marker measurements, the ring is inserted symmetrically, and ligature techniques are used to secure it. Positions of anatomical landmarks like the urethral opening and frenulum are verified to ensure a safe fitting .

Post-operative care instructions provided to patients and their families include the topical application of ointments like Bioplacenton or Gentamicin starting the third day after soaking three times a day, and how to consume prescribed analgesic-antipyretics tablets for pain management. They are also given a leaflet containing guidelines for caring for the circumcision area and instructions on medication dosage. Emergency contact information is provided for any complications .

The method adapts to different penis sizes by measuring the diameter of the glans to select the appropriate size of the Super-ring. For penile diameters ranging from 16-36 mm, the selected ring size is two levels higher than the measured size. For smaller penises (10-14 mm diameter), the ring size can be increased by one level. This customization is critical for ensuring a secure fit and effective circumcision .

Maintaining symmetry is emphasized by detailed measurement and alignment steps throughout the procedure. Critical steps include the circumferential marking of the prepuce, measuring the glans, and choosing the correct super-ring size. Careful placement of clamps and ligature techniques ensure symmetrical compression and ring placement, with continuous checks ensuring alignment with anatomical landmarks to prevent asymmetrical healing outcomes .

The SOP policy stipulates that the procedure is reserved for patients with normal penises, specifically excluding cases with complicating factors. This ensures that the Super-ring method can be applied effectively and safely without the additional risks presented by anatomical anomalies .

Local anesthetics are critical in providing pain relief during the circumcision process. They are administered by first applying an anesthetic ointment to the penis 30 minutes before the procedure, followed by local anesthesia injections of 1 to 3 ml, depending on need. This ensures adequate numbness before proceeding with the circumcision to minimize pain and discomfort for the patient .

To ensure aseptic procedures during mass circumcision, the document mandates the use of sterile surgical instruments and disposable sterile gloves. Each patient's instruments can be washed and re-sterilized using alcohol for about 30 seconds after use. Moreover, the standard operating procedure involves handwashing by the operator, cleaning the genital area with Nacl followed by alcohol, and using sterilization methods before the circumcision starts .

Safety checks during Super-ring insertion include verifying the symmetry of the ring placement, ensuring the urethral opening and frenulum are free of risk, and checking for 3-4 folds in the proximal skin to confirm adequate tension. Ligature placement below the ring and secondary checks after tying ensure stable positioning and reduced risk of necrosis or premature ring detachment .

Essentials for the procedure include: sterile circumcision instruments, Super-ring lubricant oil, standard Super-ring Indonesia handle, alcohol spray, tissue, disposable gloves, Nacl spray, and sterile dressing pads. For 10 patients, at least five sets of these instruments need to be provided per two operating tables. These instruments must be re-sterilized using alcohol for 30 seconds after being used on a patient .

The primary objectives of the SOP for mass circumcision using the Super-ring method include providing circumcision services that meet the modern super-ring standards, ensuring post-circumcision comfort, preventing secondary infections, delivering symmetrical and neat circumcision results, preventing anomalous swelling, ensuring the ring detaches by itself between days 5 to 10, administering post-circumcision medication in accordance with the SOP, and ensuring the procedure is carried out aseptically or in a sterile manner .

Anda mungkin juga menyukai