0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
98 tayangan3 halaman

Program 7K di SMA Muhammadiyah

Program 7K SMA Muhammadiyah Bondowoso mengatur tujuh aspek penting yaitu keamanan, kebersihan, kekeluargaan, keindahan, keteriban, kerapihan, dan kerindangan. Program ini memberikan panduan perilaku siswa dan sanksi bagi pelanggar. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih, rapi, dan hijau.

Diunggah oleh

ayu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
98 tayangan3 halaman

Program 7K di SMA Muhammadiyah

Program 7K SMA Muhammadiyah Bondowoso mengatur tujuh aspek penting yaitu keamanan, kebersihan, kekeluargaan, keindahan, keteriban, kerapihan, dan kerindangan. Program ini memberikan panduan perilaku siswa dan sanksi bagi pelanggar. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih, rapi, dan hijau.

Diunggah oleh

ayu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM 7 K

SMA MUHAMMADIYAH BONDOWOSO


TAHUN PELAJARAN 2019/2020
NO PROGRAM 7K TINDAK LANJUT TINDAKAN
PEMBINAAN
1 KEAMANAN  Jika ketahuan di panggil  1 bulan
 Siswa di larang membawa orangtuanya sekali razia
senjata tajam  Jika ketahuan di beri nasehat bulanan
 Siswa di larang membawa  Jika ketahuan diberi masukan
uang berlebihan  Jika dilanggar 3 kali
 Siswa di larang membawa diberhentikan
kaset, buku (novel) porno
 Siswa di larang berkelahi
 Siswa di larang minggat
(lompat pagar)
2 KEBERSIHAN  Setiap hari kelas di nilai oleh  Setiap bulan
 Siswa di larang Pembina diumumkan
membuang sampah  Setiap 1 bulan diadakan kelas terbersih
sembaranga kebersihan menyeluruh dan terkotor
 Siswa dianjurkan  Pemberian tropi
menyapu kelas setiap juara 1
selesai KBM
 Siswa diwajibkan operasi
semut sebelum masuk
kelas
3 KEKELUARGAAN  Jika ada musibah
 Siswa diwajibkan mengenal (meninggal)  diwajibkan
guru bahkan hafal namanya melayat
 Siswa diwajibkan  Setiap ada keluarga guru
menghormati guru menikah atau melahirkan
 Siswa diwajibkan menjaga dianjurkan anjangsana
keharmonisan dengan guru  Setiap 1 bulan sekali
 Siswa diwajibkan diadakan arisan
meghormati kakak kelas
dan menyayangi adik kelas
 Bagi bapak dan ibu guru
harus mengenal keluarga
besar SMAN 2 Pbm.
4 KEINDAHAN  Setiap tahun ajaran baru
 Siswa diwajibkan membuat (Siswa baru) disuruh
taman kelas membawa kembang sepatu,
 Siswa diwajibkan sapu lidi, dan tanah hitam
melengkapi alat-alat yang  Setiap tahun diwajibkan
dibutuhkan kelas mengecet taman
 Siswa diwajibkan menata  Setiap tahun diwajibkan
ruang kelas menata ruangan, memasang
hordeng, gambar presiden,
dan wapres, pancasila, dsb.
5 KETERTIBAN  Setiap masuk pintu gerbang  Jika siswa
 Siswa di larang berambut setiap siswa diperiksa atribut melanggar
panjang (laki-laki) dan kerapihan pakaian diberikan sanksi
 Siswa di larang mengecer  Sebelum jam KBM dimulai atau disita
rambut guru memeriksa kembali barang yang
 Siswa di larang kelengkapan siswa. melanggar
memanjangkan kuku  lakukan secara
 Siswa di larang memakai berulang-ulang
baju, rok sempit, dan ketat maka siswa
 Siswa di larang memakai diskor.
celana cutbarai dam
“pensil”
 Siswa di laranga
 memakai aksesoris seperti
gelang dsb
 Siswa diwajibkan
menggunakan sepatu
bertali dan berwarna hitam
 Siswa di larang membawa
handphone
6 KERAPIHAN  Setiap masuk siswa diperiksa  Jika siswa
 Siswa diwajibkan oleh guru melanggar
memasukkan baju ke diberikan sanksi
dalam celana atau rok atau disita
yang dipakai barang yang
 Siswa diwajibkan melanggar
memakai ikat pinggang  Dilakukan
berwarna hitam dan tidak secara berulang-
menggunakan kepala ulang maka
yang terbuat dari besi siswa akan
 Siswa diwajibkan diskor dan
memakai kaor kaki putih dipanggil
dan panjang sedengkul orangtuanya.
 Siswa di larang memakai
jaket di lingkungan
sekolah
7 KERINDANGAN  Guru dan siswa menanam
 Setiap tahun pihak pohon penghijauan di
sekolah membeli halaman, depan kelas sesuai
pohon yang kebutuhan.
dipandang perlu untuk
kerindangan

Bondowoso, …………………………………..

Kepala SMA Muhamamdiyah Bondowoso

Hesti Nurhayati, [Link]


NIP.-

Common questions

Didukung oleh AI

SMA Muhammadiyah Bondowoso supports environmental awareness by annually purchasing and planting trees to enhance greenery. Both teachers and students engage in reforestation activities on school grounds, ensuring an environmentally friendly campus that promotes sustainability .

SMA Muhammadiyah Bondowoso enforces a strict grooming and dress code, prohibiting long hair on male students, trimmed nails, and specific types of clothing like tight outfits and accessories. Students must wear black lace-up shoes and belts without metal buckles. Daily inspections are conducted at the school entrance, with sanctions applied to violators, including confiscation of items and possible suspension .

SMA Muhammadiyah Bondowoso enforces several rules to maintain security among students, including banning sharp weapons, carrying excessive amounts of money, possessing obscene materials, engaging in fights, and skipping school by escaping over fences. Violations lead to calling parents, providing counseling, and if infractions occur three times, expulsion is considered. Monthly inspections are conducted to enforce these rules .

Students at SMA Muhammadiyah Bondowoso are mandated to create a classroom garden and maintain necessary supplies. They must organize and decorate their spaces, bringing items such as hibiscus plants, brooms, and black soil at the start of the academic year. Annually, classes must also paint gardens and rooms, hang curtains, and display national symbols .

SMA Muhammadiyah Bondowoso prohibits students from bringing mobile phones. Teachers inspect students' belongings before classes, and any prohibited items are confiscated. Repeated violations lead to escalating consequences, including temporary suspension and meetings with parents to address persistent issues .

Teachers at SMA Muhammadiyah Bondowoso are integral in upholding personal appearance standards via daily checks of student attire and belongings. They enforce rules through punitive measures for non-compliance, such as item confiscation and reporting to parents. This ensures students meet the school's conduct expectations consistently .

SMA Muhammadiyah Bondowoso promotes cleanliness by prohibiting littering, requiring students to sweep their classrooms after lessons, and conducting 'operation ants' - a collective effort to clean before class begins. Cleanliness evaluations are done daily. At the end of each month, a thorough cleaning session takes place, and the cleanest class is awarded a trophy. Consistent efforts and recognition encourage compliance .

Discipline at SMA Muhammadiyah Bondowoso is maintained through rigorous checks of student attire and personal presentation, requiring shirts to be tucked in, use of white socks, and prohibiting jackets on school premises. Non-compliance results in item confiscation or student suspension, with parents contacted for repeated infractions. These measures ensure adherence to the school's standards .

SMA Muhammadiyah Bondowoso fosters a family atmosphere by requiring students to know and respect their teachers and peers, with an emphasis on seniors caring for juniors. Teachers are encouraged to know the broader school community and are urged to participate in life events like weddings or childbirths. Monthly social gatherings, or 'arisan', also reinforce these bonds .

The '7K' programs at SMA Muhammadiyah Bondowoso, focusing on security, cleanliness, kinship, aesthetics, orderliness, neatness, and lushness, are designed to instill discipline and foster a cohesive school environment. They incorporate strict enforcement mechanisms, regular evaluations, and communal activities that positively shape student behavior and enhance school culture by promoting responsibility, respect, and community engagement .

Anda mungkin juga menyukai