0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan3 halaman

Prosedur Aktivasi Code Blue RSUD Gambiran

Dokumen ini menjelaskan alur pengaktifan tim Code Blue untuk memberikan penanganan terhadap pasien henti jantung atau napas. Tim Code Blue akan diaktifkan oleh perawat dengan memberitahu call center, membawa peralatan darurat, dan mengambil alih penanganan pasien sesuai prosedur. Tindakan yang dilakukan meliputi ventilasi, pemasangan AED, CPR, pemberian obat seperti epinefrin dan amiodaron, hingga pasien stabil atau dib

Diunggah oleh

verry octavianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan3 halaman

Prosedur Aktivasi Code Blue RSUD Gambiran

Dokumen ini menjelaskan alur pengaktifan tim Code Blue untuk memberikan penanganan terhadap pasien henti jantung atau napas. Tim Code Blue akan diaktifkan oleh perawat dengan memberitahu call center, membawa peralatan darurat, dan mengambil alih penanganan pasien sesuai prosedur. Tindakan yang dilakukan meliputi ventilasi, pemasangan AED, CPR, pemberian obat seperti epinefrin dan amiodaron, hingga pasien stabil atau dib

Diunggah oleh

verry octavianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR PENGAKTIFAN TIM CODE BLUE

[Link] [Link] Halaman

RSUD GAMBIRAN
KOTA KEDIRI 341/SPO/KKEP/2022 01 1/3

TanggalTerbit Ditetapkan
DIREKTUR
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
22 Agustus 2022
[Link],dr.,[Link]

PENGERTIAN Tata cara mengaktifkan tim Code Blue.


TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk proses
memberikan penanganan terhadap pasien henti jantung / napas
KEBIJAKAN Sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum
Daerah Gambiran Kota Kediri 445/2464/419.108.1/2022 tanggal 28
April 2022 tentang Kebijakan Pelayanan Rumah Sakit Umum
Daerah Gambiran Kota Kediri
PROSEDUR A. Penolong memastikan pasien cardiac arrest
Melakukan BHD dan mengaktifkan code blue dengan berteriak
“code blue”.
B. Perawat atau petugas tim code blue mengaktifkan code blue
dengan cara :
1. Menelpon operator ke 0 untuk memberitahu call center
“Terjadi code blue di lantai….. dekat/depan/samping
ruang…..” (nama jelas)
2. Petugas tersebut membawa trolley emergency yang sudah
terisi lengkap beserta AED, oksigen dan brankart dari tempat
yang satu lantai
3. Setelah mendapati alarm code blue diaktifkan semua tim
code blue yang jaga saat itu mendatangi area code blue yang
dimaksud
4. Tim code blue mengambil alih pertolongan untuk pasien
sesuai prosedur code blue yang berlaku
5. Beri ventilasi positive dengan Jackson rees atau BVM 12 lpm
sambil mempersiapkan melakukan intubasi
6. Memasang Paddel pad AED dan IV line
7. Alat AED terpasang mengikuti instruksi AED yang ada
a. Bila irama Shockabel (VF atau VT tanpa nadi)
1) Bila ingin melakukan DC Shock memberikan aba-aba
agar semua penolong tidak memegang pasien dengan
ALUR PENGAKTIFAN TIM CODE BLUE

[Link] [Link] Halaman

RSUD GAMBIRAN
KOTA KEDIRI 341/SPO/KKEP/2022 01 1/3

2/3
berteriak “SAYA BEBAS.. ANDA BEBAS.. SEMUA
BEBAS”
2) Menekan tombol SHOCK
3) Melanjutkan RJP pertama selama 2 menit (5 siklus)
4) Setelah 2 menit RJP pertama, evaluasi irama sesuai
perintah AED
5) Bila irama SHOCKABLE, lakukan shock sesuai
langkah-langkah poin 1 dan 2, dan mengikuti perintah
AED
6) Melanjutkan RJP kedua selama 2 menit
7) Setelah 2 menit RJP kedua, evaluasi irama sesuai
perintah AED
8) Bila irama SHOCKABLE lakukan SHOCK sesuai
langkah-langkah pada poin 1 dan 2 sesuai perintah
AED
9) Melanjutkan RJP ketiga selama 2 menit
10) Memasukkan Epinefrin 1 mg intra vena setiap 2 menit
(dengan dosis yang sama setiap pemberian)
11) Masukkan Amiodaron dengan dosis :
12) Dosis awal = 300 mg IV cepat (diencerkan dengan 20-
30 ml NaCl 0,9%)
13) Pertimbangkan pemberian berikutnya sebanyak 150
mg IV dengan selang waktu 3-5 menit
14) Melakukan poin 1 s/d 9 sampai dengan ada perubahan
irama dan perintah AED
15) Bila terjadi perubahan irama maka lakukan cek nadi
untuk memastikan apakah pasien ROSC atau PEA
a. Bila irama UNSHOCKABLE (asistole atau PEA)
1) Melanjutkan RJP pertama selama 2 menit
2) Memasukkan epinefrin 1 mg intra vena setiap 2 menit
(dengan dosis yang sama pada setiap pemberian)
3) Setelah 2 menit RJP pertama, evaluasi irama sesuai
perintah AED
4) Melanjutkan RJP kedua selama 2 menit
5) Setelah 2 menit RJP kedua evaluasi irama sesuai
ALUR PENGAKTIFAN TIM CODE BLUE

[Link] [Link] Halaman

RSUD GAMBIRAN
KOTA KEDIRI 341/SPO/KKEP/2022 01 1/3

perintah AED 3/3


6) Melakukan poin 1-5 sampai ada perubahan irama dan
perintah AED
7) Bila terjadi perubahan irama maka lakukan cek nadi
untuk memastikan apakah pasien ROSC, PEA atau
menjadi irama SHOCKABLE
8. Bila pasien ROSC pasien dibawa ke ICU untuk mendapatkan
penanganan atau bantuan lebih lanjut (post cardiac arrest
care).
UNIT TERKAIT 1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Bedah Sentral
5. Instalasi Perawatan Intensive Care Unit
6. Instalasi Perawatan Cardiac Care Unit

Anda mungkin juga menyukai