PEMAKAIAN APD RADIASI
PETUGAS RADIOLOGI
No. Dokumen No. Revisi Halaman
RUMAH SAKIT TEBET
Jl. Let. JendHaryono M.T. No.13
RST/SOP/PPI/04 1 dari 1
Jakarta Selatan
Ditetapkan
DirekturUtama
STANDAR PROSEDUR Tanggal terbit
OPERASIONAL Desember 2020
dr. Yesaya Baringin Aroean, Sp. B.
Yang dimaksud dengan pemakaian alat pelindung radiasi oleh
petugas, ialah cara-cara yang benar dan keharusan bagi para
PENGERTIAN petugas radiologi untuk mengenakan dan melindungi diri
sendiri maupun orang-orang disekitarnya, pada saat alat-alat
pembangkit sinar-x dioperasikan.
Memberikan pengertian, perlindungan, serta standar
keselamatan kepada Petugas Radiologi disaat melaksanakan
TUJUAN
tugas, agar bahaya radiasi dapat ditekan sampai seminim
mungkin.
Saat Bekerja, Petugas/Operator Radiologi harus aman dari
KEBIJAKAN
radiasi.
Langkah-langkah yang harus ditempuh:
1. Hidupkan lampu tanda bahaya radiasi (berwarna merah).
2. Kenakan jas pelindung radiasi (Apron).
3. Setelah penyinaran siap dilaksanakan, usahakan petugas
PROSEDUR berlindung di tempat khusus yang dindingnya telah dilapisi
Pb. (timah hitam) dan kaca intai anti radiasi.
4. Usahakan jarak antara petugas dengan sumber radiasi
cukup jauh.
5. Hindari pengulangan pemotretan yang tidak perlu.
1. K3.
UNIT TERKAIT
2. Tim PPI.
Dibuat oleh : Komite Tanda Tangan,
Pencegahan Pengendalian
Infeksi