Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
3.11 Menganalisis struktur, tata nama, sifat, penggolongan, dan kegunaan polimer.
‘4.17 Mengintegrasikan kegunaan polimer dalam kehidupan sehari-hari dengan struktur, tata nama, sifat, penggolongan
polimer.
Maa
Plastik memiliki sifat ringan dan mudah dibentuk menjadi
berbagai macam produk. Selain itu, plastik juga bersifat tahan lama
dan tidak mudah rusak. Hal ini menjadikan plastik sebagai produk
yang sangat diminati oleh banyak orang. Plastik merupakan salah
satu contoh polimer. Selain plastik, karet alam juga merupakan
conitoh polimer. Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan polimer?
Bagaimana susunan suatu polimer? Untuk mengetahuinya, simaklah
materi berikut ini!
A. Pengertian Polimer
Polimer tersusun atas molekul-molekul kecil yang sangat banyak membentuk suatu struktur
rantai panjang, dengan bentuk lurus, bercabang, atau saling-silang. Polimer disebut juga makro-
‘molekul, sedang molekul-molekul kecil disebut monomer. Polimer terbentuk melalui reaksi
polimerisasi
Dewasa ini teknologi makromolekul telah menjadi raksasa dalam industri dunia, Polimer
alamiah mencakup protein (seperti sutra, serat otot, dan enzim), polisakarida (pati dan selulosa),
karet, dan asam-asam nukleat. Polimer buatan hampir sama aneka ragamnya dengan polimer
alam. Produk-produk polimer sehar-hari mencakup kantong plastik pembungkus makanan,
lapisan teflon pada penggorengan, sikat rambut, sikat gigi, perekat epoksi penyekat listrik,
wadah plastik, dan lain-lain
Sebagian besar penamaan polimer menggunakan nama umum (nama dagang) yang sem
sistematis. Polimer diberi nama berdasarkan nama monomernya dan ditambah awalan poll.
Polimer juga dinamakan berdasarkan struktumya, nama monomer yang lebih dari satu kata
ditulis dalam tanda kurung.
Contoh:
(-CH, -CH-)
I
4, _ | Diberinama polivini klorida karena cibuat dari monomer vinilklorida, Ber
strukturnya dinamakan poli-(1—kloroetana),
Dipindai dengan CamScanner|B. Klasifikasi Polimer
mer ember ef satkasikan atau cgolongkanberdsartan atl umber jris mone
1. Penggolongan Polimer Berdasarkan Asal atau Sumbernya
bs ‘Alam Y®:Polimercibedakan atas potimer alam dan polimersintetis.
Polimer alam (alami), yaitu polimer i
yang sudah tersedia dan dibentuk di alam.
Polimer alam yang terbentuk dari reaksipoikxondensasi dan adisi sebagai berkut,
iene =
b. Polimer Sintetis
Polimer sintetis, yaitu polimer yang dibuat manusia dan tidak terdapat di alam.
Polimer sintesis yang banyak dihasitkan adalah plastik, serat sintetis, dan karet sintetis.
Polietilena__|etena _|plastik
PVC \Vinikionda |petapis iantai,
Polipropilena | propena tali plastik, karung
4 |__| plastik. botot plastik
Teflon tetra-fluoroetena | gasket. panci
antilengket
2, Penggolongan Polimer Berdasarkan Jenis Monomer Pembentuknya
Ditinjau dari jenis monomemya, polimer digolongkan menjadi dua jenis, yaitu homo-
polimer dan kopolimer
a, Homopolimer
Homopolimer, yaitu polimer hasil reaksi monomer yang sejenis atau polimer yang
dibuat dari monomer yang sama. Strukturnya adalah:
-A-A-A-A——— atau
:merupakan gabungan dari vinilkiorida
merupakan gabungan dari glukosa
\gabungan dari tetra-fiuorcetena
Dipindai dengan CamScanner‘Struktur kopolimer dapat digolongkan menjadi empat jenis berdasarkan cara
x , sebagai berikut.
1) yer random (statistik)
Kopolimer random adalah polimer yang memiliki susunan monomer secara
tidak beraturan.
-(-R-S-R-S-S-R-R-R-S-S-}
2) Kopolimer blok
Kopolimer blok adalah polimer yang memiliki susunan monomer secara
beraturan dengan jumiah tertentu
-(-S-S-S-.R-R-R-S-S-S-)-
3) Kopolimer bergantian
Kopolimer bergantian adalah polimer yang memiliki susunan monomer secara
bergantian.
~(-R-S-R-S-R-S-R-S-R-S-}-
4) Kopolimer bercabang
Kopolimer bercabang adalah polimer yang memiliki susunan bercabang.
Contoh:
Protein merupakan polimer dari beberapa macam asam amino
DNA merupakan polimer dari pentosa, basa nitrogen, dan asam fosfat.
Bakelit merupakan polimer dari fenol dan formaldehia.
Melamin merupakan polimer dari urea dan formaldehid.
3. Penggolongan Polimer Berdasarkan Sifat Kekenyalannya (Sifatnya terhadap Panas)
Berdasarkan sifat kekenyalannya, polimer digolongkankan menjadi polimer termoplastik
dan polimer termoseting.
a. Polimer Termoplastik
Polimer termoplastik, yaitu polimer yang bersifat kenyal (liat) apabila dipanaskan
dan dapat dibentuk menurut kehendak kita. Hal ini disebabkan oleh struktur polimer
berupa rantai panjang yang saling menyambung dan tidak berikatan silang. Contoh
polietilena, PVC, polistirena, dan polipropilena,
b. Polimer Termoseting
Polimer termoseting, yaitu polimer yang pada mulanya kenyal ketika dipanaskan,
tetapi ketika didinginkan tidak dapat dilunakkan lagi sehingga tidak dapat diubah menjadi
bentuk lain. Hal ini disebabkan oleh adanya ikatan yang kuat di antara rantai polimer
sehingga plastik yang dibentuk menjadi tahan panas dan lebih tahan lama. Contoh:
bakelit, melamin, poliuretana, dan fenolik.
4. Penggolongan Polimer Berdasarkan Kegunaannya
Berdasarkan kegunaannya, polimer digolongkan menjadi polimer komersial, polimer
teknik, dan polimer fungsional
‘a. Polimer Komersial (Commodity Polymer)
Polimer komersial, yaitu polimer yang diproduksi untuk keperluan komersial dan
digunakan untuk keperuan sehari-hari sehingga harganya murah. Beberapa contoh
polimer komersial dan kegunaannya sebagai berikut
Polimer Kegunaannya
Polipropiler arpet, dan film ars
Polivinilklorida (PVC) Pipa peralon, kabel, dan bahan bangunan
Polistirena jusa dan barang mainan a
Polietilena
tol, pipa saluran, dan lapisan pengemas
b. Polimer Teknik (Enginering Polymer)
Polimer teknik, yaitu polimer yang diproduksi untuk keperluan teknik seb
harganya cukup mahal dan canggih. Polimer jenis ini banyak digunakan pada ala
transportasi, seperti mobil, ruk, kapal, dan pesawat terbang; untuk bahan bangul
ing Keahlian Teknologi dan Rekayasa (Perninatan) - 2/
Dipindai dengan CamScannerend barang-barang listrik dan elektronik, seperti televisi, komputer,
polisulfon.
industri. Contoh polimemnya adalah poliester, lon, polikarbonat, dan
Polimer Fungsional (Functional Polymer)
eater Jenis ini hanya dibuat di negara tertentu. Polimer ini bertujuan untuk
noha 'yang khusus dan diproduksi dalam skala kecil. Contoh polimemya adalah
, texturo, kevlar, biopolimer, membran, polimer penghantar arus, dan foton.
Polietilena merupakan plastik yang paling sederhana dan ieti
e merupak: paling murah. Plastik polietilena ada
dua jenis, yaitu polietilena densitas rendah (LOPE = Low Density Polyetilen) dan polietilena densitas
tinggi (HDPE = High Density Polyetiien). Diskusikan perbedaan-perbedaan dari kedua jenis plastik
tersebut dari segi kerapatan, rantai karbon, titik leleh, elastisitas, dan kegunaan.
C. Pembentukan Polimer
Polimerisasi adalah reaksi kimia yang menggabungkan dua molekul kecil atau lebih untuk
membentuk molekul yang lebih besar. Polimerisasi terbagi menjadi dua, yaitu polimerisasi adisi
dan polimerisasi kondensasi
4. Polimerisasi Adisi
Polimerisasi adisi adalah penggabungan molekul-molekul yang disebabkan oleh ikatan
rangkap. Ikatan rangkap tersebut pecah membentuk rantai molekul yang panjang dan rumus
‘empirisnya tetap. Contoh polimer adisi yang menghasilkan bermacam-macam plastik
sebagai berikut.
a. Polietilena (Politena)
nCH, = CH, --[CH,-CH, }-[ev=ck, |-[cx,-cH,]-
Monometer ¥ x oy
(tena) | 4
tunit monometer yang diulang
membentuk polimer (polietiiena)
b. Polivinil Klorida (PVC)
nCH, = CH > ~CH,-CH-CH,-CH-CH,-CH-_ygesey
| | | Slsaxiiasiatom
{
cl al a cl
‘ Pada reaksi pembentukan nilon, setiap
+ = 7 2 monomer asam-6-amincheksanoat
‘menghasilkan 1 polimer dan 1 molekul air.
Pada heteropolimer (kopolimer), setiap 2
‘monomer yang berlainan bersatu akan
dihasilkan 2 molekul air
Unit ménometer yang diulang
‘memibentuk polimer
atau
ise \H
|
PP )
2. PolimerKondensasi
Polimerisasi kondensasi adalah reaksi antara dua gugus fungsional pada molekul-
molekul yang berdekatan dan berinteraksi membentuk suatu rantai dengan melepaskan
molekul kecil (misalnya H,O atau NH,).
a. Poliamida
Polimer nilon dit
sebagai berikut.
ibentuk dari monomer asam 6-aminoheksanoat, Reaksi yang
Dipindai dengan CamScanner