0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan20 halaman

Pemrograman: Metode dan Fungsi C#

Dokumen ini membahas tentang konsep pemrograman method/fungsi, parameter, overloading method, dan modifier. Dokumen ini menjelaskan pengertian dan contoh penggunaan method, parameter, overloading method, serta jenis-jenis modifier yang dapat digunakan pada class, method, dan variabel.

Diunggah oleh

M.Ikhsan TI-A
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan20 halaman

Pemrograman: Metode dan Fungsi C#

Dokumen ini membahas tentang konsep pemrograman method/fungsi, parameter, overloading method, dan modifier. Dokumen ini menjelaskan pengertian dan contoh penggunaan method, parameter, overloading method, serta jenis-jenis modifier yang dapat digunakan pada class, method, dan variabel.

Diunggah oleh

M.Ikhsan TI-A
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KONSEP

PEMROGRAMAN
Method / Fungsi
METODE (method)
• Merupakan koleksi statemen-statemen yang dikelompokkan bersama
untuk melakukan suatu operasi
• Suatu cara untuk memecah program menjadi beberapa bagian, sehingga
ketika mengerjakan program tersebut bisa dilakukan pembagian tugas
kepada beberapa orang. Ketika kita sudah mendevelop program dalam
skala besar maka kita perlu menggunakan yang namanya method
• Ketika suatu program memanggil suatu method, maka kendali program
dipindahkan kepada method yang dipanggil. Kendali akan dikembalikan
kepada pemanggilnya setelah return dieksekusi atau kurung kurawal
penutup
• Method dapat mengembalikan nilai (return value) dengan mendefinisikan
variable kembaliannya atau tanpa nilai kembalian dengan menambahkan
statemen void
METODE (method)
• Didalam bahasa pemrograman pasti mengenal yang namanya function
dan procedure
• Procedure merupakan kumpulan source code yang disatukan dan diberi
nama tertentu
• Function merupakan kumpulan source code yang disatukan dan diberi
nama tertentu serta dapat mengembalikan nilai
• Didalam c# nama procedure dan function sudah tidak dikenal lagi, yang
ada adalah method.
• Method didalam c# dikenal method void dan method function (tanpa
void)
• Method void sama dengan procedure dan method function sama dengan
function
Method void

 Berisi sekumpulan baris program yang bertujuan untuk dapat


dipanggil berulang2 dari bagian program yang lain tanpa
mengembalikan nilai.

static void Menu()


{
[Link](“Menu Pilihan”);
[Link](“1. Segi Empat”);
[Link](“2. Segitiga”);
[Link](“3. Lingkaran”);
[Link](“Pilihan Anda : ”);
}
Contoh method void
public class CetakNilai {
static int nilai = 56;
public static void main(String args[]) { Nilai Grade = C
[Link]("Nilai ");
Grade();
}

private static void Grade() {


if ((nilai >= 0) & (nilai < 40))
[Link]("Grade = E");
else if ((nilai >= 40) & (nilai < 55))
[Link]("Grade = D");
else if ((nilai >= 55) & (nilai < 65))
[Link]("Grade = C");
else if ((nilai >= 65) & (nilai < 80))
[Link]("Grade = B");
else if ((nilai >= 80) & (nilai <= 100))
[Link]("Grade = A");
else
[Link]("Nilai salah !!!!");
}
}
Method Function

 Berisi sekumpulan baris program yang bertujuan untuk dapat


dipanggil berulang2 dari bagian program yang lain dengan
mengembalikan nilai
 Untuk membuat Method yang memiliki nilai kembalian/return
value, maka harus menghilangkan keyword void pada Method
yang dibuat dan menggantikannya dengan jenis variable
kembalian

static int Penjumlahan(int prmA, int prmB)


{
return prmA + prmB;
}
Contoh method function

public class Terbesar {


public static void main(String args[]) { Nilai tinggi adalah
[Link](“Nilai tinggi adalah : “ + : 70
Tinggi(56, 70));
}

private static int tinggi(int n1, int n2) {


int hasil = 0;
if (n1 > n2)
hasil = n1;
else if (n2 > n1)
hasil = n1;
else
[Link]("Nilai sama !!!!");
return hasil;
}
}
Method Parameter

• Variable yang didefinisikan sebagai parameter dapat digunakan


sebagai input untuk melakukan suatu proses yang akan dilakukan
didalam method
• Merupakan variable yang nilainya dapat dikirimkan dari
pemanggilnya
• Daftar parameter merujuk kepada tipe, urutan, dan jumlah
parameter dalam suatu method
• Untuk melewatkan parameter didalam c# dikenal dengan “pass by
value” dan “pass by reference”
static int Penjumlahan(int prmA, int prmB)
{
return prmA + prmB;
}
Parameter - pass by value
 Parameter pada C# secara default yang dikirimkan kedalam method
adalah nilainya, atau “pass by value”. Jadi jika ada perubahan nilai
parameter pada method tersebut tidak berpengaruh ke method

static void Main(string[] args)


{
int aa = 2;
[Link](aa);
Angka(aa);
[Link](aa);
[Link]();
}

static void Angka(int a)


{
a = 4;
}
Parameter - pass by reference
 Dengan menambahkan ref pada parameter yang akan dilewatkan
dengan reference method dan pemanggilnya

static void Main(string[] args)


{
int aa = 2;
[Link](aa);
Angka(ref aa);
[Link](aa);
[Link]();
}

static void Angka(ref int a)


{
a = 4;
}
Contoh method Parameter
public class Inkremen {
public static void main(String args[]) {
Nilai x sebelum
int x = 1;
[Link](“Nilai x sebelum
eksekusi method
eksekusi method adalah : “ + x); adalah : 1
Naik(x);
[Link](“Nilai x setelah
eksekusi method adalah : “ + x); Nilai n didalam
[Link](); method adalah 2
}

private static void Nilai(int n) { Nilai x setelah


n++; eksekusi method
[Link](“Nilai n didalam
method adalah : “ + n); adalah : 1
}
}
Contoh method Parameter
public class UjiPelewatanNilai {
public static void main(String args[]) { Sebelum pemanggilan
int num1 = 1; metode tukar num1 : 1 dan
int num2 = 2; num2 : 2
[Link](“Sebelum pemanggilan metode tukar num1 : “ +
num1 + “ dan num2 : “ + num2);
Tukar(num1, num2);
[Link](“Sebelum pemanggilan metode tukar num1 : “ +
Didalam metode tukar :
num1 + “ dan num2 : “ + num2);
Sebelum penukaran n1 : 1
[Link]();
}
dan n2 : 2
Setelah penukaran n1 : 2
private static void Tukar(int n1, int n2) {
dan n2 : 1
[Link](“Didalam metode tukar : “);
[Link](“Sebelum penukaran n1 : “ + n1 + “ dan n2 :
“ + n2);
int temp = n1; Setelah pemanggilan
n1 = n2;
n2 = temp;
metode tukar num1 : 1
[Link](“Setelah penukaran n1 : “ + n1 + “ dan n2 : “ + n2);
dan num2 : 2
}
}
Contoh Kasus

 Buatlah program dengan model project “Console Application”


Kalkulator Sederhana dengan membuat bagian program
dalam bentuk modul-modul dan dipanggil dari program
utama
 Misalnya modul untuk melakukan proses tambah, kurang, kali
dan bagi. Dipecah berdasarkan method
 Kemudian method akan dipanggil dari method utama yang
menyediakan menu untuk dapat dieksekusi pada masing-
masing method yang telah dibuat
Contoh method Parameter (Kalkulator)
------------------
MENU
1 - Penjumlahan
2 - Pengurangan
3 - Perkalian
4 - Pembagian
5 - Keluar
------------------
Masukkan Pilihan : 2
[Pengurangan]
angka 1 : 6
angka 2 : 2
------------ -
hasil : 4.0
Overloading Method
• Kemampuan untuk membuat method dengan nama
yang sama dalam sebuah class, namun dengan
parameter yang berbeda
• Dengan kemampuan ini maka ketika memanggil satu
nama method, akan secara otomatis menentukan akan
mengeksekusi mehod yang sesuai dengan parameter
private static void hitung(int num1, int num2);
private static void hitung(int num1, int num2, int
num3);
Contoh Overloading
public class UjiOverloading {
public static void main(String args[]){
[Link](“Nilai lebih besar antara 3 dan 4 Nilai lebih besar antara 3
adalah :“ + max(3, 4));
[Link](“Nilai lebih besar antara 3.0 dan dan 4 adalah : 4
5.4 adalah :“ + max(3.0, 5.4));
[Link](“Nilai lebih besar antara 3.0, 5.4
dan 10.14 adalah :“ + max(3.0, 5.4, 10.14));
[Link](); Nilai lebih besar antara 3.0
} dan 5.4 adalah : 5.4
private static int max(int n1, int n2) {
if (n1 > n2)
return n1; Nilai lebih besar antara 3.0,
else 5.4 dan 10.14 adalah : 10.14
return n2;
}
private static double max(double n1, double n2) {
if (n1 > n2)
return n1;
else
return n2;
}
private static double max(double n1, double n2,
double n3) {
return max(max(n1, n2), n3);
}
}
Pengenalan Modifier

 Modifier digunakan untuk memberikan identifikasi secara khusus


pada sebuat class, method dan variable tentang bagaimana
sebuah class, method dan variable akan diperlakukan
 Modifier dikelompokkan menjadi 2 model yaitu Access Modifer
dan Spesific Modifier
 Dari berbagai macam2 modifer tidak semua modifer dapat
digunakan pada class, method dan variable. Tergantung pada
jenis dan fungsi modifer tersebut. Ada yang hanya untuk class
dan method saja, ada yang hanya untuk method saja, dan
bahkan ada yang hanya untuk variable saja.
Macam2 Modifer
• Access Modifer  Mengatur bagaimana sebuah class, method dan variable
dapat diakses oleh bagian lainnya. Menentukan preveledge (hak akses) dan
relasi (extend atau implements) , antara lain :
a. Public  diwarisi oleh semua sub kelasnya dan dapat diakses dimana saja
b. Protected  diwarisi oleh semua sub kelasnya dan dapat diakses dalam kelas sepaket
c. Private  tidak diwarisi oleh sub kelasnya dan tidak dapat diakses kelas lain
d. Default  diwarisi oleh sub kelasnya dipaket yg sama dengan kelasnya dan dapat
diakses oleh metode dikelas yang sepaket

• Spesific Modifier  Penaturannya tergantung pada jenis modifier masing-


masing, karena setiap jenis spesific modifer berbeda fungsi dan
penempatan, antara lain :
a. Final  berlaku untuk class, method dan variable
b. Static  berlaku untuk method dan variabel
c. Abstract  berlaku untuk class dan method
d. Synchronized  berlaku untuk method
e. Native  berlaku untuk method
f. Transient  berlaku untuk class
Macam2 Modifer
No Nama Kelas Method Variable
1 abstract Kelas dapat berisi metode abstrak, Tidak ada badan metode yang didefinisikan. Tidak dapat diterapkan
kelas tidak dapat diinstaniasi, dan Metode memerlukan kelas kongkret yang
tidak mempunyai contrukctor merupakan subkelas yang akan
mengimplementasikan metode abstrak
2 final Kelas menjadi tidak dapat Metode ini tidak dapat ditimpa oleh metode di Berprilaku sebagai konstanta
digunakan untuk diturunkan pada subkelasnya
kelas yang baru
3 static Tidak dapat diterapkan Mendefinisikan metode (milik) kelas. Dengan Mendefinisikan variable (milik) kelas. Dengan
demikian tidak memerlukan instan objek untuk demikian tidak memerlukan instan objek
menjalankannya. Metode ini tidak dapat untuk menjalankannya. Variable ini dapat
menjalankan metode yang bukan static serta digunakan bersama oleh semua instan objek
tidak dapat mengacu variabel yang bukan static
4 synchronized Tidak dapat diterapkan Eksekusi dari metode ini adalah secara matual Tidak dapat diterapkan pada
exclusive diantara semua thread. Hanya satu [Link] diterapkan pada instruksi
thread pada satu saat yang dapat menjalankan untuk menjaga hanya satu thread yang
metode ini mengacu variable pada saat ini
5 native Tidak dapat diterapkan Tidak ada badan metode yang diperlukan Tidak dapat diterapkan
karena implementasi dilakukan dengan
menggunakan bahasa lain misalnya C/C++
6 volatile Tidak dapat diterapkan Tidak dapat diterapkan Variable akan diruah secara asinkron dan
compiler tidak pernah melakukan optimasi
Terima Kasih
Konsep Pemrograman
UNIJA

Anda mungkin juga menyukai