PEMATERIAN JURNALL LAGI
DESIGN GRAFIS
PENGERTIAN
Desain grafis adalah bagian dari ilmu seni visual. Secara bahasa desain grafis terdiri dari dua kata. Yaitu desain
yang berarti kerangka bentuk atau rancangan. Dan grafis yang merupakan paduan titik, garis, bidang, atau
huruf visual untuk mengomunikasikan pesan tertentu
Desain Grafis adalah aktivitas perancangan ide dan pembuatan informasi melalui sebuah media dengan
menggunakan elemen-elemen visual, seperti titik, garis, huruf, bidang, tekstur, ruang, dan warna.
desain grafis, terdapat dua jenis media yang biasa digunakan, yaitu 2 dimensi dan 3 dimensi, kalo konten di
jurnalistik sendiri biasanya kita pake yang 2 dimensi jadi bentuknya tuh kaya poster, infografis, dll.
Sejarah
Cikal bakal penerapan desain grafis dalam dunia industri dimulai di Inggris pada abad ke-19. Adalah Henry
Cole, seorang seniman sekaligus pengajar setempat yang memopulerkan pendapat tentang menggabungkan
unsur seni dalam dunia industri.
Inovasi tersebut kemudian diperkuat oleh buku karya desain grafis terbitan komunitas Arts and Crafts dengan
visual yang menarik perhatian. Khalayak Inggris menyambut inovasi baru tersebut dengan baik, membuktikan
bahwa pendapat Henry Cole mulai menjadi kenyataan.
Akhirnya, desain grafis berkembang menjadi profesi yang populer. Ini seiring dengan penggunaan media cetak
sebagai sarana memperkenalkan produk dan informasi baru. Kemudian terapannya makin luas dengan adanya
inovasi media elektronik dan digital.
FUNGSI
pada dasarnya bidang seni yang satu ini punya dua fungsi utama, yakni
1. Fungsi identifikasi
Fungsi Identifikasi merupakan proses pengenalan terhadap sesuatu. Desain grafis dapat menjadi
sebuah metode untuk menetapkan identitas dan membenamkan ingatan kepada khalayak akan
identitas tersebut.
Singkatnya di fungsi ini nantinya design yang kita buat itu akan menjadi kunci bagaimana pembaca
mendapat pesan dari design yang kita buat apakah responnya positif sehingga mereka tertarik untuk
mengetahui lebih lanjut / dapet respon yang negatif yang bahkan ga masuk ke ingatan mereka, kek
gitu. Contohnya seperti pembuatan logo
2. Fungsi intruksi
berfungsi untuk mengomunikasikan sebuah informasi yang berupa arahan atau petunjuk. Melalui
informasi tersebut, diharapkan khalayak dapat terdorong untuk merespon dan melakukan sesuatu yang
diinginkan oleh penyampainya.
nah disini tuh design grafis jadi kaya salah satu sarana untuk promosi publikasi, dan
presentasi. Dimana nanti design yang kita buat harus menarik jadi kita bisa menyampaikan
informasi secara efektif, agar mudah dipahami dan diingat. Contohnya kaya di jurnal sendiri, setiap
konten yang bakal di upload di instagram atau di media manapum selalu kita pikirin dulu “ini
enaknya gimana ya designnya, gini aneh engga, gini bagus engga” karena ya balik lagi ke itu tadi
karena kita mau bikin design yang menarik dan enak diliat biar bisa dinikmati oleh ausdiens gituu.
Unsur unsur
Garis
Unsur dasar yang diperlukan untuk membentuk sesuatu adalah garis. Tanpa
adanya garis, unsur desain yang satu dan yang lain tidak bisa terhubung
Bentuk
Bidang merupakan bentuk yang dihasilkan dari bertemunya titik awal dan akhir suatu garis
Tekstur
Tekstur adalah tampilan luar dari sebuah bentuk yang dapat dilihat atau
dirasakan.
ruang,
Ruang diperlukan untuk memperindah sebuah desain. Bayangkan jika tidak ada
jarak sama sekali, bentuk-bentuk yang ada di dalam desain akan saling
menempel.
Ukuran
Objek yang memiliki ukuran yang lebih besar atau dominan mengindikasikan
bahwa objek tersebut lebih penting dibanding objek yang berukuran kecil.
dan warna.
Warna melengkapi unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah desain Pemilihan
warna berpengaruh terhadap kesan yang diterima oleh pembaca. Pemilihan
warna dapat memengaruhi suasana hati seseorang.
Prinsip
1. Komposisi
Secara bahasa berarti penggabungan atau penataan
Setiap unsur desain grafis ditata sedemikian rupa hingga saling mendukung dan tampil sebagai
kesatuan visual yang utuh dan serasi.
2. Keseimbangan
keseimbangan tidak selalu berarti ukuran yang sama persis. Keseimbangan juga bisa diterapkan
melalui bentuk, warna, atau tekstur.
Keseimbangan dapat dilihat dari tampilan yang mantap dan tidak meninggalkan kesan ganjil.
3. Proporsi
Proporsi adalah perbandingan antara setiap unsur desain grafis. Perbandingan ini bisa diwujudkan
melalui ukuran, posisi, atau jarak (ruang)
4. Harmoni
Setiap elemen desain grafis yang ditampilkan harus serasi.
Setiap elemen desain grafis ditampilkan dalam nuansa teratur, seimbang, dan proporsional sehingga
menarik perhatian dan memberikan kesan tersendiri bagi penikmatnya.
5. Irama
merupakan cara untuk menampilkan gerak.
Dalam desain grafis dua dimensi, gambar dibuat seolah bergerak, menyesuaikan sisi psikologis
manusia yang memiliki respon natural tertentu,
Jenis jenis
klasifikasi desain grafis, yang kemudian dibedakan menurut aplikasinya.
1. Desain Identifikasi
Identifikasi berkaitan dengan fungsi desain grafis sebagai cara untuk memperkenalkan sekaligus mengingatkan
sebuah informasi kepada khalayak.
Umumnya diaplikasikan dalam dunia industri, mulai dari desain logo, materi promosi, profil perusahaan,
dan lain-lain.
2. Desain Multimedia
Multimedia berarti desain grafis memanfaatkan berbagai jenis media, sesuai dengan penempatannya.
Film animasi, iklan televisi, dan video, adalah termasuk contoh desain multimedia yang paling sering ditemui.
3. Desain Percetakan/Printing
Aplikasi desain grafis khusus untuk kebutuhan percetakan. Bisa dalam bentuk sampul buku dan tata letak
isinya, majalah, dan media cetak lainnya.
Beberapa materi publikasi juga masih menggunakan aplikasi cetak, misalnya poster, banner, pamflet, flyer,
dan sebagainya.
4. Desain Produk
Desain produk meliputi desain kemasan secara menyeluruh, baik bentuk maupun tampilan luarnya.
Kemasan ini termasuk kompartemen ukuran besar yang memuat sejumlah unit produk untuk didistribusikan.
Juga merchandise atau item-item pendukung promosi.
5. Desain Digital
Perkembangan teknologi telah sampai di ranah digital yang identik dengan penggunaan internet. Sehingga kini
kategori grafis pun bertambah dengan adanya desain antarmuka website, aplikasi, dan permainan digital
yang semuanya bersifat interaktif.