AD/ART Paskibra SMPN 1 Ciwaru
AD/ART Paskibra SMPN 1 Ciwaru
paskibradipawana
ANGGARAN DASAR
PASKIBRA DIPAWANA
Hakikat pembinaan generasi muda dalam Pembangunan Nasional Bangsa Indonesia adalah untuk
mempersiapkan (kaderisasi) penerus cita-cita perjuangan Bangsa dan berupaya untuk menjadikan
mereka sebagai manusia pembangunan yang Beriman dan berjiwa Pancasila sebagai Pandu Ibu
Pertiwi.
Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ciwaru
merupakan salah satu bagian dari generasi muda Indonesia yang senantiasa selalu terus menerus
dibina baik melalui dimensi Rohani (mental dan agama) dan Jasmani (pembinaan fisik dan disiplin).
Pembinaan tersebut bertujuan agar para generasi muda memiliki kesadaran beragama, berbangsa
dan bernegara, idealisme, patriotisme, dan harga diri serta mengembangkan kemandirian,
kepemimpinan, ilmu, keterampilan, dan semangat kerja keras serta dapat menjadi pelopor.
Atas berkat Rahmat Allah SWT dan didorong oleh kekuatan tekad dan semangat yang ikhlas serta
keinginan yang luhur agar budaya dalam persatuan dan kesatuan, persaudaraan dan kekeluargaan
sesama pemuda yang tergabung dalam satu kesatuan yang kokoh sentosa, sejahtera, dan dinamis
serta harmonis lahir dan bathin, maka kami segenap pemuda bersama-sama mengemban suatu
tugas Negara dan Sekolah (sebagai Pengibar Bendera Merah Putih) menuangkan kesadaran dan
keinginan luhur itu dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi PASKIBRA
sebagai landasan berpijak dalam melaksanakan Darma Baktinya kepada Sekolah, Masyarakat, dan
Negara tumpah darah Indonesia dengan azas Agama Islam, Pancasila, dan Undang-undang Dasar
1945.
Advertisements
REPORT THIS AD
BAB I
UMUM
Pasal 1
Organisasi ini bernama Komando Satuan Pasukan Pengibar Bendera Dipawana atau Paskibra
Dipawana
Komando Satuan Paskibra Garuda berkedudukan di SMP Negeri 1 Ciwaru yang merupakan organisasi
Kesiswaan dan sebagai salah satu kegiatan Ekstra Kurikuler di bawah OSIS (Organisasi Siswa Intra
Sekolah).
Pasal 2
Komando Satuan Pengibar Bendera SMP Negeri 1 Ciwaru didirikan tanggal 01 Januari 2010.
Pasal 3
Paskibra Dipawana SMPN 1 CIWARU berazaskan Pancasila dan berdasarkan Undang-undang Dasar
1945.
Pasal 4
Komando Satuan Pasukan Pengibar Bendera bersifat intra sekolah karena berada di bawah naungan
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam bentuk kegiatan Ekstrakurikuler dimana OSIS sendiri
merupakan wadah yang menampung kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler sekolah sebagai penunjang
kurikulum.
Pasal 5
Lambang Organisasi
Lambang Komando Satuan Pasukan Pengibar Bendera sebagaimana terlampir mengandung syarat
makna dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejuangan,budaya daerah, wiyata mandala dan
digunakan bersama-sama dengan lambang Sekolah serta lambang ini juga dijadikan dasar dari
bentuk Lencana.
Pasal 6
Pembinaan
Komando Satuan Pasukan Pengibar Bendera secara langsung dibina oleh seorang Guru yang
mendapatkan SK atau Surat Tugas sebagai Pembina PASKIBRA oleh Kepala Sekolah di bawah
pengawasan Pembina OSIS.
BAB II
Pasal 7
Maksud
Komando Satuan Pasukan Pengibar Bendera Garuda SMP NEGERI 1 CIWARU didirikan dengan
maksud memberikan sarana pembinaan generasi muda khususnya Siswa/i untuk menampung dan
menyalurkan aspirasi dan potensinya sebagai wujud kepedulian terhadap wawasan kebangsaan dan
bernegara.
Pasal 8
Tujuan
Menghimpun dan membina para anggota agar menjadi warga Smp Negeri 1 Ciwaru sekaligus
sebagai warga negara Indonesia yang ber-Pancasila, setia dan patuh, serta dapat menjadi Pandu Ibu
Pertiwi yang beriman dan bertaqwa.
Mengamalkan pemahaman Keagamaan, Pancasila, dan Undang-undang Dasar 1945 secara konsisten
dan bertanggung jawab.
Membina watak, memelihara dan menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan, persatuan
dan kesatuan serta memupuk rasa tanggung jawab dan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara.
Mempersiapkan siswa/ siswi yang memiliki pengetahuan, sikap disiplin, fisik dan mental serta
berwawasan kebangsaan agar dapat melaksanakan wujud pengabdian kepada bangsa dan Negara
dengan tetap mengacu pada tujuan pendidikan nasional
Sebagai wadah penyaluran potensi siswa siswi dalam rangka mewujudkan hak dan kewajiban warga
Negara dalam bela Negara
BAB III
KEPENGURUSAN
Pasal 9
Persyaratan
Pengurus dalam Komando Satuan Pasukan Pengibar Bendera adalah siswa/i Smp Negeri 1 Ciwaru
kelas 7 (tujuh), kelas 8 (delapan) dan kelas 9 (sembilan) yang terlibat aktif sebagai anggota Paskibra
sejak dikukuhkannya menjadi anggota Paskibra.
Pasal 10
Jangka Waktu
Pengurus Komando Satuan Paskibra di Smp Negeri 1 Ciwaru memiliki masa kerja selama satu
periode yakni satu tahun.
Pergantian pengurus dilakukan pada bulan Januari setiap periode melalui Musyawarah Besar
(Mubes).
Pasal 11
Struktur Pengurus
Komando Satuan Paskibra dipimpin oleh seorang Komandan Satuan dengan dibantu oleh satu orang
wakil komandan satuan, dan dibantu tiga bidang yang masing masing bidang membawahi beberapa
seksi. Bidang tersebut yakni Bidang Operasional, Bidang Administrasi dan personalia (Minpers) dan
Bidang Pemeliharaan dan Perawatan) Harwat.
Komandan dipilih oleh seluruh anggota Paskibra yang hadir dalam Musyawarah Besar (Mubes)
dengan suara terbanyak.
Pengurus Organisasi Paskibra bertanggung jawab kepada sekolah melalui mekanisme musyawarah
besar
Pasal 12
Perubahan terhadap struktur pengurus dapat dilakukan jika memang diperlukan berdasarkan
kebutuhan dan fungsinya melalui kesepakatan dalam Mubes.
Secara teknis perubahan struktur pengurus dalam Mubes dipimpin langsung oleh Komandan terpilih
atau pengurus yang baru.
BAB IV
KEANGGOTAAN
Pasal 13
Persyaratan Anggota
Anggota Paskibra adalah Siswa/i SMP Negeri 1 Ciwaru kelas VII, VIII, dan IX yang telah terdaftar
menjadi anggota dan telah mengikuti pelantikan serta dikukuhkan.
Keanggotaan berakhir bila anggota yang bersangkutan tidak lagi menjadi siswa atau secara sengaja
dan sadar mengundurkan diri, dan atau meninggal dunia.
Pasal 14
Kenaikan Tingkat
Kenaikan tingkat dalam keanggotaan Paskibra dilakukan sebanyak tiga tahapan dengan melalui
kegiatan Pelantikan.
Tingkat pertama yakni kelas VII disebut Remaja mendapatkan lencana berwarna Putih.
Tingkat kedua yakni kelas VIII disebut Madya mendapatkan lencana berwarna Hijau
Tingkat ketiga yakni kelas IX disebut Muda mendapatkan lencana berwarna Merah.
Pasal 15
Bertanggung jawab melaksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih pada setiap Hari-hari Besar
Nasional.
Memfasilitasi dan membantu kesiapan petugas upacara untuk pengibaran Bendera Merah Putih
pada setiap Hari Senin.
Mengikuti lomba TUB dan PBB yang diselenggarakan oleh instansi di luar sekolah.
Menentukan kebijakan dan peraturan serta perubahan terhadap bentuk kegiatan Upacara di Sekolah
berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang berlaku.
Sebagai organisasi sekolah, maka organisasi ini berhak mendapatkan fasilitas dan dana kegiatan
sesuai dengan kebutuhan.
Memiliki wewenang untuk dapat mengatur dan melaksanakan kepentingan keorganisasian secara
mandiri dengan sepengetahuan pihak sekolah
Melaksanakan dan membantu terlaksananya kegiatan dan program di SMP Negeri 1 Ciwaru ;
Membantu terlaksananya kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan di lingkungan sekolah
dan di lingkungan masyarakat ;
BAB V
KEUANGAN
Pasal 16
Dana organisasi Paskibra diperoleh dari sekolah yakni SMP Negeri 1 Ciwaru
Uang Kas yang diperoleh dari sumbangan wajib setiap anggota Paskibra.
Dalam kondisi tertentu diperlukan penggunaan dana secara Swadaya (dana pribadi) dari setiap
anggota Paskibra.
Sumbangan Dari sumber lain yang tidak mengikat serta usaha-usaha lain yang sah.
BAB VI
Pasal 17
Musyawarah
Dalam Organisasi Paskibra Smp Negeri 1 Ciwaru kekuasaan tertinggi dipegang oleh Musyawarah
Besar (Mubes) dengan memiliki kewenangan untuk :
Memilih, mengangkat, dan atau memberhentikan pengurus Paskibra Smp Negeri 1 Ciwaru.
Menyusun pokok-pokok rencana kerja atau program kerja tahunan Organisasi Paskibra Smp Negeri 1
Ciwaru..
Musyawarah Besar diselenggarakan satu kali selama satu tahun atau satu periode kepengurusan.
Pasal 18
Program Kerja
Program Jangka Pendek, berisi kegiatan yang dilakukan dalam waktu tertentu dan rutin.
Program Jangka Panjang, berisi kegiatan yang dilakukan dalam waktu tertentu dan dilaksanakan
hanya satu kali selama satu periode kepengurusan.
BAB VII
LAPORAN
Pasal 19
Laporan Pertanggungjawaban
Komandan Satuan Paskibra bersama pengurus lainnya wajib membuat laporan perkembangan
organisasi dan laporan pertanggungjawaban kegiatan, keuangan serta daftar inventaris, kemudian
disampaikan dalam Musyawarah Besar.
BAB VIII
Pasal 20
Anggaran Rumah Tangga menjelaskan dan mengatur hal-hal yang tidak diatur dalam Anggaran
Dasar.
Anggaran Rumah Tangga dibuat oleh Pengurus dan disahkan dalam Musyawarah Besar (Mubes).
Dalam keadaan yang sangat memerlukan perubahan, Pengurus dapat mengubah Anggaran Rumah
Tangga dan berlaku sampai disahkan oleh Pembina dan Kepala Sekolah.
BAB IX
PERUBAHAN
Pasal 21
Rencana perubahan Anggaran Dasar diusulkan oleh Pengurus dan harus sudah tercantum dalam
acara Mubes.
Perubahan Anggaran Dasar dinyatakan sah apabila diputuskan oleh sekurang-kurangnya dua pertiga
dari jumlah anggota Mubes yang hadir
BAB X
PENUTUP
Pasal 22
Penutup
Anggaran Dasar ini ini telah disahkan dan ditetapkan oleh Mubes ke-5 yang berlangsung pada
tanggal 24 Januari 2014, dan dinyatakan mulai berlaku sejak di tetapkan.
Setelah Anggaran Dasar ini ditetapkan, Anggaran Dasar sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi.
ANGGARAN RUMAH TANGGA
BAB I
KEANGGOTAAN
Pasal 1
Batas Keanggotaan
Meninggal dunia, maka sejak saat itu secara otomatis hak dan kewajibannya dicabut tetapi segala
atribut ke-PASKIBRA-an tetap menjadi milik anggota bersangkutan.
Bagi anggota yang menyatakan berhenti, maka seluruh atributnya harus diserahkan kepada
organisasi PASKIBRA dan menjadi milik sekolah.
Diberhentikan oleh pengurus atas persetujuan Musyawarah Besar atau Musyawarah Luar Biasa
karena melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
Anggota yang dinyatakan telah lulus dari Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ciwaru, tidak lagi
menjadi anggota tetapi menjadi Alumni dan segala atribut ke-PASKIBRA-an tetap menjadi milik
anggota bersangkutan.
BAB II
Pasal 2
Kewajiban Anggota
Mentaati dan melaksanakan ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
serta ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh pengurus organisasi
Membayar iuran atau uang kas keanggotaan dan biaya lainnya berdasarkan hasil musyawarah.
Membantu pengurus melaksanakan program kerja organisasi dalam rangka pencapaian tujuan
organisasi.
Menjunjung tinggi, memahami, menghayati dan mengamalkan ideologi Negara Pancasila dan
Undang-Undang Dasar 1945.
Menjadi teladan bagi masyarakat dalam penampilan sikap hormatnya kepada bendera Sang Merah
Putih, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Presiden, Wakil Presiden, lambang-lambang kenegaraan,
pejabat-pejabat tinggi Negara, pejabat Negara lainnya, serta Guru dilingkungan sekolah.
Mematuhi semua peraturan atau ketentuan yang berlaku baik di lingkungan Paskibra Dipawana
SMPN 1 Ciwaru atau Lingkungan Sekolah masing-masing maupun masyarakat umum.
Pasal 3
Hak Anggota
Memiliki hak suara dan hak bicara dalam kegiatan Musyawarah Besar (Mubes)
Mengeluarkan pendapat, mengajukan usul, saran kritik yang sifatnya membangun baik secara lisan
ataupun tertulis
Memilih dan dipilih serta menduduki jabatan dalam kepengurusan berdasarkan ketentuan.
BAB III
WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB PENGURUS
Pasal 4
Pembina
Memberikan saran pertimbangan kepada pengurus diminta atau tidak dalam melaksanakan kegiatan
organisasi sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga.
Pasal 5
Pengurus
Menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak dalam pencapaian tujuan organisasi
Menetapkan segala ketentuan yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga.
BAB IV
Pasal 6
Rapat Kerja
Rapat Kerja dapat dilaksanakan sewaktu-waktu dan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
tahun. Rapat kerja diadakan untuk :
Pembina
Kepala bidang
Anggota
Pasal 7
Rapat Koordinator Bidang diadakan sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan dan sekurang-
kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
BAB V
Pasal 8
Keuangan
Ketentuan mengenai iuran bulanan (uang kas anggota), iuran swadaya, dan tata cara pengurusannya
ditetapkan dengan Keputusan Komandan.
Iuran bulanan dan pendapatan lain yang sah digunakan untuk membiayai semua kegiatan organisasi
Setiap pembiayaan yang digunakan untuk kegiatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) pasal ini
harus dipertanggungjawabkan dalam Rapat Kerja.
Pasal 9
Dewan Pengurus membuat laporan bulanan dan pada akhir tahun kepengurusan dilaporkan dan
disampaikan kepada seluruh anggota melalui Musyawarah Besar.
BAB VI
PENUTUP
Pasal 10
Anggaran Rumah Tangga ini dinyatakan berlaku setelah mendapat persetujuan dan kesepakatan
dalam Musyawarah Besar
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan oleh Dewan Pengurus
dengan Surat Keputusan sepanjang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran
Rumah Tangga.
Ditetapkan di : Ciwaru
Ditetapkan di : Ciwaru
Atas berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, berdirilah organisasi Komando Satuan Paskibra SMP N
8 Rangkasbitung, yang sering dikenal dengan nama Paskibra SMP N 8 Rangkasbitung.
Perjuangan demi perjuangan telah dilalui bersama yang membuat Paskibra semakin dewasa dan
semakin kompleks baik dari kegiatan maupun dari personilnya.
Bertitik tolak dari itu semua, diperlukan suatu Anggaran Dasar / Rumah Tangga yang mengatur
segala derap dan langkah Paskibra menuju yang lebih baik.
Segala puji bagi Tuhan Yang Menguasai Jagad Alam Raya Ini, tersusunlah suatu Anggaran Dasar /
Rumah Tangga yang diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh personil Paskibra.
BAB I
1. Organisasi ini bernama Komando Satuan Paskibra SMP N 8 Rangkasbitung yang dikenal dengan
nama PaskibraSMP N 8 Rangkasbitung berkedudukan di [Link] Kolelet KM [Link]. Lebak
2. Paskibra disahkan menjadi kegiatan Ekstra Kurikuler oleh ______ yang merupakan
___________ ,pada tanggal ________ hari _____ pukul ____ WIB
BAB II
Pasal 2
Pasal 3
Paskibra merupakan Organisasi Kemasyarakatan dan bukan Organisasi sosial Politik manapun juga
dan tidak menjalankan kegiatan Politik
BAB III
Pasal 4
Paskibra mempunyai tujuan :
a. Menghimpun dan membina para anggota agar menjadi Warga Negara Indonesia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berjiwa Pancasila setia dan patuh pada Negara
Kesatuan Republik Indonesia dan menjadi pandu ibu pertiwi.
Pasal 5
b. Wadah pembinaan dan pengembangan potensi anggota sesuai dengan kebijaksanaan Pemerintah
dan Peraturan Perundang – undangan.
BAB IV
Pasal 6
Kode Etik Paskibra berbentuk ikrar yang disebut Ikrar Putra Indonesia.
Pasal 7
1. Lambang Paskibra adalah bunga teratai yang dilingkari rantai berbentuk bulatan dan belah
ketupat berjumlah 16 pasang, dan semua itu berada didalam bangun segi lima yang terdapat tulisan
Pasukan Pengibar Bendera.
a. 60 X 60 cm bergambar lambang Paskibra terletak disebelah kiri dari bendera Merah Putih.
Pasal 8
1. Semua atribut yang berhubungan dengan Paskibra tidak dibenarkan dipakai atau dimiliki selain
anggota Paskibra atau pengurus paskibra.
2. Semua atribut yang telah diberikan kepada anggota harus dicatat dalam administrasi organisasi.
BAB V
Pasal 9
a. Anggota Biasa
1. Pelajar SMP N 8 Rangkasbitung yang pernah bertugas sebagai anggota pasukan pengibar bendera
di sekolah pada tanggal 17 Agustus.
2. Telah menjalani Pelantikan Paskibra di sekolah yang dibuktikan dengan sertifikat atau keterangan
telah mengikuti pelantikan.
3. Mendaftarkan diri.
1. Pelajar SMP N 8 Rangkasbitung yang pernah bertugas sebagai petugas pengibar bendera di
kecamatan pada tanggal 17 Agustus.
c. Anggota kehormatan
2. mereka yang berjasa, berpartisipasi aktif dan nyata kepada Paskibra yang ditetapkan melalui
musyawarah pengurus.
d. Anggota Istimewa
Pelajar SMP N 8 Rangkasbitung yang pernah bertugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera
Pusaka ( Paskibraka ) di tingkat Nasional, Propinsi, Kabupaten / Kotamadya pada tanggal 17 Agustus
serta telah menjalani latihan Gladian Sentra Nasional / Daerah yang dibuktikan dengan sertifikat.
Pasal 10
2. Keanggotaan Paskibra adalah seumur hidup, terhenti apabila yang bersangkutan meninggal dunia
atau melanggar Anggaran Dasar / Rumah Tangga dan peraturan – peraturan lainnya.
3. Dalam hal melangggar peraturan organisasi, pemberhentian anggota hanya dapat dilakukan
melalui musyawarah atau sidang.
4. sebelum dinyatakan diberhentikan, anggota yang bersangkutan diberi kesempatan membela diri
dalam musyawarah ataupun sidang.
Pasal 11
1. Seluruh Anggota mempunyai kewajiban menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan organisasi,
sekolah bangsa dan negara Indonesia serta mentaati Anggaran Dasar / Rumah Tangga serta
peraturan – peraturan lainnya.
2. Anggota biasa dan istimewa mempunyai hak bicara, hak suara dan hak dipilih untuk menjadi
pengurus.
3. Anggota luar biasa hanya mempunyai hak bicara terbatas yakni hanya berhak memberi nasehat,
saran, kritik, ataupun masukan yang membangun kepada pengurus dan tidak berhak mengumpulkan
masa ataupun membuat kegiatan lainnya tanpa persetujuan Komandan Satuan ( Dansat )
4. Seluruh anggota berhak menghadiri seluruh kegiatan yang diadakan oleh pengurus Paskibra.
BAB VI
Kepengurusan Organisasi
Pasal 12
1. Masa bakti pengurus hanya satu tahun, setelah itu boleh dipilih kembali dan harus mendapat
persetujuan dari Kepala Sekolah SMP N 8 Rangkasbitung
2. Masa bakti pengurus dimulai dari tanggal 17 Agustus dan diakhiri 17 Agustus tahun berikutnya.
3. Pengurus harus berasal dari Siswa – siswiSMP N 8 Rangkasbitung kelas 1 dan kelas 2, sedangkan
kelas 3 tidak diperbolehkan duduk dalam kepengurusan.
4. Pengurus berkewajiban menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan organisasi, sekolah, bangsa
dan negara Indonesia, serta berkewajiban untuk menyusun program kerja selama masa bakti serta
menjalankannya dengan penuh rasa tanggung jawab.
5. Pengurus berhak untuk menjalankan organisasinya sesuai dengan Anggaran Dasar / Rumah
Tangganya tanpa ada campur tangan dari pihak manapun.
BAB VII
Pasal 13
Koordinator Paskibra berasal dari Dewan Guru yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah
SMP N 8 Rangkasbitung
Pasal 14
1. Pembina Operasional dipilih, ditunjuk, dan ditentukan oleh anggota biasa dan istimewa melalui
musyawarah dan disahkan oleh Kepala sekolah SMP N 8 Rangkasbitung
2. Masa bakti pembina operasional adalah 5 tahun, jika dalam masa baktinya ada hal kesalahan yang
dibuatnya maka pengurus berhak memberhentikan melalui musyawarah.
BAB VIII
Pasal 15
a. Musyawarah tahunan
b. Musyawarah koordinasi
2. Musyawarah tahunan diadakan sekali dalam setahun, merupakan forum tertinggi yang
mempunyai wewenang :
Memberhentikan pengurus lama dan memilih, mengangkat serta menetapkan pengurus baru.
3. Musyawarah koordinasi dapat dilakukan sewaktu – waktu untuk berkoordinasi antar pengurus
dengan pengurus, antar pengurus dengan anggota, antar pengurus dengan organisasi lain, dan antar
pengurus dengan pihak sekolah, serta antar pengurus dengan pihak Purna Paskibraka Indonesia
kabupaten Lebak.
4. Pengurus berhak untuk mengadakan sidang guna mengadili anggota yang melanggar peraturan
serta berhak untuk memberhentikan keanggotaan.
Pasal 16
2. Bila setelah diupayakan dengan bersungguh – sungguh namun musyawarah untuk mencapai
mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.
3. Musyawarah dianggap sah apabila jumlah anggota yang hadir mencapai 50 % lebih satu orang .
4. Keputusan yang diambil secara suara terbanyak dianggap sah apabila jumlah anggota yang setuju
mencapai 50 % lebih satu orang dari jumlah anggota yang hadir.
BAB IX
Keuangan Organisasi
Pasal 17
c. Sumber lain yang sah dan tidak mengikat serta tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar /
Rumah Tangga serta peraturan perundang – undangan.
BAB X
Pelindung :
Pembina : 1.
2.
Pelatih : 1.
2.
B MATERI
Adapun materi KEGIATAN BASIS (CAPAS) PERINTIS PEMUDA DAN PEMUSATAN LATIHAN
· Pengetahuan Khusus:
ü Bendera Negara
ü Lambang Negara
ü Lagu Kebangsaan
· Pengetahuan Umum:
ü Sejarah Negara
· Kepemimpinan:
ü Sikap
ü Disiplin
ü Lingkungan Keluarga
ü Lingkungan Masyarakat
· Keorganisasian:
ü Perencanaan
ü Pengorganisasian
ü Pengawasan
ü Kerjasama
ü Pelaporan
ü Persuratan
ü Personalia
ü Pengambilan Keputusan
ü Keuangan
ü Protokoler
· Wawasan Berpikir:
ü Kelembagaan
ü Kenegaraan
ü Akademis
PROGRAM KERJA
SMP N 8 Rangkasbitung
TAHUN 200_/200_
BAB I
PENDAHULUAN
A. UMUM
Dalam rangka membangun manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang tinggi mental, moral,
budi pekerti dan bertaqwa kepada Tuhan YME, hal ini sesuai dengan GBHN dan UUD 1945 serta
falsafah negara Pancasila, ” bahwa Pembangunan nasional mencakup pembangunan pisik, materiil
dan non pisik (mental spritual)”. Pembangunan Nasional bertujuan untuk mewujudkan suatu
masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spritual berdasarkan Pancasila di dalam
wadah negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan
rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tertib dan damai.
Dalam GBHN yang merupakan pola umum Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa generasi
muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan, perlu
ditingkatkan pembinaan dan pengembangannya. Serta diarahkan menjadi kader penerus perjuangan
bangsa dan manusia pembangunan yang berjiwa Pancasila. Selanjutnya dikatakan bahwa pembinaan
generasi muda dilakukan secara nasional dan terpadu, yang merupakan tanggung jawab bersama
antara orang tua, keluarga dan masyarakat serta pemerintah.
Pengembangan kepeloporan pemuda dalam pembangunan bangsa dan negara harus diupayakan
agar pemuda memiliki jiwa kejuangan, keperintisan, kepekaan terhadap lingkungan, disiplin dan
sikap mandiri serta memiliki sifat yang bertanggung jawab, sehat, cerdas, patriotik, kreatif, produktif,
inovatif,ulet, tangguh, jujur serta berani dan rela berkorban dengan dilandasi oleh semangat Cinta
tanah air.
Masalah pembinaan dan pengembangan generasi muda merupakan salah satu masalah universal
yang dihadapi oleh manusia sejak zaman dahulu dan akan terus berlangsung sampai akhir zaman.
Dalam kurun waktu apapun para orang tua mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan putra-
putrinya menjadi anggota masyarakat yang baik, menjadi penerus dari generasi sebelumnya.
Selaras dengan permasalahan di atas atau pembangunan nasional, sudah barang tentu tidak terlepas
dari masalah pendidikan, karena pada hakekatnya terlaksananya pendidikan merupakan manifestasi
dari pembangunan itu sendiri.
Menyimak permasalahan di atas dan melihat kenyataan yang ada dalam masyarakat maka peran
pendidikan non formal atau pendidikan luar sekolah sangat dibutuhkan kehadirannya, terutama
dalam menyiapkan generasi muda sebagai generasi penerus dalam segala bidang, baik penerus cita-
cita perjuangan bangsa dan negara, penerus pembangunan, penerus kelestarian dan kejayaan
bangsa pada masa yang akan datang.
Salah satu materi pembinaan Kesiswaan di sekolah yang tercantum dalam Keputusan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0461/U/ 1984 tentang Pembinaan Kesiswaan adalah
Pendidikan Pendahuluan Bela Negara yang diselenggarakan di sekolah, seperti pembentukan
Pasukan Pengibar Bendera Sekolah (Paskibra) dengan kegiatan yaitu Peraturan Baris-berbaris (PBB),
Tata Upacara Bendera (TUB) serta Latihan Kepemimpinan Siswa Tingkat Perintis yang bertujuan
menanamkan disiplin, mempertebal rasa dan semangat kebangsaan, Patriotisme serta sikap
kepemimpinan dan rasa tanggung jawab yang tinggi bagi para siswa sehingga diperoleh sikap lahir
(ketegapan, ketangkasan, kelincahan dan kerapian) dan sikap bathin (ketaatan, keikhlasan
berkorban, kesetiakawanan dan rasa persatuan dan kesatuan) dikalangan para siswa sehingga dapat
mencapai tujuan yang diharapkan.
Maksud : Agar siswa anggota Paskibra yang merupakan insan-insan pengamal Pancasila dapat
menerapkan dalam kehidupan [Link] sedini mungkin Pasukan Pengibar
Bendera Sekolah yang akan bertugas, yang merupakan suatu kebanggaan bagi anggota Paskibra
Sekolah dalam melaksanakan tugas tersebut.
Tujuan : Mewujudkan kebiasaan hidup ber-Pancasila dengan keluarga bahagia, ditata atas dasar
filsafah dan pandangan hidup bangsa, untuk mengembangkan sikap positif seperti Ketaqwaan
kepada Tuhan Yang Maha Esa, tertib, disiplin, gotong royong dan kekeluargaan.
C. SISTIMATIKA
I. Pendahuluan
II. Bidang Administrasi dan Organisasi
V. Penutup
BAB II
BAB III
Peningkatan mutu dan jumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera SMP N 8 Rangkasbitung
Menyelenggarakan latihan rutin, orientasi dan pembinaan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera
SMP N 8 Rangkasbitung
Mempersiapkan Kegiatan upacara Pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera SMP N 8
Rangkasbitung yang telah selesai mengikuti Latihan Kepemimpinan tingkat capas.
Mempersiapkan personil upacara dalam pelaksanaan Hari Besar Nasional ataupun kegiatan yang
diselenggarakan oleh Sekolah.
a) Mengikuti Lomba Ketangkasan Baris-berbaris tingkat SMP se-kabupaten maupun se-propinsi, yang
diselenggarakan oleh Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) tingkat daerah ataupun Propinsi.
b) Mengikuti Lomba Tata Upacara Bendera tingkat SMP se-kabupaten maupun se-propinsi.
c) Mengikuti Lomba Gerak jalan dalam rangka Hari Besar Nasional yang diselenggarakan oleh Panitia
Hari Besar Nasional Kota ataupun Organisasi Kepemudaan di kabupaten maupun propinsi.
d) Mengikuti kegiatan Latihan Gabungan Pasukan Pengibar Bendera sekolah se-Kabupaten maupun
antar sekolah.
BAB IV
BIDANG UMUM
Mengadakan kegiatan keagamaan dan bakti sosial yang dapat meningkatkan sikap dan pribadi
anggota dalam kehidupan sehari-hari.
Memonitor, meneliti pelaksanaan seluruh kegiatan yang telah disusun selama setahun.
Mengevaluasi seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dalam setahun dan mengarsipkan seluruh
kegiatan tersebut dalam sebuah laporan.
BAB V
PENUTUP
Demikian Program Kegiatan Pasukan Pengawal Pengibar Bendera (PASKIBRA) SMP N 1SMP N 8
Rangkasbitung disusun dengan harapan kiranya dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan kegiatan
dan penyusunan Program Kerja mendatang.
Selain itu diharapkan adanya hubungan kerja sama yang serasi, selaras, saling mengisi secara gotong
royong dalam lingkungan sekolah dan masyarakat.
Akhirnya kami mengharapkan agar program kerja ini dapat mencapai sasaran yang diinginkan serta
segala hambatan dan kekurangan dapat di atasi bersama.
Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan Hidayah-NYA kepada kita semua untuk dapat
melaksanakan tugas mendidik generasi muda dengan sukses demi kepentingan masyarakat, bangsa
dan negara Indonesia.
KELAS 1
Pengetahuan khusus :
Bendera Negara
Lambang Negara
Lagu Kebangsaan
Pengetahuan Umum :
Sejarah Negara
Sejarah Paskibra dan Paskibraka
Kepemimpinan :
Sikap
Disiplin
Lingkungan Keluarga
Lingkungan Masyarakat
KELAS 2
Ø Pengetahuan khusus :
Bendera Negara
Lambang Negara
Lagu Kebangsaan
Ø Pengetahuan Umum :
Sejarah Negara
Ø Keorganisasian :
Perencanaan
Pengorganisasian
· Pengawasan
· Kerjasama
· Pelaporan
· Persuratan
· Personalia
· Pengambilan Keputusan
· Keuangan
· Protokoler
· Ø Wawasan Berpikir :
· Kelembagaan
· Kenegaraan
· Akademis
KELAS 3
Ø Pengetahuan khusus :
Bendera Negara
Lambang Negara
Lagu Kebangsaan
Ø Pengetahuan Umum :
Sejarah Negara