SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) TERAPI BERMAIN
“MEWARNAI GAMBAR”
OLEH :
Ni Kadek Dwi Oktaviani (22089142029)
Putu Indah Wahyu Lestari (22089142034)
Kadek Ayu Krisna Dewi (22089142040)
Putu Nita Mawarni (22089142045)
I Made Artha Putra Widana (22089142059)
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BULELENG
2022
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) TERAPI BERMAIN
“MEWARNAI GAMBAR”
1. Pengantar
Topik : Terapi Bermain Pada Anak Di RSUD Sanjiwani Gianyar
Sub Topik : Terapi Bermain Pada Anak
Tempat : Ruang Poliklinik Anak RSUD Sanjiwani Gianyar
Hari/Tanggal : Senin, 14 November 2022
Waktu/Jam : 1 x 35 menit / -
Sasaran : 1. Anak yang di rawat di ruang Poliklinik Anak
2. Tidak mempunyai keterbatasan fisik yang dapat
menghalangi proses terapi bermain
3. Kooperatif dan mampu mengikuti proses kegiatan
sampai selesai
4. Tidak dalam kondisi kritis Pemateri : Mahasiswa
profesi ners STIKes Buleleng
2. Tujuan Umum
Setelah mengikuti terapi bermain diharapkan dapat meminimalkan
dampak stress hospitalisasi pada anak.
3. Tujuan Khusus
Setelah mendapatkan terapi bermain satu (1) kali diharapkan anak mampu :
1. Bisa merasa tenang selama dirawat.
2. Anak bisa merasa senang dan tidak takut lagi dengan dokter dan perawat
3. Mau melaksanakan anjuran dokter dan perawat
4. Anak menjadi kooperatif pada perawat dan tindakan keperawatan
5. Kebutuhan bermain anak dapat terpenuhi
6. Dapat melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan yang normal
7. Dapat mengekspresikan keinginan, perasaan, dan fantasi anak terhadap
suatu permainan
8. Dapat mengembangkan kreativitas melalui pengalaman bermain yang tepat
9. Agar anak dapat beradaptasi lebih efektif terhadap stress karena sakit
10 Anak dapat merasakan suasana yang nyaman dan aman seperti dirumah
Sebagai alat komunikasi antara perawat – klien.
4. Materi Ajar
1. Pengertian mewarnai
2. Keuntungan mewarnai
3. Metode mewarnai
4. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mewarnai
5. Metode
1 Anak diberi penjelasan tentang prosedur pelaksanaan terapi bermain yang
meliputi waktu kegiatan, cara membuat, serta hal-hal lain yang terkait
dengan program terapi bermain.
2 Diawal permainan, anak diperkenalkan dengan kertas bergambar dan
crayon, lalu diberikan penjelasan mengenai cara permainannya .
3 Setelah itu dengan panduan leader, anak diberi contoh bagaimana cara
mewarnai yang baik dan benar seperti contoh.
4 Fasilitator mendampingi dan mengarahkan anak selama bermain mewarnai
gambar.
5 Ibu dapat berperan sebagai fasilitator, tetapi tidak boleh ikut terlibat dalam
kegiatan permainan.
6 Setelah waktu yang ditentukan untuk terapi bermain habis, anak
dipersilahkan untuk berhenti, dan diberikan pujian atas keterlibatan anak
selama terapi bermain berlangsung.
7 Observer melakukan pengamatan dan memberikan evaluasi terhadap
perilaku anak dan proses jalannya terapi bermain.
8 Setelah anak selesai mewarnai, anak diharapkan untuk dapat menyebutkan
tentang benda yang dia warnai.
9 Pada akhir kegiatan diberikan pengumuman hasil mewernai terbaik seperti
contoh dan memberikan reward.
10 Kemudian fasilitator mengembalikan hasil karya mereka dan memberikan
pujian kepada semua peserta sebagai reward.
6. Media
1. Crayon/ pensil warna
2. Kertas bergambar
3. Lembar penilaian
7. Pengorganisasian
1. Penyaji : Kadek Ayu Krisna Dewi
2. Moderator : I Made Artha Putra Widana
3. Operator Dan Evaluator : I Made Artha Putra Widana dan Kadek
…Ayu Krisna Dewi
4. Motivator : Putu Indah Wahyu Lestari
5. Fasilitator : Putu Nita Mawarni
6. Notulen : Ni Kadek Dwi Oktaviani
8. Kegiatan Penyuluhan
NO FASE KEGIATAN
Penyuluh Peserta
1 Pembukaan 5 [Link] kegiatan [Link]
menit
dengan mengucapkan salam
salam.
[Link] diri [Link]
[Link] tujuan [Link]
dari terapi bermain
[Link] waktu anak [Link]
dan orang tua
2 Pelaksanaan (Isi) [Link] [Link]
20 menit
tentang :
-Pengertian mewarnai
-Keuntungan bermain
mewarnai
-Metode mewarnai
-Hal yang perlu
diperhatikan
[Link] tata cara [Link]
pelaksanaan terapi
bermain mewarnai
kepada anak
[Link]
kesempatan kepada 3. Bertanya
anak untuk bertanya
jika belum jelas
[Link] kertas
bergambar dan crayon [Link] saat
[Link] menerima
mendampingi anak peralatan
dan memberikan [Link] untuk
motivasi kepada anak .mewarnai
[Link] kepada .gambar
anak apakah telah [Link]
selesai mewarnai pertanyaan
gambar
[Link] anak
bahwa waktu yang 7. Mendengarkan
diberikan telah selesai
.
[Link] pujian [Link]
terhadap anak yang
mampu mewarnai
gambar sampai selesai
3 Evaluasi 7 menit [Link] anak untuk 1. Menceritakan
menyebutkan apa yang
diwarnai
[Link] nama 2. Gembira
anak yang dapat
mewarnai dengan
contoh
[Link] reward
kepada seluruh peserta 3. Gembira
4 Terminasi 3 menit [Link] motivasi [Link]
dan pujian kepada
seluruh anak yang telah
mengikuti program
terapi bermain
[Link] terima [Link]
kasih kepada anak dan
orang tua
[Link] salam [Link]
penutup salam
9. Kriteria Evaluasi
1. Evalusi Struktur
a. Anak hadir di ruangan minimal 6 orang.
b. Penyelenggaraan terapi bermain dilakukan di ruang Poliklinik Anak
RSUD Sanjiwani Gianyar
c. Pengorganisasian penyelenggaraan terapi dilakukan sebelumnya
2. Evaluasi Proses
a. Anak antusias dalam kegiatan mewarnai gambar
b. Anak mengikuti terapi bermain dari awal sampai akhir
c. Tidak terdapat anak yang rewel atau malas untuk mewarnai gambar
3. Kriteria Hasil
a. Anak terlihat senang dan gembira
b. Kecemasan anak berkurang
c. Mewarnai gambar sesuai dengan contoh
d. Anak mampu menyebutkan warna yang dipakai
Materi Bermain Mewarnai
a. Definisi Materi Bermain Mewarnai
Mewarnai adalah proses memberi warna pada suatu media. Mewarnai
gambar diartikan sebagai proses memberi warna pada media yang sudah
bergambar. Mewarnai gambar merupakan terapi permainan yang kreatif
untuk mengurangi stress dan kecemasan serta meningkatkan komunikasi pada
anak.
b. Manfaat Bermain Mewarnai
1).Memberikan kesempatan pada anak untuk bebas berekspresi dan sangat
terapeutik (sebagai permainan penyembuh/”therapeutic play”).
2).Dengan bereksplorasi menggunakan gambar, anak dapat membentuk,
mengembangkan imajinasi dan bereksplorasi dengan ketrampilan
motorik halus.
3).Mewarnai gambar juga aman untuk anak usia toddler, karena
menggunakan media kertas gambar dan crayon.
4).Anak dapat mengeskpresikan perasaannya atau memberikan pada anak
suatu cara untuk berkomunikasi, tanpa menggunakan kata.
5).Sebagai terapi kognitif, pada anak menghadapi kecemasan karena
proses hospitalisasi, karena pada keadaan cemas dan stress, kognitifnya
tidak akurat dan negative.
6).Bermain mewarnai gambar dapat memberikan peluang untuk
meningkatkan ekspresi emosinal anak, termasuk pelepasan yang aman
dari rasa marah dan benci.
7).Dapat digunakan sebagai terapi permainan kreatif yang merupakan
metode penyuluhan kesehatan untuk merubah perilaku anak selama
dirawat di rumah sakit.
c. Metode Mewarnai
Ada beberapa metode dalam menggambar yang tujuannya
mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak, yaitu :
[Link] dengan cara mengamati (observasi). Anak bisa mewarnai
gambar tanpa menjiplak atau dengan contoh pola. Dengan demikian anak
dapat melupakan observasi dengan cara menciptakan, bereksperimen, dan
melampaui kemampuannya.
[Link] berdasarkan pengalaman/kenangan. Mewarnai dengan metode
ini lebih memotivasi anak untuk mewarnai sesuatu berdasarkan
pengalaman dan kenangannya. Saat latihan, harus banyak menggunakan
pertanyaan untuk membantu mereka mengingat detail yang berarti dari
pengalaman mereka.
[Link] imajinasi. Kejadian mendorong kita untuk keluar dan bisa
diekspresikan dalam bentuk warna yang cocok untuk gambar tersebut.
Mewarnai dengan imajinasi menjadi lebih efektif dengan latihan yang
rutin.
d. Hal – hal yang perlu diperhatikan saat mewarnai
- Bermain/alat bermain harus sesuai dengan taraf perkembangan anak.
- Mewarnai disesuaikan dengan kemampuan dan minat anak..
- Jangan memaksa anak mewarnai, bila anak sedang tidak ingin
mewarnainya.
DAFTAR PUSTAKA
Erlita, dr. (2006). Pengaruh Permainan pada Perkembangan Anak. Terdapat pada :
[Link] Diakses pada tanggal 12 November 2022
Hurlock, E B.1991. Perkembangan Anak Jilid 1. Erlangga : Jakarta Diakses pada
tanggal 12 November 2022
Markum, dkk. [Link] Ajar Ilmu Kesehatan Anak, EGC : Jakarta Diakses pada
tanggal 12 November 2022
Munandar, Utami, 2004, Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta:
Rineka Cipta. Diakses pada tanggal 12 November 2022
Sujiono, Yuliani Nurani dan Bambang Sujiono, 2005, Menu Pembelajaran Anak
Usia Dini. Jakarta: Citra Pendidikan. Diakses pada tanggal 12
November 2022