0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
250 tayangan4 halaman

Model Pembelajaran Kolaboratif Efektif

Model pembelajaran kolaboratif melibatkan siswa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk memecahkan masalah. Metode ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan intelektual siswa serta toleransi terhadap pendapat berbeda. Siswa akan saling berdiskusi dan belajar satu sama lain dalam proses kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

Diunggah oleh

Jestin Ubhe
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
250 tayangan4 halaman

Model Pembelajaran Kolaboratif Efektif

Model pembelajaran kolaboratif melibatkan siswa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk memecahkan masalah. Metode ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan intelektual siswa serta toleransi terhadap pendapat berbeda. Siswa akan saling berdiskusi dan belajar satu sama lain dalam proses kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

Diunggah oleh

Jestin Ubhe
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Model Pembelajaran Collaborative Learning

Oleh: Kelompok 7

1. Pengertian Model Pembelajaran Collaborative Learning


Model pembelajaran Collaborative Learning merupakan model pembelajaran
yang menekankan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran ini
dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan intelektual,sosial dan
menumbuhkan sikap toleransi terhadap perbedaan pendapat.
Model pembelajaran Collaborative Learning berorientasi pada tujuan bersama. Dengan
kata lain pembelajaran Collaborative Learning adalah bentuk pembelajaran yang
menggunakan pendekatan melalui kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dan
memaksimalkan kondisi belajar dalam mencapai tujuan belajar.
Menurut Piaget dan Vigotsky, Model Pembelajaran Collaborative didukung oleh
adanya tiga teori, yaitu:
1) Teori Kognitif
Teori ini berkaitan dengan terjadinya pertukaran konsep antar anggota
kelompok pada pembelajaran kolaboratif sehingga dalam suatu kelompok akan
terjadi proses transformasi ilmu pengetahuan pada setiap anggota.
2) Teori Konstruktivisme Sosial
Pada teori ini terlihat adanya interaksi sosial antar anggota yang akan
membantu perkembangan individu dan meningkatkan sikap saling menghormati
pendapat semu anggota semua kelompok.
3) Teori Motivasi
Teori ini teraplikasi dalam struktur pembelajaran kolaboratif karena
pembelajaran tersebut akan memberikan lingkungan yang kondusif bagi siswa
untuk belajar, menambah keberanian anggota untuk memberi pendapat dan
menciptakan situasi saling memerlukan pada seluruh anggota dalam kelompok.
Piaget dengan konsepnya “active learning” berpendapat bahwa para siswa belajar lebih
baik jika mereka berpikir secara kelompok, menurut pikiran mereka maka menjelaskan
sebuah pekerjaan lebih baik menampilkan di depan kelas. Piaget juga berpendapat bila
suatu kelompok aktif, klompok tersebut akan melibatkan yang lain untuk berpikir
bersama, sehingga dalam belajar lebih menarik (Smith, B.L. and Mac Gregor, 2004).
2. Tujuan dari Pembelajaran Collaborative
1) Memaksimalkan proses kerjasama yang berlangsung secara alamiah di antara para
siswa.
2) Menciptakan lingkungan pembelajaran yang berpusat pada siswa, kontekstual,
terintegrasi, dan bersuasana kerjasama.
3) Menghargai pentingnya keaslian, kontribusi, dan pengalaman siswa dalam
kaitannya dengan bahan pelajaran dan proses belajar.
4) Memberi kesempatan kepada siswa menjadi partisipan aktif dalam proses belajar.
5) Mengembangkan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah.
6) Mendorong eksplorasi bahan pelajaran yang melibatkan bermacam-macam sudut
pandang.
7) Menghargai pentingnya konteks sosial bagi proses belajar.
8) Menumbuhkan hubungan yang saling mendukung dan saling menghargai di
antara para siswa, dan di antara siswa dan guru.
9) Membangun semangat belajar sepanjang hayat.
3. Ciri-ciri Model Pembelajaran Collaborative Learning
Ciri-ciri Pembelajaran Collaborative Learning pada dasarnya adalah berdiskusi
dan bekerja dalam bentuk kelompok kecil untuk memecahkan soal yang di berikan oleh
guru dan guru hanyalah sebagai fasilitator. Semua anggota kelompok wajib aktif untuk
berdiskusi di dalam kelompok masing-masing.
Menurut Tukiran Taniredja (2014:59) menyatakan bahwa pelajaran yang
menggunakan pembelajaran Collaborative Learning memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1) Belajar bersama dengan teman
2) Selama proses belajar terjadi tatap muka anatara teman
3) Saling mendengarkan pendapat di antara anggota kelompok
4) Belajar dari teman sendiri dalam kelompok
5) Belajar dalam kelompok kecil
6) Saling mengemukakan pendapat
7) Keputusan tergantung pada mahasiswa sendiri
4. Langkah-langkah Model Pembelajaran Collaborative Learning
Langkah-langkah dalam model pembelajaran Collaborative Learning menurut Yamin
dan Ansari (2008:84) adalah:
1) Para siswa dalam kelompok menetapakan tujuan belajar dan membagi tugas
sendiri-sendiri.
2) Semua siswa dalam kelompok membaca,berdiskusi,dan menulis.
3) Kelompok bekerja secara bersinergi, mengidentifikasi, mendemostrasikan,
meneliti, menganalisis, dan memformulasikan jawaban-jawaban tugas atau
masalah dalam LKS (Lembar Kerja Siswa) atau masalah yang di temukan sendiri.
4) Setelah kelompok menyepakati hasil pemecahan masalah,masing masing, siswa
menulis laporan sendiri-sendiri secara lengkap.
5) Guru menunjuk salah satu kelompok secara acak (selanjutnya di upayakan agar
semua kelompok dapat giliran ke depan) untuk melakukan presentasi hasil diskusi
kelompoknya di depan kelas. Siswa pada kelompok lain mengamati,mencermati,
membandingkan hasil presentasi tersebut, dan menanggapi.
6) Masing-masing siswa dalam kelompok melakukan elaborasi. inferensi, dan revisi
(bila di perlukan) terhadap laporan yang akan di kumpulkan.
7) Laporan masing-masing siswa terhadap tugas yang telah di kumpulkan,di susun
perkelompok.
8) Laporan siswa di koreksi, di komentari, di nilai, di kembalikan pada pertemuan
berikutnya dan diskusikan.

Anda mungkin juga menyukai